NovelToon NovelToon
Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mande Qita

Zeya diam terpaku ketika melihat suaminya sedang jalan bergandengan tangan dengan wanita yang tak Zeya kenal.
Ryan yang kebetulan juga melihat Zeya melengos tanpa mau menyapa istrinya tersebut, malah Ia bergegas meninggalkan Zeya.
Menikah dengan Ryan keputusan hidup yang Zeya sesali, manis di awal ternyata hanya kedok belaka, agar bisa menikah dengan mantan kekasihnya.
Zeya menerima perceraian itu dan melanjutkan hidupnya dengan pindah ke kota besar.
Akankan Zeya menemukan kebahagiaannya sendiri, atau Zeya terus di bayang bayangi oleh masa lalunya.
Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Ryan setelah menikah dengan mantan kekasihnya itu?, Kenapa dia kembali mengejar cinta nya Zeya?
Pergulatan batin Zeya dimulai di saat tuan Gatra ingin menikahinya sedangkan mantan istri Gatra ingin kembali rujuk dengan Gatra, ditambah lagi dengan Ryan yang kembali membayangi hidupnya…
Akankan keputusan Zeya akan merubah semuanya..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mande Qita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 8 Pilihan Sulit

Ryan tanpa ada rasa kasihan terus mencengkram lengan tangan Zea dengan kuat, karena terlalu kuat Zea meringis menahan sakit.

“Ryan! lepaskan tanganmu, sakit…” teriak Zea, seiring tangannya melayang menampar wajah Ryan dengan keras.

Plaaakkk….

tamparan dari tangan mungil Zea cukup keras membuat Ryan termangu dan otomatis melepaskan cengkraman tangannya di lengan Zea.

“Zea! kurang ajar kamu..” bentak Ryan ketika sadar dengan apa yang terjadi, Ia mengusap pipinya yang merah bekas tamparan istrinya tersebut.

“Kamu yang kurang ajar! kamu pikir nggak sakit lengan tanganku kamu cengkeram kayak gitu, kira kira dong!”

Zea balas membentak Ryan, Ia mengusap lengan tangannya yang juga terlihat merah dan ada bekas cengkeraman tangan Ryan di tangan putih mulusnya.

“Makin lama makin kurang ajar kamu ya” umpat Ryan

“Mau apa kamu! mau menampar balik wajahku silahkan “ Zea kembali menantang Ryan untuk membalas tindakannya tadi.

“Benar benar sudah tidak tertolong lagi kamu Zea!”

“Terserah kamu mau bicara apa Ryan, aku sudah nggak peduli!” Zea yang sudah muak dan kecewa melihat sikap Ryan, apalagi perselingkuhan Ryan sudah nyata buktinya di depan Zea.

“Aku akan pergi malam ini!” ancam Ryan

“Silahkan! tapi jangan lupa talak aku dulu….” balas Zea , Ia berdiri dengan sikap menantang Ryan sambil tersenyum sinis, seolah dia hanya menganggap Ryan pria yang tak ada artinya di matanya.

“Kamu punya pria lain di luar sana zea?” tanya Ryan, dia benar benar curiga dengan sikap Zea.

“Bukan urusanmu!”

“Awas saja kalau kamu ketahuan berselingkuh dengan pria lain, aku akan mempersulit hidup kamu Zea!”

ancam Ryan, mendengar apa yang Ryan katakan membuat Zea tertawa kecil, dan hal ini malah membikin hati Ryan makin yakin kalau Zea juga sedang dekat dengan teman pria lain, tanpa sepengetahuannya.

“Sekarang saja hidupku sudah sulit! jadi tak perlu mengancamku” Zea tidak takut sama sekali dengan ancaman yang Ryan katakan.

“Siapa yang mempersulit hidupmu Zea? selama kita menikah aku tak pernah kurang memberimu biaya hidup, tidak menelantarkan mu” Ryan jadi terpancing membahas hal yang sudah menjadi kewajibannya sebagai seorang suami terhadap istrinya.

“Kalau nafkah lahir batin itu memang sudah menjadi kewajibanmu Ryan, jangan di ungkit lagi, kamu sebenarnya mau apa sih sekarang?” Jawaban tegas dan setengah menyindir dari Zea membuat Ryan mengepalkan kedua tangannya, Ia heran dengan sikap berani dan tegas Zea padanya.

“Pintar sekali kamu menjawab semua yang aku katakan, alasanmu banyak sekali Zea” Ryan makin mencari cari salah Zea, agar istrinya tersebut mau mengalah dan menerima semua apa yang akan dikatakannya.

“Kamu yang banyak alasan Ryan, setiap mau kencan dan bertemu dengan wanita selingkuhan mu itu, ada saja alasan yang sangat masuk akal yang kamu berikan padaku, sehingga aku percaya begitu saja dengan apa yang kamu katakan!”

Zea mengungkit kembali kelakuan Ryan beberapa bulan belakangan ini, mencari alasan di setiap akhir pekan, agar bisa menemui wanita yang sekarang menjadi selingkuhannya, yang sebentar lagi akan Ryan nikahi.

“Aku nggak pernah membuat alasan ketika bertemu dengan Freya, kami sama sama pebisnis, jadi kami sering bertemu di event yang sama, dan itu bukan alasan yang aku bikin Zea”

Ryan yang tidak mau disalahkan oleh Zea, mengatakan lagi alasan yang membuat Zea makin jijik pada suaminya itu.

“Nggak akan habis kalau kita membahas hal remeh temeh seperti ini Ryan, sekarang kalau kamu mau menceraikan ku, segeralah talak aku sekarang juga, agar kamu nggak pusing mencari alasan pada wanita yang kamu cintai itu”

Ucapan Zea kembali menyadarkan Ryan alasan mereka bertengkar hebat malam ini.

“Aku nggak akan menceraikan kamu Zea, aku akan memberitahu Freya akan hal ini, aku rasa Freya akan mengerti situasi yang aku hadapi sekarang!”

Dengan tegas Ryan telah memutuskan untuk tidak akan menceraikan Zea, karena hatinya terusik melihat ketenangan Zea menghadapi perselingkuhan yang terjadi di dalam pernikahan mereka.

Hal ini membuat hati Ryan curiga dan cemburu pada Zea, Ia berpikir kalau Zea juga mempunyai pria lain yang dicintainya.

Ryan menatap tajam ke arah Zea dan menunggu jawaban apa yang Zea katakan padanya.

“Oke kalau kamu nggak mau menceraikan ku, seperti yang aku bilang tadi Ryan, aku yang akan menggugat kamu di pengadilan agama, selamat malam!” tegas Zea, kemudian membalikkan badannya pergi meninggal Ryan yang diam terpaku.

[Zea sangat tegas ingin bercerai dariku! hatiku tak terima kalau berpisah dengan Zea, tapi bagaimana dengan Freya! dia tak mungkin mau menjadi yang kedua, benar apa yang Zea katakan tadi, keluarga Freya terlalu sombong dan angkuh, tak mungkin mereka mau memperkenalkan Ryan yang sudah beristri sebagai suami Freya]

Pergulatan batin Ryan membuat kepalanya ingin meledak rasanya, Ryan yang awalnya yakin akan menceraikan Zea, jadi ragu ketika melihat sikap tenang dan perlawanan Zea padanya.

Di tengah pergulatan batin Ryan, terdengar ponsel Ryan berdering dengan kencang, Ryan sudah tahu siapa yang menghubunginya saat ini, karena Ryan memang menyetel khusus nada dering ketika Freya menghubunginya.

“Halo sayang…” sapa Ryan

“Sayang, kamu kok lama banget sih katanya mau menghubungi aku segera setelah kamu sampai di rumah, aku tungguin dari tadi!” Rajuk Freya dengan suara khasnya yang manja membuat Ryan seketika lupa dengan masalahnya dengan Zea.

“Ha ha ha kangen ya” goda Ryan

“Isshh jangan menggodaku sayang, kamu lagi ngapain?” tanya Freya dengan manja, hal ini yang membuat Ryan tak bisa melepaskan jerat cinta Freya padanya.

“Aku lagi mau mandi sayang, tadi di jalanan ada kecelakaan, banyak mobil yang nggak bisa lewat, makanya aku telat sampai di rumah!” Entah mendapat ide dari mana Ryan sampai membuat alasan kecelakaan pada Freya.

“Oh ada kecelakaan toh, aku pikir kamu bertengkar dengan istri kamu Ryan” seloroh Freya, Ia memancing agar Ryan menceritakan situasi yang Ryan hadapi sekarang.

“Ha ha ha kenapa harus bertengkar dengan wanita itu sayang, dia sangat patuh jadi istriku Freya, apa yang aku katakan pasti dia akan percaya dan mengikutinya tanpa banyak bertanya” ungkap Ryan, Ia menutupi keadaan rumah tangga dia yang sesungguhnya pada Freya.

“apa istri kamu sudah mengetahui hubungan kita ini Ryan?” Freya penasaran dengan rencana yang akan Ryan ambil setelah mereka berselingkuh di belakang Zea istri Ryan.

“Sepertinya Zea belum tahu kalau, aku sekarang tengah menjalin hubungan spesial denganmu Freya” jawab Ryan, Ia belum siap mengatakan hal yang sebenarnya terjadi antara dirinya dan Zea.

Alasan Ryan menyembunyikan semua ini dari Freya, karena hati kecilnya belum rela menceraikan Zea, wanita yang telah mengobati luka hatinya ketika putus dengan Freya beberapa tahun yang lalu.

“Oh gitu ya sayang, terus sampai kapan kamu akan terus menyembunyikan hubungan kita ini dari istrimu itu sayang? aku nggak mau terlalu lama menunggu kepastian darimu Ryan, papa dan mama sudah menanyakan kejelasan hubungan kita sayang”

Freya menyampaikan apa yang terjadi pada Ryan, sekaligus Freya mendesak Ryan agar cepat mengambilkan keputusan untuk menikahinya dalam waktu dekat.

“Oke sayang, aku akan segera mengurus semuanya!”

“Nah gitu dong sayang, kamu harus tegas dengan apa yang kamu inginkan Ryan, jangan terlalu lama melamar ku takutnya nanti aku berubah pikiran he he he” gurau Freya membuat Ryan tersentak kaget.

“Jangan menakuti nakuti ku sayang, nggak lucu” protes Ryan

“Ha ha ha makanya cepetan dong!” desak Freya

“Siap sayang, aku mau mandi dulu…” sahut Ryan, mencari alasan agar berhenti membicarakan hal ini dengan Freya karena masalahnya dengan Zea belum selesai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!