Kisah seorang gadis dari zaman modren yang mengalami perjalanan waktu dan masuk ke tubuh seorang putri yang tidak di inginkan keberadaanya.
Kanaya tantri adalah gadis berusia 21 tahun, putri bungsu dari pasangan alexander smith dan Diana smith. Di usianya yang masih muda kanaya mampu mendirikan perusahaannya sendiri dan dia juga seorang ketua mafia Mawar hitam.
Namun sahabatnya sendiri menghianatinya yang menyebabkan terjadinya sebuah kecelakaan maut. Dan membuat hidup aya berubah.
Mapmpukah kanaya menjalani hidup barunya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andyni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
...***Happy Reading***...
"Iya, aku tidak akan pergi!" kata pangeran jinliang. " Aku cuma ingin berkeliling! jelas jinliang datar dan langsung beranjak pergi meninggalkan pengawal tersebut tanpa peduli padanya.
jinliang terus berjalan menuju kediaman bunga persik, dia ingin mengetahui keadaan linxia sekarang.
Sementara itu kini linxia sudah melewati masa kritisnya meskipun dia belum sadarkan diri tapi racun yang sempat masuk ke tubuhnya sudah berhasil di keluarkan. " Syukurlah akhirnya linxia sudah melewati masa kritis !" Kata bibi yu di sertain helaan nafas lega di ikuti dengan linduan dan rong-rong juga linfeng. " Ronger, tolong kamu masak sup rempah ini untuk xiaer, rebus selama 3 jam dengan api sedang, usahakan api jangan sampai padam namun jangan sampai membesar!" kata bibi yu menyerahkan beberapa tanaman obat yang harus di berikan pada linxia. " Baik bibi saya selalu menjaga apinya agar tidak padam!" kata rong* paham dengan perintah bibi yu dan beranjak meninggalkan mereka. Namun diikuti oleh linduan di belakangnya. " Ronger, terima kasih telah menjaga dan merawat meyer dari dia kecil sampai saat ini!" ungkap linduan saat telah berjalan di samping rong-rong. " Itu suada kewajiban saya pangeran! apalagi saya juga sangat menyayangi putri xia!" jawab rong-rong singkat. "Rong-rong sebagai orang yang selalu merawat xiaer sejak kecil tentu kamu tahu semua tentang dia? apakah xiaer sangat membenci kami yang tak pernah peduli padanya?" tanya linduan lirih. " Pangeran, putri xia gadis yang baik dia tidak pernah membenci kalian, Hanya saja dulu saat pulang menemui pangeran berlatih namun pangeran tak memperdulikannya dia selalu bertanya pada ibuku, Kenapa kalian tidak sayang padanya!" jelas rong-rong bersedih mengingat masalalu linxia. Tanpa terasa rong-rong telah sampai di dapur istana dia meminta ijin pada koki istana untuk menggunakan dapur selama 3 jam demi membuat sop obat untuk putri linxia.
...*****...
Di tempat lain dimana putri kimzha, putri jialing dan selir hua merayakan kemenangan karena telah berhasil membuat linxia berada di ujung maut. " Bibi hua mari kita bersulang!" kata kimzha mengangkat gelas araknya tinggi-tinggi di depan selir minhua dan putri jialing. "Ternyata kamu memang keponakan yang hebat zhaer!" puji selir hua pada kimzha. "Ini semua berkat didikan dari tie, bibi!" kata kimzha jujur. Sedangkan jialing juga ikut senang karena jika linxia m*t* semua orang akan kembali lebih perhatian pada nya. "oh ya, dari mana kamu mendapatkan racun itu?" tanyan jialing penasaran dari mana seorang kimzha bisa mendapatkan racun yang sangat mematikan itu. Sedangkan kimzha yang di tanya hanya terkekeh, hahaha " racun itu adalah hasil racikanku sendiri dan tidak ada penawarnya, setiap orang yang terkena racun itu pasti tak akan bertahan lama!" Senyumnya semakin mengembang saat dia membayangkan pngeran jinliang. " Dan aku akan mendekati pangeran jinliang untuk menikahi ku!" Senyumnya pun kembali terkembang. " Apa yang akan kau lakukan untuk mendapatkan pangeran es itu?" tanya jialing yang tau betul jinliang adalah pangeran yang terkenal dingin dan tak berperasaan. "Itu mudah, tak akan ada pria yang bisa menolak kecantikan dan kemolekan tubuh seorang putri kimzha!" katanya berbangga diri.
...******...
Tanpa terasa 3 jam telah berlalu sop obat pesanan bibi yu pun sudah matang. Rong-rong segera kembali ke kediaman linxia, dimana dia telah duduk dengan bersandar di sandaran ranjang.
Bersambung.....
apa cambuknya juga di lumuri racun..