NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Buta

Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Buta

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Ekka

Melisa adalah gadis yang berasal dari keluarga kurang mampu,dia bisa melanjutkan kuliahnya karna beasiswa dari kampusnya.

Dia bekerja sebagai pembantu di keluarga Ardi Bangun Irawan dia adalah pengusaha kaya dan anaknya Gean Bangun Irawan sedang melanjutkan studynya di luar Negri.

Karna sebuah kecelakaan pesawat dia menjadi lumpuh dan buta di usianya yang masih muda,bisakah Melisa merawat Gean akankah dia sembuh dari lumpuh dan butanya??

Ataukah cinta akan terjalin karna kedekatan mereka,lanjut terus ke ceritanya yaa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dasar cengeng

Meli menggeliatkan badannya ke kanan dan ke kiri,di liriknya jam menunjukkan pukul empat subuh. Dia beranjak duduk dan mengerjap - ngerjabkan matanya guna mengumpulkan nyawanya kembali.

Setelah beberapa saat dia bangun menghampiri Gean yang masih terlelap,dia membetulkan selimut Gean kemudian berjalan menuju ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.

Gean yang mendengar gemircik air mencoba memanggil Meli,namun karna suara air yang mengalir keras hingga suara Gean tak terdengar oleh Meli.

Lima belas menit kemudian Meli keluar dari kamar mandi,dia berniat akan melakukan kewajibannya menunaikan ibadah sholat subuh.

Saat mengenakan mukenanya tiba - tiba Gean memanggilnya.

" Mel " ucapan Gean sedikit serak karna bangun tidur.

" Iya Mas ada apa? " jawab Meli dia masih memakai mukenanya.

" Kamu sedang apa pagi - pagi sudah berisik di dalam kamar mandi ? " tanya Gean.

" Saya sedang ingin sholat subuh Mas,kenapa Mas Gean sudah bangun ini masih pagi ?! " jawab Meli sambil memandangi Gean yang sedang berbaring.

" Kau berisik makanya aku terbangun !! " ucap Gean.

" Maaf Mas kalau Mas kebisingan,Maaf Mas saya mau sholat dulu. Oiya nanti saya ada quis di Kampus jadi saya harus berangkat pagi,sepulang dari Kampus saya akan kemari lagi " jawab Meli sambil menggelar sajadahnya.

" Hem " suara Gean.

Meli mulai melaksanakan kewajibannya,saat itu pula keheningan tercipta di dalam ruangan itu yang terdengar hanya lantunan ayat - ayat Al Qur'an yang Meli baca.

Gean yang mendengarnya,merasa damai rasanya ingin sekali dia ikut dalam kegiatan tersebut. Namun dia tidak bisa karna selama ini orang tuanya tak pernah mengajarkan dia mengaji dan belajar gerakan sholat,dia merasa malu terhadap dirinya sendiri.

Lima belas menit kemudian Meli selesai dengan sholatnya,dia melihat Gean yang mukanya agak terlihat aneh.

" Mas Gean ada yang sakit ya badannya,kok raut mukanya aneh gitu ? " tanya Meli yang mulai khawatir bagai manapun juga dia takut kalau Gean mengalami kesakitan lagi.

" A a aku tidak apa - apa,sudah sana kamu siap - siap aja katanya mau pergi " jawab Gean mengalihkan pembicaraan.

" Ini masih terlalu pagi Mas,aku bantu kamu membersihkan badan ya ? " tanya Meli lagi sambil mendekat ke arah Gean.

" Apa kau tidak malu melihat tubuhku,sedangkan aku tidak bisa melihat seperti ini " jawab Gean ketus.

" Aku janji akan menutup mataku Mas " ucap Meli yang mulai kesal dengan Gean. " Lagian siapa juga yang akan tertarik dengan kamu Mas " ucap lirih Meli yang masih bisa di dengar Gean.

" Kau... berani - beraninya bilang seperti itu kepadaku,lihat saja kalau aku sudah bisa melihat lagi akan ku beri hukuman atas ketidak sopananmu kepadaku !!" ucap Gean yang marah.

" Maaf Mas " jawab Meli dia mulai menyeka tubuh Gean.

" Apa yang kau lakukan,kenapa tidak ijin dulu membuka bajuku. Dasar tidak sopan !! " Gean mempertahankan bajunya.

" Tadikan aku sudah bilang mau bantu Mas menyeka tubuh Mas,kenapa marah seperti ini. Aku juga sudah berjanji akan menutup mataku dan tidak akan memandang tubuhmu " jawab Meli dengan suara tak kalah tinggi dan mulai meneteskan air mata.

" Ya sudah cepat seka tubuhku,jangan menangis dasar cengeng!! " jawab Gean yang akhirnya mau untuk di seka agar tubuhnya lebih nyaman.

Meli melakukannya dengan cepat dan bersih,kemudian dia membantu Gean untuk memakai baju Rumah Sakit yang baru.

Setelah semua selesai Meli pamit pergi untuk pulang tapi sebelumnya dia meminta Suster untuk menjaga Gean dan menyuapinya bila dia ingin makan.

1
Hasunah Setiadi
semoga gean bisa melihat ya thor
Cherry🍒
kok aku ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Cherry🍒
mau ngakak tapi yasudah lah hihihi
safitri alfionita
ko ngilang
safitri alfionita
ko ngilang
Iche Bulasing
kutunggu karyamu
Maryana Fiqa
pasti si Romi itu...
Maryana Fiqa
visualnya bagus smua and cocok👍👍
Nur Hidayah
semangattt karya sgtlh bgus
Lexin
trmksh sudah bikin kami bahagia....😃😃
karya mu yg mantaap👍👍
lanjuuut..
Eti
lanjutkn
Eti
lanjuuuiiit
Eti
lanjut
Eti
lanjutt
Eti
lanjuuut
Eti
lanjukn
Eti
kena karma lu gadis
Eti
lanjut kk
Eti
lanjuuuuuut
Eti
lanjuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!