NovelToon NovelToon
AKU KAU DAN ISLAM

AKU KAU DAN ISLAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Spiritual
Popularitas:63.9k
Nilai: 5
Nama Author: Wanda Handayani

Irene Natalia
Seorang gadis yang berpura-pura menjadi Muslimah demi mengorek rasa penasarannya terhadap lelaki yang ia temui di suatu tempat pada hari Jum'at
Namun hal yang tak disangka pun terjadi
Rasa penasaran yang awalnya bergelayut dalam hati berangsur menjelma menjadi sebuah cinta yang datang tanpa permisi

Lalu bagaimana kelanjutan kisahnya setelah kedok Irene terbongkar oleh lelaki tersebut?

Simak terus ceritanya hanya di AKU KAU DAN ISLAM 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanda Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

“Eum eh engga. Maksudku itu anu- Ah sudah dulu ya, aku masih ada pekerjaan Assalamu’alaikum.”

Tuuuuut.

Sambungan terputus secara sepihak.

Fatimah kalang kabut. Ia sungguh tak menyangka jika kalimat itu akan benar-benar lolos dari mulutnya. Saat ini gadis itu hanya bisa merutuki kebodohannya seraya menerka-nerka apakah Fizhan mendengar kalimat tersebut atau tidak.

Di sisi lain seorang pria yang barusan mendengar deretan kata yang menurutnya sedikit ganjil itu terus mencerna hingga pada detik berikutnya ia mengerti bahwa sedang ada seorang gadis yang saat ini mencemburuinya.

“Fatimah cemburu padaku?” Fizhan berkata di dalam hati.

...***...

“Ah sayang kau ini baik sekali.” Lyroa merangkul lengan Sam sembari menenteng barang-barang belanjaannya di tangan sebelah. Setelah selesai makan di café tadi mereka melanjutkan perjalanan ke sebuah mall terbesar di Kota Medan.

“Asalkan setelah ini akan ada imbalan untukku.” Sang empunya duit berkata seraya mengerlingkan sebelah mata.

“Kau ingin apa sayang?”

“Seperti biasa.”

“Eum baiklah, yang penting akan selalu ada barang-barang branded setiap harinya di lemariku.”

“Kau tenanglah. Pacarmu ini sangat kaya bukan?” Sam menowel dagu wanita yang saat ini masih keukeuh menggaet lengan kirinya.

Drrrt.

Drrrt.

Drrrt.

Tiba-tiba saja getaran handphone membuat Sam mengalihkan perhatiannya pada sebuah benda gepeng yang tersemat di dalam saku celana. Ia merogoh kain berlubang itu kemudian mengambil benda pipih tersebut dari dalam sana.

“Halo.”

“Aku sudah berada di sini.”

“Tunggu di sana!”

Tuuut.

“Sayang. Sepertinya kau harus pulang sendiri kali ini.” Sam kembali memberi perhatiannya yang sempat terhenti tadi pada Lyroa.

“Kenapa?”

“Aku harus segera menemui temanku. Ini kau ambil lah kunci mobilku, aku akan ke rumahmu setelah urusanku selesai.” Sam menyerahkan sebuah kunci kendaraan beroda empat kemudian berlalu meninggalkan Lyora.

...***...

“Mampus mampus mampus! Semoga saja Fizhan tak mencurigai bahwa sebenarnya aku mengikutinya sedari tadi.” Irene menghembus napas kasar. Saat ini ia telah berada di rumahnya sendiri sesaat sebelumnya sempat menyantap nasi gurih di sebuah warung kaki lima. Ya ampun, masih ada saja makanan pagi seperti itu sore-sore begini.

Gadis itu menarik kenop pintu kamar kemudian menyembulkan diri ke dalamnya. Sejenak bayangan wajah Fizhan menari-nari kembali di sana.

“Ck! Kenapa semakin lama aku selalu memikirkan pria itu sih! Ayo lah Re, kau tahu kalian berbeda bukan?” Irene mencampakkan dirinya ke atas ranjang sembarangan.

Akhir-akhir ini paras Fizhan memang sering sekali menghantui setiap aktivitasnya. Mulai dari bangun tidur hingga ingin tidur lagi dan bahkan pada saat buang air pun raut teduh lelaki itu bergelayut dan memadati isi otak Irene. Sebenarnya ia tidak suka berada dalam kondisi seperti ini terlebih dia memang sudah mengetahui siapa dirinya dan siapa Fizhan. Namun mau bagaimana? Dihapus secara paksa pun sepertinya tak akan berefek juga.

“Terserah lah mau bagaimana akhirnya nanti. Aku terlalu lelah untuk memikirkan semua ini, lebih baik aku tidur.” Irene mulai memejamkan matanya dan berangsur masuk ke dalam alam entah berantah.

...***...

“Hei Sam aku di sini.” Seorang pria beralis tebal melambaikan tangannya pada Sam dari kejauhan.

“Alan bodoh! Kupikir kau akan menungguku di tempat yang kita janjikan tadi.”

Hei! Apa tadi katanya? Alan? Jadi mereka, ah sudahlah.

“Di sana terlalu panas jadi aku mencari tempat teduh di sini.”

“Dasar lemah! Lalu untuk apa kau menemuiku di sini?”

“Aku membawa kabar baru untukmu dari si bodoh itu.”

“Ester?”

“Yaps!”

“Kau apakan anak itu sampai-sampai kau bisa menggali informasi darinya?”

“Ah targetmu itu terlalu polos, bahkan hanya dengan bualan busuk saja pun ia begitu mempercayainya.” Alan terkekeh geli.

Ternyata memang benar. Alan dan Sam memiliki rencana khusus di balik kedekatannya dengan Ester. Heum, kasihan wanita itu.

“Ceritakan padaku apa saja yang kau dapat.”

“Eits sepertinya tidak ada yang gratis di dunia ini.”

“Ck!” Sam berdecak kesal. Dia sangat tahu persis dengan apa yang diinginkan oleh lelaki dihadapannya itu. “Ini ambil lah.” Sam menyerahkan tujuh lembar uang seratusan kepada Alan.

Yang menerima pun sontak sumringai dan merasa puas. Ouh ternyata sangat mudah untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah di dunia ini. Lalu dengan senang hati Alan pun kemudian menceritakan apa-apa saja yang Ester bicarakan tadi mengenai sahabatnya, Irene.

“Jadi gadis itu memang benar-benar belum memiliki seorang kekasih?” Sam memegang dagunya sendiri sebelah tangan. Telinganya sudah cukup puas mendengar penjabaran dari Alan.

“Ya, begitu info yang kuterima dari Ester tadi. Tapi jujur, sebenarnya aku belum tahu motif apa yang membuatmu melakukan hal ini.” Alan mengernyitkan dahi.

“Apa penting bagimu untuk tahu?”

“Tentu saja bodoh! Karena dengan begitu akan lebih mudah bagiku untuk melancarkan aksi.”

“Baiklah.” Sam memulai ceritanya. “Aku pernah berpacaran dengan sahabat Ester yang bernama Irene. Kau sudah tahu bukan orangnya? Aku sangat mencintainya dan bahkan sampai saat ini aku semakin mencintainya. Sebenarnya aku sudah pernah meminta bantuan pada Ester agar menyatukan aku dengan sahabatnya itu, namun dengan mentah-mentah ia menolakku kala itu. Namun aku tak kehabisan akal, aku kemudian menyuruhmu untuk mendekati Ester dan membuat wanita bodoh itu sangat cinta lalu takut kehilanganmu. Dan jika hal itu sudah terjadi, kau akan kuperintahkan untuk mendekati Irene secara terang-terangan di depan Ester. Dan kau tahu bukan apa yang akan terjadi bila seorang wanita sudah cemburu terlebih pada sahabatnya sendiri?”

“Dia akan melakukan hal apapun demi merebut kebahagiannya kembali.” Alan menjawab dengan pasti.

“Benar! Setelah Ester si bodoh itu benar-benar terbakar api dengan sahabatnya sendiri maka aku akan masuk ke tengah-tengah kalian lalu memintanya untuk membujuk Irene agar segera menerima cintaku kembali dengan dalih bahwa dia akan mendapatkan dirimu lagi. Dengan begitu impianku untuk menikahi Irene akan segera terwujud.”

“Lalu apa yang akan kulakukan setelah kau dengan Irenemu itu bersatu?”

“Tidak ada! Kau bisa segera mencampakkan Ester atau jika kau ingin lebih berlama-lama dengan gadis bodoh itu ya silahkan saja.” Sam menyugar rambutnya ke belakang.

Licik sekali! Ternyata ini yang direncanakan oleh pria berjambang rimbun itu.

“Kau menjadi Ester sebagai umpan kawan!”

“Memang. Ada masalah?”

“Apa kau yakin bahwa rencanamu akan berhasil?”

“Ester sudah mulai tertarik denganmu bukan?”

“Ya. Gadis bodoh itu mulai termakan bujuk rayuanku.”

“Dari situ saja kita sudah bisa mendapat jawabannya.” Sam berkata percaya diri. Picik sekali dia!

Dapat ditebak bahwa suatu saat akan terjadi pertengkaran hebat antara Ester dengan Irene. Kemudian Ester akan bekerjasama dengan Sam demi mendapatkan kembali Alannya yang berangsur pindah hati mendekati Irene.

Astaga! Kekejian semacam apa ini, cih!

...***...

Bersambung

Cuman mau bilang kalo aku nulis ini udah bener-bener di ambang rasa kantuk wkwk

Semua demi kalian para readers setia, supaya kalian bisa baca up terbaru dari cerita AKU KAU DAN ISLAM dari aku 😉

Jangan lupa comment, like & vote ya

Semoga kalian sehat selalu 🤗

Selamat malam:)

1
Yuyun Ningsih
Kq belum ada lanjutan
syafridawati
5 like mampir saling dukung
Yuyun Ningsih
Thor knp g up lgi
Nunuy
Kenapa irene masih blm jujur sama fizhan,...? good job ester, dari dulu kaya gini dong .... jangan asal percaya sma orang yg baru kenal... ceritanya bagus thor,.. makin penasaran endingnya ...semangay terus
Reo Ruari Onsiwasi
like lagi
Nur Hady
udah sempet su'udzon gak taunya mimpi
Nunuy
Irene,.... semoga dimudahkan urusanmu. Thank ya thor ceritanya menarik ... semangat terus berkarya😊
Dewi Faa Astutik
suka, Indonesia bgt.
Abu Alfin
hadir thor
Reo Ruari Onsiwasi
up
۝ᴮ♥ꔷA͢͢͢ή𝓰eℓ ๖ۣ•҉ßêłïñÐå 🄷࿐
Tetap semangat berkarya ya kak
Nami😴
Haihaii 😺
Abu Alfin
Ceritanya serem thor
Abu Alfin
Hadir thor
NOVIA
semga Irene jujur sama fihzan dan memberi tahu ayahnya kalok dia mencintai agama Islam dan ingin menjadi seorang mualaf
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
Aku hadir kk
semangat terus
Nunuy
sesuatu yg diawali dg kebohongan apakah akan berbuah manis? entahlah semua itu hanya author yg maha tahu .... #Berharapfizhantau
Yuyun Ningsih
AQ mw Irene dengan fihzan bersatu, dan harusnya irene itu jujur siapa dy, toh skrg dy bener2 sudah menyukai Islam... ayo dunk Thor buat Irene mengakui kebenaran dirinya, dan pastinya fihzan kecewa tapi buat fihzan untuk ttp bisa membimbingnya... ya thor
Dwi Handayani
semangat thor
kapan irene akan terus berbohong tentang statusnya, bukan kah lebih baik jujur, daripada berbohong nantinya justru akan banyak yang terluka, kalau dia benar2 tertarik dgn islam dia harus jujur kepada ayahnya dan lingkungan nya
💎⃞⃟вѕᷞ🌙ᵇᵇ𝐄𝐲𝐚𝐚💸🍷c̸s
mampir kak semngat ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!