NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:49.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 09. Nasib sial

Braaaaak.

Akibat tidak fokus dan juga ketakutan melihat keberadaan kuntilanak yang tadi terbang di depan mata, Ulya mendadak saja jatuh tersungkur dari atas motor dan dia masuk ke dalam parit yang tidak memiliki banyak air namun masih banyak lumpur di sana sehingga mau tidak mau tubuh wanita itu juga menjadi kotor.

Nilam berusaha keras menahan tawa karena kasihan juga melihat Ulya yang harus masuk ke dalam parit seperti itu hanya karena takut melihat keberadaan setan, tentu untuk manusia biasa penampakan kuntilanak sangat menakutkan dan terlebih lagi kuntilanak gimbal tadi tertawa begitu kencang Sehingga siapa saja yang mendengar pasti akan merinding dan tidak sanggup bergerak.

Ulya rasa ingin menangis karena malam-malam seperti ini ingin menemui Purnama tapi malah tercebur di dalam parit, Untung saja motor dia tidak ikut masuk ke dalam parit ini dan hanya dirinya yang berlumuran lumpur dari atas hingga bawah sehingga membuat siapa saja yang melihat pasti akan sangat geli.

Ini kalau saja dia tidak membutuhkan pertolongan dari ratu ular maka pasti dirinya tidak akan pernah mau keluar malam dan sesuai dengan firasat yang telah dirasakan oleh bu Endang, tidak ada orang yang lewat di situ sehingga Ulya segera bangkit berdiri meski tubuh dia berlumuran dengan lumpur seperti itu.

''Iiih bau pula ini lumpur nya.'' Ulya mengeluh kesal.

''Eh itu bukan murni hanya lumpur saja tapi sudah bercampur dengan tahi kebo juga.'' kuntilanak pertama berbisik kepada nilam.

''Lagian itu si gimbal Kenapa harus tertawa kencang dan lewat di depan manusia!'' Nilam jadi kesal sendiri.

''Aaaahhaaaa aduh kepala ku sakit.'' kuntilanak gimbal datang mendekat dengan jalan sempoyongan.

''Iiih aku semakin merinding saja jadi lebih baik aku segera pergi.'' Ulya menyambar motor dan dia berlari meninggalkan kawasan itu.

''Eh mau kemana? ayo main dulu sama kami dong!'' kuntilanak gimbal ini malah menarik tangan Ulya.

''Lam, itu dia sudah mabuk dan malah mau menarik orang!'' kuntilanak dengan baju berwarna merah itu agak kesal.

''Aaaaaaghhhhk!'' Ulya berteriak histeris melihat wujud setan itu.

Bruuugk.

''Kan pingsan, kau sih pakai tarik dia segala!'' kesal kuntilanak pertama.

''Heheeee mau rebahan ya, ayo aku juga mau lah.'' gimbal berbaring di sebelah Ulya sekarang sehingga membuat Nilam tambah kesal.

Sudah tau Ulya pingsan karena ketakutan melihat wujud dia yang sangat seram dan juga tertawa seperti itu, malah sekarang tanpa dosa dia berbaring di sebelah wanita tersebut sehingga bila nanti Ulya sampai bangun maka bisa saja dia akan pingsan untuk kedua kalinya akibat tidak sanggup melihat wujud dari setan tersebut.

''Tarik, bawa dia pergi sekarang!'' Nilam memberi perintah pada yang lain.

Para kuntilanak yang lain segera menggotong tubuh kuntilanak gimbal untuk mencari tempat yang lebih baik lagi agar dia tidak mengganggu manusia yang kebetulan lewat tersebut, ini Nilam yang jadi kebingungan karena dia tidak tahu harus bagaimana untuk mengurus Ulya yang sudah pingsan seperti itu.

''Aduh buat susah saja, ini mau aku taruh mana?'' bingung Nilam.

''Hayoooo kau apakan ini anak manusia?'' Dewi kucing hitam muncul dan langsung mendekati Ratu kuntilanak itu.

''Eh astaga, Kau membuat aku kaget saja!'' Nilam memang sangat kaget dengan kehadiran Nana.

''Dia kenapa sampai berlumuran tahi kebo seperti ini? Apa kau yang melakukannya!'' Nana menatap Nilam dengan penuh curiga.

''Tidak ya, kurang kerjaan sekali aku sampai melumurin manusia dengan tahi kebo seperti itu.'' Nilam tidak ingin kena tuduh.

''Lah terus dia Kenapa ini kok sampai pingsan dan berlumuran dengan kotoran yang sangat bau.'' Nana cepat menyingkir karena dia merasa jijik.

''Kau tidak usah banyak tanya lagi dan lebih baik kau bantu aku sekarang untuk membawa dia ke tempat yang aman.'' Nilam akan menggotong tubuh Ulya.

''Ha! Emang mau kau bawa dia ke mana?'' Nana kaget karena Nilam malah akan mengurus manusia satu ini.

''Kan tidak mungkin pula aku biarkan dia tergeletak di tempat ini sendirian, Lebih baik aku bawa dia ke tempat yang lebih aman dan Nanti kalau sudah sadar dia bisa segera pulang.'' Nilam berusaha untuk menjelaskan.

''Emang dia ini mau ke mana Kok bisa mengalami nasib begitu sial seperti ini?'' Nana penasaran juga.

Nilam memutar bola mata dengan sangat malas karena dia juga tidak tahu kemana tujuan anak manusia satu ini, andai saja tadi salah satu anak buah dia tidak banyak tingkah maka dirinya tidak akan mendapat kesusahan seperti sekarang dan masih harus bertanggung jawab pula untuk membawa ke tempat yang lebih aman.

''Buruan dong bantu angkat, Na!'' kesal Nilam.

''Ih kan bisa langsung tendang saja kebawah batang pohon itu sih!'' kesal Nana pula.

''Ini manusia ya, enak saja kau mau main tendang!'' Nilam cepat menarik Ulya kebawah pohon.

''Ah malang nya nasib mu ini karena bertemu kami.'' keluh Nana.

Memang rasa nya Ulya menjadi manusia yang paling malang malam ini karena telah bertemu dengan kuntilanak gila seperti mereka dan tambah lagi dengan kucing hitam yang kadang memiliki Otak tidak beres itu, jadi memang nasib Ulya sangat apes karena dia tidak bisa bertemu dengan Purnama dan malah tidur di bawah pohon beringin ini.

Braaaaak.

''Ya jangan di lempar gitu juga, nanti tulang dia patah!'' teriak Nilam.

''Ah bodo amat, lagian ini tuh kerjaan kamu.'' Nana jijik dengan kotoran kerbau itu.

''Wah besok dia bangun Pasti sangat ketakutan sekali dan merasa bingung karena mendadak ada di bawah pohon seperti ini.'' Nilam sudah bisa membayangkan tentang hal itu.

Nana memperhatikan dengan seksama bentuk dari gadis tersebut dan dia merasa ini bukan lagi seorang gadis Karena dia sudah sangat paham, mereka hanya penasaran saja Ke mana arah tujuan dia akan pergi sehingga malam-malam seperti ini nekat datang di Desa Pandan Arum yang memiliki banyak setan.

''Apa jangan-jangan dia ini malah mau ketemu sama Purnama ya?'' Nana menoleh kepada Nilam.

''Kalau dia mau bertemu dengan Purnama maka aku pasti akan kena marah nanti, dia otomatis akan bercerita bahwa bertemu dengan rombongan kuntilanak.'' Nilam sudah takut membayangkan hal itu.

''Hah rasakanlah itu dan aku tidak akan membantu kau.'' Nana sudah angkat tangan.

Nilam yang panik sendiri bila ternyata wanita ini memang mau menemui Purnama untuk meminta tolong dan di dalam perjalanan malah bertemu dengan rombongan kuntilanak gila, hanya dengan menyebut nama kuntilanak saja maka Purnama pasti akan tahu bahwa yang menjadi biang dari masalah itu adalah Nilam sendiri.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya

1
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
eehh mancing ratu ular memang ini si iis
Sabrina Qheyla Putrie
Siang thor💪
putri wahyu
masih pagi lah Bess,blm siang sangat ini..🤦
aku menanti si Iis kena banting sm mba pur😏
Ela Jutek
pagi mak, kok siang sih
edelweis🌻
ayo banting si iis pur,atau bawa aja kelembah kematian.biar kapok dia
Apriyanti
lanjut thor 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!