NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pilihan Mu

Bukan Istri Pilihan Mu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Pelakor / Tamat
Popularitas:568.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Leni Anita

Kania Maharani, harus menerima kenyataan pahit saat sang suami lebih memilih untuk kembali pada sang mantan kekasih setelah satu tahun usia pernikahan mereka.

Dulu mereka di jodoh kan saat Erlan Hadi Wijaya di tinggal kan oleh kekasih nya, demi pria lain.

Setelah sang kekasih berpisah dari laki - laki pilihan nya, dia ingin kembali pada Erlan. Erlan yang masih mencintai Wina, menerima wanita itu kembali tanpa perduli perasaan Kania.

Apakah Kania tetap bertahan dan menerima diri nya di madu, atau memilih mundur karena dia bukan lah istri pilihan suami nya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

Jantung Kania berdegup tak karuan saat mobil mulai memasuki daerah Bogor, dia kembali ke simi dengan membawa status yang tidak dia ingin kan, seorang janda.

Kania tahu dia telah mencoreng nama Abah Muis sebagai pimpinan pondok pesantren ini, tapi dia juga tidak bisa menolak karena diri nya sudah di ceraikan oleh Erlan.

"Ada apa nak? Kau tampak gelisah?" Tanya tante Sarah.

Tante Sarah menangkap kegelisahan pada diri Kania, dari bahasa tubuh nya, dari sorot mata nya.

"Tidak papa tante!" Jawab Kania lirih.

"Kania, semua ini bukan salah mu nak. Suami mu yang brengsek, lalu kenapa kau gelisah? Tidak ada yang bisa menyalahkan mu!" Tante Sarah kembali berkata.

Tante Sarah bisa merasakan apa yang saat ini di rasakan oleh Kania, naluri keibuan di dalam diri nya seolah bekerja dengan baik.

"Kania, kamu tenang saja, biar kami yang bantu jelas kan pada orang tua mu!" Om Rama ikut berkata.

Kania hanya mengangguk kan kepala nya, dia terharu pada ketulusan sepasang suami istri ini. Padahal baru kemarin mereka bertemu, tapi kenapa seolah - olah ada ikatan yanh terjalin sejak lama di antara mereka bertiga.

Perlahan mobil mulai memasuki kawasan pondok pesantren, detak jantung Kania semakin cepat dan tak beraturan. Bayangan wajah kecewa Abah dan Umi kini terbayang di pelupuk mata nya.

Kania langsung meminta agar mobil langsung menuju ke kediaman Abah dan Umi nya, agar dia bisa langsung masuk ke dalam rumah nya. Mobil berhenti di depan sebuah rumah sederhana milik Abah Muis.

"Assalam mu'alaikum!" Kania mengucap kan salam saat tiba di depan pintu.

"Wa'alaikum salam!" Terdengar jawaban dari dalam rumah.

Umi Latifah keluar, dan dia terkejut bercampur bahagia saat melihat putri nya datang.

"Kania, kau datang nak!" Sapa Umi dengan wajah bahagia.

"Iya Umi!" Jawab Kania.

Umi latifah langsung memeluk tubuh sang Ibu, wanita yanh sudah membesarkan nya. Kania mencium tangan Umi nya dengan takzim.

"Kania, di mana suami mu nak?" Tanya Umi Latifah.

Saat ini dia baru menyadari bahwa Kania datang bersama orang lain, bukan suami nya. Umi Latifah merasan sesuatu yang tidak baik tengah terjadi dengan putri nya, karena tidak mungkin Kania pulang tanpa sang suami jika semua nya baik - baik saja.

"Umi,,,, aku,,!" Lidah Kania kelu dan dia tidak sanggup meneruskan ucapan nya.

"Masuk lah ke dalam nak!" Umi Latifah berkata dengan suara lembut.

Umi Latifah ingin menyambut tamu nya, sebab Kania datang bersama orang lain saat ini.

"Silahkan pak, bu! Perkenalkan, saya Umi nya Kania!" Umi Latifah langsung mengulurkan tangan nya pada Bu Sarah.

"Saya Sarah dan ini suami saya, Rama. Maaf bu jika kedatangan kami membuat ibu dan keluarga terkejut, kami hanya ingin berkunjung ke panti dan kebetulan Kania ingin pulang. Jadi kami sekalian mengantarkan nya!" Bu Sarah menjelaskan pada Umi Latifah.

Umi Latifah segera membawa tamu nya masuk, dia meminta bantuan pada seorang santri agar memanggil Abah Muis. Umi Latifah merasakan sesuatu yang tidak baik tengah menimpa putri nya, tapi dia memilih menunggu suami nya terlebih dahulu untuk bicara dengan Kania.

"Assalam mu'alaikum!" Abah Muis datang dan langsung mengucap kan salam.

"Wa'alaikum salam!" Jawab semua orang yang ada secara serempak.

"Eh, ada tamu rupa nya!" Abah Muis langsung menyalami Pak Rama.

"Saya Abah Muis, Abah nya Kania!" Abah Muis langsung memperkenalkan diri nya.

"Saya Rama, maaf Abah jika kedatangan kami mengganggu aktifitas Abah!" Pak Rama berkata sambil tersenyum.

"Tidak kok, saya sangat senang pondok kami ini di kunjungi oleh orang seperti pak Rama!" Abah Muis berkata dengan ramah.

Mereka pun tampak bicara dengan hangat, layak nya keluarga dekat. Umi Latifah membisikkan sesuatu ke telinga suami nya, mengenai Kania.

"Maaf pak Rama, bu Sarah, kami akan menemui Kania sebentar, jika bapak dan ibu butuh sesuatu biar bik jum yang akan membantu nya!" Abah Muis berkata dengan ramah.

"Tidak papa Abah, silahkan!" Jawab pak Rama.

Abah Muis dan Umi latifah langsung menemui putri nya di dalam kamar, ini adalah hal penting bagi mereka.

"Assalam mu'alaikum!" Umi dan Abah mengucap kan salam di depan pintu kamar nya Kania.

"Wa'alaikum salam, Abah Umi!" Kania mempersilahkan kedua orang tua nya masuk.

Kania langsung mencium tangan Abah Muis, ada sisa air mata di sudut mata nya. Abah Muis bisa melihat duka dari mata putri nya, sekalipun Kania tidak bicara.

Abah membimbing putri nya untuk duduk di tepi tempat tidur, dia ingin mendengar semua nya dari mulut putri nya.

"Kania, katakan pada kami nak apa yang terjadi!" Abah berkata dengan suara lembut.

Kania menangis, dia belum mampu berkata - kata. Umi menenangkan putri nya dengan cara memeluk nya, mereka membiarkan Kania menangis agar hati nya menjadi lebih lega dan lapang.

Setelah beberapa saat, Kania menjadi sedikit lebih tenang. Baru lah Umi melepas kan pelukan nya, Abah pun tersenyum pada nya.

"Abah, Umi, maafkan Kania. Kania tidak bisa menjaga mahligai rumah tangga Kania, saat ini Kania sudah di talak oleh Mas Erlan. Mas Erlan lebih memilih untuk kembali pada mbak Wina!" Kania menceritakan semua yang terjadi di dalam rumah tangga nya.

Abah Muis tersenyum mendengar pengakuan putri nya, begitu pun dengan Umi Latifah.

"Kania, kenapa kau harus meminta maaf nak? Semua ini bukan salah mu, jangan menangis lagi nak. Kau tidak pantas menangisi laki - laki seperti Erlan!" Abah Muis berkata pada putri nya.

"Tapi Abah, aku telah mencoreng nama baik Abah dan Umi. Karena aku tidak bisa mempertahankan rumah tangga ku!" Kania berkata sambil menunduk kan kepala nya.

Abah Muis mengangkat dagu Kania, sebuah senyum terbit di sudut bibir nya.

"Kenapa bama baik Abi dan Umi bosan tercoreng nak? Kau tidak melakukan kesalahan apapun, jika kau dan Erlan berpisah. Maka ini semua sudah di takdir kan dan kita tidak bisa menolak nya, jangan menyalahkan diri mu sendiri nak!" Abah Muis memberi nasihat pada putri nya.

"Abah mu benar nak, semua ini bukan salah mu. Kau adalah putri kami, kenapa kau harus takut dan sedih? Kami menerima mu kapan pun dan dalam keadaan apapun, nak!" Umi Latifah memeluk tubuh Kania.

Kania terharu dan merasa lega, seolah beban berat yang mengganjal di hati nya langsung lenyap seketika. Mereka memang bukan orang tua kandung nya, tapi kasih sayang mereka pada diri nya melebihi apapun di dunia ini. Abah Muis dan Umi Latifah memang tidak mempunyai anak kandung, itu lah sebabnya mereka membuka pesantren dan panti asuhan ini dengan harta mereka.

Mereka ingin membesar kan anak - anak yang kekurangan kasih sayang, dan juga memberikan pendidikan gratis pada seluruh santri nya.

1
Inooy
roman2 nya nih om Rama lebih kaya dr papa Beni,,makin suka aq 🥰
Inooy
fix,,tante Sarah ibu nya Kania yg lg mencari keberadaan anak nya....
ternyata masih ada harapan klo Kania anak orang kaya,,,daaan bisa membalaskan sakit hati yg d berikan Erlan..smoga dugaan ku benar ada nyaaa 🤭
Inooy
dasar laki2 g ada otak nyaaa,,udh d kasih istri spek bidadari..masih aj ngejar cinta yg pernah nyakitin kamu sedalam lautan..ingat Erlaaaan, kamu udh d butakan cinta yg belum jelas ketulusan nya..kamu dengan enteng nya menceraikan Kania tanpa rasa bersalah,,,ingat!!! cinta yg tulus g akan pernah menyakiti pasangan nya, sampe rela memilih cinta yg lain 😤

mulai emosi aq 🤯
Inooy
kamu benar2 udh d butakan oleh cinta palsu nya Wina..tunggu aj d saat cinta palsu nya Wina terbuka kebenaran nyaa,,d saat itu istri mu yg TIDAK kamu cintai dn TIDAK kamu anggap udh pergi menjauuuhh!!!!
Inooy
dan cintamu itu PALSUUU,,kamu kembali lg Erlan hanya mengejar materi dn status..aq yakin ituuu!!! 😤
Aghitsna Agis
erlan minra nalikan karena tahu pewarus perusahaan raksasa makanya minta balikan tapi kalau ttp anak panti blm tentu minta bal8kan
Evi Anggorowati
lagian ih bisa2nya dl si erlan depresi ampe mo bundir cm krn perempuan spt Wina.. apa g rugi dia kl ampe bundir gt amit2 dah
martiana. tya
perusahaan kali ya🙏🙏
Inooy
definisi wanita g tau malu,,udh pernah menghancurkan Erlan sedemikian rupa..skarang datang kembali setelah rumah tangga nya porak poranda,,,,
jangan2 hanya alasan aj suami kamu kdrt, Wiiin?
Inooy
maaf kaa, ada typo..bukan Lisa tp Alia 🙏
Inooy
emg yaa lebih sakit klo liat suami dekat lg dengan masa lalu nya, d bandingkan qta d perlakukan dingin oleh sikap suami qta....

ini ni yg d sebut suami g mo mensyukuri apa yg udh Allah berikan, punya istri sholeha tp d perlakukan kaya orang asing...giliran nanti pergi, baaru ngerasain apa itu arti kehilangaaan 😬
Inooy
udh 2 bab mulai menarik nih cerita nyaaa..
Ayla Anindiyafarisa
ngapain bingung Vina kan masih ada cinta katanya saling cinta kan bisa tu belia apapun pake cinta😅😅
Ayla Anindiyafarisa
ini contoh laki laki bodoh
martiana. tya
erlan sungguh bego
Yunita Asep
laah.. inimah pasti bakal kembali am Erlan.. kania, bodoh Erlan dah bekas Wina ih.. ngesellin..!!
vania Shasha
Gemes sama si erlan minta di jitak
Imam Mahdi
nyabelin banget si wina
Reni Setia
makasih untuk novelnya ya
Yunita Asep
Kania mah emang agak bego
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!