NovelToon NovelToon
Setelah Aku Memilih Bercerai

Setelah Aku Memilih Bercerai

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Dengan wajah tenang, Mela tiba-tiba mengajukan perceraian pada suaminya, Rahman. Tentu saja, hal itu membuat Rahman dan ibunya terkejut, karena mereka merasa selama ini semua baik-baik saja.
Tapi, Mela sudah mengetahui semuanya, perselingkuhan Rahman dengan mantan kekasihnya yang sudah berjalan selama sepuluh tahun.
Hati Mela hancur, apalagi, saat ibu mertuanya dan putrinya sendiri justru membela selingkuhan suaminya yang bernama Camila.
"Ingat umur. Kau itu sudah tua, sudah mempunyai anak. Harusnya, kau bisa lebih fleksibel. Camila bisa membantu perkembangan bisnis keluarga. Sedangkan kau? Sudah bagus kami menampungmu."
"Kau bisa apa tanpa kami, hah?"
Ucapan ibu mertua dan suaminya, membuat Mela semakin mantap untuk bercerai.
Baginya, perceraian bukan pelarian, melainkan pintu keluar dari kebohongan panjang yang nyaris mematikan jiwanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Dua Kehidupan Yang Berbeda

Di sebuah hotel mewah di pusat kota, segala sesuatu dipersiapkan dengan sempurna.

Lampu kristal berkilauan. Karpet merah terbentang panjang. Rangkaian bunga segar menghiasi setiap sudut ruangan.

"Gaunnya sudah siap?"

"Sudah, Bu."

"Dekorasi ballroom?"

"Sedang tahap akhir."

Semua orang sibuk, berlari kesana-kemari menyiapkan, memastikan tidak ada satu pun yang kurang untuk acara pernikahan impian klien mereka.

Di tengah semua itu, Camila berdiri di depan cermin. Gaun putih panjang membalut tubuhnya dengan sempurna. Senyumnya mengembang, merasa sangat puas.

"Akhirnya , sebentar lagi aku akan menjadi nyonya muda Wijaya," gumamnya pelan.

Di luar ruangan, Rahman berbicara dengan wedding organizer. Wajahnya tenang, namun pikirannya penuh perhitungan.

"Pastikan semua tamu penting hadir," ucapnya. "Termasuk media. Dan, jangan sampai ada kesalahan sekecil apapun. Aku ingin pernikahan ku kali ini terlihat sempurna."

"Baik, Tuan."

Pernikahan ini, bukan sekadar perayaan namun, juga pernyataan bahwa ia telah bangkit dari keterpurukan, perusaahan yang hampir runtuh karena perceraiannya. Dan kini, ia berdiri tegak merasa menang.

Dan di tempat lain, jauh dari gemerlap kota, ada dunia yang sama sekali berbeda.

Di desa Morana, matahari belum sepenuhnya naik namun, aktivitas sudah dimulai.

Mela berdiri di tengah lahannya. Tangannya kotor oleh tanah. Keringat membasahi pelipisnya.

"Yang bagian sana jangan terlalu rapat!" serunya. "Kasih jarak biar tumbuhnya bagus!"

Beberapa warga yang kini bekerja bersamanya langsung mengangguk.

"Airnya sudah dialirkan, Mel!" teriak Darmi dari sisi lain.

"Bagus! Jangan sampai mampet!"

Suasana ramai, bukan karena pesta, melainkan kerja keras.

Sejak beberapa minggu terakhir, semuanya berubah cepat. Mela memperluas lahannya dengan keputusan yang tidak mudah. Ia mengambil pinjaman dari bank.

Dia sudah memberitahu Darmi dan yang lain sebelumnya tentang niat itu. Ia ingin memperluas lahan, menanam lebih banyak sayuran.

Dan kini, keputusan itu mulai terlihat hasilnya. Lahan bertambah luas. Pekerjaan bertambah banyak. Dan, orang-orang mulai berdatangan.

"Mel, aku boleh kerja di sini?"

"Mel, suamiku juga butuh kerja."

Mela tidak menolak. Selama mereka mau bekerja, ia akan membuka pintu itu. Tapi, ia tidak bisa menjanjikan upah yang besar. Dan, beruntungnya, mereka semua tidak keberatan karena, Mela sudah cukup baik dengan membagikan beberapa hasil panenannya. Bahkan, hasil panen yang rusak, tidak di buang karena bisa untuk pakan ternak mereka.

Dan perlahan, lahannya tidak lagi hanya miliknya. Namun menjadi harapan banyak orang. Ditambah lagi, pesanan terus bertambah.

Tentu saja semua itu berkat bantuan Dino. Dia tanpa banyak bicara, membuka jalan untuknya, menawarkan seorang pedagang padanya.

"Coba kirim ke sini. Aku kenalkan pemiliknya. Aku juga sudah bilang kalau kualitas sayuran mu bagus," ucap Dino waktu itu.

Terlihat seperti bantuan kecil namun, berdampak besar bagi Mela.

Kini, hasil panen Mela tidak hanya berhenti di pasar desa tapi, mulai mengalir ke kota. Dan itu membuat mereka semakin sibuk dan berusaha keras.

"Mel, ini catatannya!" teriak Asih sambil berlari kecil.

"Taruh di sana, mbak! Nanti aku cek!" ujar Mela tanpa berhenti, tangannya terus bekerja. Kakinya terus bergerak kesana-kemari. Seolah, ia tidak ingin diam, tidak ingin berhenti sebentar saja, seolah takut pikirannya akan kembali pada satu hal.

Pernikahan mantan suaminya.

Ya, berita itu sudah sampai di desa. Tetangganya sudah mendengar, sudah melihat dengan jelas kabar pernikahan itu.

Namun, tidak ada yang membicarakannya lagi. Dan Mela juga tidak pernah menyinggungnya. Ia memilih bekerja lebih keras dari biasanya, lebih sibuk dari sebelumnya. Sampai, kadang ia lupa waktu.

Tapi, hal itu justru menjadi gosip hangat di pasar. Para pedagang dan pembeli akan berkumpul, membicarakan tentang Mela, tentang perceraiannya dan pernikahan mantan suaminya.

Spekulasi-spekulasi buruk tentang Mela kembali bermunculan. Tapi, Mela tidak menggubrisnya. Ia hanya fokus pada usahanya.

Pernah suatu hari, Darmi hilang kesabaran. Dia melabrak pedagang yang membicarakan Mela di belakang.

Bahkan, sempat terjadi keributan besar. Beruntung, mereka berhasil dilerai. Namun, dengan tajam Mela memperingatkan. Dia mempunyai bukti fitnah-fitnah yang mereka sebarkan. Jika dia mau, dia bisa membawanya ke ranah hukum.

Pedagang-pedagang itu hanya bisa diam, menahan rasa geram, rasa takut yang menumpuk.

Mela tahu, setiap langkah yang ia ambil, tidak akan membuat mereka jera selama rasa iri dan dengki masih bersarang di dalam hati mereka.

Tapi, Mela tidak peduli. Jika ingin berhasil, mereka harus mencari jalan lain, tidak hanya terpaku pada satu titik saja.

Mela menegakkan tubuhnya, mengusap peluh yang membasahi pelipisnya. Ia menatap semua orang yang masih bekerja, menatap lahannya yang kini tampak hijau dan hidup.

Angin berhembus pelan, menyapu wajahnya. Untuk sesaat, ia diam. Di dalam benaknya, sebuah bayangan muncul.

Gaun putih, lampu terang, senyum seseorang dan riuh tepuk tangan.

Mela memejamkan mata, menarik napas dalam lalu membuka kembali. Tidak ada air mata. Tidak ada penyesalan. Hanya satu hal, yaitu tekad.

Ia kembali mengambil cangkul, melanjutkan pekerjaannya. Karena di saat seseorang sedang merayakan kebahagiaan di atas sana, ia juga sedang membangun hidupnya sendiri.

Bukan untuk membalas, tapi sebagai pembuktian jika ia bisa berdiri sendiri dengan kedua kakinya, dengan tekad yang kuat membangun usaha. Tidak lagi membungkuk, menuruti perintah, melakukan kewajiban yang sama sekali tidak di hargai, dan tidak di anggap.

"Kepercayaan yang kalian khianati, kebahagiaan yang kalian runtuh kan, pengabdian yang kalian abaikan. Semua itu, akan kalian bayar satu per satu."

1
LENY
NAH KAN MULAI KELIHATAN AKAL LICIK CAMILA DIA BAIK AKTING ADA TUJUAN DAN ADA MAUNYA MANUSIA MUNAFIK CAMILA😡😡😡
LENY
DYAH MSH BELUM PUAS WANITA IBLIS INI MENCACI MAKI MELA YG GAK BERSALAH😡😡NIKMATI AJA DULU MANTU KESAYANGANMU DYAH LIHAT NNT APAKAH CAMILA BENAR2 WANITA BAIK TULUS🙈🙈😡
LENY
RAHMAN DARI AWAL MEMANG PECUNDANG BERBOHONG FITNAH DINO MELA 😡😡😡
LENY
TUNGGULAH MANUSIA2 DURJANA KEHANCURAN KALIAN KARMA ITU ADA😡😡😡
LENY
SEPERTINYA APA MU GKIN BOSS ATMA GROUP DINO YA 😊🙏
DYAH RAHMAN CAMILA KALIAN MANUSIA2 BIADAB TAMSK RAKUS. DYAH SELALU MULUT TAJAMNYA MENGHINA MELA TUNGGULAH KEHANCURAN KALIAN. LINA ANAK DURHAKA 😡😡😡
Marina Tarigan
camila orang cerdik cerdik yg baik dancerdik yg jahat rahman
Marina Tarigan
ke apa berbahaya karma kalo ada uh mengontao
Marina Tarigan
sdh nenek keriput ya usia 40 thn Dino r5 thn ya nlm niksh di zdinonya
Marina Tarigan
dino teman masa kecilmu yg dulu duka sm kamu mel tapi lebih cepat rahmannya terima saja supaya. ada pelindungmu
LENY
PARA PRCUNDANG JULID IRI HATI TANDA TAK MAMPU😡😡
LENY
DINO ORANG YG DI KOTA CEO KAYAKNYA🙏
Yuli Yuliawati
Pelakor nggak di kasih balasan tor
Yuli Yuliawati
enak jadi pelakor menang banyak
nggak adil dong buat istri sah 😭😭😭😭😭😭
Yuli Yuliawati
enak jadi pelakor dan suami durjana kalau malah makin sukses
buat balasan yang settir
LENY
KASIHAN KAMU MELA PEKERJA KERAS ULET BAIK HATI TAPI ADA AJA MANUSIA BUSUK HATI YG IRI 😥😥😡😡
Yuli Yuliawati
alur nya yang runtut tor
biar yang baca nggak bosan
LENY
JANGAN2 MANTAN SUAMI DARMI IBLIS BEJO😡😡
LENY
PASTI ADA YG JAHAT IRI HATI DIMANAPUN🙈
Yuli Yuliawati
Belum berakhir penderitaan Mela
pelakor dan suami durhaka nya dapet balasan setimpal dong
Marina Tarigan
semoga hati yg dulu bertaut kembali ya mel dan juga sbgzi teman join kalian semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!