NovelToon NovelToon
365 Days Wedding

365 Days Wedding

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:415.3k
Nilai: 5
Nama Author: Haasaanaa

Sebelum baca cerita ini, disarankan untuk membaca Menikahi Duda Impoten. Agar paham dengan alur ceritanya 🥰


Radit mengajak Ghea untuk menjalani pernikahan selama satu tahun. Dengan iming-iming akan membiayai Ghea kuliah jenjang kedokteran. Ghea yang memiliki sedikit rasa kepada Radit akhirnya setuju, tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.

Kisah cinta mereka yang rumit dan penuh dengan rintangan sangat membuat hubungan mereka menjadi kuat dan terkadang juga tidak.

bagaimana dengan kisah mereka? ayo follow, Vote, Komentar dan Like ya😆 Agar novel ini bersinar🥰Sederhana gitu kan buat author bahagia hihi😍







Follow IG:authorhaasaanaa
Visual setiap karya saya, ada disana 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haasaanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EP 31

Ghea menarik selimut yang menutupi tubuh Radit, ia memaksa pria itu untuk makan. "Aku tidak mau, lidah ku pahit!" Tolak Radit, ia menatap malas Ghea karna terus memaksa nya. "Makan lah kak, nanti minum obat. Kau terlihat pucat sekali.." Rayu Ghea lagi. 

Ghea menarik tangan Radit untuk duduk bersandarkan dengan bantal yang sudah ditumpuk oleh Ghea. Dengan terpaksa Radit mengikuti semua arahan Ghea, karna juga melihat kilatan amarah dimata wanita mungil itu. 

Ghea menyuapi Radit dengan telaten, "enak juga punya istri, sakit begini ada yang jagain. Ada yang merhatiin lagi, enak banget yaa.." Gumam Radit didalam hati, ia menguyah makannya sambil menatap kearah Ghea yang sibuk menyuapi nya. "Setelah makan, kakak minum obat. Terus istirahat" Ucap Ghea, Radit hanya diam. 

Setelah makanan itu habis dimakan oleh Radit, Ghea mengambil obat yang ia beli tadi. "Ini minumlah" Ucap Ghea sembari memberikan sebutir pil dan segelas air minum. Radit tidak menerima itu, ia hanya menatap gelas dan pil itu saja. Tentu Ghea heran, "kok cuma diliatin? Buruan ambil kak.."

"Aku tidak bisa minum pil begitu, besar banget. Aku ngga sanggup nelan nya" Jelas Radit, ia merasa seperti kehilangan muka menceritakan kelemahan nya sendiri. Ghea ingin tertawa mendengar kenyataan itu, karna selama ini Ghea selalu berpikir jika Radit tidak memiliki kelemahan apapun dalam kehidupan nya. 

Tapi, kali ini Ghea langsung mengetahui dua kelemahan Radit sekaligus, sungguh membuat nya ingin tertawa kencang saja. "Terserah, kalau kau mau tertawa, silahkan." Ucap nya, melihat wajah tampan Radit membuat Ghea tidak tega menertawakan nya. 

Ghea mengambil sendok di nakas, ia menghancurkan pil itu dengan air minum. Radit tersenyum tipis melihat hal yang dilakukan Ghea,wanita itu sangat cekatan dalam mengurus dirinya. "Ini kak, sudah aku larutkan. Minumlah" Ucap Ghea, Radit menelan semua pil yang sudah cair itu. Lalu minum air putih digelas tadi hingga kandas. 

Ghea senang melihat nya, ia menaruh gelas kosong itu dinampan. "Besok juga sudah baikan kak." Ucap Ghea, ia ingin kembali ke kamar nya. Tapi, Radit meraih tangannya membawa wanita itu untuk duduk disebelah nya. "Kau mau kemana?" Tanya Radit, ia menatap Ghea intens, benar-benar penglihatan nya hanya tertuju pada Ghea saja. 

"Ke kamar, aku sudah ngantuk" Sahut Ghea, ia tidak kuat ditatap seperti itu oleh Radit. "Tidurlah bersama ku" Ujar nya, seperti perintah bagi Ghea. 

"Kak, itu tidak sesuai dengan aturan"

"Apa ada aturan yang mengatakan jika kita dilarang tidur dalam satu ranjang, hmm?"

Pertanyaan itu membuat tubuh Ghea membeku, ia sedikit membenarkan itu. Lagian Radit juga sakit, tidak ada salah nya menemani pria itu tidur. "Lagian hanya semalam saja, anggap saja bonus tidur dengan pria tampan." Gumam Ghea didalam hati. Dengan ragu, ia mengangguk setuju. 

Radit tersenyum puas, ia membuka kaos oblong nya. Hal itu membuat Ghea menjadi malu, "kak, malam ini aja kamu tidur pakai baju dong" Pinta Ghea, ia tidak sanggup melihat roti sobek itu. Radit menggelengkan kepalanya, karna ia tidak terbiasa tidur dengan memakai baju. 

Radit menarik tangan Ghea untuk tidur disebelah nya, ia membawa Ghea dalam dekapan nya. Ghea merasa gugup, seperti selayak nya pasangan yang bahagia. Apa lagi Radit mengunci kaki nya di kaki Ghea, seolah-olah tidak ingin Ghea pergi dari nya. "Kak, apa ini salah satu efek samping dari obat yang kau minum tadi?" Tanya Ghea, sedari tadi sifat Radit sangat aneh. 

Biasanya pria itu akan mati-matian menghindari nya, ini malah ingin tidur bersama nya pula. Dan sial nya, Ghea juga suka dengan efek samping obat itu. "Mungkin, sudahlah tidur" Jawab Radit cepat, ia menguatkan dekapan nya sehingga Ghea merasa hangat. 

Aroma tubuh Radit sungguh nyaman untuk nya, bahkan Ghea terlihat sangat kecil untuk tubuh Radit yang dua kali lebih besar dari nya. Ghea merasakan deru napas Radit yang sudah teratur, ia mendongakkan kepalanya. Untuk melihat apa yang dilakukan pria itu, ternyata Radit sudah tertidur pulas. 

Ghea tersenyum tipis, ia pun memejamkan matanya juga. Tidur dengan pria tampan akan membuat malam nya menjadi malam yang indah. Ghea tidak ingin memikirkan apapun, hanya fokus dengan apa yang perlu dijalani. Soal hasil, Ghea pasrah kan saja pada Tuhan. 

Ghea terbangun dari tidur nya kala alarm milik Radit berbunyi, ia mematikan alarm itu. Lalu melihat jam yang menunjukkan pukul 08:00 pagi. Ghea terkejut, ia ada kelas hari ini. Tapi, saat ingin bangun tangan Radit masih memeluk pinggang nya. Dan Ghea merasakan suhu panas ditubuh Radit, "Loh kak, kau demam.."

Ghea berusaha melepaskan kaitan tangan Radit di tangan nya, ia segera bangkit untuk mengambil kompres. "Hmm.. Kau mau kemana?" Tanya Radit dengan suara khas bangun tidur, dan terdengar sangat lemah. Ghea benar-benar khawatir, "aku mau mengambil kompres, kak. Dan menelpon Tuan Ezra kalau kau sakit, jadi istirahat lah dulu untuk hari ini" Ucap Ghea, ia berlalu pergi menuju lantai bawah. 

Radit hanya diam menatap kepergian Ghea, ia merasa bersyukur ada Ghea yang telaten menjaga nya. Tanpa disadari oleh Radit, senyum sangat manis terukir diwajahnya untuk Ghea. 

Ghea terkejut saat melihat Lovie sudah santai didepan televisi, seperti sudah sedari tadi menunggu nya. "Loh Lovie.."

"Astaga kak, kenapa lama banget? Aku nunggu nih dari tadi" Omel Lovie, ia sempat kekamar kak Radit, tapi malah melihat suami istri yang tidur dengan sangat romantis untuk nya. "Kak Radit lagi sakit, jadi aku tidak ke Kampus hari ini deh. Tolong aku hari ini ya, nanti jelaskan pada ku tentang kelas hari ini" Pinta Ghea pada adik iparnya, Lovie memberikan dua jempolnya. 

"Ternyata kucing gila serta nakal itu bisa sakit juga yaa" Cibir Lovie, Ghea tertawa saja mendengar nya. Mereka bercerita tentang keanehan Radit, hingga Ghea lupa dengan tujuan nya turun ke lantai bawah. 

"Ghea.. Kau dimana?!" Teriak Radit dari atas lantai, mendengar itu Lovie langsung berlalu pergi. Dan Ghea langsung mengambil yang ia butuhkan tadi, ia merutuki dirinya sendiri yang keasikan bercerita dengan sang adik ipar hingga melupakan pekerjaan nya. 

Ghea masuk ke kamar Radit, ia melihat Radit yang menatap nya kesal. "Ambil air nya dimana? Di Antartika?" Tanya Radit dengan wajah kesal nya, Ghea menggelengkan kepalanya cepat. "Ada Lovie tadi, jadi aku keasikan bercerita pada nya. Maaf.." Lirih Ghea, ia memegang dua telinga nya sebagai bukti bahwa ia mengatakan hal yang sebenarnya. 

Radit mengangguk saja, mode sakit kali ini membuat nya ingin selalu dekat dengan Ghea. Radit juga tidak perduli dengan perjanjian itu, "aku sudah mengatakan pada Tuan Ezra, tentang kau tidak bisa bekerja hari ini" Ucap Ghea, ia meletakkan handuk basah di kening Radit. 

"Terus apa yang dikatakan Tuan?" Tanya Radit, ia menatap kearah Ghea yang mengulum senyum nya. "Tuan mengatakan jika repot memiliki asisten seperti mu" Sahut Ghea, Radit mendengus kesal mendengar nya. 

Ghea tertawa kecil, "sudahlah, biarkan handuk ini dulu ya. Aku mau membuat sarapan untuk mu" Ucap Ghea, ia ingin bangkit tapi Radit menarik tangannya. "Tetap lah temani aku" Pinta nya, wajah nya sangat memelas. Ghea sampai tidak tega menolak nya, tapi perut nya dan juga Radit perlu diisi bukan?

1
Shifa Burhan
poin2 masalah dalam novel kalian adalah pemikiran2 egois wanita
*wanita yang menyukai radit akan kalian cap wanita jahat dan murahan yang cintanya menjijikan dan kalian perlakukan sangat kasar
*lelaki yang menyukai Ghea kalian cap lelaki baik2 dan cinta nya tulus dan kalian perlakukan sangat2 lembut

*suami interaksi suami dengan wanita lain kalian anggap kesalahan fatal
tapi semua interaksi istri dengan lelaki lain kalian bela dan benarkan, malah kalian memutar balik fakta jadi suami yang balik salah

*istri cemburu maka suami yang salah karena tidak peka dan bisa menjaga perasaan istri
tapi ketika suami cemburu maka suami juga yang salah karena cemburu buta dan tidak bisa percaya istri

*asas kepercayaan hanya kalian perlakuan jika istri melakukan kesalahan tapi saat suami melakukan kesalahan asas kepercayaan yang kalian bangga2kan hilang entah kemana

dengan pemikiran2 egois kayak gini kalian bangga dengan novel kalian, miris
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Liie
ghea mode singa🤣
Liie
🤣🤣🤣
Atiah arini
luar biasa good
Ema bjm
/Facepalm/
Lina aja
lanjut n semangat
Lina aja
y ampun terbayang kan badan kekar tapi pas ngomong mendayu.....walah
Lina aja
ye Radit m ada"j sakit juga
Lina aja
😭😭😭😭🥺🥺🥺🥺
Lina aja
kasian banget Ghea....andai tau yg menimpa Radit
Lina aja
kasian banget ni m Azka....moga ada jodoh terbaik untuk mu
Lina aja
ahk kebiasaan buruk Ghea itu g pernah tanya dulu.....negatif tinkking
Lina aja
parah banget ini pakmil.....ko bisa y thor ikut ngidam gtu
Lina aja
kebawa hamil y gampang tantrum.....ahk suami idaman
Lina aja
y ampun kasian kan Bu Clara yg denger peperangan antara mereka.....hadeuh
Lina aja
hadeuh bumil masih j cemburuan
Lina aja
ulat bulu nya harus di habisi itu
Lina aja
wah klw Danu n lovie jadian.....Radit jadi ipar Danu donk
Lina aja
pasti Mayra ingin mengganggu rumah tangga mereka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!