Reyhan Anderson adalah CEO dari perusahaan Anderson Grop yang sangat terkenal. Dia mampu membuat perusahaan nya berkembang begitu pesat dengan waktu yang sebentar. Namun Reyhan memiliki sifat yang sangat Arogan dan tak jarang para wanita patah hati karena ulah nya. Dia juga dikenal sebagai Bos yang tidak mentolerir kesalahan sedikit pun jika di kantor dia juga terkenal sebagai Casanova
Kinara Andara Ramazoty gadis sederhana yang berasal dari desa dan dia ingin mengadu nasib nya di sebuah kota yang dia yakini dapat membuat dia bisa mewujudkan keinginan nya agar kehidupan keluarga nya menjadi lebih baik lagi.
Kejadian Tak Terduga antara mereka membuat mereka terikat oleh tali pernikahan akankah pernikahan mereka berjalan dengan semestinya?
Jangan lupa follow Ig author @wachyuni_17
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30
Banyak hal yang Kinar cerita kan kepada mereka membuat sahabat Rey juga mendengar kan dengan antusias bahkan Andreas pun sempat tertawa mendengar cerita Kinar waktu di desa. Pelayan kini sudah datang dan mereka sudah membawa makanan yang sudah di pesan.
"Sudah sebaik nya kita makan saja dulu". Kata Derry
akhir nya mereka menyudahi obrolan nya dan berganti untuk menyantap makanan nya Sekarang. Terlihat sekali Kinar tidak sungkan dan malu karena makan dan berada di antara mereka karena biasa nya wanita akan merasa malu atau mencari perhatian kepada lawan nya dan kini berbeda dengan Kinar, dia tampak biasa saja dengan mereka semua.
"Lapar kamu Kinar, lahap sekali makan nya". Kata Ben
"Iya tadi belum sempat makan waktu berangkat". Jawab Kinar
"Kalau kurang pesan saja lagi". Kata Steven
"Boleh nih kalau aku nambah ?". Tanya Kinar sambil menatap Steven dan dia juga tidak sungkan sama sekali
"Boleh jika kamu mau nambah, silahkan". Kata Steven
"Oh kamu baik sekali, aku nambah ya tapi di bungkus". Kata Kinar
"Di bungkus untuk makan di rumah?". Tanya Steven
"Iya untuk sahabat aku yang ada di rumah, kan kasihan dia gak bisa merasakan makanan ini karena gak ikut". Kata Kinara
Hal itu membuat mereka semakin menatap nya dengan tajam. Bagaimana bisa dia masih memikirkan sahabat nya di rumah, itulah yang mereka pikirkan sekarang ini.
"Setia sekali kau dengan sahabat mu". Kata Rey
"Ya harus setia kan. lagi pula aku juga hanya punya dia saja di kota ini". Kata Kinar sambil tetap melanjut kan makan nya
"Cocok dia Rey jadi istri mu". kata Andreas membuat Kinara tersedak lalu terbatuk-batuk di buat nya. Steven pun memberikan dia minum membuat Rey menatap nya dan Stev hanya tersenyum saja mendapat kan tatapan seperti itu dari sahabat nya
"Stev jangan berani mengambil apa yang menjadi milik Rey, apa Lo sudah bosan hidup". Kata Derry lalu tersenyum
"aku hanya memberikan dia minum Der dan tidak ada niat juga mengambil nya dari Rey". kata Steven
Setelah minum pun Kinar kembali makan lagi, dia terlihat tidak memperdulikan apa yang mereka katakan sebab dia tahu pasti Rey nanti akan menggagalkan rencana itu, ya Kinar meyakinkan diri nya akan hal tersebut
Sedangkan Rey sedari tadi hanya diam saja sambil menatap Kinara penuh menyelidik. Dia juga memikirkan bagaimana cara untuk menolak permintaan mama nya yang konyol itu bagi nya
Tidak terasa juga makanan mereka sudah habis tak tersisa semua terlihat juga Kinar sudah Kenyang juga
"Apa setelah ini kita akan pulang?". Tanya Kinar
"Kita akan bersantai dulu di sini lagi pula ini juga belum terlalu malam". Kata Andreas membuat Kinar melotot. Sekarang jam sepuluh dan Andreas mengatakan bahwa belum terlalu malam dan mereka masih ingin mengobrol di sana membuat Kinar tidak habis pikir bagaimana bisa dia pulang larut malam padahal besok dia ada kelas kuliah pagi bisa-bisa dia akan kesiangan nanti jika jam segini belum juga pulang untuk istirahat.
"Apa kau keberatan untuk tetap tinggal di sini, jika iya pulang saja duluan". Kata Rey
Perkataan Rey sama saja membuat Kinar tidak ada pilihan selain dia harus berada bersama dengan mereka sebab dia juga tidak tahu jalan pulang nya jadi dia tidak akan mau pergi duluan
"Aku akan tetap di sini bersama tuan kalau pulang sendiri bisa nyasar nanti". kata Kinar
"Oh ya kau kan baru di sini. bagaimana sih Rey kau mau membiarkan calon istri mu ini hilang bahkan di goda orang jika dia pulang sendiri". Kata Derry
"Siapa juga yang mau dia jadi istri ku". Kata Rey
"Anda pikir saya juga mau jadi istri anda tuan Rey". Kata Kinar menantang Rey
"Mungkin saja kau mau". Kata Rey
"Oh tidak mungkin bagaimana bisa saya hidup dengan manusia seperti anda yang sangat sombong ini". Kata Kinar
membuat Rey melotot di buat nya. Lagi-lagi Kinar mengatakan jika dia tidak akan tertarik dengan Rey dan itu sangat lah tidak di sukai oleh nya. dia merasa di rendahkan dengan perkataan Kinar
"Lihat saja nanti pasti kau akan mencintai ku terlebih dahulu". kata Rey
Kinar tidak perduli dengan hal itu dan kini dia sibuk chatting dengan Dewi sahabat nya karena dia akan pulang agak larut malam.
Rey terlihat sedang mengobrol dengan para sahabat nya mulai dari mengobrol kan bisnis hingga kehidupan mereka semua dan Kinar hanya menjadi pendengar mereka saja
"Lalu apa rencana mu Rey, apa kau akan membiarkan mama Lexa menjodohkan mu?". Tanya Andreas
"aku tidak mau tapi aku juga tidak bisa menolak mama kalian tahu sendiri kan kenapa aku tidak bisa menolak nya". Kata Rey
"Jadi kita akan tetap melakukan pertunangan itu?". Tanya Kinar
"Untuk pertunangan sebaik nya lakukan saja dan soal pernikahan ya kita bisa pikiran cara untuk menggagalkan nya nanti". Usul Ben
Rey pun menyetujui usulan dari Ben sebab dia kini juga belum mempunyai rencana untuk menggagalkan keinginan mama nya itu apalagi tadi Lexa berbicara di depan umum membuat dia tidak bisa melakukan apapun sementara ini
"Ini semua karena Maya yang memancing mama mengatakan hal itu. Ben urus dia". Kata Rey dan Ben pun mengangguk menyanggupi perintah bos sekaligus sahabat nya itu
"Tuan ini sudah hampir jam sebelas malam, apa kita tidak akan pulang?". Tanya Kinar
"Kalau kau mengantuk tidur saja nanti aku bangunkan jika kita akan pulang". Kata Rey
"Aku sangat lelah sekali tuan, apa tidak bisa kita pulang saja sekarang". Kata Kinar
Dia memang terlihat sekali jika sedang lelah dan mengantuk dan dengan terpaksa juga Rey mau mengikuti nya
"Kita pulang sekarang". kata Rey
Tidak hanya Rey kini mereka semua juga sudah bersiap untuk pulang. Rey pergi dengan mobil nya untuk mengantar kan Kinar terlebih dahulu lalu dia akan pulang ke apartemen milik nya nanti karena jika dia pulang ke rumah pasti dia akan bertemu dengan mama nya dan Rey tidak mau hal itu. dia masih ingin sendiri dulu setelah kejadian tadi.
Mobil Rey sudah sampai di rumah Kinara, dia melihat jika Kinara tertidur pulas sekali di mobil nya. dia mencoba untuk membangun kan nya namun Kinar tidak bangun juga membuat Rey terpaksa menggendong nya.
Rey menggendong Kinara dan dia juga terlihat sangat mudah sekali menggendong nya
"Makan nya banyak tapi dia tidak berat, jadi apa makanan yang dia makan hingga ringan sekali". kata Rey
Belum dia mengetuk pintu rumah Kinar pintu tersebut sudah terbuka dan sosok Dewi pun muncul di sana
"Tuan". Kata Dewi
"Di mana Kamar dia?". Tanya Rey
Dewi pun menunjukkan kamar Kinar dan Rey segera membawa Kinar yang masih tertidur itu ke dalam kamar nya.
"Makanan yang dia pesan untuk mu ada di mobil". Kata Rey lalu berjalan keluar dari kamar Kinara untuk menuju mobil nya dan Dewi mengikuti nya untuk mengambil makanan nya
"Terima kasih tuan". kata Dewi
"Jangan katakan kepada dia kalau aku menggendong nya". Kata Rey
Dewi mengangguk paham dengan perintah Rey lalu Rey pun masuk ke dalam mobil kembali dan pergi meninggalkan rumah Kinar menuju apartemen nya untuk beristirahat
woi jngn gantung begitu lah cerita ya . gk ada yng enak yng nama ya di gantung itu