NovelToon NovelToon
Istri Tengil Tuan Presdir

Istri Tengil Tuan Presdir

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:543k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kim99

Kiara Aleema Jaleela, 25 tahun. Perempuan berparas cantik yang memiliki penampilan urakan. Kiara terpaksa menikah dengan seorang pria pilihan ayahnya. Yups, karena sebuah perjodohan, Kiara dipaksa menerima duda yang umurnya 10 tahun lebih tua darinya.

Awalnya Kiara menolak perjodohan tersebut. Kabur dari rumah, sampai dia dipertemukan dengan pria gagah nan tampan yang sebenarnya adalah calon suaminya sendiri.

Singkatnya pernikahan itu terjadi, Kiara menjalani hari-harinya seperti biasa, jangan harap dia akan menurut kepada suaminya, karena itu sangat sulit.

Seiring berjalannya waktu, Kiara mulai menyukai sosok Habibie yang menjadi suaminya. Muncul benih-benih cinta dalam hatinya sampai dia bertekad untuk memenangkan hati Habibie.

Namun, sebuah fakta mengejutkan membuat Kiara menjadi ragu. Pria yang paham dan mengerti tentang agama itu nyatanya masih sangat mencintai istri pertamanya. Lantas, akankah Kiara berhasil meluluhkan hati sang suami? Atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Hukuman Untuk Kiara

"Ikut saya, Kiara!" titah Habibie dengan suara baritonnya. Pria itu melenggang kembali ke ruang olahraga lebih dulu.

"Biiii~~~" rengek Kiara tidak ingin mengikuti Habibie. "Kia takut, enggak mau ikut Om itu!"

Bi Arum tentu tidak mengindahkan perkataan Kiara. Ia justru melepaskan cekalan tangan Kiara kemudian memasukkan perempuan itu ke dalam ruangan gym milik Habibie.

"Masuk aja dulu! Siapa tahu cuma disuruh lurusin pohon toge!" kata Bi Arum enteng.

"What? Maksud Bi Arum gimana? Bibi ... Biiii!"

Tangan Kiara menempel pada pintu ruangan itu meminta dibukakan oleh Bi Arum dan lagi-lagi Bi Arum tidak mendengar suaranya.

"Kiara!" panggil Habibie.

Kiara memejamkan mata, bibirnya menipis kemudian dia berbalik dengan wajah sendu. Kiara menunduk di depan pria itu. Persis seperti anak SD yang ketahuan mencuri premen di warung tetangga.

"Push up 100 kali, dan bersihkan tempat ini sampai kinclong, jika masih ada noda yang tersisa. Tidak akan ada sarapan pagi hari ini!"

"What? Are you crazy?"

Kiara melotot. Dia langsung memukul mulutnya yang lagi-lagi bicara tanpa bisa dia kontrol.

"Maksudnya saya bisa crazy beneran, Tuan!"

"Nobody cares about you. Jika saat saya kembali ke sini kamu masih belum selesai dan ruangan ini masih belum bersih, saya bener-bener tidak akan tinggal diam!"

Habibie tersenyum miring. Dia mengambil handuk kecilnya kemudian berlalu meninggalkan Kiara. Akan tetapi, baru beberapa langkah, Habibie sudah kembali.

"Ada CCTV. Kau tidak akan bisa membodohi saya!" gumam Habibie dan itu membuat Kiara semakin lemas sehingga tubuhnya lumer seperti jelly. Dia ambruk di atas lantai, berbaring telentang dengan kaki yang bergerak-gerak seperti tengah bermain di lautan salju.

"Bundaaaaaa!" teriak Kiara yang sudah tidak bisa menahan kekesalannya. Kiara sudah sangat ingin menangis tapi tidak jadi saat melihat lampu CCTV yang seolah-olah seperti tengah berkedip dan mengejeknya.

"Eishhhhhhh ... kau lihat saja, Om Popay! Aku akan buktikan kalau Kiara tidak bisa ditindas."

Perempuan itu berbalik layaknya kura-kura yang kembali tertelungkup setelah tidak sengaja terlentang karena crash yang berlebihan. Ia mulai push up dan berhitung.

"10. 20. 30. 40. 50. 60. 70. 80. 90. 100!"

"Huhuyyyyy! Gue bisa!" kata Kiara berjingkrak heboh.

Prttttttt!

Habibie menyemburkan air putih yang hendak dia telan setelah melihat kekonyolan Kiara dari laptop yang ada di atas meja kerjanya.

"Astagfirullah ... otak anak kancil itu benar-benar sudah tidak tertolong." Habibie meringis melihat tingkah calon istrinya. "Abi! Apa ini perempuan yang Abi jodohkan dengan Habibie? Apa tidak jodohkan saya dengan anak TK saja!"

Habibie mengembuskan napas kasar dan kembali meminum infus water dari tumbler di tangannya. Pria itu mengubah tampilan laptop, melihat pekerjannya kemudian pergi membersikan diri sebelum dia pergi ke kantor.

Anak perempuan di dalam ruangan gym itu duduk tersungkur dengan kaki berselonjor. Punggungnya ia tempelkan pada dinding ruangan tersebut dan bernapas naik turun karena lelah.

"Sudah selesai?" tanya seseorang tiba-tiba.

Kiara menoleh ke arah pintu, dia berdecih pelan kemudian berdiri. "Paduka Raja bisa melihatnya sendiri. Saya yakin ini sudah bersih. Jika tidak, saya akan pingsan!" katanya dengan mata sayu. Kiara berdiri sempoyongan. Tubuhnya benar-benar lelah karena dipaksa untuk bekerja bakti saat dia tidak bisa melakukan apa pun.

Habibie meringis melihat tempat itu. Dinding kaca yang telah bening malah blur entah kenapa, alat-alat gym yang juga malah basah kuyup seperti baru teredam air banjir.

"Apa yang kau lakukan, Kiara? Kenapa jadi seperti ini!"

Kiara mengangkat kedua bahunya acuh, dia merangkak, keluar dari ruangan itu takut-takut kalau Habibie akan menyuruhnya untuk melakukan hal lain.

"Kiaraaaa!" geram Habibie dengan amarah tertahan. "Kau apakan ruangan saya!" keluhnya lagi dan Kiara masih saja merangkak seperti anak kucing yang ingin kabur.

"Neng Kiaaaaa!" panggil Bi Arum. "Neng!" panggilnya lagi dengan napas naik turun seperti baru saja menyelesaikan lari maraton. "Neng Kia, Neng Kia kata Devi Eneng ngambil lap di atas kompor yang ada di dapur kotor?"

Kiara hanya mengangguk. Ia sudah berdiri kembali dengan kaki terseok. "Kia pake buat elap kaca itu, Bi!" tunjuknya pada dinding kaca ruangan gym milik Habibie.

Sepasang mata Bi Arum terbelalak. "Astagfirullah ... Gusti nu Agung! ... Neng Kiaraaaa, itu mah lap bekas minyak atuh. Ya Allah ... ari Eneng teh sok tara eling. Lihat itu! Ari Nang enggak liat, dinding kacanya jadi blur gitu. Astagfirullah ... wes, angel ini mah. Angel!"

Habibie pun sudah tidak bisa berkata-kata. Speechless karena hal seperti ini pun Kiara tidak becus. Akan jadi apa dia kalau mereka benar-benar menikah.

"Bersihkan tempat ini sampai benar-benar bersih. Jika tidak, bukan hanya sarapan pagi, kamu juga enggak bakal dapat makan siang dan makan malam, Kiara!"

1
$4D ALONE "-"
anjing banget Habibi kont*1
Ary hartini
novel udah lama.tp baru baca..lucu bikin ketawa..bikin nangis sedih juga.awalnya yg kiara pergi itu sempet kesel knp ketemu lg.pas yg pergi ke2 ikutan maki2 si abie.syukurin syukurin...
seru pokoknya bikin emosi naik turun..novel2 kim99 very good
Tunggul Nogo
Ngga ada terjemahan dr Sunda ke indonesia,, jadi bingung /Frown/
dhena
mata seperti nya kena bawang nieh bacanya sambil mewek
El Sazita
kok cerita nya sedih banget sih
jdi mewekk🥲
Amyy Amyy
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt/
Nurlaila Elahsb
kenapa juga ada si Humaira ,,ya KL mau bantu ya bantu aja lah Gibran gk usah juga di nikahi ,,si Abie juga rada sakit ya!!yg sudah berlalu ya sudah lah...hadeh..
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Nurlaila Elahsb
jodoh kang Gibran dh ready say
Nurlaila Elahsb
kayak nya seru nih, baru mampir Thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Priskha
jgn buat Kiara meninggal dong thor kasihan ijinkan dia hidup bahagia bersama klg kecilnya kasihan dia sdh lama hidup menderita tanpa kasih sayang
Priskha
wis tinggalin aja tuch si Habibie jd laki kok ndak tegas
Priskha
aq kok jengkel sm Habibie ya sdh diberi kesempatan 2x msh mau buat ulah lg pingin aq tonjok aja tuch mukanya ndak ada kapoknya
Priskha
gentleman kmu Gibran aq salut dg pengorbananmu demi keutuhan rmh tangga kakakmu kmu rela mempertaruhkan kebahagiaanmu
Priskha
pinter agama tp akhlak minim ndak rasa klau sdh nyakitin hati istrinya 🙄🙄🙄🙄
Priskha
anjayy ngakak hbs aq thor smp keselek terbatuk2 🤣🤣🤣🤣🤣
Priskha
pantesan aja ayahnya Kiara bludrek lihat kelakuan anaknya spt itu awas nanti jd Hypertensi trs stroke lho ayah...yg sabar aja anggap aja hiburan 😂😂😂😂
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Rita susilawati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maryana Fiqa
baru pertama baca sudah bikin sakit perut,betul betul kami kyara ya🤣🤣🤣
Martina Arvia
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!