NovelToon NovelToon
The Story Of Agatha

The Story Of Agatha

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Sistem / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Dunia Lain / Chicklit
Popularitas:311.3k
Nilai: 5
Nama Author: Neisa_sa

Agatha Davonna Federica, yang sukses diusianya yang terbilang masih muda. Namun sayang kesuksesannya tidak bertahan lama, akibat ikut terseret dalam kecelakaan beruntun saat akan menuju lokasi syuting.

Bukannya masuk ke Surga ataupun ke Neraka, Agatha malah masuk kedalam sebuah novel yang sempat ia baca dan berakhir ke Kolam renang yang ada di rumahnya. Parahnya lagi, Agatha masuk kedalam raga seorang Antagonis yang akan berakhir tragis.


bisakah Agatha mengubah takdirnya untuk menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neisa_sa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Sekian Terimanasib

Bangun-bangun udah duduk aja, ternyata punggung saja bahunya diperban.

"Gini amat," gumam Agatha meratapi nasibnya yang tidak bisa tidur dengan normal seperti biasanya.

Agatha telah sadar sedari 30 menit yang lalu. Tetapi tidak ada yang mengetahui padahal di ruangan ini ada Reiga, Arsen, Xavier, Calvin dan satu orang pria lagi yang sedikit mirip dengan Xavier. Mereka berlima sedang tertidur nyenyak karena saat ini masih pukul 2 dini hari. Mau tidur tetapi tidak bisa. Sekian terimanasib.

"Sistem," panggil Agatha pada sistem.

"Ada apa, Nona?

"Itu cowo yang tidur di deket Bang Kol siapa?" tanya Agatha pada sistem.

Sistem sudah tidak heran lagi dengan Nona-nya yang memanggil Abang nya, Calvin. Dengan sebutan 'Kol'.

"Dia adalah kembaran dari Xavier, Nona,"

Jawaban dari sistem tidak mampu membuat Agatha kaget, karena kalau kaget badannya suka terjingkat, terjungkal, terjun dan menikmati dinginnya air pegunungan yang murni. Canda. Jawaban dari sistem mampu membuat Agatha sedikit kaget.

"Siapa namanya?" tanya Agatha.

"Kembaran dari Xavier bernama Xylon Zack Amalaric,"

Anjay, sedikit ribet ya ngucapnya.

"Apa tem? Salon Zek." Aduh, apakah sesudah itu untuk mengucapkan nama Xylon?

"Bukan Salon Zek, Nona. Tetapi Xylon Zack, Xy-Lon Za-ck,"

Agatha menganggukkan kepalanya paham. Padahal mah kaga paham. Sistem pun tahu.

"Sebaiknya Nona tidur,"

Bila Nona-nya tidak tidur maka ia akan pusing delapan puluh keliling dan delapan tanjakan.

"Iye, gue tidur. Karena masih pukul 2 dini hari."

Agatha mulai memejamkan matanya berusaha untuk tidur, hingga beberapa saat kemudian Agatha tertidur pulas.

Matahari dengan perlahan naik kepermukaan, begitupun dengan mata indah yang perlahan terbuka dan memperlihatkan keindahannya.

"Selamat pagi, Nona,"

Sapa sistem pada Nona-nya yang tidak lain adalah Agatha.  Emang siapa lagi Nona-nya Sistem?

"Pagi juga, Tem," balas Agatha. Dilihatnya lima orang itu yang masih setia tertidur hingga salah satu dari mereka terbangun.

"Selamat pagi," sapa Agatha pada pria itu. Awalnya pria itu terdiam beberapa saat hingga dengan segera dia membangunkan Xavier yang berada disampingnya.

Xavier yang terusik pun terbangun.

"Ada apa?" tanya Xavier dengan pada pria yang membangunkannya

"Dia telah sadar," jawab pria itu. Sontak Xavier menatap kearah nya. Agatha pun tersenyum manis.

"Kapan kamu sadar?" tanya Xavier saat sudah berada disampingnya. Agatha terdiam lalu menjawab. "Pukul 2 dini hari."

Xavier memelototkan matanya. "Mengapa kamu tidak membangunkan aku?"

"Tidurmu sangat nyenyak sehingga aku tidak tega untuk membangun mu," jawab Agatha.

"Lalu bagaimana dengan kondisi mu? Apakah ada yang sakit? Pusing? Apakah kau ingin sesuatu? Makanan? Minuman?" tanya Xavier beruntun bak  gerbong kereta.

Agatha memutar bola mata malas saat mendengar pernyataan beruntun dari Xavier.

"Aku baik-baik saja dan tidak menginginkan apapun," jawab Agatha.

"Xavier aku akan pulang ke mansion, apakah kau ingin menitip sesuatu?" tanya pria itu pad Xavier.

"Sepertinya tidak ada," jawab Xavier.

"Aku titip martrabrak keju dan satu cup boba rasa green tea," ucap Agatha yang membuat pria itu sedikit kebingungan. Xavier yang mengerti pun memberitahu. "Martabak."

Setelah nya pria tersebut pun pergi meninggalkan ruangan Agatha. Tinggallah Agatha, Xavier serta ayah dan papanya.

"Bisa tolong bangunkan ayah dan papa?" tanya Agatha pada Xavier.

"Tentu."

Xavier segera membangunkan keduanya. Tidak perlu bersusah payah keduanya telah bangun hanya dengan dua kali panggil.

"Putriku, apakah kau tidak apa-apa? Ada yang sakit?" Beruntung pertanyaan dari ayahnya tidak bak gerbong kereta seperti Xavier.

"Aku baik-baik saja, tidak ada yang sakit. Ayah Kan tahu bila putri ini sangat kuat," jawab Agatha dengan senyuman manisnya.

"Syukurlah bila tidak apa-apa." Arsen berkata dengan  mengusap lembut pucuk kepala Agatha dengan sayang.

"Syukurlah, pasti kedua wanita itu sangat senang," ucap Reiga.

"Sudah pasti, mungkin bila tidak dipaksa untuk pulang pasti akan menjaga mu semalaman penuh tanpa tidur," lanjut Reiga.

"Benarkah?"

"Tentu saja." Agatha hanya terkekeh pelan.

Obrolan mereka berlanjut hingga sarapan Agatha tiba dan juga pemeriksaan Agatha.

  

    ***

Siang harinya Agatha kembali sendiri, tidak sih tadi sempat ada Bunda, Mama dan Zeline, hanya saja Bunda dan Mamanya pergi bertemu seseorang sebentar. Sedangkan Zeline pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli cemilan.

Hingga beberapa saat kemudian Zeline datang dengan membawa sekantong plastik cemilan serta seorang gadis cantik yang berada dibelakangnya.

"Dia Elyana temanku. Kebetulan kami bertemu tadi saat berada di kantin rumah sakit," ucap Zeline.

"Selama kenal Elyana, aku Agatha," ucap Agatha kepada Elyana dengan senyuman manisnya.

"Elyana, kak," balas Elyana dengan membalas senyuman Agatha.

Elyana terus memperhatikan Agatha yang sedang memainkan ponselnya. Agatha menyadari itu. "Ada apa Elyana?"

"Tidak, aku hanya bingung mengapa bisa Kakak mendapatkan luka tusuk sangat banyak seperti itu, pasti itu sakit," jawab Elyana.

"Ini sudah menjadi takdirku. Rasa sakit ku hilang saat melihat orang yang aku sayang baik-baik saja. Bahkan bila dengan nyawa pun aku rela bila untuk orang tersayang ku." Kalimat awal yang diucapkan oleh Agatha mampu membuat Elyana dan Zeline kagum, tetapi tidak dengan kalimat akhirnya.

Kedua gadis itu terdiam setelah mendengar kalimat akhir dari Agatha. Menurut Elyana Agatha adalah seseorang yang baik hati, ramah dan mudah akrab.

Pintu ruangan itu terbuka  menampilkan seorang pria tampan yang mirip dengan Xavier. Agatha tahu siapa pria itu, Xylon. Agatha telah tahu nama pria itu dari Xavier.

"Maaf terlambat membawakan titipan mu tadi pagi," ucap Xylon.

"Ah, tidak apa yang terpenting titipan ku kau bawakan," balas Agatha dengan senyum lebarnya.

Agatha kemudian membuka kantung plastik itu, terlihat sebuah kotak persegi panjang dengan gambar martabak keju kesukaannya. Segera Agatha membukanya dan memakannya.

"Apanya kalian mau? Ini sangat enak," tanya Agatha pada mereka bertiga.

"Tidak terimakasih, kak,", jawab Elyana tidak dengan Zeline yang mengambil satu potong martabak.

"Makanlah, aku masih kenyang," jawab Xylon.

"Baiklah." Agatha menghabiskan martabak keju itu dibantu oleh Zeline, bila dihabiskan sendiri Agatha tidak akan bisa karena Xylon membelikan nya dua porsi.

*

*

*

*

*

1
A_annisaHairun@
novel nya keren banget aku suka 😊
viaa_kaiserrr
sama, gatau siapa xalzero asal usul mereka ga tau deh
viaa_kaiserrr
wahh suka nih sma novel yg kek gini dlu juga pernah baca novel yg kek gini
nury
Luar biasa
nury
Lumayan
Narimah Ahmad
lanjutt semangat
mustika ikha
semangaaaat thor dan jangan berhenti update, gaje aja thor klw km berhenti up,, semangaaaat, semangaaaat ok gambante 👊👊🦾🦾🦾
Bubu_Nisa: hai kak, ini saya penulis nya. sebenarnya saya mau lanjutin cuman karena faktor ponsel keriset dan akun googlenya yang nyambung sama akun noveltoon hilang jadi nggak bisa aku lanjutkan. maaf-maaf banget yaa 🙏🏻🙏🏻😞
total 1 replies
mustika ikha
jgn berhentilah thor, up lagilah, sy kasi 5 Bintang deh thor, semangaaaat
cerita nie kan transmigrasi n nelalui sistem.tp napa ga perna jalani tugas seperti awal cerita malah ngawur
Aza
maksudnya lu,lu mau berhenti gitu ,gak boleh lu harus update,gw masih kepo masa si Xavier belum dapat karma apa' terus Agatha juga belum nikah sama zelgaro ,juga gw belum puasss ,maksud lu gak bakal update tanggung jawab gak lu ,gw pengen tau lanjutannya,oyyy author yang paling cantik,imut,manis,baik hati,suka menabung ,dan pinter banget pliss deh lanjut update ya plissss gw belum puasss gw rasanya pengen kali si Xavier tu dapat karma yg banyakkk banget trs si zelgaro nikah sama Agatha trs punya anak trs trs gak mau tau Thor pokoknya lanjutin yahhh plisssss 🥺🥺🥺🥺🥺
Aza
emm..........btw ini sistemnya dimana kok gak nongol' emang Agatha gak ada misi lagi ya?? munculin sistem dong gw kangennnn
Aza
dicium gak tuh
Aza
Elga fiks itu zelgaro iyakan
Siti Maisaroh
muter" kayak. sinetron ikan terbang maless /Panic//Panic/
Ummi Rizki
pusing gak jelas... mau dibawa kemana nih novel...jadi ibu sambung... dicerai... trus disukai cowok... kecelakaan... trus... cintanya agatha berlabuh ke siapa... n bagaimana dengan anak sambungnya kok jarang dimunculkan...
silent reader🤫
alurnya mau gimana sih sumpah gk ngerti aku
silent reader🤫
ini si agatha perannya apaan dah thor ko gk di jelasin sih cuman tau di pemeran antagonis doang
Icha Arsy
next up
Wiwik Retno Eni
mantan suami agata gakdbahas,dan pemainnya makin banyak jadi mumet saya bacanya
kog nasib xaiver mantan ny ga d bg tau boss
Neisa_sa: di bab sebelumnya udah ada saya gambarkan nasibnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!