NovelToon NovelToon
New Story Famale Character

New Story Famale Character

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:300.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syche

Alisya adalah seorang gadis berhati lembut yang disukai oleh banyak orang. Dia adalah pemeran utama dalam sebuah novel yang mengisahkan tentang cinta yang berawal dari dare atau tepatnya tantangan.

Sedangkan Risa adalah gadis tertutup dan hidup dengan menyendiri. Bukan, bukan berarti dia bodoh dan miskin, tapi dia adalah seorang hackers terkenal diperkalangan Ahli IT..

Maka kenapa dia bisa masuk kedalam tubuh gadis bernama Alisya itu?

Kenzie lardfiez :"kau membuat aku tergila-gila kepadamu"ucapnya dengan seringai yang menjengkelkan

Yak!. itu bukan dialoqnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

renang

“Alisa”panggil Jovan. Dia menatap lamat-lamat Alisya putri jelitanya yang sangat cantik. Siapa sangka ini adalah anaknya?, Ada rasa bangga tersemat dalam diri Jovan tentang Anaknya ini. Tidak hanya cantik, tapi anaknya ini terkenal sangat jenius dan dihormati oleh para Guru. Seketika Jovan tersenyum “Nanti pulang sekolah kau datanglah keperusahaan. Kita akan melakukan tes dengan penyakitmu”

Sambil mendengarkan, Alisya meminum susunya hingga tandas. Kemudian menatap Jovan “Kenapa harus ke-perusahaanmu?”tanyanya. Setaunya dirumah sakit juga dia bisa, kenapa harus diperusahaan?

“Dedy memanggil dokter secara pribadi. Dan juga Dedy ingin melihat secara langsung diagnosis dari dokter itu. Tenang saja, dia perempuan yang profesional”

Dedy?

“hn. Ngomong-ngomong Ayah mengubah panggilan menjadi Dedy?”ucap Alisya sedikit merinding. Baginya panggilan Dedy sangat tidak cocok untuk Jovan.

Jovan menaikkan Alis-nya “emang ada apa dengan panggilan Dedy?. Itu terdengar sangat cocok untuk pria hot sepertiku”bangganya melirik tubuhnya yang masih tegap seperti pria muda diluar sana.

Alisya mendengus geli. Dia berdiri “baiklah. Banggakan saja dirimu Ayah, oh atau DEDY”tekan Alisya. Dia menghampiri ayahnya itu “aku ingin pergi sekarang”ucap Alisya menyodorkan tangannya meminta sambutan dari Jovan.

Jovan tak tersinggung sedikitpun dengan nada ejekan putrinya itu. Dia ikut berdiri dan menyambut tangan Alisya dengan lembut dan segera dicium oleh putrinya itu. Seketika tatapan Jovan melembut “kau membutuhkan uang lebih?. Apa uang rekeningmu sudah habis?, Perlu ku isi?”tanyanya beruntun.

Alisya mengangkat kepalanya kemudian dia menggeleng pelan “masih banyak, belum kugunakan.. mungkin nanti atau nantinya lagi”ucap Alisya berpikir kapan dia akan menghabiskan uang itu selagi uangnya banyak.

“Habiskan saja. Aku tak akan bangkrut hanya karena putriku ini”tawa Jovan mengacak rambut Alisya “ah, Aku sangat senang pengaruh penyakitmu tidak sampai padaku. Dan lagi, hanya aku yang bisa kau sentuh putriku sayang”kekehnya.

“emp, sepertinya tidak”jawab Alisya tersenyum tipis sambil memperbaiki tatanan rambutnya.

“ada yang lain?”tanya Jovan ragu. Dia ingat betul kalau penyakit mysophobia itu tidak mempengaruhi yang sedarah seperti dirinya. Selain itu, Jovan tidak memiliki keluarganya di Indonesia lagi. Hanya dijerman.

“ada. Kenzie”balas Alisya enteng. Tanpa menyadari raut bingung Kenzie dia pergi meninggalkan Rumah dan menjalankan mobil yang sudah menjadi kesayangannya itu.

Tak berselang lama. Alisya telah memasuki perkarangan kampus dan keluar dengan gaya khasnya yang disambut oleh tatapan banyak orang. Mereka tak bosan-bosannya memandang sang primadona kampus yang semakin hari semakin cantik. Dengan raut datar, Alisya menenteng tasnya yang berisi baju renang dan berjalan melewati banyaknya lalat dunia.

Memang hari ini ada perlombaan berenang khusus kelas semester akhir. Yang dimana, anggota kelas lainnya juga ikut termasuk Kenzie. Alisya hanya santai saja, berbeda dengan yang lain. Mereka tegang walau sudah berlatih dirumah sampai kedinginan.

Saat memasuki kelas. Chelsea datang menyambutnya dengan tergesa-gesa “Alisyaaaa!. Aku gugup, bagaimana ini?” dapat Alisya rasakan tangan Chelsea yang menggenggam tangannya sangat dingin. Tanpa sadar Alisya terkekeh “kenapa harus gugup. Dibawa santai saja”ucapnya bermaksud menenangkan.

Bukannya tenang. Chelsea semakin gelisah “ini bukan Praktek lagi Alisya, yang seperti diSMA dulu. Ini lomba antar kelas!, Antar kelas!, Oh yaampun.. aku tidak yakin akan berhasil melewati babak ini”

Alisya berjalan dan menduduki dirinya terlebih dahulu sambil mendengarkan semua Celotehan Chelsea. Gadis itu ikut duduk memandanginya dengan Alis berkerut tanda berpiki keras. Alisya memegang bahu Chelsea “jangan seperti anak SMA chel. Setauku kau sangat percaya diri, dimana kepribadian itu lagi?”tanyanya.

Chelsea menghembuskan nafasnya gusar “masalahnya aku menjaga image didepan justine”ucapan Chelsea langsung membuat Alisya berdecak pelan. Dia kira Chelsea sangat gugup akan perlombaan ini, nyatanya karena justine. Dasar

“hei ada apa dengan wajahmu itu?”sungut Chelsea melihat wajah Alisya berubah sangat datar “jangan menganggapku lebay oke?, Masalahnya Justine menjadi panitia sa, Aku takut salah langkah”

“apa yang salah langkah?”tanya Alisya tanpa minat.

“susah menjelaskannya. Yang penting aku tidak percaya diri sekarang”lesunya.

“kau menyukai Justine?”

“iya”ucap Chelsea jujur

Sehabis meladeni pembicaraan tentang Justine dari Chelsea, Alisya beserta Chelsea segera masuk ruang ganti setelah mendengar intruksi dari kepala sekolah jika lomba renang akan dimulai.

Alisya mengkuncir kuda rambutnya. Pantulan kaca menampakkan rambut biru yang dia cat terlihat cantik. Alisya kemudian menarik baju renang ketatnya yang berwarna hitam untuk sedikit menutup dadanya yang sangat teramat terekspos ini “Memiliki dada besar juga ternyata merepotkan”gumam Alisya yang merasa dadanya sesak karena terlalu terjepit oleh baju renang ini.

“ayo Alisya. Kau sudah siap?”panggilan dari belakang membuat Alisya membalikkan badannya. Chelsea seketika lupa untuk berkedip. Kemudian dia berkata “kau yakin kau aman nanti Alisya?”tanyanya.

Alisya mengangguk “Kau jangan melupakan sabuk hitamku”ingat Alisya.

“baiklah. Ayo kita jalan”Ajak Chelsea mengambil kedua handuk putih untuk menutupi badan keduanya.

Sesampainya ditempat yang telah ditentukan oleh panitia., Keduanya telah disambut oleh tatapan para adik tingkat yang bermaksud menonton lomba antar kakak tingkat ini.

Chelsea menghembuskan nafasnya secara kasar melihat Kenzie datang menghampiri keduanya. Matanya tertuju pada perut pria itu, terjiplak jelas yang membuat Chelsea menelan air ludahnya susah payah. Terlihat jelas Kenzie habis berenang, terlihat dari air yang membasahi seluruh tubuhnya.

Alisya menatap datar Kenzie yang tengah tebar pesona menurutnya. Pandangannya beralih ke-arah Chelsea, gadis itu melongo dengan air liur yang hampir menetes, wajahnya yang datar semakin datar dengan aura gelap.

Justine menutup mata Chelsea dari belakang. Pria itu menarik Chelsea mendekatinya sambil menatap Alisya dengan senyuman manis “hay Alisa. Kita bertemu lagi”sapanya.

“Justine..?”tanya Chelsea ragu. Indra matanya terasa gelap semua sebab tangan Justine yang menutupnya.

Justine menunduk “Kau diam”ucapnya galak. Kemudian kembali menatap Alisya lembut “Aku akan membawa tunangan genit ini. Bersenang-senanglah”ucapnya lalu menarik Chelsea pergi dari Alisya.

“Alisa”Kenzie menghampiri Alisya. Matanya menatap tajam punggung Justine yang sudah menjauh kemudian menatap Netra hitam milik kekasihnya itu ketika tidak mendengar balasan. Tangan Kenzie terangkat memegang rambut biru lurus Alisya “kau mengganti cat rambut?”

|Versi kuncir kuda|

Alisya mendengus tanpa menjawab Kenzie dia berjalan dan menduduki dirinya ditempat duduk khusus renang ini. Tatapannya sangat datar sehingga Kenzie menjadi bingung sendiri.

“Alisa?”

“Sayang?”

“kau mau ikut pemanasan?. Aku habis melakukannya. Aku bisa saja pemanasan lagi. Ayo, agar kakimu tidak keram nanti”Ajak Kenzie pada akhirnya.

Alisya sedikit berpikir kemudian berdiri melepaskan handuk putih yang bertengger menutupi tubuhnya sedari tadi. Dia lagi-lagi menarik baju renang ketat itu agar sedikit lebih menutupi dadanya kemudian berbalik “ayo, pemanasan”

Badan Kenzie menjadi kaku. Dia memalingkan muka untuk menutupi semburat merah dari telinga Sampai ke-pipi. Sial, dia juga merasa dedeknya tegang.

Sialan!

1
Ibuk'e Denia
dialognya kok aneh, bahasanya tak seperti di cerita cerita yang lain..maaf....
Putri Kemuning
Luar biasa
Arix Zhufa
baca 1 bab udh bingung
Dede Mila
mulai baca
hiro😼
Author lucu, saya suka👏😽 bye thor, jaga kesehatan ya.
hiro😼
Ceritanya Best thor👍😮‍💨, makasih sudah membuat cerita sebagus ini😽
hiro😼
🗿Dhlh
hiro😼
Apakah sepasang kekasih dingin sudah tidak dingin?
hiro😼
Jika memang cinta itu seindah pelangi, pasti kisah cintaku juga seindah pelangi, tapi tidak, kisah ku awalnya indah berakhir dgn tidak indah.
hiro😼
Ternyata ada yang mau main2
hiro😼
Alisa namaku, thor🗿👏
hiro😼
Sadis tapi karakter lu mirip gw🗿👏
hiro😼
Ojal saha sih
hiro😼
Nih 👏👏 tepuk tangannya, btw ngakak bener 🤣🤣
hiro😼
Ok aku melihat ojal, ojal saha sih
hiro😼
Yah, aku tau perasaanmu, justin
hiro😼
Maaf ya tapi yang di katakan nya itu benar
hiro😼
Ojol mana thor?
hiro😼
Ojal saha sih thor_-
Hestika
knp pas lg seru²nya selalu gantung cerita nya 😞
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!