NovelToon NovelToon
Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi
Popularitas:31.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senajudifa

Andaikan waktu bisa kuputar kembali, aku ingin bertemu denganmu di saat yang tepat dan di waktu yang tepat untuk bisa mencintaimu sebagai manusia seutuhnya dan bukan hanya sekedar menjadi bayanganmu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senajudifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Hantu Kok Cemburu

Yang mereka herankan kemana motor pak haji Sabri yang diduga juga hilang bersama dana pemerintah itu.

Siapa yang tega membunuh keduanya dan merampok uang mereka???

Jenazah keduanya tersebut diangkut ke rumah pak haji Sabri. Dan yang menjadi pertanyaan penduduk desa pun sama, mengapa tak ada darah di tubuh keduanya seolah darah itu kering seperti disedot oleh sesuatu??

Semenjak kejadian yang mengenaskan yang menimpa ketua RT mereka yang baik itu, semua rencana terbengkalai.

Seolah desa itu tak boleh terlihat maju. Listrik tetap tak bisa masuk, mushola yang direncanakan akan dibangun pun gagal total karena dana pembangunannya raib entah dirampok siapa.

Dua bulan kemudian semenjak kejadian itu Tabrani yang mengaku sebagai keponakan pak Sabri datang dan bersedia menggantikan posisi jabatan RT yang kosong.

Beliau dan istrinya menempati rumah almarhum.

Dan semenjak kedatangan keduanya, banyak kejadian ganjil sering terjadi di desa tertinggal itu. Ada saja setiap bulan yang menjadi korban di hutan pinus itu sehingga membuat beberapa warga ketakutan dan memutuskan hendak pindah keluar desa, tapi seperti terkena kutukan mereka tak pernah bisa pindah keluar desa dan untungnya setelah beberapa bulan berlalu, akhirnya kematian tragis itu sudah tidak terjadi lagi karena warga tidak ada lagi yang berani melintasi hutan lewat jam lima sore.

***Flashback off***

Lalu bagaimana dengan almarhum Hasan tempo hari, paman??" tanya Sena.

"Entahlah mengapa Hasan seolah lupa pada pantangan di desa ini untuk tidak keluar desa lagi di atas jam lima sore!!" kata paman lagi.

"Berarti sepasang mahasiswa dan mahasiswi yang meninggal tragis beberapa bulan lalu juga melanggar pantangan ya paman!!" kata Sena.

"Iya...teman-temannya yang lain sudah melarang mereka untuk tidak turun ke kampung karena sudah sore tetapi pacarnya ngotot ingin turun kekampung mau beli pembalut!!" kata paman Said.

"Besok kalian jadi pulang kekota??" tanya paman Said.

"Kalau Sena sebenarnya belum mau pulang psman tetapi kasihan juga anak-anak mereka ketakutan!!" kata Sena.

"Hanya Juan yang ketakutan mak...Sifa lho nggak takut, nggak tau kalau mbak Dini!!" kata Sifa menimpali.

"Laki-laki kok penakut!!" cibir Sifa sama abangnya itu.

"Memangnya kalau lelaki nggak boleh takut, gitu??" tanya Juan.

************

"Des...Desi...kamu jangan suka melamun dong, ntar kesurupan lagi!!" kata Nurlina saat dia dan Desi duduk berdua.

"Kapan sih Sena balik, Nur!! sepi kita kalau nggak ada dia!!" kata Desi.

"Oh iya Nur, kemarin aku kan disuruh perawat beli nasi di warung samping rumah sakit nih, terus tak lama ada datang seorang cowok, menurutku ganteng banget sih walaupun dia berjalan agak sedikit pincang, dia pesan nasi bungkus juga, terus saat melihat seragamku dia bertanya...!!"

"Mbaknya kerja di rumah sakit sebelahkah?? ya, kujawab iya!!"

"Terus dia nanya lagi apa aku kenal sama Sena?? Ya, kujawab iya lagi!! terus katanya, sampaikan salamku padanya ya!!"

"Saat kutanya dari siapa, dia diam terdiam sesaat lalu memberi tahukan namanya, "Rama!!" kata Desi.

"Rama?? sepertinya aku pernah mendengar nama itu?? tapi di mana ya??" kata Nurlina.

"Terus dia bilang apa lagi??" tanya Nurlina.

"Dia nanya apa Sena itu sudah menikah atau belum??" kata Desi.

"Apa yang namanya Rama itu rambutnya agak ikal dan ada lesung pipi di kedua pipinya terus ada tahi lalat di dagunya??" tanya Nurlina.

"Sepertinya iya!!" kata Desi sambil mencoba mengingat-ingat ciri-ciri lelaki yang bernama Rama itu.

"Oh iya...wajahnya mirip banget sama anaknya Sena yang nomor dua, si Juan ya namanya itu!!" kata Desi.

"Ya iyalah mirip, orang itu mantan suami Sena!!" kata Nurlina.

"Kok kamu tau itu mantan suami Sena??" tanya Desi.

"Aku pernah melihat Sena dan dia bertengkar waktu itu!!" kara Sena.

"Terus kok mereka bercerai ya??? padahal orang yang bernama Rama itu ganteng banget!!" kata Desi.

"Justru itu Des, orang ganteng itu banyak maunya...kita kan juga nggak tau apa permasalahan keluarga mereka yang akhirnya membuat merek bercerai." Kata Nurlina.

"Iya sih...bener juga yang kamu bilang!!" kata Desi lagi.

"Aku jadi kangen sama Sena!!" kata Nurlina lagi.

"Ingat Des, kamu nggak bokeh mengosongkan pikiranmu, ntar kamu kesurupan lagi, repot kita!!" pesan Nurlina.

************

"Kamu beli nasi bungkus di mana Rama?? kok tumben!! kata bu Ayu.

"Warung yang dekat rumah sakit tempat Sena bekerja, bu!!" jawab Rama.

"Mau apa lagi kamu kesana Rama??" tanya ibunya.

"Rama kangen sama Sena, bu!!" lirih Rama yang membuat bu Ayu semakin sedih dan semakin merasa bersalah melihat keadaan putranya itu.

"Maafkan ibu ya Rama, seandainya ibu tidak membawa Lisa Aida di dalam hidupmu tentu rumah tanggamu dan Sena sampai sekarang adem ayem saja!!" kata bu Ayu.

Dilihatnya Rama memakan nasi bungkusnya sambil melamun. Selama beberapa tahun semenjak kakinya diamputasi, Rama hanya bekerja dari rumah saja juga sesekali dia menulis untuk menyalurkan hobinya.

"Rama, kemarin ibu pergi arisan dan kamu tau mereka cerita apa??" kata ibu Ayu.

"Bu siska melihat Aida jalan bergandengan tangan dengan seorang lelaki seumur bapakmu kesebuah hotel!!" kata bu Ayu.

"Apa sekarang dia sudah jadi peliharaan om...om??" tanya bu Ayu.

"Ya biarkan saja bu, itu sudah bukan urusan Rama lagi jadi sudah tidak peduli apapun yang mau Aida lakukan terserah saja, bukankah itu memang maunya dia?? merasa bebas??" kata Rama lalu menyelesaikan makannya.

"Memang sesuatu yang nampak di mata punya derajat dan kedudukan tinggi belum tinggi terpuji perbuatannya!!" kata Rama lalu bangun dari duduknya menuju ke kamarnya.

Perkataan Rama seperti menohok hati bu Ayu karena selama ini selalu menghina Sena sebagai wanita yang tak jelas asal usulnya karena tak mempunyai orang tua.

Selama beberapa tahun ini Rama mengumpulkan uang agar bisa membeli kaki palsu agar dia bisa berjalan lagi seperti dulu.

Dia sudah bosan duduk terus di kursi roda, dia ingin berjalan lagi seperti dulu!!

***********

"Assalamualaikum....!!"

"Waaaikum Salam!!"

"Eh, dek Bian!!! tumben mampir kemari??" tanya Sena yang sedang menyapu halaman.

"Iya, kangen sama mbak Sena!!" katanya malu-malu.

"Hadeuh...dasar berondong labil!!" kata Sena.

"Mbak, paman Saidnya ada??" tanya Bian.

"Ada, masuk aja Bi...lewat samping...paman, bibi dan anak-anak lagi manen ikan di belakang!!" sahut Sena lalu meneruskan menyapunya.

"Masuk aja Bi, lewat pintu samping!!" tiba-tiba Anthony ada di samping Sena dan langsung nyeletuk.

"Apa sih beb...perasaan marah terus mulai kemarin!!" kata Sena menghentikan kegiatan menyapunya.

"Cowok itu tuh kegenitan banget sama kamu!!" kata Anthony dengan raut muka kesal.

"Ya elah....kamu ini!!! habis dari mana kamu kok berjam-jam nggak kelihatan!!" tanya Sena perlahan.

"Aku habis mengelilingi desa ini!!" jawab Anthony masih cemberut.

"Jangan terus cemberut gitu beb...jelek tau!!" kata Sena.

"Iya aku jelek, akukan hantu...Bian tuh yang manusia sempurna yang ganteng!!" kata Anthony manyun.

"Serba salahnya ngomong sama nih hantu bucin...ntar aku jengkel kucium juga nih!!" kata Sena.

Wajah Anthony memerah dan itu semua tak luput dari pandangan Sena.

"Anthony...setahu aku, roh orang yang sudah meninggal itu apalagi meninggalnya sudah ratusan tahun sepertimu wajahnya akan tetap pucat pasi karena sudah tidak mempunyai wadak lagi, tetapi kamu aku sudah melihatmu beberapa kali, wajahmu merona kemerahan sepertinya kamu ini belum meninggal saja, hanya mengalami koma!!" kata Sena.

"Koma kok sampai ratusan tahun, itu bukan koma lagi namanya, itu tanda titik sudah!!" kata Anthony.

"Oh iya...apa yang kamu temukan saat mengelilingi desa ini Anthony??" tanya Sena.

"Aku seperti merasa ada hawa jahat yang mengelilingi desa ini yang arahnya berasal dari hutan pinus itu." Kata Anthony.

"Desa ini sepertinya hendak dijadikan markas oleh mahluk-mahluk yang menyandera roh temannya Bean itu!!" kata Anthony.

"Bean...Bian, beb...sembarangan aja ganti namanya orang!!" kata Sena.

*

*

***Bersambung...

Anthony cemburu ya😊😊 sepertinya Anthony juga mengetahui sesuatu...

Kita cari tau di episode berikutnya ya reader🙏🙏

1
Nur Syamsi
Berarti Antony dmsudah bisa masuk dirumah Sena
Nur Syamsi
deg degan terus bacanya
Nur Syamsi
Siapa Sena sbnarnya ya, knpa mrk pada jatuh hati pdanya sprt Anthony, Baron, Firre dan Bian....
Nur Syamsi
Bagaimna nasibnya roh Ningsih ...
Nur Syamsi
🙈🙈🙈🙈🙈
Nur Syamsi
deg degan terus bacanya thor
Nur Syamsi
Tabrani, RT yg menumbalkan warganya, ayo Paman usir pak RT mu dg Pirre
Nur Syamsi
seraaaaam thor
Nur Syamsi
Tdk ada penyesalan didepan yg ada hanya pembukaan, makanya berfikir sblum bertindak,
Nur Syamsi
Bagus Sena itulah jawaban yg tepat PD keluarga yg Tdk tanggung jawab, ayo Sena panggil Antony biar dihajar tu Mertuamu dan anaknya
ulni wati
bagus ceritanya...tapi ngeri² sedep😀
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Fenti
laaahhhh
Fenti
setangkai bunga 🌹 mendarat 😁
Fenti
setangkai bunga 🌹 mendarat 😁
Fenti
ada apa tuu???
Fenti
heeee kayak dia masih muda saja🤭🤭
Elisabeth Ratna Susanti
keren 👍
Fenti
ya ampyuuun masih aja bertengkar😅😅
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut like 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!