Sebuah dunia masa depan, dimana patung-patung para dewa jatuh dari langit, dan hanya dengan mengucapkan nama dewa/kisah dewa seseorang akan memperoleh warisan para dewa, dan juga tentang kengerian semesta, dimana para jenius dari seluruh alam semesta akan memperebutkan Takhta Kaisar Agung!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rlll0411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
Sedangkan pria yang berambut biru wajahnya terlihat sedikit khwatir, ia tahu bahwa Qian Yu mewarisi dewa yang tingkatannya lebih tinggi dari kaisar blue star saat ini.
Dimana hanya dengan warisan tingkat Raja Dewa, sudah bisa ber kultivasi hingga tingkat tertinggi yang bisa dicapai manusia sejak awal mula kultivasi ditemukan pertama kali, sekarang ia berada di tingkatan yang disebut Tingkat Raja, bahkan ada rumor mengatakan dirinya sudah berada di alam tertinggi di atas Raja, yang bahkan tingkatannya tidak ada seorangpun yang mengetahuinya.
Sebuah alam yang bahkan tidak pernah tercatat dalam sejarah ratusan ribu tahun Blue Star!
Karna dalam sejarah ratusan ribu tahun, belum pernah ada seseorang yang benar-benar melampaui batas tingkat Raja, dan karna itulah ia disebut sebagai Zeus II, orang terkuat saat ini dalam sejarah ratusan tahun dari awal mula Kultivasi.
Qian Yu semakin mengerutkan kening, setelah itu ia mulai mencari-cari dalam ingatannya siapa yang mereka sebut keluarga Zhou? dan juga yang disebut-sebut Zhou Qiqiu pujaan hatinya?
'Ketemu! Keluarga Zhou adalah sebuah keluarga kaya, dimana bisnis dan pengaruhnya sudah mengakar dimana-mana di dalam Kota Zhujiao.
Jika digambarkan dengan singkat, Keluarga Zhou adalah raksasa yang bisa mengendalikan seluruh Kota Zhujiao hanya dengan satu telapak tangan!'
Meskipun demikian, dengan Token pemberian Master, Qian Yu tidak takut, kata-kata terakhir Master mengungkapkan bahwa sebesar apapun masalah yang diperbuat olehnya, Token tersebut bisa melindunginya.
Meskipun Qian Yu sedikit ragu bahwa Token tersebut benar-benar bisa melindunginya!
"Ini hanyalah tempat terpencil, siapa yang akan bisa mengetahuinya jika kita menghilangkan semua bekas dan membunuhnya?" Zhou Qie berkata dengan niat membunuh di kedalaman pupil matanya.
"Cepat serahkan semua barang-barang yang kamu temukan dari ketiga pria berjubah hitam."
"Informasi yang kami dapatkan menunjukkan bahwa kamu dan kakak seniormu, ada di tempat tersebut."
"Jika kamu menolak menyerahkannya, jangan salahkan kami jika membuatmu menghilang tanpa jejak! Selamanya!"
Mereka bertiga terus menerus mengancam Qian Yu, bahkan pria brandalan dengan rambut di cat biru yang awalnya takut, sekarang menunjukkan taringnya, mengancam Qian Yu dengan wajah sombongnya.
Sekarang Qian Yu akhirnya mengerti tujuan sebenarnya ketiga orang tersebut, sangat disayangkan bahwa saat itu Qian Yu tidak tahu bahwa ketiga pencuri sedang membawa hatta karun, jika tidak mungkin dirinya akan merampok para pencuri
"Hoamm..." Qian Yu menguap dengan wajah membosankan, dirinya sekarang tidak seperti sebelumnya, tanpa seorangpun yang peduli padanya.
Bahkan jika ayahnya tidak terlihat, Qian Yu yakin dia berada di sekitar sini, jika ayahnya benar-benar tidak ada, dirinya masih memiliki kakak senior yang akan menjemputnya, yang benar-benar dia andalkan.
Tanpa memberi tahu para kakak seniornya pun, Qian Yu yakin mereka akan menjemputnya, mungkin tidak lama lagi mereka akan tiba dirumahnya saat ini.
"Hei! Miskin! Beraninya kamu mengabaikan kami?" Zhou Qie berteriak dengan marah.
Beraninya dia yang hanya seorang sampah miskin tidak berguna mengabaikan dirinya?
Bukanlah itu sama saja dengan mencari kematian?
"Baiklah, aku katakan sekali lagi, semua harta atau obat spiritual yang kamu temukan dari ketiga pria berjubah hitam kemarin, cepat serahkan padaku! Jika tidak,...." Zhou Qie tidak melanjutkan ucapannya, tapi tangannya membuat gerakan memotong leher.
Kedua pria yang menemaninya tersenyum sinis, mereka tidak sabar untuk membagi semua harta dan obat spiritual langka yang dicuri oleh ketiga pria berjubah hitam.
Qian Yu tidak mengetahuinya, bahwa ketiga pria berjubah hitam yang dibunuh semua oleh Yun Xian'er kemarin, meraka mencuri semua harta berharga dan obat spiritual langka dari seorang pedagang kaya.
Meraka berbagi tugas, dengan Zhou Qie dan kedua temannya membuat keributan yang menimbulkan kekacauan, dan ketiga pria berjubah hitam menyelinap kedalam ruang rahasia yang berisi harta berharga.
Yang diinginkan oleh Zhou Qie adalah tanaman spiritual langka, dan untuk sisa harta berharga lainnya, ia tidak peduli.
Bahkan jika kedua teman pria mendapat bagian atau tidak, asal dia bisa memperoleh tanaman spiritual langka tersebut, semua hal lain dirinya tidak akan peduli.
"Sampah! Apakah kamu bisu? Tidak bisa berbicara, cepat jawab pertanyaan Nona Qie!" Melihat Qian Yu yang tidak bicara sepatah katapun, pria berjas berteriak dengan marah.
Hanya sampah belaka berani mempermainkan mereka bertiga?
Bahkan tidak menjawab sepatah katapun!
Apakah dia menganggap kami bertiga tidak ada?
"Hei, semuanya! Aku hanyalah seorang anak tanpa dosa, semua yang kalian ucapkan, aku tidak mengerti."
"Harta berharga? Ketiga pria berjubah hitam? Aku hanyalah anak rumahan yang tidak pernah keluar, bahkan keluar dari kamar sekalipun jarang, kecuali buang air kecil, berak, dan makan, jadi aku benar-benar tidak mengerti apa yang kalian maksud."
Qian Yu akhirnya menjawab dengan wajah tanpa dosa, seolah bingung dengan semua yang mereka katakan, seperti seorang anak kecil yang polos.
"Nona Qie, bagaimana jika kita bunuh saja dia, lalu geledah seluruh rumahnya?" Pria brandalan tersebut benar-benar tidak tahan lagi, saat ini wajahnya memerah, urat di dahinya terlihat jelas, dan mengepalkan tangan dengan marah.
"Aku tidak membunuhnya karna takut jika semua hal baik disembunyikan olehnya disuatu tempat rahasia, tapi karna sampah tidak berguna ini tidak mau mengatakannya, maka...." Nona Zhou Qie tidak melanjutkan ucapannya, pupil matanya melirik kedua teman prianya secara bergantian.
Seolah otak mereka terhubung, dengan pikiran yang sama, kedua pria berjas dan berandalan mengeluarkan senjata mereka masing-masing.
Dengan pria berjas memegang pisau kecil yang melengkung seperti bulan sabit, cahaya bilahnya bersinar dengan cahaya dingin.
Sedangkan pria brandalan dengan rambut dicat biru mengeluarkan sebuah parang, sambil menatap Qian Yu dengan ekspresi aneh, ia mulai membelai parang yang dipegangnya dengan lembut, seolah membelai kekasihnya.
"Bertindak! Lakukan secepat mungkin!"
Dengan teriakan Zhou Qie, kedua pria tersebut bergegas menuju Qian Yu dengan cepat.
Sedangkan Zhou Qie hanya berdiri diam untuk menonton pertunjukan yang bagus, kedua pria tersebut sudah cukup untuk menangani Qian Yu yang hanya seorang bajingan kecil tanpa kultivasi.
'Kak, kali ini,. Hidup matiku bergantung padamu..' Pikir Qian Yu yang hanya bisa pasrah.
Saat ini kedua pria tersebut berlari dengan cepat, keduanya berpencar mencoba menyerang dari arah kanan dan kiri, menuju Qian Yu yang hanya berdiam diri.
Qian Yu hanya bisa menunggu datangnya keajaiban, bahkan jika dirinya lari secepat mungkin sekarang, itu tidak akan mengubah apapun.
Dirinya belum memulai kultivasi, lari secepat mungkin sekarang hanya akan mendatangkan kematian yang lebih mendebarkan!