NovelToon NovelToon
Nenekku Pahlawanku

Nenekku Pahlawanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:508
Nilai: 5
Nama Author: Mirage Ink

Shen Yu dikenal sebagai tuan muda paling bermasalah di Kota Qinghe. Ia gemar menghamburkan uang, membuat keributan, dan menghabiskan waktunya di rumah hiburan. Anehnya, setiap kali ia membuat masalah, sang nenek selalu berada di belakangnya.

Nyonya Lin bukanlah wanita tua biasa. Ia adalah legenda dunia persilatan, pendiri Aliansi Seratus Perguruan, dan sosok yang pernah menjaga kedamaian Dunia.

Namun ketika bayang-bayang perang kembali muncul dan musuh-musuh lama mulai bergerak, Shen Yu harus menghadapi kenyataan bahwa perlindungan neneknya tidak akan ada selamanya. Demi menjaga warisan orang yang paling ia cintai, ia perlahan berubah dari seorang tuan muda manja menjadi pendekar yang akan menentukan masa depan Kekaisaran dan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mirage Ink, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Retakan ruang di atas Kota Qinghe semakin melebar.

Dari balik celah kehampaan...

Sepasang mata merah tua terus memperhatikan seluruh medan perang.

Tatapannya dingin.

Namun tak seorang pun menyadari keberadaannya.

...

CLAAANG!!

Pedang emas Shen Yu kembali bertabrakan dengan dua jari Kaisar Dewa Kegelapan.

Ledakan yang tercipta kali ini jauh lebih besar.vGunung di sebelah timur Kota Qinghe akhirnya tidak mampu menahan tekanan itu.

BOOOM!!

Satu puncak gunung runtuh menjadi lautan batu.

Shen Yu memanfaatkan momen itu.

"Teknik Pedang Naga! Langkah Kedua! Seribu Tebasan Naga!"

SRAAAANG!!

Ribuan cahaya pedang emas memenuhi langit. Masing-masing berubah menjadi naga kecil yang meraung sebelum menerjang Kaisar dari segala arah. Seluruh langit berubah menjadi lautan emas. Namun...

Kaisar Dewa Kegelapan hanya mengangkat tangan kanannya.

"Lenyap."

Seketika...

Ruang di depannya terlipat. Seluruh naga emas yang menyentuh wilayah itu langsung menghilang seperti tidak pernah ada.

Shen Yu menyipitkan mata.

"Apa? ditiadakan semudah itu?"

Kaisar tersenyum tipis.

"Pemahamanmu lumayan, tapi masih terlalu dangkal."

Tubuhnya menghilang.

Shen Yu langsung memutar pedangnya.

CLAAANG!!

Percikan api memenuhi langit.

Kali ini...

Bukan dua jari. Melainkan Pedang Pemusnah telah berada di tangan Kaisar. Untuk pertama kalinya...

Kaisar benar-benar menggunakan senjatanya. Aura hitam yang keluar dari pedang itu membuat Empat Roh Suci di belakang Shen Yu meraung keras.

Naga Emas menatap Pedang Pemusnah dengan penuh kemarahan.

Seolah mengenali musuh lamanya.

...

Di sisi barat kota.

Qin Feng dan Raja Kegelapan Kedua bertukar ratusan serangan. Dentang pedang dan tombak memenuhi udara.

"Teknik Tombak Kegelapan! Seratus Pembantai!"

Puluhan tombak hitam muncul di langit. Namun Qin Feng tetap tenang. Ia menarik napas panjang.

Pedangnya perlahan menunjuk ke langit.

"Teknik Pedang Langit. Langkah Keempat. Langit Tak Berbatas."

SRAAAAAANG!!

Seluruh tombak hitam hancur dalam satu tebasan.

Bahkan cahaya pedang itu terus melaju. Raja Kegelapan Kedua buru-buru memutar tombaknya sebagai tameng.

BOOOM!!

Tubuhnya terpental menembus tiga bukit. Asap mengepul. Namun sebelum Qin Feng sempat mengejar...

Empat sosok berjubah hitam muncul dari balik kabut.

Mereka bukan Raja Kegelapan.

Tetapi kultivator Alam Raja.

Qin Feng mengernyit.

"Cadangan..."

Keempatnya menyerang bersamaan.

Qin Feng terpaksa menghentikan langkah.

...

Di sisi timur.

Lautan salju yang diciptakan Lin Xue telah membekukan seluruh lembah. Wanita berjubah hitam kini bernapas berat.

Salah satu lengannya dipenuhi es.

"Dari mana wanita tua ini mendapatkan kekuatan seperti itu?"

Lin Xue tersenyum tipis.

"Ketika kau masih belajar berjalan aku sudah membangun Aliansi Seratus Perguruan."

Tongkat kayunya mengetuk tanah.

Tok!

Seribu bunga es bermekaran.

Setiap kelopak berubah menjadi pedang.

"Teknik Seratus Bunga Beku. Musim Dingin Abadi."

Sreet!

Ribuan pedang es turun seperti hujan. Wanita berjubah hitam langsung memanggil rantai-rantai hitam.

Namun...

Setiap rantai yang menyentuh bunga es langsung membeku.

"Celaka!"

BOOOM!!

Ledakan es memenuhi langit timur.

...

Di gerbang utara.

Yan Luo tertawa keras meski tubuhnya telah dipenuhi luka.

"Hahaha!"

"Begini baru pertarungan!"

Tombaknya berputar.

Petir memenuhi langit.

Raja Kegelapan Ketiga mengangkat kedua tangannya. Kabut hitam berubah menjadi ribuan tengkorak.

Kedua teknik bertabrakan. Ledakan demi ledakan membuat tanah retak hingga puluhan kilometer.

Tak satu pun mau mundur.

...

Di selatan.

Puluhan tetua Aliansi mulai kewalahan menghadapi Raja Kegelapan Keempat. Bayangan lawan terlalu banyak.nSetiap kali dihancurkan...

Puluhan bayangan baru muncul.

Seorang tetua terkena belati.

"Darahku..."

Tubuhnya langsung menghitam.

"Tetua Li!"

Raja Kegelapan Keempat tertawa.

"Racun Bayangan. Dalam sepuluh napas..."

Namun...

Sesosok bayangan putih tiba-tiba muncul.

Mu Xueyi.

Pedangnya memancarkan cahaya bulan.

"Teknik Pedang Bulan."

"Cahaya Pemurnian."

Sraaang!

Cahaya perak menyapu tubuh Tetua Li.

Racun hitam perlahan menghilang.

Raja Kegelapan Keempat mengernyit.

"Tubuh Roh Bulan..."

Mu Xueyi mengangkat pedangnya.

"Kau harus melewatiku dulu."

...

Di langit.

Shen Yu dan Kaisar kembali bertabrakan.

Pedang emas.

Melawan Pedang Pemusnah.

CLAAANG!!

Untuk pertama kalinya...

Pedang emas Shen Yu retak sedikit.

Crack...

Shen Yu langsung mundur.

Tatapannya tertuju pada retakan kecil itu.

Kaisar tersenyum.

"Pedangmu bagus. Tetapi belum sempurna."

Ia mengangkat Pedang Pemusnah.

Seluruh langit berubah hitam.

"Kalau begitu lihatlah salah satu teknik yang membantai Bangsa Naga."

Ia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi. Aura hitam memenuhi seluruh cakrawala. Bahkan Lima Raja Kegelapan ikut menghentikan pertarungan mereka sejenak. Mereka tahu...

Teknik itu sangat berbahaya.

"Teknik Pembantai Naga. Naga Jatuh dari Langit."

BOOOOOOOM!!

Pedang hitam itu ditebaskan. Seekor naga hitam sepanjang ribuan meter muncul dari dalam kehampaan. Raungannya membuat ruang pecah. Ia menerjang Shen Yu dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Di bawah...

Seluruh warga kehilangan warna wajah.

"Mustahil..."

"Itu bukan teknik manusia..."

Esensi Naga Purba di dalam tubuh Shen Yu meraung marah.

"Jangan biarkan teknik itu mengenainya!"

Shen Yu mengangkat kepalanya.

Di belakangnya...

Empat Roh Suci mulai bergerak bersamaan.

Naga Emas meraung.

Phoenix Putih membakar langit.

Harimau Putih mengaum hingga ruang bergetar.

Kura-kura Hitam membentuk perisai raksasa.

Aura keempat Roh Suci mulai menyatu menuju tubuh Shen Yu. Sisik emas perlahan menyelimuti kedua lengannya. Rambutnya berubah menjadi keemasan.

Pupil matanya kini benar-benar menyerupai naga purba.

Ia menggenggam pedangnya lebih erat. Lalu berkata pelan,

"Kalau kau menggunakan teknik pembantai naga. Kalau begitu aku akan menunjukkan kepadamu. Teknik yang diciptakan untuk membunuh para pembantai naga."

Pedang emasnya perlahan terangkat.

Seluruh energi Empat Roh Suci berkumpul di ujung pedang.

Langit kembali bergetar.

Dan di balik retakan kehampaan...

Sepasang mata merah tua itu akhirnya menunjukkan sedikit keterkejutan.

"Menarik..."

Suara asing itu bergema pelan di dalam kehampaan.

"Aura itu ternyata benar masih ada."

1
anggita
like👍iklan☝, Shen Yu.
Mirage Ink: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!