NovelToon NovelToon
Aku Bisa Membeli Semuanya Dengan Sistem Diskon

Aku Bisa Membeli Semuanya Dengan Sistem Diskon

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Semua benda di dunia memiliki harga.

Rumah, restoran, perusahaan, bahkan kesempatan yang tidak bisa dibeli dengan uang sekalipun.

Saat hidup Lin Liu berada di titik terendah, sebuah sistem misterius memilihnya sebagai pemilik baru. Sistem itu tidak memberinya uang, kekuatan, ataupun keberuntungan.

Yang diberikannya hanyalah... diskon.

Semakin besar target yang berhasil dicapai, semakin langka kartu diskon yang diperoleh. Dengan satu kartu, sesuatu yang mustahil dimiliki bisa berubah menjadi kesempatan yang berada dalam jangkauan.

Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensinya.

Di balik setiap transaksi, tersembunyi rahasia yang membuat dunia tidak sesederhana yang terlihat. Kini Lin Liu harus menentukan apa yang layak dibeli... dan apa yang seharusnya tidak pernah memiliki harga.

Karena ketika segalanya bisa dibeli, batas antara keberuntungan dan keserakahan menjadi sangat tipis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Malam itu terasa membeku. Lin Liu berdiri mematung di hadapan Chen Datong, sementara A-Wei dan tiga anak buahnya mengepung dari kedua sisi, seolah memastikan tidak ada celah untuknya melarikan diri.

"Kau serius bilang tahu di mana orang tuaku?" suara Lin Liu bergetar, antara marah dan putus asa yang tidak lagi bisa dia sembunyikan.

Chen Datong tersenyum tipis, tangannya masih terselip santai di saku jasnya. "Saya tidak pernah main-main soal informasi, Lin Liu. Tapi seperti yang sudah kukatakan, semua ada harganya. Lunasi dulu utang lima puluh juta itu, baru kita bicara lebih jauh."

"Itu tidak adil," Lin Liu mengepalkan tangan, menahan amarah yang menggelegak di dadanya. "Kau tahu aku sedang berusaha. Beri aku waktu lebih."

"Waktu?" Chen Datong tertawa pendek, suaranya menggema di gang sempit itu. "Aku sudah cukup baik memberimu waktu selama ini. Baiklah, karena aku sedang murah hati malam ini—tiga puluh hari. Lunasi semuanya dalam tiga puluh hari, atau lupakan saja soal orang tuamu, dan bersiaplah menghadapi konsekuensi yang jauh lebih buruk dari sekadar babak belur."

Su Yan yang berdiri di ambang pintu toko, menyaksikan semuanya dengan wajah tegang, akhirnya melangkah maju, tidak lagi bisa menahan diri. "Ini tokoku. Kalau kalian mau berurusan, jangan di depan tempat usahaku."

A-Wei melirik Su Yan dengan tatapan meremehkan, namun Chen Datong justru mengangkat tangan, menghentikan anak buahnya sebelum bertindak lebih jauh. "Nona ini benar. Kita bukan orang barbar yang suka membuat keributan di tempat umum." Dia menatap Lin Liu sekali lagi, senyumnya semakin dingin. "Tiga puluh hari, Lin Liu. Ingat itu."

Rombongan itu berbalik pergi, meninggalkan Lin Liu yang masih berdiri kaku, dadanya naik turun menahan emosi yang campur aduk. Su Yan mendekat, menepuk pundaknya pelan.

"Kau baik-baik saja?" tanya Su Yan, suaranya lebih lembut dari biasanya.

"Aku tidak tahu harus bagaimana lagi, Kak," Lin Liu menjawab lirih, menatap kedua tangannya yang gemetar. "Lima puluh juta dalam tiga puluh hari itu mustahil, tapi kalau aku tidak coba, aku tidak akan pernah tahu di mana orang tuaku."

Su Yan tidak menjawab, hanya menuntun Lin Liu masuk kembali ke dalam toko, menyuguhkan segelas air hangat yang diterima dengan tangan gemetar. Lin Liu duduk di bangku kayu dekat meja kasir, pikirannya berkecamuk antara amarah, ketakutan, dan secercah harapan yang baru saja dinyalakan oleh kata-kata Chen Datong.

Di tengah keheningan itu, layar sistem yang selama ini setia muncul di sudut penglihatannya kembali menyala.

...[TINGKAT AKTIVASI SISTEM: 55%.]...

...[TERDETEKSI: TARGET BARU TERKAIT KEBERADAAN "ORANG TUA HOST". AKSES DATA TERKUNCI.]...

...[SYARAT PEMBUKAAN AKSES: MENYELESAIKAN RANGKAIAN MISI LANJUTAN.]...

Lin Liu menatap tulisan itu lama, menghela napas panjang sebelum berbisik pelan, hampir tidak terdengar. "Kalau begitu, tunjukkan misi apa yang harus kuselesaikan. Aku sudah tidak punya pilihan lain selain terus maju."

Layar itu berkedip sesaat, seolah memproses permintaannya, sebelum menampilkan sebuah kotak baru dengan garis tepi keemasan yang lebih tebal dari sebelumnya—tanda bahwa misi kali ini jauh lebih besar dari yang pernah dia hadapi.

...[MISI SEDANG DIPROSES...]...

Namun sebelum kotak misi itu sepenuhnya terbuka, layar tiba-tiba berkedip merah, dan sebuah peringatan muncul mengejutkan Lin Liu.

...[PERINGATAN: TERDETEKSI GANGGUAN PADA JARINGAN SISTEM. SUMBER GANGGUAN TIDAK DIKETAHUI.]...

Lin Liu mengerutkan kening, menatap layar yang berkedip tidak stabil itu dengan perasaan tidak nyaman yang tiba-tiba menjalar di tengkuknya. Untuk pertama kalinya sejak sistem itu muncul di hidupnya, dia merasakan sesuatu yang berbeda. Seolah ada pihak lain, entah siapa, yang turut memperhatikan setiap langkahnya dari kejauhan.

1
Elzi Lamoz
Sistem. semoga sistem ini bisa bantu Lin Liu, tapi terlalu bergantung sistem juga bakal dia jadi lemah. bukan fisik tapi hatinya.
遥依•𝙀𝙉𝙩𝙖𝙧%: Gak kok sistemnya itu lebih kek motivasi dengan imbalan hadiah kartu diskon
total 1 replies
Elzi Lamoz
bukannya bantu orang malah mencibir. laki atau cewek sih suami nya ini.
Intsomi: 🤣....
total 3 replies
Elzi Lamoz
Jangan terlalu memikirkan apa yang udah terjadi, mending isi perut dulu, walau dompet kosong.
遥依•𝙀𝙉𝙩𝙖𝙧%
Sering terjadi di Indonesia, ULTI setiap orang tua😹
Elzi Lamoz
Kasian sih, terus ada bayangan emak bapaknya berkata di keheningan. kamu harus membalas budi karena telah kami besarkan nak🥲
Elzi Lamoz
Depkolertor kah, sadis parah🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!