NovelToon NovelToon
AIR MATA RAINARRA

AIR MATA RAINARRA

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:93.5k
Nilai: 5
Nama Author: inirindu

Gadis cantik yang biasa di panggil Arra itu harus hidup tanpa ayah dan ibunya, ia hanya gadis biasa yang hidup bersama bibinya sejak kecil. Namun suatu hari Arra harus menghadapi masalah besar menyelamatkan restauran kecil milik bibinya tersebut dengan jaminan dirinya yang harus menikahi pria yang baru saja dikenalnya. Akankah Arra menerima tawaran tersebut? Ikuti terus cerita ini untuk mengetahui keputusannya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inirindu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Jam sudah menunjukkan pukul 08.30 dan aku masih terbaring di atas ranjang sambil kembali menangis, rasanya sesak ini masih saja setia berada di tempatnya. Padahal pukul 09.00 kami akan check out, suara ketukan pintu bahkan tidak ku hiraukan namun ketika tuan Nathan bersuara aku langsung beranjak dari tempat tidur dan merapikan rambut. Tetapi tuan Nathan justru sudah membukanya lebih dulu, wajahku yang masih di hiasi air mata dan baju lusuh ini membuat aku malu di hadapannya.

"Tu tuan" lirih ku pelan dengan suara sendu

"Kamu masih belum siap? "

"Maaf tuan"

"Its okay, saya tunggu di luar. Kamu segera mandi"

"Baik tuan"

Aku segera bergegas mengambil pakaian dan berlari ke kamar mandi, tanpa memakai make up dan langsung keluar menemui tuan Nathan. Ia sepertinya sedang menelfon seseorang

"Tuan"

"Kamu sudah siap? "

"Sudah tuan"

Tak berselang lama pelayan resort datang dan membawakan koper kami, aku hanya diam berjalan di samping tuan Nathan bahkan saat menuruni anak tangga yang cukup banyak aku tak mengucapkan sepatah katapun.

Kami tiba di lobby dan mobil sudah siap sedia, begitu kami masuk sopir langsung mengantarkan kami ke lapangan terbang, di dalam mobil tuan Nathan menatapku berulang-ulang

"Tuan, Terima kasih semalam sudah.... "

"Tidak apa Ra, saya sudah bilang kalau kamu ada apa-apa lagi jangan sungkan bicara dengan saya"

"Baik tuan, oh ya untuk acara bertemu klien apakah tidak jadi? "

"Tidak, kita tidak jadi bekerja sama dengan mereka"

"Loh kenapa tuan? "

"Tidak apa, kamu tidak perlu memikirkannya"

"Baik tuan"

Suasana hening sesaat hingga tuan Nathan kembali membuka mulut dan bertanya padaku

"Sorry sebelumnya Ra, setelah ini langkah apa yang akan kamu ambil? apa kamu akan kembali ke rumah suami kamu atau akan tetap tinggal dengan Vero"

"Tuan tahu masalah saya dan suami? apa tuan tahu kalau semalam saya melihat foto-foto di meja kerja tuan? "

"Bukan karena tidak mungkin, kamu berlari ke pantai dan berteriak histeris seperti itu kalau bukan karena kamu melihat foto-foto itu. Lagi pula keluarga Airlangga sama sekali tidak mempublikasikan pernikahan ke dua putra semata wayangnya tersebut"

"Maafkan saya tuan jika saya lancang"

"Justru saya yang minta maaf, karena hal itu kamu jadi seperti ini. Jadi....? "

"Saya akan mengajukan gugatan perceraian setelah sampai di Jakarta nanti, rencananya saya akan mencari kontrakan di sekitar kantor yang sesuai budget saya"

"Tidak usah, saya akan minta Dika untuk mencarikan apartemen karyawan"

"Fasilitas kantor tuan? "

"Iya, dan kamu juga akan mendapatkan fasilitas lainnya sesuai dengan jabatan kamu"

"Terima kasih tuan"

Tak terasa kami sampai di lapangan terbang, setelah masuk ke dalam pesawat aku memilih untuk memejamkan mata karena kepalaku terlalu pusing jika mengingat foto-foto itu.

Kami tiba di Jakarta pukul 12.00 tuan Nathan juga langsung mengantarku kembali ke apartemen, setelah mengambil kunci di resepsionis aku segera masuk ke unit milik kak Vero dan beristirahat

*

Keesokan paginya aku berangkat nebeng mobil kak Vero, sesampainya di kantor pak Dika langsung memintaku menghadap padanya. Ku ketuk pintu ruangannya lalu masuk dan duduk di hadapan mejanya

"Pagi Ra"

"Pagi pak Dika"

"Bagaimana perjalanan bisnis ke Bali kemarin? "

"Tuan Nathan batal bekerja sama dengan klien pak"

"Oh begitu rupanya,"

"Maaf sebelumnya, ada masalah apa saya di panggil kemari? "

"Seperti yang sudah tuan Nathan sampaikan, kamu akan mendapatkan fasilitas kantor berupa satu unit apartemen dan mobil"

"Mobil pak? "

"Iya, bukankah kamu tidak akan lagi di antar jemput oleh sopir pribadi lagi"

Bagaimana pak Dika tahu (gumamku dalam hati)

"Iya Pak, tapi sepertinya itu terlalu berlebihan. Saya baru beberapa bulan kerja disini"

"Ini sudah keputusan tuan Nathan, jadi saya tidak bisa menolaknya. Untuk apartemen kamu akan satu gedung dengan Vero namun kelas kamu lebih unggul darinya"

"Jika saya masih satu apartemen dengan kak Vero lebih baik setiap hari saya berangkat bersamanya saja pak, jadi untuk mobil bisa di berikan ke karyawan lain"

"Lalu, jika tuan Nathan meminta kamu mengantarkan dokumen ke rumahnya apa kamu akan meminta Vero juga mengantarkannya? "

"Tapi pak saya belum berani mengemudi mobil sendiri, saya memang pernah kursus mobil namun saya sama sekali belum pernah mengendarai sendiri lagipula saya tidak punya SIM"

"Itu masalah gampang, setiap senggang saya akan minta pak Tirta untuk mengajari kamu. Dan untuk SIM nanti biar saya yang urus, saya tidak mau menerima alasan apapun lagi karena ini perintah langsung dari tuan Nathan"

"Baik Pak, kalau memang sudah tidak ada lagi yang akan di bicarakan saya izin keluar"

"Oh ya apartemennya akan siap kamu tempati mulai hari ini, untuk kuncinya nanti kamu tinggal bilang ke resepsionis bilang kalau kamu mau klaim fasilitas dari kantor"

"Baik Pak"

"Oke, kalau begitu kamu boleh pergi"

Aku segera keluar dari ruangan pak Dika, aku berfikir tuan Nathan begitu cepat membuktikan ucapannya. Setelah kembali dari ruangan pak Dika sebuah surat dari seorang pengacara berada di meja ku, isinya ia memberikan daftar syarat yang lengkap untuk aku mengajukan gugatan cerai. Aku semakin bingung padahal aku sama sekali belum mengumpulkan ini kemanapun bahkan untuk mencari pengacara belum terlintas di benakmu, namun tiba-tiba dering ponsel membuyarkan lamunanku

"Hallo tuan"

"Hallo Ra, kamu sudah bertemu dengan Dika? "

"Sudah tuan"

"Bagus, oh ya saya lupa mau bilang kalau semua berkas persyaratan kamu untuk mengajukan gugatan sudah lengkap dan silahkan kamu cek"

"Tuan dapat ini dari mana? "

"Saya tahu kalau kamu akan kesulitan mendapatkan syarat dari suami kamu namun saya hanya ingin membantumu dengan mempermudahnya. Jika semua sudah sesuai kamu bisa menghubungi saya dan saya akan membantu kamu bertemu dengn pengacara yang akan mengurus kasus kamu ini"

"Baik tuan, sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih karena selama ini tuan Nathan banyak membantu saya"

"Sama-sama Ra, oh ya hari ini kamu tidak ada pekerjaan. Jika kamu tidak capek kamu bisa minta tolong pak Tirta untuk segera mengajari kamu mengemudi"

"baik tuan"

Setelah menutup telfon dari tuan Nathan aku kembali mengecek semua persyaratan perceraian, oke semua sudah benar dan lengkap. Aku segera mengirim pesan kepada tuan Nathan dan dia akan membuat janji siang ini dengan pengacaranya, semua selesai sekarang aku tidak ada pekerjaan lain jadi aku turun ke loby untuk mencari pak Tirta sesuai perintah tuan Nathan.

*

Siang ini waktu jam makan siang tiba aku sudah selesai berlatih mengemudi, ternyata rasa takutku selama ini hanya karena aku gugup saja. Mungkin dua atau tiga kali berlatih aku sudah bisa mengemudi sendiri, setelah membersihkan diri dan mampir ke apartemen untuk mengambil buku nikah aku segera menemui tuan Nathan dan pengacaranya di restoran dekat HI, jalanan begitu macet namun pak Tirta dengan gesit mencari jalan tikus untukku.

Sesampainya di sana aku menyerahkan semua berkas pendukung untuk mengajukan gugatan, pengacara tuan Nathan juga bilang ia akan segera mengirimkan surat gugatan dari pengadilan agama ke mas Daniel. Aku sungguh lega karena tidak harus bersusah payah menghadirkan saksi yaitu mama dan papa mertuaku atau lebih tepatnya sebentar lagi akan menjadi mantan mertua.

1
falea sezi
lnjtan mana nih
Ini Rindu
halo kak makasih banyak selalu nongkrong di cerita aku ❤❤❤
falea sezi
sita ne jalang kecil ternyata
falea sezi
kok uda bebas
falea sezi
nathan cinta cm g setia jd males
falea sezi
akhirnya nathan di penjara salah sendirinya setia
falea sezi
masa iddah kali bukan kitbah kalo kitbah lamaran
falea sezi
mending ma leo daripada nathan brengsekkk untung lom nikah
falea sezi
menantu apanya mantan menantu kali
falea sezi
masih aja g setia
falea sezi
Nathan gk sebaik itu tamara siapa pcr nathan kah
falea sezi
Daniel buang berlian mungut kerikil nunggu karna aja
falea sezi
kayaknya widia yg gisel makanya mirip
falea sezi
jodoh ara siapa nathan kah apakah akan cerai sama Daniel kayaknya Daniel cm suka ma masa lalu dan anggap ara mirip mantan
Artika Alamsari
udah tamat ya cerita nya, udah brp hr gk ada kelanjutan nya
Artika Alamsari
koq lm x lanjutan cerita nya, udah brp hr gk muncul2, klo tamat beri kbr aja secepat nya
Jeankoeh Tuuk
thor
kenapa sita sejahat itu
& jgn biarkan dia ada di tengah2 Edgar & Arra
kasian Arra
Jeankoeh Tuuk
lanjuttttt
Greenindya
aku udah curiga dari bab sebelumnya kl sita ga baik
Ana Derliana Nababan
lanjutttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!