Fero Alexander pria tampan namun sedikit kejam jatuh cinta pada seorang gadis berhati dingin bernama Fani Anindita.
Jatuh cinta pada pandangan pertama membuat pria yang biasanya dikejar oleh wanita kini beralih dia yang mengejar wanita.
Bagaimana cara ia meluluhkan hati gadis yang terlanjur mati akibat pengkhianatan dari cinta pertamanya.
Ikuti kisahnya apakah Fero berhasil meluluhkan hati gadis yang ia cintai
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Will you marry me?
Malam pun tiba Fero benar benar tak sabar melihat reaksi Fani akan perasaannya.Pria itu tampak telah siap dengan jas mahalnya dan tak lupa pria itu memasukan sebuah kotak beludru ke dalam saku jasnya.Fero benar benar menyiapkan dengan matang.Karena dia tak akan meminta Fani menjadi kekasihnya melainkan menjadi pendampingnya.Ia tak ingin pacaran lagi yang akan menambah dosa.
Fero melangkah keluar dari Mansion miliknya.Mansion yang ia siapkan untuk istrinya kelak.Dan tentunya untuk Fani karena hanya Fanilah yang akan menjadi Nyonya Alexander dan ratu di mansion ini kelak.
Fero telah dalam perjalanan menuju rumah Fani.Mengenain ibu Fani Fero telah meyakinkan wanita paruh baya itu kalau dia keluarganya tak memandang sebuah kasta dalam hubungan.Kerana Mommy-nya dulunya gadis sederhana juga sebelum menjadi istri Daddy-nya.
Tak lama mobil mewah Fero berhenti di depan sebuah rumah sederhana milik Fani.Pria itu turun dengan langkah tegapnya lalu mengetuk pintu rumah Fani.
Seorang wanita paruh baya membukakan pintu yang tak lain ibu kandung Fani sekaligus calon mertuanya.
"Assalamualaikum Bu",sapa Fero menyalami punggung tangan calon mertuanya itu.
"Waalaikum salam Nak Fero,ayo masuk!.Fani masih di kamar",ujar ibunya Fani dengan senyum ramah.
"Iya Bu...",jawab Fero dengan sopan.
Tak lama seorang gadis keluar dari kamarnya dengan gaun berwarna putih gading.Fero benar benar terpesona akan kecantikan Fani.Pria itu tak berkedip memandangi wajah ayu sang gadis.
"Mas..."
"Ah iya...",jawab Fero salah tingkah karena ketahuan memandangi gadis itu.
"Bu saya bawa Fani sebentar",ujar Fero meminta izin pada calon mertuanya itu.
"Ya...tolong jaga putri ibu dan jangan pulang larut malam",ujar Ibu Fani.
"Baiklah Bu dilaksanakan",jawab Fero membuat calon mertuanya itu terkekeh geli.
Mereka berdua memasuki mobil menuju sebuah tempat yang telah disiapkan oleh Fero untuk dirinya mengungkapkan isi hatinya sekaligus melamar sang gadis.
Tak lama mobil yang dikendarai Fero tiba di sebuah restoran mewah.Fani mengernyitkan keningnya karena restoran itu terlihat sepi.
"Mas...apakah restoran nya sudah tutup?",ujar Fani.
"Masuk aja dulu",jawab Fero menggandeng tangan sang gadis dengan begitu lembut.
Keduanya memasuki restoran itu,mata Fani melotot melihatnya sebuah meja yang telah dihiasi dengan begitu cantik.
Ternyata restoran itu telah di booking boleh Fero untuk acara dinner malam ini.
"Kamu suka?",ujar Fero melihat binar dari kedua mata sang gadis.
"Ya...suka",jawab Fani dengan menganggukan kepalanya.
"Ayo...",Fero menuntun Fani menuju meja dan menarikan sebuah kursi untuk Fani.
"Makasih Mas",ujar Fani tersenyum bahagia.
"Apapun untukmu",jawab Fero membuat Fani berdebar.
Keduanya makan dalam diam sesekali mata mereka bertemu seolah olah saling berbicara.Fani begitu tersanjung dengan dinner malam ini.Belum pernah sebelumnya seorang pria mengajaknya dinner romantis seperti ini bahkan mantan kekasihnya sekali pun.
"Fan..."
"Hmmm"
Fero menatap sang gadis dengan wajah serius dengan mata elangnya."Aku tau aku bukan pria romantis aku...
"Ada apa Mas?",tanya Fani.
"Aku...tau kamu pernah terluka tapi aku ingin menjadi pembalut luka itu",ujar Fero.
"Maksud kamu Mas?",tanya Fani dengan jantung yang telah berdebar cukup kencang dari tadi.
"Aku menyukaimu...jadilah pendamping ku selamanya",ujar Fero lalu membuka kotak beludru yang tadi ia bawa.Sebuah cincin bermata safier berkilauan Fero berikan sebagai keseriusannya.
"Mas....ini?",Fani sungguh tak percaya kalau dirinya akan dilamar dengan cara seperti ini.
"Will you Marry me?",Fero menatap sang gadis yang begitu terkejut dengan apa yang dilakukannya.
"A-aku..."
...****************...
Terima gak ya?
yang lain dari yg lain gitu
semangat mba💪
Aku biasa nya sebelum baca novel tuh baca komentar para riders yg udah baca,Kalo ada komentar sang peran utama nya TEH CELUP aku langsung skip dan cari novel lain aja...Yang ini aku mampir ya thor..