NovelToon NovelToon
My Crazy Husband

My Crazy Husband

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Obsesi / Pengganti / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: aulina alfiana

"Kenapa lo melakukan ini pada gue? apa lo lupa jika gue adalah calon tunangan kakak Lo?"


Diego meraih tubuh Aruna yang saat ini masih tertutup hanya selimut saja..dan berusaha untuk memeluk Aruna dan menenangkan Aruna.


"Karena gue cinta sama lo, dan gue tidak mau lo jadi tunangan kakak gue."

Ya, sudah lama Diego mencintai Aruna tapi sayang sekali, Aruna tidak ada rasa dengan Diego yang mana malahan menanggap Diego sebagai musuh bebuyutan nya, dan seperti setan yang tiba tiba berada di samping nya tanpa ia minta.

Tetapi kenyataan berkata lain, bahwa ia harus mendengar sendiri jika Aruna yang dijodohkan dengan Kakak kandung Diego, hingga membuat Diego kehilangan akal dan memperkosa Aruna.. supaya pertunangan Aruna dengan sang Kakak batal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Love You

Setelah memberikan minuman itu kepada Dino, Digo tersenyum kemudian laki-laki itu melihat ke arah Aruna, tentu saja dengan senyuman yang mengembang dan juga melangkahkan kakinya untuk menghampiri Aruna.

Tentunya semuanya yang ada di sana bersorak-sorai karena mereka penasaran siapa yang dihampirinya, jangan jangan salah satu perempuan yang ada di sini.

"Aduh kok ke deg-degan, siapa sih yang dihampiri Digo, jangan-jangan gue."

Ya ada-ada saja yang berbicara seperti itu, pasalnya mereka tidak menolak pesona dari Digo apalagi saat ini Digo single dan tidak menjalin hubungan dengan siapapun juga karena baru tadi pagi Digo putus dengan kekasihnya itu, maka dari itu semua perempuan yang ada di sana harap-harap cemas, mengharapkan jika Digo menyukainya dan tentunya berharap juga kalau Digo kali ini menghampirinya dan entahlah apa yang ada di pikiran oleh perempuan itu, yang mana mereka memang sangat mengidolakan sosok Digo.

"Aruna..."

Lagi lagi semuanya melotot ke arah Aruna, di mana saat ini Digo sudah berdiri di depan Aruna dan mereka hampir tidak percaya mengapa Aruna yang dihampiri Digo.

Okelah Aruna memang cantik bahkan Aruna juga idola di sekolahan ini tetapi mereka juga tahu jika antara Aruna dan diikuti saling bermusuhan terlebih lagi Aruna sepertinya perempuan itu sangat membenci Digo dan semua orang tahu.

Rasanya tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Diego kali ini hingga semua mata yang ada di sana tertuju kepada Aruna dan Digo, bahkan Miranda dan juga Ryan yang masih ada di lapangan itu juga melototkan matanya melihat kejadian ini yang sama sekali tidak diprediksi oleh mereka.

"Terima kasih."

Dengan cepat Digo mengambil minuman yang saat ini masih dipegang oleh Aruna dan tentunya minuman itu sudah habis separuh dan Digo dengan cepat pula meminum minuman itu, tentunya itu adalah minuman sisa dari Aruna dan juga pastinya ada bekas bibir di botol itu namun sepertinya Digo tidak jijik atau apapun, malah ia sengaja untuk meminum dari semua sudut yang pastinya seperti merasakan ciuman dari Aruna.

Sementara Aruna hanya diam saja, perempuan itu melongo tentunya melihat ke arah Digo yang tiba-tiba menghampirinya dan mengambil minuman dan langsung meminumnya dan Aruna sendiri tidak bisa berbuat apa-apa, ingin rasanya ia mendorong Digo atau meninggalkan lapangan itu namun ia tahu jika yang dilakukannya itu adalah salah toh juga Digo sekarang jomblo jadi tidak ada yang akan marah padanya meskipun semua perempuan-perempuan saat ini melihat ke arah dan pastinya mereka iri bahkan tidak senang dengan apa yang sudah dilakukan dikupadanya.

"Ha? Dasar gila!!"

Bukan hanya mengambil minuman saja ternyata Digo juga mengambil handuk yang ada di pundak Aruna, kemudian dengan cepat Digo meraih tangan Aruna dan meminta Aruna untuk mengelap keringatnya.

Tentunya mendapatkan seperti itu Aruna ingin sekali melepaskan tangan Digo, namun sayang sekali laki-laki itu dengan erat memegang tangannya hingga mau tidak mau pergerakan Aruna meskipun pelan tetap menghapus keringat yang ada di wajah Digo saat ini.

"Brengseekk!! Ternyata benar jika cewek itu yang membuat Digo memutuskan gue."

Ya Miranda memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh Digo yang nyatanya saat ini perempuan itu mengepalkan tangannya, cemburu otomatis. Karena ia merasa Digo selama menjadi kekasihnya itu tidak seperhatian seperti itu tetapi mengapa dengan Aruna tiba-tiba Digo bersikap lembut dan mesra dan juga ia marah dengan Aruna, tentunya ia merasa jika Aruna adalah penyebab kandasnya hubungannya dengan Digo yang membuat Digo memutuskannya.

Begitu juga dengan Ryan, Ryan yang sedari tadi memperhatikan keduanya ia juga panas rasanya dan ingin sekali menarik tubuh Aruna dan membawanya keluar dari sini tetapi tidak bisa, bukan karena takut atau bagaimana namun waktunya saja tidak pas.

Memang Ryan sangat mencintai Aruna namun ia juga belum mengatakan itu kepada Aruna dan Ryan menunggu waktunya tiba.

"Lo lihat kan perempuan yang lo cintai sekarang bersama dengan Digo, kalau Lo memang benar-benar cinta sama Aruna mending nyatain perasaan lo dan jangan biarkan Aruna bersama dengan Digo atau kita buat kesepakatan saja kita kerjasama untuk memisahkan Digo dengan Aruna, kalau gue untung lo juga untung."

Ucap Miranda kepada Ryan yang saat ini tidak sengaja mereka duduk bersebelahan dan mereka berdua melihat pasangan Digo dan Aruna begitu mesra meskipun mereka berdua tahu jika keduanya belum jadian namun dengan gelagat Digo yang tersenyum manis kepada Aruna dan memperhatikan Aruna, mereka juga semakin yakin jika keduanya sebentr lagi akan menjalin hubungan.

Ryan hanya diam saja, ia memang sangat mencintai Aruna tetapi menuruti apa permintaan dari Miranda itu jelas tidak mungkin. Ryan tahu Miranda itu bukan perempuan yang baik-baik, Miranda itu adalah perempuan yang licik dan bisa menghalalkan sejarah cara untuk mendapatkan segala sesuatunya, bahkan salah-salah nanti Ryan tidak bisa mendapatkan Aruna, malahan Aruna yang celaka ... itu pikiran Ryan, jika ia tetap mau bekerja sama dengan Miranda.

Ryan yang terbakar cemburu, langsung saja meninggalkan Miranda, ia tidak mau bekerja sama dengan perempuan licik seperti itu dan juga Ryan tidak mau melihat kemesraan antara Digo dan Aruna, karena laki-laki itu tidak siap dengan apa yang akan terjadi kedepannya.

"Sialan Ryan!! diminta untuk kerjasama malahan pergi!!"

Sedangkan Digo, ia yang sudah mendapatkan perhatian khusus dari Aruna, meskipun ia yang memaksanya terus saja mengembangkan senyumannya bahkan laki-laki itu dengan manis mengusap pucuk rambut Aruna yang membuat semuanya iri dengan apa yang dilakukan oleh Digo.

"I love you, jangan lupa setelah pulang sekolah kita jalan."

Bisik Digo di telinga Aruna yang mana laki-laki itu kini sudah kembali lagi ke tengah lapangan dan tentunya sebelum pertandingan itu dimulai lagi Digo lagi lagi mengedipkan matanya ke arah Aruna, seakan-akan ia ingin mengatakan perasaannya saat ini juga namun ia tahu Aruna belum siap untuk menerima semuanya ini dan juga harus menahannya.

"Tuh kan benar yang gue bilang, siketos itu cinta sama Lo, Run. Buktinya saja dia bela-belain ke sini untuk menghampiri lo, aduh kalau gue jadi lo gue akan terima cinta dari ketos."

Vina tahu apa yang diucapkan oleh Diego barusan, meskipun Digo mengatakan secara berbisik kepada Aruna, namun pendengaran Vina itu sangat tajam sekali, ia juga mendengar jika Digo menyatakan perasaannya kepada Aruna meskipun Vina yakin jika sahabatnya itu pasti akan menolak mentah-mentah pernyataan cinta dari Digo.

"Ya sudah kalau begitu lo aja yang sama si ketos gila, gue si ogah!!"

Dengan cepat Aruna meninggalkan Vina, ia memang sejak tadi tidak ingin melihat pertandingan yang dimainkan oleh Digo dan keempat sahabatnya itu terlebih lagi suara-suara di belakang dan di samping yang membuat Aruna risi, yang sedari tadi membicarakan tentang hubungannya dengan Digo seperti apa yang pastinya mereka semua iri dengan apa yang sudah dilakukan Digo kepada Aruna.

1
Elizabeth Zulfa
klo gak enak sama Natan za mending tinggal dirumah ortunya Aruna kn bisa... jdi Natan tetep bisa tinggal sama mami papimu Diego
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Nathan itu bukannya CINTA,TAPI OBSESI..
Qaisaa Nazarudin
Lha kenapa gak nanya ke Nathan?? Kenapa nyalahin Digo,Digo seperti itu juga karena ingin mempertahankan HARGA DIRINYA,Dan juga Aruna..Harusnya NANTHAN TUH SURUH DIA MOVE ON,KAYAK GAK ADA CEWEK LAIN AJA..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Duuhh makin bingung dengan typo nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
MENEMUI BINATANG SIANG INI..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Typo bertebaran..
Qaisaa Nazarudin
Novel yg terlalu banyak bab sampai ratusan,mengandungi banyak komplik,Dan Alurnya makin bertele-tele,Padahal Alurnya bagus,Harusnya to the point aja,Gak perlu drama kayak ikan terbang..🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Udah sejauh bab ini,masih aja Jalang ini di sekeliling Digo..Heran deh kenapa Digo g pernah Tegas ke nih Jalang..ckk
Qaisaa Nazarudin
Suami Siaga..
Qaisaa Nazarudin
Kalo dunia nyata itu bukannya hanya bengkak dan merah doang,udah robek dan lecet2 malah..
Qaisaa Nazarudin
PERTANYAAN BODOH,UDAH BERAPA KALI DIGO NGOMONG,KAYAKNYA NIH CEWEK AMNESIA KALI YA..
Qaisaa Nazarudin
Sosok Cewek yg paling munafik dlm sejarah pernovelan yg aku baca..
Qaisaa Nazarudin
Astaga niat banget Digo mau malam pertama..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Tidak mandi tapi cuman membersihkan diri..maksudnya apa?? Cuman cuci muka dan gosok gigi doang? Jorok banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Aku baca ulang2 novel ini karena Baper dgn sikap dan perhatian Digo ke pasangan nya,Kalo Aruna mah aku rasa Eneg dan Jengkel,Karena soknjual mahal dan keras kepalanya,Dengan cowok lain ganjen,tapi dengan Digo yg berkorban dan tulus padanya malah soknjual mahal,Yah walaupun Digo caranya salah utk mendapatkan Aruna,Tapi alasannya masuk akal,Gak kayak Aruna yg hipokrit..
Qaisaa Nazarudin
Udah Nathan sama Bina aja sahabatnya Aruna..
Qaisaa Nazarudin: #Vina
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Makanya jadi cowok harus gercep kayak Digo,Harusnya gak perlu ada pertunangan,gak wajib juga,Yang wajib itu ijab qabulnya seperti Digo..
Qaisaa Nazarudin
Berusaha tuh bukan hanya dengan niat doang Run,Tapi disertai dengan perbuatan..Katanya pengen jadi isteri baik,Tapi tetap juga masih ganjen dengan Nathan dan gak bisa nersikap Tegas ma kakak ipar sendiri..ckk
Qaisaa Nazarudin
Kalo Digo gak fokus ijab qabulnya,Ganti aja dengan Nathan om,Pasti Nathan suka banget tuh..🤣
Qaisaa Nazarudin
Karena Digo tau gimana keras kepalanya kamu,yg suka menunda-nunda,Makanya Digo paling gercep,.😂👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!