NovelToon NovelToon
My Arrogant Princess

My Arrogant Princess

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Tamat
Popularitas:478.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Bpearlpul

Mengisahkan seorang wanita yang menjadi salah satu pelayan di istana. Semua orang bersikap kasar dan merendahkannya. Namun, saat tiba akhirnya semua dibungkam.

"Dia ternyata seorang putri Kaisar!"

Dibalik penyamarannya, tak disangka ia malah menemukan kebenaran insiden penculikannya 19 tahun yang lalu.

Penasaran? Join now!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bpearlpul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Perasaan Bersalah

Taman Kerajaan Rivazreich

‘’Lihat, itu Pangeran Reonharu!’’

Para pelayan histeris karena terpesona melihat kedatangan pangeran termuda yang datang bergabung di antara saudaranya.

‘’Reonharu, apakah pelayan pribadi kita cantik menawan? Apakah dia melebihi kecantikanku?’’ tanya pangeran berambut blonde.

‘’Kakak Ren, berhenti berbicara seperti itu,’’ risih Pangeran Reonharu karena logat bicara salah satu kakaknya itu lebay.

‘’Kau membuatnya bermain piano tanpa beristirahat,’’ kata pangeran berambut dark mocha menikmati dessert miliknya.

Pangeran Reonharu terbelalak. ‘’Eh? Apa yang Kakak Bamie katakan?’’

‘’Aku mendengarnya bermain piano sepanjang hari tanpa tertidur.’’

Meskipun ragu, Pangeran Reonharu tidak melihat ada kebohongan di mata salah satu kakaknya itu. Ia hanya diam tanpa menggubris.

Apakah dia sungguh bermain piano tanpa henti? Hm, kata Pangeran Reonharu dalam hati.

3 hari kemudian…

Sedikit lagi maka aku menyelesaikan semuanya, kata Rakia dalam hati.

Tangan Rakia mulai melemah, tapi ia tetap berusaha untuk menyelesaikan semua daftar lagu itu. Lingkaran hitam di bawah matanya juga terlihat jelas, bahkan bibirnya sedikit memutih.

Di saat yang bersamaan, pintu terbuka dengan munculnya sosok Haruka yang terlihat geram.

‘’Rakia?’’

Plak!

Tamparan mendarat di wajah Rakia tidak membuat wanita itu berhenti bermain piano.

‘’Tetap di batasanmu! Kau ini hanya seorang pelayan! Aku mencarimu beberapa hari ini dan ternyata malah bermain piano di kamar Pangeran Reonharu tanpa izin!’’

Rakia dengan tenang melontarkan tatapan dingin kepada Haruka. ‘’Watashi o ki ni shi nai de kudasai(Jangan menggangguku).’’

Haruka habis pikir, membuat matanya menyusuri seluruh sisi kamar. Pandangannya menuju ke arah meja, membuatnya mengambil cangkir teh lalu menyiram Rakia dari atas kepala.

‘’Setidaknya Pangeran Reonharu tidak perlu melakukannya lagi untuk menyiram dirimu.’’

Wajah Rakia merah padam. Meskipun begitu ia lebih memilih menuntaskan tujuannya, yaitu mendapatkan pengakuan dari pangeran keduabelas.

"Rakia, cepat bergegas ke dapur dan hentikan egomu ini!" perintah Haruka.

"Sayang sekali, aku tidak bisa menurutimu. Pangeran Reonharu sendiri yang memberiku perintah untuk memainkan semua lagu ini," kata Rakia.

"Rakia, jangan memancing kemarahanku. Aku memberimu perintah secara baik-baik. Tinggalkan tempatmu dan kembali ke dapur," kata Haruka tertahan.

Rakia tersenyum. Ia merasa puas melihat Haruka menahan emosinya seperti itu. "Berapa kali pun kau menyuruhku, jawabanku akan tetap sama."

"Rakia!" seru Haruka.

"Kau berisik sekal. Tidak perlu berteriak, aku ada di hadapanmu."

Karena Rakia tak kunjung berdiri dan tetap bermain piano, membuat Haruka berbalik pergi. "Dasar angkuh! Aku akan memberimu hukuman setelah ini."

Dari jauh, Pangeran Reonharu menatap kepergian Haruka dengan tatapan serius sampai dirinya masuk ke kamar.

Rakia masih tetap bermain piano membuat dirinya habis pikir. Dilihatnya wanita itu basah kuyup dengan bekas tamparan di bagian pipi kanannya.

Apakah Haruka yang melakukannya? Ya, pasti dia, kata Pangeran Reonharu dalam hati.

Pangeran Reonharu berjalan menghampiri.

Tit ... Tit ... Tit ... Tit....

Bunyi piano tanda selesai. Rakia berdiri sambil menunduk. ‘’Saya sudah menyelesaikannya seperti perintah Pangeran Reonharu.’’

Yang benar saja. Dia sungguh menyelesaikan semua lagu itu sampai dirinya sangat pucat. Itu sudah pasti karena dia belum menyentuh makanan atau tidur selama beberapa hari ini, kata Pangeran Reonharu dalam hati.

‘’Shitsurei shimasu(Permisi).’’

Rakia membungkuk lalu pergi melewati Pangeran Reonharu begitu saja. Namun kakinya tiba-tiba melamah.

Bugh!

Pangeran Reonharu berhasil menangkap tubuh Rakia.

‘’He-Hei?’’ panggilnya tapi Rakia tak kunjung bangun.

Pangeran Reonharu menatap kondisi wanita itu. ‘’Apakah aku terlalu keterlaluan?’’

1
Restu
.
Tiwik
Luar biasa
Dede Windi Maryati
bagus sekali sampai termehek-mehek. ga nyesel baca novel ini 🥰❤️
Bpearlpul: thank u kak Dede, jan bosan memberi dukungan
total 1 replies
restu s a
Lumayan
Sharon
Anakku terlalu pintar kan kaisar helios😁
Bpearlpul: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Sharon
Hahahah rakia rakia… kalau gk buat heboh bukan rakua nama nya🤣🤣🤣.
Sharon
Nikahkan ber3 seretak langsung gk bakal akan ada pertanyaan dr para rakyat.
Bpearlpul: wkwkwk
total 1 replies
Sharon
Benar benar luar binasa eh biasaaa 🤣🤣🤣 ada aja muter otak nya.
Bpearlpul: sesekali olahraga otak
total 1 replies
Sharon
Bgm bs orng yg salah mau mengutuk orng yg dia buat celakan tp napa tuhan jg menyabut dgn suara petir … aku rasa kurang adil 🙏🏻
Bpearlpul: dah dibutakan karena cintanya ke rui/Sweat/
total 1 replies
Sharon
Rui sebenarnya yg nolong cuma ramos sll mau mempunyai rui punya kaya nya🫣🤭 takut salah benar gk sih
Bpearlpul: hmmm~
total 1 replies
Sharon
Asli yg nolong rasa rui , tp napa ramos yg bicara kalau dia yg nolong .. aku bingung😩
Bpearlpul: mari peras otak untuk mikir dulu www/Chuckle/
total 1 replies
Sharon
Pangeran yun ganteng😁
Ayunindya Khoirunnisa
ceritanya bagus, penulisannya juga mudah dpahami
Bpearlpul: sankyuu kak ayunindya
total 1 replies
wanwann
maksudnya gimana, sya ngeleg🗿😭
Bpearlpul: mereka saling sapa kak
total 1 replies
wanwann
agak kasian ama Rui🗿💅
Sucii Amidasarii
nyaris aku pingsan!! 😅
Bpearlpul: aduh😅
total 1 replies
Bpearlpul
semoga ceritanya menghibur untuk para readers tercinta, dan jangan bosan untuk tetap memberi dukungan, terima kasih~
Dewi
Bisa dong pangeran Bamie di sogok pakai makanan manis-manis yang membuatnya ketagihan
Dewi
Hanya Rakia sih yang berani manggil gitu
Dewi
Pangeran kesebelas memang beda ya, 90% kata katanya diucapkan dalam hati, 10% jika perlunya saja. Moga aja Rakia bisa bikin pangeran tidak segan berbicara lagi
Bpearlpul: iya semoga aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!