🔥KARYA KEEMPAT
✔SEDANG DALAM TAHAP REVISI!
✔WAJIB UNTUK MEMBACA MAFIA GIRL VS KETUA OSIS AGAR TIDAK BINGGUNG 😉
😈DIMOHON UNTUK TIDAK MENFOTO COPY! ATAU PLAGIAT! PLIS LAH INI HASIL PEMIKIRAN SAYA😭 KALAU PUNYA OTAK PIKIR SENDIRI!
Badgirl bertemu badboy apa jadi nya?
Sementara disisi lain ketua osis dengan seorang stalker? apa dia di notice atau malah....
Dan disisi lain juga cinta yang tak sengaja dipertemukan
SEASON 2 DARI MAFIA GIRL VS KETUA OSIS
SLOW UPDET!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi fatmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS 33
🌟HAPPY READING🌙
.
.
"sepertinya memang lebih pantas untuk sekedar mengagumi bukan untuk memiliki"
Calista Jasmine
.
.
.
"mending lo berdua aja yang bilang" usul Calista ikut berbicara
gawat!
eh? tapi tunggu, bukan kah itu suara Calista? pas banget pikir Viola tersenyum simrik
"sini biar gue yang tunjukin" bisik Viola menyombongkan diri nya lagi membuat Bastian seakan ingin mual melihat nya
"gue mau bicara sama Calista"
"lah terus ngapa lo telpon gue? bukan nya telpon Calista!"
"ya biar greget aja, udah kasih Calista ngapa? nggomong muluk lo kek cabe cabe an di perempatan" ucap Viola asal membuat Alan berdecak malas tapi tak ayal tangan Alan memberikan handphone nya kepada Calista
"ada ap-"
"huwaaa Cal lo sayang gue kan? iya kan? pasti iya dong kan lo baek mana mungkin lo kagak sayang gue di tambah lagi gue kan sahabat lo" cerocos Viola saat melihat foto Calista di layar handphone Bastian
"iya iya ada apa?"
"lo bisa bantu gue gak? buat bikin Alana sama Leo balikan kalau bisa langsung tunangan?" tanya Viola memelankan suara nya, takut Alan mendengarkannya namun terlambat Alan sudah mendengarkannya
"bis-"
"gue kagak terima!" kini handphone itu berahli kepada Alan dan menampilkan wajah datar Alan
"mampu* singa nya keluar, hadepin tuh" kekeh Bastian membuat Viola menatap sebal ke arah Bastian yang kini tengah tertawa terbahak bahak
"tap-"
"lo mau Alana kembali seperti dulu ha? kembali jadi Alana yang datar dan dingin bahkan untuk bicara ke lo berdua aja dia selalu menghindar, gue udah hilang kepercayaan ke Leo" ucapan Alan mampu membuat Viola terdiam
bener apa kata Alan, sejak Leo memutuskan hubungan antara Leo dan Alana tanpa suatu alasan membuat Alana menjadi datar, dingin dan tak tersentuh bahkan Alana tawuran atau pulang larut malam kadang kadang Alana lupa untuk pulang
namun karena tamparan Mommy Alana dan ucapan yang Viola tak tau apa itu membuat Alana kembali lagi seperti dulu walau perlahan
"tapi gue janji Al kali ini aja, beri Leo kesempatan satu kali aja... gue jamin Leo bakal menjaga Alana dengan baik"
"gak! lo tau sendiri gue gak bisa liat adek gue sakit!"
"haishh...... Cal tolongin dong" mohon Viola dengan mata yang berkaca kaca membuat Calista yang melihat nya tak tega
"udah dong Al kasih aja, kasihan" mohon Calista dengan puppy eyes andalan nya membuat Alan memalingkan ke arah lain pandangan nya
apa apa an itu! itu terlalu imut!
"ya udah satu kali! kalau sampai terulang lagi gue habisi si Leo"
"nggak bakal! huwaaa thanks Al!"
tut tut tut
"lo ngapa nangis?" tanya khawatir Bastian
"ini nama nya air mata buaya be*o, gegara air mata ini selesai kan rencana kita!" sorak Viola senang sambil menghapus sisa sisa air mata nya
"dasar licik"
"dasar gak gentel!"
"dasar cewek"
"apa lo mau nantangin adu bacot lagi! ayok sini gue ladenin!"
"di pending dulu ya mbak" ucap Bastian lalu melajukan mobil nya menuju mansion Alana
sementara di tempat lain, yaitu di Newyork
hening
mendadak ruangan itu kembali hening, Alan maupun Calista mereka berdua tak ada yang berani membuka suara dulu an
"ehem, kita dapat bagian apa?" tanya Alan membuat semua lamunan Calista buyar seketika
"emm, oh ya kita dapat bagian sel! iya sel! bentar bentar gue ambil peralatan nya"
"bukan kah lo tadi bawa peralatan ya kesini? ini apa?" tunjuk Alan ke beberapa peralatan yang tadi di bawa Calista membuat langkah Calista mendadak berhenti, Calista langsung menatap barang barang yang tadi di tunjuk Alan
dan benar saja semua ada di meja! bodoh kau Calista benar benar bodoh!
kini rona merah di pipi Calista semakin membanyak
"mau pergi ke suatu tempat dulu?" ajak Alan
kembali lagi di jakarta, yaitu tepat nya di mansion Alana
"udah dong acara peluk pelukan nya, kami para kaum jomblo iri loh" ucap Nessa dengan payung berwarna hitam yang ia bawa begitu juga dengan yang lain
"tau tuh si Alana sama Leo, lo berdua gak tau hujan apa?" tanya Ben ikut menggoda
"uhh, cocuit bat sih kelean...dedek mau di peluk juga" timpal Viola dengan gaya sok imut nya
"pajak nya woyyy jangan lupa" tambah Bastian
"selalu lo berempat perusak suasana" kesal Leo menatap datar ke empat teman nya itu yang kini tengah menampilkan wajah sok polos masing masing
"lo ber empat ngapain bawak bawak payung? lo kata mau ke kuburan ha? pakek acara warna item segala" cerocos Alana membuat semua langsung terkekeh mendengarkannya
"nginep mansion Alana kuyy!"
"kuyy"
"kuyy, entar lo berempat jadi babu gue yak"
"berempat? kita kan berlima Al? mata lo rabun ha?"
"iya ber empat lo, Nessa, Bastian ama Ben"
"lah kok! kakak gue gak ikutan Al?"
"kakak lo istimewa, adik ipar" kekeh Alana lalu melangkah kan kaki nya menuju mansion milik nya
"wahh parah lo Al!"
"baek baek yak jadi babu nya Alana" ejek Leo lalu ikut melangkah mengikuti Alana membuat ke empat orang tersebut memanyunkan bibir nya berjamaah
👑LIKE👑
Newyork, 07.00 pagi universitas Alan dan Calista
"huft, akhirnya selesai juga tuh kelas, males banget denger ocehan tuh dosen! udah tua banyak ngoceh juga!" gerutuh gadis dengan kuncir dua di kepala nya membuat nya nampak terlihat imut, dia Candy salah satu teman Calista
"hahaha waktu ada dosen nya aja lo gak bilang tapi di sini mengerutuh" ejek Calista membuat Candy hanya dapat menampilkan seluruh deretan gigi gigi putih nan bersih nya
"Calista ya? ini buat lo" ucap seseorang cowok yang penampilan nya sama persis dengan Calista, sama sama terlihat agak cupu namun pintar
"astaga temen gue" kaget Candy tersenyum lebar
namun belum sempat Calista menerima bunga itu tiba tiba bunga itu di ambil paksa oleh seseorang laki laki lalu membuang nya ke arah tong sampah dan menggantikan nya dengan bunga mawar baru yang laki laki itu punya
"maaf bro dia cewek gue" ucap ralat usir Alan dengan nada datar
melihat tatapan datar dari Alan membuat cowok tadi terlihat ketakutan dan memilih pergi dari sana setelah mengucapkan kata "maaf"
"emm, makasih udah bantu gue" ucap Calista tulus lalu mengngembalikan bunga mawar tersebut kepada pemilik nya
"simpan itu karena lo udah jadi cewek gue" ucap Alan tersenyum lembut ke arah Calista lalu langsung pergi dari sana
deg deg deg
jantung Calista terus saja berdetak lebih kencang dari pada biasa nya
apa ini? dia jadi pacar nya Alan! cowok yang sukai sejak 5 tahun ini! dan sekarang lihat lah!
"huwaaa so sweet banget sih kalian" ucap Candy
brugh
"ASTAGA CALISTA!" teriak Candy saat tubuh Calista terbaring di dingin nya lantai ralat Calista pingsan! hanya karena di kasih bunga oleh cogan!
BERSAMBUNG~
DETIK DETIK AND😅
LIKE, KOMEN, VOTE, KASIH RANTING 5 DAN TAMBAHKAN FAVORIT👈 JANGAN LUPA 😢
SEE YOU NEXT CHAPTER😉
BABAY~