NovelToon NovelToon
Hello Brothers: Pangeran Kembar

Hello Brothers: Pangeran Kembar

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Vampire / Akademi Sihir / Barat / Tamat
Popularitas:109.1k
Nilai: 5
Nama Author: kasayy

Perdamaian antara kaum vampir dan penyihir tidak sepenuhnya terjadi, meski pemimpin kaum vampir telah mati dan mereka mengakui kekalahan tapi di balik itu ada beberapa petinggi yang tidak mau tunduk dan berniat membalas dendam.
Di samping itu Joyi kembali dengan kekuatan baru untuk membalas dendam kepada keluarga Hermes, apakah dia akan memanfaatkan perang dingin ini? lalu bagaimana dengan Anna yang tiba-tiba menghilang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kasayy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 Pelajaran Pertama

Kediaman Colt nampak sepi saat senja tiba, hari itu adalah hari dimana Agler tepat berusia lima belas tahun. Semua anggota keluarga berkumpul untuk merayakannya termasuk Nick, Mina telah menyiapkan makanan kesukaan Agler sedang Colt telah menyiapkan sesuatu yang paling di butuhkan Agler saat ini.

Setelah ucapan selamat dan acara potong kue kini tiba saatnya Colt memberikan hadiahnya, benda itu berupa cairan merah yang berada di botol kecil. Agler sangat tahu benda apa itu sebab ia ingat Nick yang mengambilnya.

"Mulai saat ini kau harus terbiasa meminumnya, jika tidak perlahan tubuhmu akan lemah dan tak bertenaga. Seperti yang telah ayah jelaskan mau tidak mau kau harus bisa melakukan hal ini demi kelangsungan hidupmu" ujar Colt.

"Aku mengerti ayah" jawab Agler.

Ia mencoba mengambil botol itu, mencermati cairan yang ada di dalam dan seketika bayangan itu muncul dalam benaknya. Saat-saat dimana wanita itu berteriak ketakutan, meronta mencari pertolongan hingga akhirnya tewas mengenaskan.

"Minumlah... " ujar Colt.

Agler hanya mampu terpaku, merasakan mual dari dalam perutnya yang bergejolak.

"Ayah.... bisakah kita menundanya?" tanya Agler pelan.

"Kenapa?"

"Aku... hanya beluk siap" jawab Agler sambil menundukkan kepala.

Jujur ia memang tidak bisa melakukan hal itu, meski ia memang bukan manusia seutuhnya tapi dengan wujud yang sama dan selalu berinteraksi dengan orang-orang baik membuatnya tak tega melakukan hal itu meski meminum dari sebuah botol.

"Nak... umurmu sudah lima belas tahun, siap tidak siap inilah waktunya kau meminum darah itu" ujar Colt memberi pengertian.

"Tidak apa, kita masih bisa menundanya beberapa hari" ucap Mina yang tahu persis bahwa Agler memang tidak sanggup.

"Tapi...."

"Jangan terlalu di paksakan, aku yakin suatu saat Agler pasti akan melakukannya" ujar Mina memotong ucapan Colt.

"Hhhhh, baiklah... pergilah ke kamarmu dan beristirahatlah" kata Colt mengalah.

"Baik ayah."

Agler cukup senang karena orangtuanya mau memberinya sedikit pengertian meski pengertian itu sedikit membuatnya bersalah, ada juga perasaan kesal pada diri sendiri yang tak bisa meminum meski hanya setetes saja.

Perasaan-perasaan itu membuatnya tak bisa tidur, Agler memutuskan untuk menghabiskan waktunya di atas atap menatap taburan bintang yang indah.

"Tidak bisa tidur?" tanya Nick yang tiba-tiba sudah berdiri di sana.

"Oh,mm... iya" jawabnya sedikit kaget.

"Apa aku boleh ikut bergabung?"

"Duduklah" jawab Agler mempersilahkan.

Nick mengambil posisi tepat di samping Agler, berbaring di atas genteng sambil menatap langit malam yang cukup meriah hari itu.

"Tuan Nick... bagaimana rasanya meminum darah manusia?" tanya Agler yang sedikit mengejutkan Nick.

"Hmm.... tentu menyegarkan, tubuhku menjadi bugar dan kekuatan ku bertambah setiap harinya"

"Apa kau selalu berburu manusia setiap malam?" tanyanya lagi.

Hahahaha

Agler tidak mengerti di mana letak lucu dari ucapannya, dengan heran ia hanya bisa menunggu Nick selesai tertawa.

"Sepertinya ayah kalian memang tidak mengajarkan apa pun pada kalian"

"Maksudmu?"

"Hanya seorang Vampirences yang meminum darah manusia setiap hari, vampire sepertiku bahkan tidak perlu berburu karena istana sudah menyiapkan darah untuk kami para prajurit"

"Begitukah?" tanya Agler melongo.

"Apa... alasan mu menunda hal itu karena kau tidak tega memburu manusia?" tanya Nick yang di sambut dengan anggukan pelan dari Agler.

"Dengar nak, kita tidak membunuh manusia. Kita hanya mengambil sedikit darah mereka untuk membuat kita tetap hidup" jelas Nick.

"Tapi wanita di hutan itu... "

"Dia tidak mati, dia hanya pingsan dan ketika sadar ia akan lupa telah bertemu dengan ku karena sebelumnya aku telah membiusnya dengan obat khusus"

"Aku pikir.... " ujar Agler yang tak menyelesaikan kalimatnya.

"Istirahatlah! kita masih punya banyak waktu untuk belajar, sebelum itu segera siapkan mental mu untuk menerima kenyataan bahwa kau memang harus meminum darah manusia" ujar Nick sambil beranjak dan pergi meninggalkan Agler sendirian.

Sisa malam yang semakin larut itu menghanyutkan benak Agler pada pengetahuannya tentang dunia vampire, ayahnya telah menceritakan garis besar tentang kaumnya itu dan apa yang akan terjadi pada tubuhnya nanti setelah mencapai umur lima belas tahun.

Kadang ia berfikir mengapa harus hidup menjadi seorang manusia setengah vampire, kadang juga ia ingin mengambil keputusan untuk lebih baik mati dari pada mengorbankan nyawa manusia tapi ucapan Nick membuatnya penasaran juga.

Akhirnya Agler meminta Nick untuk menunjukkan terlebih dahulu bagaimana ia berburu tanpa mengorbankan nyawa seperti yang ia katakan.

Di bawah sinar rembulan yang pucat Nick membawa Agler pergi jauh dari desanya, mencari mangsa yang tepat agar Agler mudah belajar. Cukup jauh mereka pergi dari desa, hanya dalam waktu beberapa menit saja mereka sudah sampai di desa tetangga.

Kecepatan Nick dalam berjalan membuat Agler kagum sekaligus kewalahan sebab meski setengah vampire tapi kekuatan Agler sama dengan manusia pada umumnya.

Dalam perjalanan itu Nick tiba-tiba menghentikan langkah mereka dengan isyarat, di balik pepohonan ia mengawasi sebuah rumah dimana salah satu ruangan terlihat masih terang.

"Kenapa kita berhenti di sini?" bisik Agler.

"Di desa seperti ini tidak ada orang yang berkeliaran pada malam hari, kita tidak punya pilihan selain masuk ke dalam salah satu rumah"

"Apa? ta-tapi itu terlalu beresiko bukan?" ujar Agler kaget.

"Tenanglah kita tidak akan ketahuan, ikuti langkahku dan kau akan aman"

"Ta-tapi.... "

Ssssttt

Nick memberi isyarat saat ia melihat bayangan seseorang yang melintas di kamar dan mematikan lampu, dengan instingnya yang tajam Nick mulai membaca keadaan sekitar untuk memastikan bahwa semuanya aman.

Ia segera mengajak Agler maju dan berdiri tepat di bawah jendela kamar yang baru saja gelap, hanya dengan satu lompatan ia berhasil naik ke atas jendela dan membukanya tanpa kesulitan.

Tanpa suara Nick masuk dan menatap seorang gadis muda yang baru saja tertidur, dioleskannya sebuah minyak khusus tepat di bawah hidung gadis itu agar ia tertidur pulas. Setelah di rasa semua persiapan itu cukup ia pun menengok ke bawah jendela dimana Agler menunggunya dengan was-was.

"Naiklah!" seru Nick.

"Bagaimana cara naiknya?" tanya Agler.

"Kau bisa melompat!" jawab Nick.

Agler nampak bingung, melihat Nick naik hanya dengan satu lompatan memang mudah tapi sulit di praktekan sebab jendela kamar itu cukup tinggi. Tak ada cara lain, Agler memanjat sebisa mungkin membuat Nick bingung.

Dengan penuh perjuangan yang menghabiskan waktu Agler akhirnya bisa sampai di jendela itu tanpa bantuan.

"Apa kau bisa melompat?" tanya Nick heran melihat Agler yang kesulitan naik.

"Aku bukan vampire sejati seperti mu" tukas Agler.

"Umumnya manusia setengah vampire bisa melompat setinggi lima meter ah..... kini aku mengerti mengapa tuan Colt menyuruhku untuk menjadi gurumu, ternyata kau lebih mentah dari kelelawar" ujar Nick berkomentar.

"Sudahlah lupakan hal itu, kita mulai pelajaran menghisap nya" lanjutnya fokus pada gadis yang sedang tertidur pulas itu.

Nick memberi isyarat agar Agler lebih mendekat lagi, meski ruangan itu gelap tapi mereka dapat melihat dengan cukup jelas. Nick membuka kerah baju gadis itu, memperlihatkan leher yang mulus dan fokus pada darah yang mengalir di dalam urat.

"Kebanyakan vampire akan menghisap di bagian leher karena kau tidak perlu usaha untuk menghisapnya, satu lagi adalah bagian pergelangan tangan. Meski begitu aku tidak akan menyarankan mu untuk melakukannya"

"Kenapa?" bisik Agler.

"Vampire mentah seperti mu berpotensi membunuhnya, saat kau menghisap di bagian ini maka cara menghisap mu harus lembut dan teratur jika tidak maka kau akan membuat luka yang sulit di sembuhkan dan akhirnya tanpa sengaja malah membunuhnya. Rata-rata vampire prajurit yang menghisap di bagian ini sebab kami tidak selalu mendapatkan suplai darah dari istana, kami sering di posisi kelaparan dan inilah cara mendapatkan tenaga dengan cepat"

"Begitu ya... "

"Paha adalah satu-satunya tempat paling bagus untuk mengambil darah untuk mu, kau hanya perlu menyayat nya dengan kuku mu lalu menghisapnya. Setelah selesai minum gunakan cairan obat agar belas sayatan itu tertutup"

"Jadi... kita tidak akan membunuh gadis ini?" tanya Agler memastikan.

"Kita memiliki perjanjian dengan kaum penyihir sejak ribuan tahun yang lalu, kita di ijinkan untuk meminum darah manusia tapi tidak boleh membunuhnya."

Agler mengangguk tanda mengerti, maka Nick pun mempraktekkan bagaimana caranya menghisap di bagian paha. Semua ia lakukan sesuai penjelasannya tadi, mereka selesai dengan cepat sebab Agler sudah paham.

Dengan melihat sendiri kini Agler lebih tahu dan paham bahwa ia bukanlah monster seperti bayangannya selama ini, saat pulang ke rumah ia segera masuk ke dalam kamar dan menatap lama botol berisi cairan merah.

"Aku.... harus berani melakukannya" ujarnya meyakinkan diri.

1
Ellaa Nurell
hai ka...lanjutan hello brothers gada ya ?
kasayy: hai juga, serial hello brothers hanya satu ini.jika kamu suka genre serupa bisa baca novel lainnya karya thor. terimakasih
total 1 replies
Erlina Ibrik
typo thor.
hrs ya Chad bkn colt. colt ayahnya ima
Fahri Akbar
mantap
Arni Nino
Luar biasa thor
Arni Nino
Crazyup thor
Arni Nino
Next thor
Arni Nino
Karya yg luar biasa
Arni Nino
Thanks thor
Ellaa Nurell
apa ada kelanjutan nya hello brother ke 2 thor? masih blom move on sama ana
kasayy: mohon maaf, edisi novel dgn judul "Hello Brothers" hanya ada dua. yakni " Hello Brothers " dan "Hello Brothers : Pangeran Kembar ".

Tapi genre romasa fantasi bukan hanya ini saja ya... readers bisa baca juga karya lain seperti " Sonu: Legenda telah kembali "
total 1 replies
udin si otak anjay
kalo gabut mending baca novelku, dijamin auto ngamuk:v😗🗿
Ayank Nurhasanah
klo bisa bons chap donk Thor
untuk Chad sama Ima
hehe✌️
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Ellaa Nurell
yahhh.. brarti tamat dong thor.... pengen liat anna lagi padahal.... tapi dia udah abadi.... 🤔
Yelly
masih ada lanjutan kan thor?
Suyen9423
Aku benci harus mengatakan ini...tapi kenapa Chad begitu egois..
Chad memupuk kebencian kepada keluarga Hermes (Jack, jessa, sigima), dia menelan mentah-mentah semua kata-kata hasutan joyi hanya karena joyi yang membesarkan dia dan mengabaikan fakta-fakta yang bertentangannya. Jack sudah menjelaskan kecelakaan orangtua angkat Chad tidak disengaja tp Chad mengabaikan itu. Trus mengenai sigima menyerang Ima pun Chad tetap menyalahkan sigima padahal Ima jg sudah menjelaskan kebenarannya. Begitupun Agler, jessa sudah menjelaskan perihal kematian Chaterine tp sekarang malah seolah-olah menentang keluarga Hermes.😤😠
Kalo aku jadi Hans gak akan aku kasih tau keberadaan Anna dimana, enak aja pada ayah dan ibunya benci tapi sekarang malah butuh bantuan anaknya😠
Joyi mengatakan kalo jessa itu pembawa malapetaka dalam keluarga Hermes berdasarkan ramalan dan akhirnya mencoba membunuh jessa dimasalalu.Intinya kalopun jessa adalah pembawa malapetaka untuk keluarga Hermes, maka pada saat joyi meracuninya, Tuhan tidak akan membuat jessa selamat dan Anna pun ga akan lahir kedunia🤨
Maaf Thor aku mengeluarkan unek-unek aku, abisnya aku kasihan sama keluarga Hermes yang tertindas dari bab ke bab, apalagi jessa yg selalu difitnah oleh joyi dari jaman dulu.
Cukup sekian dulu ya Thor 🙏
Suyen9423: sebenarnya. masih banyak unek-unek aku,,, udah aku ketik lebih panjang dari ini tp ga bisa terkirim katanya kepanjangan Jd dipangkas deh😭😭😭😭😭
total 1 replies
Suyen9423
fix aku rasa selain joyi, ini mah Ballard dalang dibalik fitnah terhadap keluarga Hermes🤨 dan pelaku penembakan Ima juga suruhan Ballard 😤😤😤
sepertinya Ballard balas dendam atas kematian Catherine karena udah terhasut omongan joyi yang mengatakan bahwa Jack dan jesa yang telah membunuh chatrine.
Aku merasa kasian dengan keluarga Hermes menjadi terpuruk setelah kepergian Anna.🥺☹️😭
Susi Supriati
q tuh sebel banget sama kayra n ibunya,padahal mereka yg slalu buat masalah....mereka selalu di bantu tp GK da respeknya sama sekali sama keluarga Hermes,sebel bgt dechhh....kpan sadarnya si kayra thor....
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 2 replies
Susi Supriati
dasar joyi,q sbel sma u...😡
AKP
reiner masih hidup jadi semangat baca lagi
Susi Supriati
kangen banget sama reiner
Susi Supriati
joyi ini nyebelin😠....kpan dia menghilang thor.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!