NovelToon NovelToon
Aku Buat Suamiku Menyesal

Aku Buat Suamiku Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

“Kalau bukan karena gajiku, kamu nggak akan bisa makan enak, Ningsih!”

Tujuh tahun menikah, Ningsih rela meninggalkan dunia bisnis demi mendukung karier suaminya. Ia mengurus rumah, membantu pekerjaan Hendra dari belakang layar, bahkan diam-diam menjadi otak di balik kesuksesan pria itu tanpa sepengetahuannya.

Namun semakin Hendra berada di puncak, semakin besar pula egonya.
Tak ada yang tahu, pria yang dipuji semua orang itu sebenarnya tidak akan menjadi siapa-siapa tanpa Ningsih.

Sayangnya, pengorbanan tulus itu justru dibalas dengan hinaan, pengkhianatan, dan wanita lain.

Sampai akhirnya Ningsih lelah.
Ia berhenti membantu. Dan sejak saat itu, kehidupan Herman mulai runtuh perlahan.

Barulah Hendra sadar, perempuan yang selama ini ia rendahkan ternyata adalah alasan dirinya bisa berdiri di puncak.

Penyesalan memang selalu datang terlambat.

Saat Hendra ingin kembali, Ningsih justru memilih pergi dan membalas sakit hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 6

Sore menjelang, dan langit di luar rumah mulai berubah warna menjadi jingga keabu-abuan. Di ruang tamu, Ningsih berjalan mondar-mandir kebingungan.

Matanya tak lepas dari layar ponsel pintar di genggamannya.

Berulang kali ia memeriksa aplikasi pesan singkat, namun tiga pesan panjang yang ia kirimkan sejak siang tadi kepada Hendra hanya menunjukkan centang dua abu-abu.

Sama sekali belum dibaca, apalagi dibalas.

“Mas... tolonglah, untuk kali ini saja, tepati janjimu pada Luna,” gumam Ningsih dengan dada yang bergemuruh.

Waktu menunjukkan pukul empat sore. Ini sudah lewat satu jam dari waktu kepulangan sekolah Luna. Mengingat janji manis Hendra tadi pagi yang mengecup kening putrinya, Ningsih mencoba menahan prasangka buruknya.

Namun, rasa cemas yang kian menebal akhirnya membuat Ningsih tidak tahan lagi. Ia langsung menekan tombol panggilan suara ke nomor suaminya.

Panggilan pertama dialihkan.

Panggilan kedua ditolak.

Baru pada panggilan ketiga, sambungan telepon itu akhirnya diangkat.

“Halo! Ada apa lagi, Ningsih?! Kamu tidak tahu apa kalau aku ini sedang sangat sibuk?!” bentak Hendra langsung dari seberang telepon.

Suara bising musik samar-samar melatarbelakangi suara baritonnya.

Ningsih menarik napas dalam-dalam, mencoba mengontrol suaranya agar tidak meninggi.

“Mas, aku hanya mau mengingatkan. Ini sudah jam empat sore. Kamu ada di mana sekarang? Apa kamu sudah di jalan menuju sekolah Luna?”

Hendra mendengus kasar, terdengar sangat jengkel di seberang sana.

“Sekolah Luna? Astaga, Ningsih! Kamu ini keterlaluan ya! Urusan kecil begitu saja sampai harus menelepon berkali-kali! Aku nggak bisa jemput!”

Deg!

Jantung Ningsih mencelos. “Tidak bisa jemput? Mas, tadi pagi kamu sendiri yang berjanji di depan Luna! Anak itu memohon sampai menangis, Mas!”

“Tadi pagi kan situasinya beda! Sekarang jadwal duniaku berubah!” sahut Hendra dengan nada angkuh yang teramat kental. “Perusahaanku baru saja memenangkan tender proyek besar senilai satu miliar sore ini! Malam ini aku harus mengadakan pesta besar bersama para kolega dan investor penting di hotel bintang lima. Kamu tahu tidak berapa keuntungan yang akan kita dapat dari proyek ini, hah?!”

“Aku nggak peduli seberapa banyak uang yang Mas menangkan hari ini! Yang aku tahu, anakmu sedang menunggumu di gerbang sekolah yang sepi! Dia menunggu janji papanya, Mas!”

“Halah, cuma masalah jemput sekolah saja dibuat drama seolah-olah dunia mau kiamat! Kamu kan punya supir, kenapa tidak kamu suruh supir saja yang jemput dia?! Kenapa harus menyusahkanku?!” bentak Hendra tak acuh.

Tepat di saat Ningsih hendak membalas ucapan kejam itu, sebuah suara perempuan yang sangat manja terdengar jelas melalui speaker ponselnya.

“Mas Hendra, kamu kok lama sekali di pojokan? Ayo cepat bersiap, Mas. Jas yang aku pilihkan tadi sudah siap di ruang ganti. Para investor VIP sudah mulai berdatangan di aula pesta, lho...”

Itu suara Amira, sekretaris yang mungkin merangkap menjadi selingkuhan Hendra.

Mendengar itu, genggaman tangan Ningsih pada ponselnya mengetat hingga buku-buku jarinya memutih. Rasa muak dan jijik seketika memenuhi rongga dadanya.

“Oh, jadi tender proyek atau tender melayani wanita murahanmu itu, Mas?” sindir Ningsih dengan senyum sinis yang teramat dingin.

Hendra di seberang sana langsung panik dan meninggikan suaranya untuk menutupi rasa bersalah. “Ningsih! Jaga bicaramu! Jangan—”

Pip!

Ningsih langsung mematikan sambungan ponselnya secara sepihak. Ia tidak sudi lagi mendengarkan untaian kalimat bohong dan suara menjijikkan dari seberang sana.

Dadanya naik turun memburu akibat amarah yang membakar.

Tanpa membuang waktu, Ningsih segera menekan nomor lain di ponselnya. Ia menghubungi tim keamanan swasta terpercaya yang selama ini diam-diam ia sewa tanpa sepengetahuan Hendra.

“Halo, Pak roni? Tolong bergerak sekarang juga ke sekolah putriku. Jemput Luna di gerbang depan. Pastikan dia aman sebelum aku sampai di sana,” perintah Ningsih tegas.

“Baik, Ibu Ningsih. Tim kami kebetulan berada tidak jauh dari lokasi sekolah nona Luna. Kami segera meluncur,” jawab suara di seberang sana.

Ningsih menutup telepon, lalu dengan tergesa-gesa menyambar kunci mobilnya di atas meja.

Baru saja kakinya melangkah keluar menuju teras rumah, ponselnya kembali berdering nyaring.

Itu panggilan balik dari pak Roni. Perasaan Ningsih mendadak tidak enak.

“Ya, Pak Roni? Bagaimana? Luna sudah bersama mu?”

“Maaf, Ibu Ningsih. Kami baru saja sampai di lokasi dan memeriksa seluruh area sekolah. Tapi nona Luna tidak ada di sekolahnya, Bu!”

Deg!

Seluruh persendian tubuh Ningsih mendadak terasa lemas.

“Apa maksudmu tidak ada?! Jangan bercanda! Luna pasti menunggu di pos satpam atau di dalam kelas!”

“Kami sudah memeriksa ruang kelas, pos satpam, bahkan kantin, Ibu. Satpam sekolah mengatakan kalau setengah jam yang lalu, ada sebuah mobil mewah berwarna hitam yang menjemput nona Luna. Satpam mengira itu adalah mobil kiriman dari pak Hendra, jadi mereka mengizinkan nona Luna ikut.”

Ningsih geram, matanya memerah sempurna dipenuhi kabut kemarahan yang luar biasa. Cengkeramannya pada kunci mobil mengencang.

“Kurang ajar! Siapa yang berani menyentuh putriku?!" gumam Ningsih. “Pak Roni! Cari tahu ke mana arah mobil itu pergi sekarang juga! Gunakan semua jaringan kalian! Temukan Luna detik ini juga!”

“Baik, Ibu! Kami segera melacak nomor plat mobilnya melalui CCTV area sekolah!”

Panggilan terputus.

“Kamu lagi-lagi mengabaikan anak kita, Mas. Jika yang mau kamu abaikan dan kamu injak-injak itu adalah aku, aku sudah terbiasa dan aku bisa bersabar. Tapi Luna, dia tidak bersalah, Mas! Dia putri kandungmu!” gumam Ningsih.

Ningsih mencengkeram dadanya yang terasa sesak. Jika terjadi sesuatu yang buruk pada Luna akibat kelalaian suaminya, Ningsih bersumpah akan menghancurkan hidup Herman hingga pria sombong itu membusuk miskin di titik terdalam dalam hidupnya.

1
Sri Rahayu
Luna ga tau aja kl papa mu uda ditendang oleh si tante genit Arumi /Facepalm//Facepalm//Facepalm/...tp skrg papa mu uda dpt tante genit baru adik tiri mu🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Yeni..Nawang...ketemu Hendra kyknya bakal seru nih...lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
kamu mau memanfaatkan Hendra 😇😇😇...yg ada kamu yg akan dimanfaatkan Hendra🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ hei sawang sinawang lu gak tahu ajj kelakuan Hendra .... bukan nya cek latar belakang dulu
Nice1808
🤣🤣🤣luna pinter ya bilng arumi tante genit kyk ulat bulu menempel pd papanya👍👍👍
Nice1808
nawang sat set bbgt mau menikah dgn hendra demi aset dr adiwangsa🤣
Nice1808
parah yudha melihara ular juga😃bego bngt😃😃😃
Nice1808
nawang milih hendra kyk apa ntar anknya bersaudara dgn luna kandung🤣🤣
Susma Wati
hendra dan nawang sama-sama ular, yang akan saling mematuk dan akan hancur bersama
tinie
hendraq jangan sombong dulu
ingat ya Luna sangat cerdas ,,

ooh kalau soal Ningsih mungkin dia akan di incar oleh CEO aditama🤣🤣
tinie
intinya sama sama memanfaatkan
Nawang kepengen punya anak agar bisa
dapat warisan
dan Hendra numpang hidup supaya bisa kaya lgi🤣🤣🤣
tinie
makanya kalo gak bisa cari harta sendiri ya jangan mancing emosi orang
cari tau dulu
emang orang kere kepingin kaya hanya mengandalkan omongan manis merayu orang😁😁
bermulut tajam merayu orang
tinie
bener sebentar lgi akan dikuras sama hendra
tinie
eeh kamu salah
justru Hendra yang membuat hidup Ningsih hancur
jangan kau pungut
Susma Wati
nawang kalau memilih hendra bakalan nyesel gak yah, soalnya hendra tuh sampah yang di buang ningsih, Kalau hendra menikahi nawang dan dia merasa sudah kaya lagi pasti dia buat ulah lagi, ehh tuh si pelakor tahu hendra kaya lagi pasti dia rayu si hendra, kalau hendra kena rayu lagi sama sia arumi, memang hendra goblok, masuk ke ĺbang yang sama, mungkin nawang sebenarnya baik, tapi kena pengaruh ibunya yang gila kuasa, jadi kalau nawang salah dengan pilihan nya mungkin dia menendang hendra ke jalanan, kalau belum terlambat, tapi tetap kalah kalau sudah berhadapan dengan ningsih pasti dibikin busuk di penjara kalau dia menguasai kekayaan pak yudha, ningsih pasti rebutan lagi, walau mungkin yeni dan nawang juga merasakan sengsara, tapi itu buah yang di petik mereka karena serakah 🤣🤣
Senja: Hehehe kita lihat coba nanti kak🤭
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ sampah di buang Ningsih mau di pungut Nawang ???gi dah ambil sana 🤣🤣🤣
Dede Maesaroh
lah amsyong🤣
Susma Wati
nawang anaknya yeni, ketemu hendra, bersatu melawan ningsih, kata kebetulan orang 2 yang membuat ningsih sakit hati bersatu, dan ningsih menghadapi mereka dan kehancuran yang mereka dapatkan karena ningsih benar-benar membalas semua sakit hatinya pada orang-orang ang pantas mendapatkan kehancuran
vj'z tri
eh dodo eeee kirain mah dah insaf 🤣🤣🤣🤣🤣
Nice1808
yeni manusia gila harta dia lupa ningsih ank yudha yg skrg kaya hidup sendiri 🤣🤣harta yudha juga akn di wariskn ke ningsih 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!