NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:66.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lien Machan

Terjebak di antara cinta kedua pria tampan, sebenarnya itu tak diharapkan oleh Kanzha Almayra atau yang lebih dikenal sebagai Ayra.

Terlebih lagi, kedua pria tampan tersebut adalah kakak-beradik kandung yang berasal dari keluarga yang kaya raya dan cukup terkenal.

Ayra tak menyangka jika kedua pria itu akan terpikat oleh dirinya. Padahal, Ayra hanya seorang gadis dari keluarga miskin dan seorang yatim piatu.

Kejadian demi kejadian mengharuskan Ayra lebih dekat kepada kedua pria tampan tersebut. Walaupun pertamanya Ayra kesal kepada mereka, namun sikap dan sifat keduanya membuat Ayra yang ketus menjadi tulus.

Akankah salah satu diantaranya mampu meluluhkan hati seorang Ayra? Ataukah, Ayra tak 'kan terpikat oleh keduanya dan lebih memilih pria lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lien Machan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Andra

Matahari terasa terik membakar kulit. Bisingnya kendaraan yang berlalu lalang, tak meruntuhkan tekadnya untuk melaksanakan tugas yang di berikan sang bos kepadanya. Yaitu, mencari seorang tukang ojeg cantik namun galak.

Setiap sudut ibukota ia telusuri hanya untuk mencari satu gadis yang bahkan wajahnya tak pernah di lihat sebelumnya.

Perintah konyol Andra mengharuskan Vincent menguras otak dan tenaganya, hanya demi mencari gadis khayalan menurut dirinya.

"Haish, bocah itu. Kenapa dia harus terobsesi kepada gadis galak? Gak ada gadis lain apa selain tukang ojeg?" Gerutu Vincent kesal yang hanya di tanggapi senyum oleh supir pribadi Andra yang bernama Pram.

Pram berdehem memperingatkan Vincent bahwa dia mendengar kekesalannya kepada sang bos.

"Apa lihat-lihat? Kamu mau laporan sama si bocah konyol itu!" Bentak Vincent dan Pram hanya tersenyum meledek.

"Di depan bos kamu selalu bersikap dingin dan kaku, tapi di belakangnya ... kamu tetap menjadi sahabat sejatinya!" Ledek Pram.

Vincent melempar tatapan tajam ke arah Pram. "Jangan banyak ngomong kamu, Pram!" Ketus Vincent. "Haish, kita sudah berkeliling kesana-kemari, tapi gak ada tanda-tanda gadis yang di maksud si konyol itu!" Keluh Vincent lagi.

Keluhan Vincent sedikit menggelitik hati Pram. Di lajukan~nya lagi mobil ke arah per~komplekan.

"Di sana ada pangkalan ojeg!" Vincent mengikuti arah tunjukan jari Pram. "Ada satu gadis yang sedang duduk disana. Kira-kira, dia tukang ojeg atau penumpang?"

Vincent terlihat diam memperhatikan gadis yang sedang duduk dengan beberapa tukang ojeg lain.

"Sepertinya dia yang Andra cari!"

"Kamu pergi saja sekarang! Aku akan mengurusnya, dan tunggu perintahku selanjutnya!" Ia kemudian turun setelah berkata kepada Pram.

Tanpa bertanya lagi, Pram melajukan mobil meninggalkan Vincent yang minta di turunkan di warung pengkolan sebrang pangkalan ojeg tempat Ayra dan yang lain mangkal.

Vincent duduk di bangku depan warung setelah memesan minuman kepada pemilik warung, alih-alih menumpang duduk sambil memperhatikan Ayra dari kejauhan.

Ayra yang tampak banyak diam, seolah bukan gadis yang ia cari. Hati Vincent menjadi ragu, namun sesuatu menggelitik untuk melakukan sesuatu saat melihat tingkah salah satu tukang ojeg memperlakukan Ayra.

"Kesel juga ya ama orang kayak dia!" Gumam Vincent masih dengan pengawasannya.

Karena sudah tak sabar, ia pun turun tangan untuk bertindak menegakkan keadilan untuk si tukang ojeg cantik.

Vincent menghampiri Ayra yang termenung dengan menundukkan kepala dan wajah yang di tutupi telapak tangannya.

Vincent meminta Ayra untuk mengantarkannya, walaupun ia sendiri tak tahu tujuannya sekarang.

"Persetan dengan titah Andra yang mencari gadis galaknya. Kalaupun gadis ini bukan gadis yang di cari, setidaknya aku bisa membantu dia untuk mendapatkan uang!"

Ayra dengan hati-hati menjalankan si kuda besi miliknya untuk mengantar penumpang sampai tujuan yang di inginkan dan fokus menatap jalan supaya tak terjadi kecelakaan.

Dengan sabar Ayra menuruti kemana Vincent meminta di antar walaupun ia hanya berputar-putar mengelilingi jalanan ibukota.

Sampailah mereka di pusat perbelanjaan yang cukup terkenal di ibukota.

Vincent meminta Ayra untuk memarkirkan motor dan mengajak Ayra untuk mengikutinya.

Dia berjalan menuju toko pakaian supaya Ayra mengganti kostum kerjanya dengan dress yang cantik dan Andra tidak mengeluh atas pekerjaannya.

Vincent meninggalkan Ayra karena ponselnya berdering saat itu dan ia lupa memberitahu Ayra bahwa dirinya akan menjawab panggilan tersebut yang ternyata dari Pram.

Vincent menyuruh Pram datang bersama beberapa pengawal pribadi Andra untuk mengawal Ayra ke tempat Andra, karena vincent harus pergi ke suatu tempat.

Namun apa yang terjadi? Saat dia kembali malah melihat kejadian yang tak diinginkannya.

Vincent naik pitam melihat manager yang memperlakukan pengunjung dengan tidak hormat, apalagi terhadap gadis yang bersamanya. Walau siapapun dia, seharusnya mereka tak memperlakukan pengunjuk dengan kasar seperti yang di lakukan manager toko kepada Ayra.

Tanpa mencari tahu kejadian sesungguhnya, mereka berspekulasi jika Ayra berbuat onar dan sengaja merusak barang-barang mereka.

Vincent semakin marah karena pelayan toko mendorong tubuh Ayra, padahal ia berjalan terpincang dan sudah meminta maaf.

Para pengunjung yang sengaja merekam dan memposting kejadian itu tanpa membantu, mendapatkan tatapan tajam dan peringatan dari Vincent.

Dia terlihat sangat geram kepada mereka yang bukannya menolong orang yang sedang kesusahan, melainkan memosting kejadian memalukan itu di media sosialnya.

"Cih, orang-orang ini!"

Tatapan tajam Vincent mampu membuat semua orang bungkam termasuk para pelayan dan manager toko.

Di lemparkan segepok uang untuk menyumpal mulut pedas si manager, walaupun ia sudah membuktikan bahwa Ayra tak bersalah.

Merasa tak enak kepada Ayra, Vincent langsung membawa gadis itu keluar dari pusat perbelanjaan.

Setelah di luar, Ayra meminta izin untuk pulang dan berpamitan kepadanya.

Vincent semakin merasa bersalah melihat Ayra yang kesakitan karena lututnya kembali terluka atas kejadian tadi.

Dia memaksa Ayra untuk ikut dengannya ke salon dan mengganti pakaiannya sebelum menemui Andra.

Walaupun Ayra menolaknya, itu tak berpengaruh buat Vincent karena dia mampu membuat Ayra bungkam dengan tatapan tajamnya.

🍁🍁🍁🍁

Sebuah mension mewah berada jauh dari keramaian ibukota.

Di gerbang depan berdiri beberapa penjaga memakai pakaian serba hitam dengan badan yang cukup besar.

Mata Ayra tak berhenti berkedip melihat sekeliling mension yang tumbuhi pepohonan. Bunga bermekaran di taman, lengkap dengan ayunan.

Senyum Ayra terukir saat kelinci putih terlihat melompat-lompat di taman samping.

"Waaahh, tempat ini indah sekali ya!" Seru Ayra dengan mata berbinar.

Vincent hanya diam dengan ekspresi datarnya tanpa memperdulikan kekaguman Ayra akan rumah pribadi Andra.

Andra memang penyuka tanaman dan juga hewan. Maka dari itu, rumahnya sengaja jauh dari pusat kota karena ingin leluasa memelihara apa yang menjadi hobinya.

Mobil berhenti tepat di halaman depan rumah megah tersebut.

Vincent langsung turun untuk membukakan pintu buat Ayra, namun sial kakinya malah tersandung mengakibatkan dia terhunyung sampai wajahnya terhantup dan menempel di kaca dengan mulut terbuka menampakkan giginya.

"Heekkhh!"

Ayra yang berniat membuka pintu menjadi terkejut melihat wajah konyol Vincent yang menempel di kaca pintu mobil yang akan ia buka.

"Weleeeehh!" Dia memundurkan wajah saking terkejutnya.

Malu bukan kepalang. Cowok cool macam Vincent harus menampakkan kekonyolan di hadapan gadis yang baru ia kenal.

"Astaga!" Bergegas berdiri dan kembali memasang ekspresi wajah datarnya sambil berdehem menetralkan suasana. "Ekhem!"

Ayra menahan tawa melipat bibir ke dalam supaya tak tergelak di hadapan Vincent.

Melihat Ayra menahan tawa, Vincent bergegas masuk untuk menghindari Ayra dan memberitahu Andra bahwa dia sudah kembali dengan membawa gadis yang ia cari.

"Silahkan tunggu!" Ucapnya sebelum benar-benar pergi.

Ayra tak bisa menahan tawa lagi. Sepeninggalan Vincent, ia terbahak tertawa geli sampai perutnya sakit karena tertawa.

"Bhahahahaaaa ... ada juga tingkah konyol si pria dingin itu. Aku kira pria seperti dia gak bakal melakukan kesalahan! Hahaha ... kocak abis tuh mukanya waktu menempel di kaca. Terlihat dodol banget!" Ayra masih dengan tawa renyahnya.

Vincent sendiri tak mendengar pujian yang di layangkan Ayra untuknya, sebab jarak yang sedikit jauh antara ruang tamu dan kamar Andra yang berada di lantai dua.

Di carinya sang bos ke segala penjuru ruangan, tapi tetap tak di temukan sampai mendengar teriakan dari bawah.

"Huaaaa!" Jeritan Ayra memekik terdengar menggema membuat orang menutup telinga.

Vincent berlari setelah mendengar jeritan dari gadis yang di bawanya tadi.

Langkah kaki panjang itu bergegas menuruni tangga menuju ruang tengah sampai bagian belakang yaitu kolam renang.

Terlihat Ayra yang sedang menutupi wajah dengan kedua telapak tangannya.

Pandangan Vincent beralih ke arah berlawanan yang memperlihatkan Andra yang sedang berdiri dengan bertelanjang dada. Bagian bawah tubuhnya hanya di balut handuk putih yang melilit menutupi "anu~nya"

Weh, anu~nya apa?

🌷🌷🌷🌷

Sepeninggalan Vincent, Ayra berkeliling rumah besar itu melihat-lihat hiasan dinding yang tergantung di setiap dinding.

Rasa kagum Ayra bertambah lagi kepada pemilik rumah besar ini. Selain penyuka tanaman sama binatang, ia pun banyak mengoleksi lukisan-lukisan indah.

Byuuurrr

Suara cipratan air terdengar dari bagian belakang rumah menarik perhatian Ayra.

Teras yang hanya terhalang pintu kaca itu menampakkan kolam dengan segala keindahan fasilitasnya.

Rasa penasaran menarik Ayra untuk keluar dan mencari sumber suara yang dia dengar itu.

Tak ada siapapun di sana, padahal dengan jelas Ayra mendengar suara cipratan air.

"Gak ada siapa-siapa!" Kakinya berputar balik kembali melangkah masuk kedalam.

Namun ia tak tahu jika Andra sudah berdiri tepat di depannya sambil mengelap wajahnya menggunakan telapak tangan.

Melihat seorang pria berdiri di hadapannya dengan dada terbuka menampakkan otot-otot bisepnya, Ayra langsung menjerit seketika.

"Huaaaaaa, dasar mesum!" Andra menutup telinga saking kuatnya tekanan nada tinggi yang keluar dari mulut Ayra.

"Bisa di kecilkan gak sih suara kamu!" Masih dengan menutup telinga.

Ayra berhenti menjerit dan mulai bertanya. "Ke-kenapa kamu mengejutkanku?"

"Aku gak mengejutkanmu! Kamu sendiri yang tak melihat jika aku sudah berdiri di sini sejak tadi!" Elak Andra. "Kamu malu-malu kucing ya." Ledek Andra. "Tubuhku memang bagus, makanya kamu terus menatap tanpa berkedip!"

"Apa?" Ayra membuka telapak tangan yang menutupi wajahnya, tapi kemudian ia berbalik badan. "Jangan sembarangan ngomong kamu!" Berbicara menghadap belakang.

Andra berjalan dan berdiri tepat di hadapan Ayra membuat gadis itu salah tingkah.

"Aku tahu, dari tadi kamu terus memandangi tubuhku dari celahan jari yang terbuka!"

Ayra semakin salah tingkah karena ketahuan mengintip.

Astaga

"Ka-kamu ..." Wajah Ayra berpaling tak berani menatap Andra.

"Lihatlah, aku tampan dan sempurna bukan!" Ucapan narsis Andra seketika melenyapkan kekaguman Ayra pada dirinya.

Memang Ayra sempat terpesona oleh Andra. Melihat roti sobek yang terbuka dari bungkusannya, di tambah rambut basah yang acak-acakan menambah pesona pria tampan berusia dua puluh lima tahun itu.

Luntur sudah kekaguman Ayra yang sempat muncul tadi.

"Cih, dasar narsis!" Gumaman Ayra masih bisa di dengar Andra.

"Hemh, aku memang tampan!" Ia melenggang santai menuju kamarnya di lantai dua.

Vincent hanya bisa menggaruk kepala tak gatal melihat tingkah Andra dan segala ke~narsisannya.

"Hadeuh, bocah itu!"

1
Meliana Siregar
Gak masuk akal sih sbnrnya udah menikah 5 tahun tp blom berhubungan suami istri...tp yaah suka suka nya othor laah
Yeni lisna Setyadie
cerita di awal mirip kisahnya kayla sama rania yaah
Asmidar
lanjut
cah solo
akhirnya mereka smua bahagia
cah solo: alurnya rumit nyris nyerah dengan alur crita tapi dengan adanya berbagai konflik justru tambah seru... dan dsni yg unik apapun itu konfliknya tidak ada yg namanya perpecahan kluarga atau dendam adik dan kakak... lain dari novel yg pernah saya baca...
total 2 replies
cah solo
Sumpah gak ngerti sama alurnya kok tiba tiba kendra tunangan sama si kuntilanak trus ayra nikah sama andra...dari nama alurnya kan mereka dibawa ke rumah sakit... jangan bilang nanti ada kata flasback on, menyebalkan
Machan: setiap penulis punya cara sendiri bikin emosi pembaca naik turun. nikmati aja ya kak, alurnya.😁
total 1 replies
cah solo
namanya juga persaingan usaha atau bisnis pasti ada yg namanya oknum culas... hidup itu pro dan kontra tergantung kita menyikapinya...
Machan: betul banget. usaha selalu ada saingan. kalau air kotor perlu saringan😂
total 1 replies
cah solo
kendra sama andra sama konyolnya... siapa ya yg dipilih ayra
Machan: coba kak andy dukung siapa? kendra pa andra?
total 1 replies
cah solo
kayaknya yg obrak abrik kamar ayra si bapak tirinya deh...
Machan: yupz, betoool banget
total 1 replies
cah solo
ayra anak pilihan gak setiap anak bisa mnjdi pribadi ayra pribadi yg dipaksa tangguh dan kuat oleh keadaan tanpa melihat usia...
Machan: betul, kak andy. seorang yang tangguh tak pandang usia, kak.
total 1 replies
Nana Innovel
lanjuuut kak
DebU kAKi
aku suka fantasi, ayo kak semangat
Arthi Yuniar
Keren kak
Machan: 😁😁😁 makasih dukungannya
total 1 replies
Arthi Yuniar
Happy ending semua sudah mendapat kebahagiaannya😍😍
Semoga mama nya cepet sembuh ya kak Machan
Machan: iya, biar gak sedih😂

amiin, makasih kak arthi
total 1 replies
Arthi Yuniar
Selamat Ayra akhirnya hamil juga dan buat Andra selamat juga karena sudah menemukan kebahagiaan bersama Mela
Machan: makasih kak arthi.😍😘
total 1 replies
Ayuwidia
Woooowwww sinobnya aja sudah sekeren ini, apalagi ceritanya 😍

Semangat dan sukses Machan 🥰
Machan: makasih kak ayu dukungannya😘😘

moga suka ceritanya😁
total 1 replies
Ayuwidia
Mohon maaf lahir batin juga, Machan. Semoga mama kamu cepat sembuh ya. Kamu juga jaga kondisi. Jangan sampai terlalu down. 😊

Kisah yang kamu tulis ini sudah sangat bagus. Semua tokohnya bahagia. Dan semoga kebahagiaan juga menaungi othornya.

Bunga-bunga untuk Bang Kend dan Ayra 🌹
Machan: amiin kak ayu, makasih do'anya.

amin paling kenceng lah aku😁😁
total 1 replies
Ayuwidia
Ya Allah, lama nggak main di N tuun, echhh ketinggalan banyak banget 😁

Selamat Ayra - Kendra, Mela -Andra. Semoga kebahagiaan selalu menaungi kalian 🥰
Machan: iya kok.😅😅

kemaren kan di rs seminggu, jadi gak sempet buka" apk
total 3 replies
Elisabeth Ratna Susanti
semoga Mamanya lekas sembuh dan pulih seperti sedia kala 🤗 Yang kuat dan sabar ya🤗
Machan: amiin. makasih kak el
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
sukses selalu 😍
TK
selamat berbahagia
juga untuk Thor nya 😍😍
Machan: makasih kak ella
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!