NovelToon NovelToon
Ketulusan Cinta Dara

Ketulusan Cinta Dara

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:948.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cahyaning fitri

Seorang wanita bekerja sebagai Pemandu Lagu di sebuah Club Malam.
Dia berjuang keras menjadi tulang punggung sebuah keluarga,Namun keluarga bibi dan pamannya.
Orang tuanya sendiri sudah meninggal dalam tragedi kecelakaan.

Dara Aulia nama wanita tersebut.Di panggil Dara.Bekerja sebagai Pemandu Lagu disebuah Club Malam.
Namun dirinya masih menjaga kesuciannya.
Pekerjaan Dara henyalah bernyanyi menemani om-om yang galau .Tidak lebih dari itu.Namun melihat dari pekerjaan yang di lakoninya,membuat dia dianggap sebelah mata.

Dara di pertemukan dengan seorang CEO yang super dingin dan arogan,Arthur namanya.Dia mencari seorang istri pura-pura untuk melancarkan sebuah ambisi balas dendam atas masa lalunya.
Menikah di atas Kontrak adalah jalan yang dia pilih.Karena tidak akan ada ikatan cinta di status mereka.Hingga ,sampai semuanya selesai.Arthur dengan mudah meninggalkannya.
Tidak ada kontak fisik itu adalah salah satu perjanjiannya.Namun Apakah mereka akan saling jatuh Cinta??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahyaning fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dara hilang (part 1)

"Dara bekas wanita nakal ." bisik Mira kerena di situ masih ada Cherry.

"Apa ....?" mamah mertuanya terkejut.

"Ga mungkin,Arlan pasti salah orang !"

"Tapi mamah lihat ada foto pernikahan nya.Dan suaminya orang kaya !"

"Atau mungkin dia hanya istri simpanan!"

"Mira pikir juga begitu ....!

"Kalau memang Dara demikian,kau jangan terlalu dekat dengannya.Mamah takut,akan menjadi pengaruh buruk untuk keluarga kita."

"Tapi mah , Dara kan sudah seperti keluarga buat kita.."

"Masa ?"

"Ah,sudah ,turuti saja perkataan suamimu !"

"Ini buat kebaikan keluarga kita."

"Bagaimana kalau dia mengidap penyakit menular !"

"Bisa - bisa keluarga kita..."

"Ih,ngeri..." tante Cyntia bergidik jijik.

"Baiklah mah."

********************************************

Zayden Company

"Hallo, baiklah besok saya akan ke sana!"

Tut..tut..tut

Suara telfon di matikan.

"Bre****sek !" sambil membanting telfon genggam miliknya,Tony yang berdiri di samping jadi ikut terkejut.

"Ada yang coba main-main denganku !"

"Ada apa tuan?" tanya Tony.

"Ton,besok kita harus pergi ke kantor cabang !"

"Ada yang coba - coba bermain denganku !"

"Pesankan penerbangan paling pagi."

"Sampai di sana ,aku langsung ke Perusahaan !"

"Baik tuan."

Seperti biasa,Dara duduk di sofa ruang tamu menyambut suaminya pulang.

Suara mobil terdengar dari luar,Dara yakin itu suara mobil suaminya.

Saat akan membuka pintu,suaminya terlebih dahulu membukanya.

Tentu saja pintu tersebut mengenai kening istrinya.

Dugh..

"Auw.." sambil memegangi keningnya Dara meringis kesakitan.

"Dara,Apa yang kau lakukan di belakang pintu?"

suara Arthur mengejutkan saja.

"Ish,Mas ini."

"Tentu saja , Dara akan membukakan pintu buat mas."

"Karena Dara denger mobil mas,tandanya mas pulang."

"Malah jadi begini !"

Arthur melihat kening Dara agak benjol,dan dengan cepat mengambil kompres .

Setelah di kompres Arthur mengoleskan salep di kening istrinya.

"Bisa tidak,kamu jangan melakukan perbuatan konyol seperti tadi?"

"Konyol?"

"Apa salah kalau Dara menunggu suami pulang?"

"Ya itu.....!"

"Huft..." Arthur membuang nafas kasar.

"Kau harus bisa menjaga dirimu sendiri !"

"Besok aku akan keluar kota !"

"Mungkin selama seminggu."

"Keluar kota?"

"Untuk apa mas?"

"Perusahaan cabang sedang ada masalah."

"Aku harus menyelesaikannya."

"Kau baik-baiklah di rumah."

Dara nampak sedih,mendengarkan penjelasan suaminya.

Satu minggu bukanlah waktu sebentar bagi Dara,itu berarti selama satu minggu dia akan berpisah dengan suaminya.

"Ish,Apa yang aku pikirkan?"

"Kenapa aku harus bersedih ?"

"Bahkan saat dia akan pergi pun dia tidak mengatakan apapun tentang hubungan ini !"

"Sepertinya hanya aku saja yang terlalu berharap banyak." sedih Dara.

Ke esokan paginya,Dara membantu suami membereskan barang-barang yang akan di bawa.

"Jaga diri kamu baik-baik,selama saya pergi !"

"Kamu dengarkan?" tanya Arthur.

"Iya ,Mas.Dara dengar ko!"

"Mas,Boleh Dara bertanya sesuatu?" Dara nampak ragu mau menanyakan atau tidak.

"Hem,katakanlah."

"Sebenarnya ,Bagaimana perasaan mas kepada Dara?" Dara menoleh ke arah suaminya.

"Hem..." Arthur nampak berfikir.

Namun saat mau menjawab,Bi Sum datang dan mengatakan kalau sudah di tunggu oleh asisten Tony.

Dan jam penerbangan tinggal satu jam lagi.

"Dara,beri waktu mas untuk berfikir."

"Setelah mas kembali,Mas akan memberitahukan jawabannya !"

Dara pun mengangguk,namun ada sedikit kekecewaan di dalam dirinya.

Ternyata suaminya belum sepenuhnya menjadi miliknya.

Mobil melaju meninggalkan pekarangan rumah,dan hilang dari pandangan Dara.

Dara merasa sesak di dada harus berpisah dengan suaminya.

Tidak terasa air matanya menetes begitu saja.

*******************************************

Sudah satu minggu Arthur berada Di Kota M.

Namun karena kesibukannya Arthur tidak sempat memberikan kabar kepada istrinya.

Sudah beberapa kali Dara memberikan pesan,namun tidak pernah di balas oleh suaminya.

Saat di telfon pun ,tidak sekali pun diangkat oleh suaminya.

Hari-hari Arthur di sibukkan dengan kerja dan kerja.

Dara nampak murung dan bersedih.

Untuk menghibur dirinya ,dia memutuskan ingin mendatangi Mira dan Cherry.

Hari ini Dara membuat brownies yang sangat enak.

Dia ingin membagikannya kepada tante Cyntia dan keluarga.

Dara sudah berdiri di depan pagar rumah tante Cyntia,namun saat dirinya akan masuk di halangi oleh security.

"Nyonya mau cari siapa?" tanya security.

"Saya Dara.Ingin bertemu Kak Mira dan Cherry." jawab Dara sopan.

"Tumben rumah ini pakai security." batin Dara.

"Maaf ,Nyonya.Mereka sedang tidak di rumah!"

"Sebaiknya, Anda pergi saja!" jelas security.

"Memang mereka kemana ,Pak?" tanya Dara lagi.

"Saya kurang tahu,Nyonya !"

Namun saat Dara hendak melangkah pergi,Dara mendengar suara Cherry memanggilnya.

"Tante..tante !" panggil Cherry.

"Cherry ."

Namun saat Dara akan mendekat di halangi security,dan Dara pun melihat kalau tangan Cherry di tarik oleh omanya.

"Tante..!"

"Ini Dara ,Tan !"

Namun tante Cyntia tidak mengindahkan teriakan Dara.

Tante Cyntia langsung menutup pintu,tanpa menyapa Dara yang berdiri di depan gerbang.

"Ada apa ini?" batin Dara.

"Apa Dara membuat kesalahan?" Dara benar-benar di buat heran oleh sikap tante Cyntia.

Dara pun kembali ke rumah dengan membawa kembali kue yang di bawanya.

Hampir dua minggu suaminya pergi tanpa kabar.

Dara merasa kesepian dan sedih,Dara hanya bisa berharap suaminya bisa secepatnya pulang ke rumah.

Saat Dara sedang melamun ,memikirkan suaminya.

Terdengar suara ramai orang di depan rumah.

Mengetuk pintu dengan sangat kasar dan tidak ber etika.

Tok...tok..tok

"Dara ,keluar kamu !"

"Hai perempuan tidak benar,keluar kamu!

Suara ramai orang berkumpul di depan rumah,segala sumpah serapah di lontarkan orang-orang tersebut.

Banyak ibu-ibu dan bapak-bapak sudah berdiri di depan rumah.

Bi Sum yang mendengar itu,langsung melaporkan kejadian tersebut.

Dara pun bergegas keluar.

"Ini dia orangnya!"

"Wanita pembawa sial di komplek ini!" ucap salah satu ibu-ibu.

"Ayo,kita usir saja dari sini!"

"Bikin lingkungan kita tercemar saja!" ucap seseorang lagi.

"Ada apa ini?" Dara yang tidak mengerti merasa bingung dengan keadaan ini.

"Hei,perempuan malam."

"Pergi kau dari sini!"

"Perbuatan mu akan mencemari lingkungan ini!"

"Apa maksud kalian?"tanya Dara.

Salah satu provokator di kerumunan itu,dengan sengaja menarik tangan Dara agar keluar dari komplek perumahan.

"Lepaskan saya!"

"Bi Sum ,tolong!" Dara meronta ,meminta tolong Bi Sum.

Bi Sum yang mendengar pun,hendak menolong nona mudanya.

Namun tangan Bi Sum di pegang oleh salah satu warga.

Lusi yang juga hendak menolong nona nya pun ,nasibnya sama.

Dan kedua pelayan lain tidak berani untuk keluar karena takut di amuk massa.

Berbondong-bondong mereka menghakimi Dara,tanpa mendengarkan penjelasannya dahulu.

Mereka menarik ,mendorong dan menyumpahi dengan kata-kata kasar.

Setelah akhirnya keputusan warga sepakat, Dara di usir dari perumahan itu.

Dara menangis sejadi-jadinya,dia bingung tidak tahu arah dan tujuan.

Dara hanya berjalan menuruti kakinya melangkah.

Dia juga tidak sempat membawa ponsel ataupun uang.

Mau kembali ke rumah ,takut dengan para warga di sana.

1
Daniy Cullen
punya sahabat kayak Alana top cerrr...
Daniy Cullen
memang nasip dara memang mengesankan kasian juaga😁
Sri Rizka 03
dokter Alana si bagus istri🤣
Endang Werdiningsih
dr tanda" itu alana hamil,,,
alana kan dojter kandungan madak ga ngeh kalo sedang hamil
Arin
akhiry ketemu...😍😍
Arin
wah visualny oke semua thor
Arin
tunggu kehancuran keluarga kmu Arlan😡😡
Arin
dan semoga Arlan punya anak dri wnita lain biar hancur tuh rumah tangga kmu...
Arin
nah gtu dong Arthur...😍😍
Selviah Selviah
aku suka
Haetsuki
mampir
Arin
critny menarik Thor..dan semoga lampir pmn dan bibinya gtau di mna rama
Arin
visulny oke kok Thor😍
Arin
aduh dara...kmu jngn tingglin adik kmu,stdkny kmu minta perlindungan sama Arthur buat adik kmu
Madi Virgo
salam kenal saya pembaca baru dinovel ini...🙏
Cahyaning Fitri: Salam kenal juga
total 1 replies
Ezthy Achmad L
Assalamu'alaikum thor cerita nya Keren👍 thor visual Sofia lebih cocok buat Dara🤭cantik imut dan polos🤭walaupun pernah krj di klub mlm
Srie wibi
Rama sm Sofia aja
Srie wibi
paling keyla sang mantan atau sangat pengkhianat
Oca
apa kabar adek ya dara ya 🤔
Setitik Embun
Tenang, aku dukung kok Kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!