Gadis cantik bernama Ryu Jin mengalami penyiksaan dari kedua orang tua angkatnya dan pengkhianatan Alex kekasihnya. Hampir saja ia terbunuh oleh orang-orang Alex dan diselamatkan Guru Ken.
Ia kemudian bertransformasi menjadi seorang ahli pedang dan pengawal tingkat tinggi. Namun ia belum bisa melupakan masa lalunya dan menyimpan bara dendam dihatinya. Takdir membuatnya bertemu dengan Nicholas yang menyewanya untuk menjadi pengawal pribadi Isabel istrinya. Nicholas menawarkan bantuan pada Ryu Jin untuk membalas dendam dan sebagai balasannya Ryu Jin harus menikah dengannya.
Bagaimana akhir kisah mereka, akankah benih cinta tumbuh diantara Nicholas dan Ryu Jin dan bagaimana dengan Isabel istrinya....akankah mereka bisa bersama?
up setiap weekend
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# Part 4 : Permintaan Isabel
Gemericik air menandakan Nicholas masih mandi di dalam. Bathtube nya sudah penuh air hangat tapi ia masih menyalakan kerannya. Nicholas berendam, pikirannya menerawang jauh memikirkan kesehatan istri tercintanya. Matanya terpejam hatinya sakit mengingat kondisi istrinya, ia ingin sekali membalas kejahatan itu tapi.....
" Aaaargh...."
Nick mengacak rambutnya, ia kesal karena semua usahanya sia-sia. Ia sudah menyebar anak buahnya menyelidiki kejadian itu tapi hasilnya nihil. Nick berdecak kesal dan segera menyelesaikan mandi nya karena Isabel menunggunya untuk makan malam.
Setelah berganti pakaian santai Nick keluar dr walk in closet menemani sang istri. Isabel tersenyum melihat Nick tak ada lagi airmata. Ia hanya ingin terlihat baik-baik saja di depan Nick, karena ia tau beban Nick sangat berat di kantor belum lagi harus menghadapi dirinya yang lumpuh.
" Lihatlah suamiku yang tampan heeem....wangi sekali aku suka. " sambutnya sambil meraih tangan Nick
" I Love u sayang...." ucap Nick tersenyum dan mencium lembut bibir Isabel.
" Tok...tok...tok...maaf Nyonya...Tuan...boleh saya masuk ? Makan malam sudah siap. " tanya Bibi Ann.
" Masuklah Bi...." jawab Isabel
Bibi Ann masuk membawa troli berisi makan malam dan obat milik Isabel. Ia segera menghidangkan makanan di meja dekat balkon. Nicholas dan Isabel duduk berhadapan menyantap makan malamnya. Tak butuh berapa lama makan malam selesai tak lupa Isabel meminum obatnya dibantu Nicholas. Dengan cekatan Bibi Ann merapikan piring dan segera undur diri.
Tinggallah Nick dan Isabel dikamar duduk menikmati malam dari balkon kamarnya. Cuaca malam ini cerah sekali dan bintang pun menampakkan dirinya membuat langit malam ini terasa indah.
" Nick...." ucap Isabel membuka percakapan
" Apa kau lelah...?"
" Tidak...mengapa kau menanyakan hal itu?" jawab Nicholas seraya menggenggam tangan Isabel.
Isabel memalingkan wajahnya memandang jauh ke depan, ia berkata lagi
" Nick....pergilah, tinggalkan aku...kau berhak mendapatkan wanita lain lagi...menikahlah kembali Nick."
" Apa....apa yang kau katakan Isabel ? " Nick terperanjat mendengar permintaan Isabel.
" Menikahlah kembali dengan wanita lain Nick...." ucap Isabel sekali lagi
" Tidak....kau gila, aku tidak mungkin meninggalkanmu sayang baik sekarang ataupun masa depan. " sahut Nick dengan nada tinggi
" Nick....sadarlah aku buka Isabel yang dulu, sewaktu waktu aku bisa pergi darimu Nick...aku tak tahu sampai kapan aku bisa bertahan..." kata Isabel sambil terisak.
" Tidak....Isabel selamanya istriku hanya satu, Kau....aku menerimamu apa adanya meski dalam kondisi terburuk sekalipun." sahut Nick melembut
"Tolong....jangan katakan itu lagi, aku tak mau mendengarmu mengucapkan hal konyol lagi Isabel. " pinta Nick sambil memeluk Isabel yang masih terisak menangis.
" Apa kau tidak ingin memiliki keturunan Nick, kau pewaris tunggal harus ada yang meneruskan keturunan Hoult...aku....aku...tidak bisa memberimu anak Nick. " jawab Isabel
" Ssst.....sudahlah aku lelah berhenti memikirkan hal itu." kata Nick
Nick berjongkok di depan Isabel dan menggenggam tangan Isabel,
" Isabela Willson....aku menerimamu dalam suka dan duka dengan segala kekuranganmu. Aku mencintaimu dan akan tetap mencintaimu selamanya sampai maut menjemput."
Nick mencium tangan Isabel dan menyentuh pipi Isabel yang basah dengan air mata. mencium kening dan kepalanya serta tersenyum. Isabel mulai tenang dan perlahan berhenti menangis.
" Hari sudah larut, ayo kita tidur...." ajak Nick.
Isabel mengangguk dan tersenyum " Maafkan aku Nicholas..."
Nick tersenyum dan kembali mencium Isabel. Ia membawa kursi roda Isabel ke pinggir ranjang, mengangkat dan membaringkan tubuh Isabel perlahan. Nick naik ke tas ranjang nya dan menarik selimut, membetulkan posisi Isabel dan memeluknya erat.
" Tidurlah sayang....dan jangan berpikir macam-macam lagi " pinta Nick
Isabel mengangguk dan memeluk Nick erat. Tak lama mereka pun terlelap dalam tidurnya.
uda seribu purnama saya gk
say hello.... jd rindu
padahal saya gk d rindukan 🤣🤣🤣🤣🤣
Wkwkwkwkwkkwkkkk
Hanzo yg ada di anime Naruto..