NovelToon NovelToon
Rekah Hati

Rekah Hati

Status: tamat
Genre:Single Mom / Janda / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:211.5k
Nilai: 5
Nama Author: skavivi selfish

Kendranata harusnya dipanggil ’Om’ oleh anak kembarannya. Hetty pun tak ingin benar-benar digenapi setelah pesona Pranata membawa cintanya pada hitam putih kehidupan yang menikam emosi.

Di antara harapan yang meninggi, resah yang enggan pergi, dan tanggung jawab yang melilit kalbu. Kendranata dan Hetty seakan tengah berdansa di atas bara api yang menawarkan drama-drama pelik yang menjadi konflik.

Tak sekedar benturan-benturan untuk mencapai titik pemahaman, ada Sanya yang menjadi cinta sejati Kendranata dan Sugandi yang menjadi pelabuhan terakhir si janda badung, Hetty.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skavivi selfish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menetap disini

Sanya tidak tahu harus berkata apa setelah mobil Kendranata tiba di rumah Herlambang yang terlihat tak memiliki banyak aktivitas. Kesunyian dan ketentraman terlihat di sekujur bangunan yang indah di pandang dari segi manapun itu.

Sanya yang sudah bercengkrama berulang kali dengan hati dan pikirannya terlihat cemas.

Dengan bijak dan penuh perhitungan Kendranata meraih tangan Sanya yang memangku Bramasta.

“Kita minta izin nikah hari ini, kalau ibu diam atau menolaknya jangan sedih. Kita punya cinta yang sudah berkali-kali di uji tapi masih sama rasanya seperti waktu pertama kita kencan di taman Pura Mangkunegara.” Kendranata memperhatikan wajah Sanya lebih lekat. Memompa detak jantung gadis yang pucat itu.

“Masih sama tidak? Apalagi langsung jadi ibu begini, sulit pasti buat kamu menerimanya.”

“Bukan masih sama, tapi lebih kokoh dan nggak sulit buat aku menerimanya asal ada kamu mas Kendra, ada kamu nggak perlu yang lain.” Sanya mengeratkan genggamannya, mencari kehangatan di tangan Kendranata. Namun kehangatan itu justru datang di hati Kendranata.

“Iya sama aku karena tidak ada kriteria yang mampu memenuhi keinginanmu kecuali aku.” Kendranata terbahak, teringat keinginan Sanya yang harus memiliki pacar di level atas. “Cuma aku, Sya.”

“Ya sudah ayo kita masuk, tapi mas Kendranata jangan berantem sama ibu atau bapak lho kalau tidak sesuai isi hati.” Sanya melepas tangan Kendranata.

“Terus ibu nggak bisa memberi pernikahan mewah di rumah, mas mau apa adanya saja?”

Kendranata membantu Sanya melepas sabuk pengaman sebelum turun mobil, ia membuka pintunya seraya meraih Bramasta yang sudah tiga hari ini tidur bersama pria itu.

“Kepepetnya kita nikah di KUA saja, yang penting sah.” Seulas senyum Kendranata berikan. “Aku sudah lama Sya menanti hari ini dan ke KUA.”

Sanya melompat turun dari mobil dan menunjukkan sisi polosnya tanpa ada kepura-puraan.

“Sudah ngebet, ya? Mau adik buat Bama?”

Tawa Kendranata yang terdengar dari dalam rumah membuat Rani langsung membuka pintu.

“Dari mana saja mas Kendra? Ibu nyari terus.” Rani geleng-geleng kepala, lalu setelah melihat tidak ada Hetty di depan matanya Rani mengernyit.

“Nggak ikut Mbak Hetty, masih takut sama bapak?”

“Mbak Hetty baru nyari ular kadut di dekat hutan.” gurau Sanya untuk mengusir rasa cemasnya. “Dua tahun kalau berhasil, kalau betah wah bisa lama sekali dia petualangannya.”

“Untuk apa Mbak Hetty cari ular kadut? Emang nggak takut ular?” sahut Rani yang tertipu wajah serius Sanya.

“Ya untuk di pelihara kali, aku juga tidak yakin.” Sanya menyembunyikan senyumnya di balik kain jilbabnya.

Melihat wajah Rani masih di hiasi tanda tanya yang sudah di mengerti, Kendranata menimpali penjelasan Sanya.

“Hetty kerja di Sumatra, kita jauhkan biar bapak tidak mencarinya.” akunya walau bohong karena keberadaannya hanya perlu ia yang tahu.

“Oh mas Kendranata usir secara halus. Paham-paham, takut Mbak Hetty khilaf terus-terusan pasti.” Rani tersenyum lega seraya mengikuti mereka masuk ke dalam rumah.

“Saya mau bicara dengan ibu dan bapak di ruang keluarga, Rani. Panggil Mbok Tumi sekalian.” ucap Kendranata.

Aduh pasti penting ini. Mana ibu lagi meriang.

Tetapi Rani menurut, dia memanggil Herlambang di halaman belakang dan mengajak Indri ke ruang keluarga.

Pertemuan yang terjadi di malam hari itu syarat akan kegentingan. Namun bagi semua pihak sudah tahu maksud dari tujuan Kendranata.

Herlambang menghela napas. “Bapak ini cuma tinggal punya anak kamu, Ken. Bapak sudah tidak punya keinginan apapun untuk menuntut banyak hal atau melarang kamu.” ucapnya memulai pembicaraan.

“Bagaimana dengan ibu.” Kendranata menatap Indri yang memasang wajah datar.

“Saya meminta restu dari kedua belah pihak bapak dan ibu untuk menikahi Sanya dan menjadi pengganti orang tua Bramasta.”

Untuk sesaat, Indri hanya melihat orang-orang di sekelilingnya tanpa bicara. Kedua tangannya yang bertumpuk anggun di pahanya mengepal.

Herlambang yang melihat istrinya susah berkerjasama menghela napas. “Mau cari yang bagaimana lagi? Anaknya sudah sreg sama Sanya dari dulu. Sudah sering bapak dapat laporan Kendranata masih sering datang ke rumahnya setelah kamu minta mereka putus tahunan yang lalu.”

Di luar ekspektasi Indri, ia merasa dikecewakan oleh kenyataan karena anaknya sudah mengaku putus dan tidak menjalin apa-apa dengan gadis yang hanya menundukkan kepala itu.

Berbeda dengannya, Kendranata tampak sedang menerka-nerka permainan yang bapaknya tunjukkan.

Kira-kira bapak setuju tidak ini, apa mungkin ada hubungannya dengan izinku membiarkannya nikah lagi. Runyam.

Indri terbatuk. “Jadi maksudnya kalian masih menjalani hubungan setelah bilang putus ke ibu?”

”Pacaran itu hanya komitmen untuk saling mengakui seseorang sudah dimiliki, Ibu. Sedangkan menjalani hubungan setelah putus adalah fase dimana tidak perlu mengakui sebagai pacar tapi menjadi pendamping dalam segala situasi.” jawab Kendranata yang membuat Sanya dan Rani melebarkan mata.

Sanya mengedip-edipkan mata setelah Kendranata menyentuh punggung tangannya.

“Aku benar-benar serius meminta ibu dan bapak merestui hubungan kami, hanya ini yang Kendranata inginkan.” Kendranata yang memangku Bramasta mengelus kepalanya.

“Anak Pranata akan menjadi tanggung jawabku, tidak akan tinggal di sini biar tidak ganggu ibu tapi aku sangat sangat senang ibu mau mengunjungi kami rumah Bu Sri.”

Kendranata tersenyum.

Rani yang melihat wajah Indri mulai berlarut-larut dan penuh pertimbangan mengelus pundaknya.

“Kalau sudah sreg dan bahagia, cuma tinggal satu jalan yang bisa bapak berikan. Membuat rumah ini lebih banyak kebahagiaan. Ibu kesepian, toh? Ibu sering bilang sama Rani, rumahku sepi, Nduk. Anak-anakku pada pergi, pada jadi orang asing. Ibu dilupakan.” ungkap Rani yang mengeluarkan rahasia Indri.

Indri sontak menoleh sambil menepuk punggung tangan Rani. “Kok kamu malah bilang-bilang di depan anakku lho, malu.”

“Iya aku bilang, kan aku di sini yang bayar anak ibu, bukan bapak apalagi ibu.” jawab Rani dengan muka polos.

Kendranata menyembunyikan senyumnya di belakang kepala Bramasta.

“Semoga ibu mau menurunkan gengsinya.”

Tidak bisa mengeluarkan kata cuma, Indri mencubit kecil tangan Rani. “Bersekongkol kamu, ya.”

“Tidak ibu!” Rani menggeleng. ”Tapi sungguh alangkah bagusnya jika ibu memberikan satu peluang kebahagiaan untuk mas Kendranata, Mbak Sanya dan Bramasta untuk saling bersama-sama. Toh kunci kebahagiaan seorang ibu adalah melihat anak bahagia. Apalagi sekarang cuma mas Kendranata yang ibu miliki.”

Indri menundukkan kepala, menyusun setiap kata yang terlontar darinya, Rani, Kendranata dan Herlambang yang hanya perlu ia garis bawahi.

“Apa memang kamu bersedia menjadi istri Kendranata dan ibu dari anak Pranata, Sanya?”

Sanya memberanikan diri menatap Indri. “Saya sudah training beberapa hari ini mengasuh Bramasta, meski betul yang diinginkan Bramasta hanyalah mas Kendranata, saya siap menjadi ibu sambung Bramasta sekaligus istri yang dicintai mas Kendranata.”

“Tinggal di sini setuju?” tanya Indri.

“Mas Kendranata mau tinggal di sini?” tanya Sanya. “Jawaban mas Kendra yang menentukan, ibu.”

“Aku punya rumah sendiri.” sahut Kendranata.

“Kalau kalian ingin menikah dan membesarkan Bramasta bersama-sama, menetap di rumah ini sama ibu.” pungkas Indri seraya mengangkat tangan. Mengakhiri pembicaraan serius malam itu.

1
neur
, 😎🤩
Firan Senja
Sosok kendra di JKK seolah si antagonis yg muncul sebagai destroyer. Bikin hati was was. Tapiiii di RH, mas ken ken muncul dengan karakter yang baru, yg bikin readers ga enak hati udah suudzon sama mas ken. Mungkin ini yang dimaksud kendra kalau dia berbeda dari pranata.. Kendra setia, tak mendua, berani membawa pujaan hati meski tau menurut keluarga mereka tak sekasta.
Aku suka betapa kendra teramat menjaga dirinya dari mantan kembarannya..
Full tanggung jawab meski dengan caranya atas semua warisan masalah yang ditinggalkan pranata. Ikutan ngerasa lelah saat kendra bilang capek. Segitu terbawanya aku sama cerita yang disuguhkan authornya.
Thx atas selipan slice of life yang bermakna di setiap episode nya.
Sukses,.bahagia dan sehat untuk authornya..
Firan Senja
karena kalimat ini aku suka kendra...
anita dyah Juniarti
alur ceritanya beda dr yg lain...Gk gampang tertebak...tp seru..santun bahasanya...sukaaaaa bgt...
anita dyah Juniarti
suka bgt dg ceritanya...alur cerita yg beda dr yg lain...tebakan awal sy, Hetty dg mas Ken-Ken... ternyata terkecoh saya... hehehe
Stlh ttg Mas Domi dan Jogja...sy jd penasaran dg karyamu yg lain...semangat berkarya ya..
Lia Kiftia Usman
hetty... mau gimanapun yg dihadapinya tetap hidup berjalan tanpa menunggu sampai hetty siap... waktu terus berlalu meninggalkan...
Ena Ariani
Luar biasa
nuryani muntarom
wuihhh.. tampangnya judes trnyata bijaksana jg si kendranata ini
nuryani muntarom
keluarga gendeng memang..ternyata se gendeng2nya kendranata dia yg paling bener di kelurganya, wkwkwk
nuryani muntarom
wkwkwk..sebelas dua belas sm pranata
nuryani muntarom
wahh..telak bgt. Sanya pinter jg..
nuryani muntarom
please thor..bikinin sequelnya yg versi POV nya dominic dan pranata. Aq nyesek bgt tau gak thor sm oengkhianatan pranata ke rastanty & Dominic, lagian knpa jg Dominic nya diem wae ditikung sm pranata padahal Dominic kan lbh dulu suka sm rastanty
ig : skavivi_selfish: POV Dominic ada di cerita Jogja, Kamu, dan Kenangan kak. kalau POV pranata belum buat, follow Instagram aja buat tau infonya
total 1 replies
Anggita Sari
Luar biasa
Elisanoor
bikin nagih karya Sist Vivi, pdhl lagi nonton drama korea tapi pengen baca novel2 Sist Vivi 😅
may
Melayang dikit🤣🤣🤣
Widayati Y
Luar biasa. suka karya mb vi
Ray Aza
ratih opo mira thor?
Ray Aza
/Tongue//Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/..... syuukaaaaa.... selevel ini sm pasangan icel n paijo. soriii bacanya paijo duluan thor.. tadinya ga minat sm heti tp kepo sm pov ken ken... heheheheee
Ray Aza
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/..... mantaabsss...
Ray Aza
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/.... makjlebbb..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!