NovelToon NovelToon
MA'UN

MA'UN

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Komedi / Fantasi
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alfrelen

Seorang Pria yang tinggal di desa mempunyai cita cita menjadi orang kaya. di sisi lain, Ma'un memiliki kemampuan yaitu melihat hal gaib, pengobatan serta ucapan yang setiap di katakannya akan terjadi. namun dirinya sendiri tidak percaya kalau ucapannya bisa jadi kenyataan. sifat yang kocak dan juga apa adanya menjadi ciri khas Ma'un.

selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfrelen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 27

" non, ini martilnya " kata tukang kebun

" kasih aja sama Ma'un pak " ucap Yasmin

tukang kebun itu memberikan martil tersebut ke Ma'un. Ma'un yang menerima martil itu tersenyum senang, karena sesuai dengan permintaannya.

Tono dan Nadia jadi cemas melihat Ma'un memegang martil tersebut. mereka takut kalau Ma'un mengetok kepala Rama pakai itu.

" Pi, itu gak apa apa kalau Pak Rama di ketok pakek martil besar itu ? " tanya Nadia

" papi gak tau Mi, masa iya Ma'un ketok kepala Rama pakek martil itu ! bisa bisa almarhum si Rama " kata Tono

" Ma'un, mau di apain om itu ? jangan bilang kalo kamu mau pukul om itu " ucap Yasmin

" kagak Neng, masa iye aye pukul bapak ini. pindah alam nanti yang ada. aye mau ketok jin kampret ini, biar dia tau siapa Ma'un ini " jelas Ma'un

jin yang melihat Ma'un memegang martil besar itu, hanya tersenyum mengejek. karna dia pikir gak mungkin Ma'un bisa memukul dia.

" nyengir lagi lu ! sini lu, berlutut di depan gua ! malah ngeledekin gua lagi lu " ucap Ma'un emosi

jin itu awalnya tersenyum, namun tiba tiba tubuhnya bergerak sendiri dan menuruti ucapan Ma'un. jin itu pun berlutut di depan Ma'un.

jin itu menjadi ketakutan, dia ingin pergi melarikan diri tapi tidak bisa bergerak sama sekali alias sudah kaku.

" hehehe, biar otak lu gak bebel lagi, gua ketok kepala lu pakek ini ye ! " ucap Ma'un lalu mulai memukul kepala jin tersebut

tokkk,,,

tokkk,,,

tokkk,,,

" aduhh,,aaww, sakit tuan ! ampun tuan, jangan di pukul lagi ! aku gak akan ganggu manusia itu lagi " merintih jin tersebut sambil memohon ampun

" kagak ada ampun ampun, siape suruh lu nantangin gua, haa ! malah ngeledek gua lagi lu tadi, rasain nih ! " kata Ma'un yang terus menerus memukul kepala jin tersebut.

keluarga Yasmin yang melihat tingkah aneh Ma'un jadi terpelongo. karena Ma'un hanya mengayunkan martil tersebut di depannya yang entah apa di pukulnya.

jin itu menangis pilu karena kesakitan, bahkan kepalanya sudah berubah bentuk dengan banyaknya benjolan di kepalanya.

" ampun tuan ! aku menyerah, gak akan berani nantang lagi " ucap jin itu memohon

" keras juga kepala lu ternyate, sekarang elu pergi dari sini, kalo sempet gua liat lu lagi nongol di depan gua. gua geprek beneran elu nanti " kata Ma'un sambil memperingati jin tersebut

jin itu dengan cepat menganggukan kepalanya, setelah itu dia pergi menghilang. Ma'un meletakan martil itu lalu melihat bapak tadi yang sudah tertidur.

" Neng ambilin air sebaskom ye " pinta Ma'un

Yasmin pergi lagi mengambil air dalam baskom, setelah itu kembali lagi dan memberikan ke Ma'un.

belum sempat menanyakan apa yang ingin di lakukan Ma'un dengan air itu. tiba tiba Ma'un menyiram bapak tersebut.

byyurr,,,

" haa, banjir banjir ! " teriak Pak Rama terbangun dan tanpa sadar dia berdiri

Tono, Nadia dan Yasmin terperangah melihat Pak Rama yang mendadak berdiri. mereka juga melihat kalau Pak Rama sudah tidak terlihat sakit lagi.

" ehh, bukan banjir ternyata, rupanya aku bermimpi tadi ! kamu yang siram aku tadi ya ? " tanya Pak Rama

" iye pak, aye yang siram ! gimane, seger gak badan bapak ? " ucap Ma'un

" seger apanya, enak enak tidur malah kamu siram ! kenapa kamu nyiram aku ? " kata Pak Rama

" Alhamdulillah, udah sembuh ternyate. Pak Tono, udah kelar ye urusan aye ! " ucap Ma'un sambil duduk

Rama malah bingung dengan ucapan Ma'un. dia sendiri juga belum sadar kalau dirinya sudah sembuh.

" maksudnya apa ini ? " tanya Rama

" coba kamu liat diri kamu sendiri Rama ? kamu datang ke sini kan mau minta tolong di obati. masa kamu lupa " ucap Tono

Rama awalnya bingung, namun tiba tiba dia kaget kalau dirinya kini sudah bisa mendengar dan juga sudah bisa berdiri. dia masih belum menyangka kalau dirinya sudah sembuh.

dia memandang Ma'un, lalu mendekati Ma'un dan menjabat tangan Ma'un untuk mengucapkan terima kasih. dia juga menangis karena sudah sembuh dari penyakitnya.

mereka semua duduk dan menunggu Rama selesai dengan tangisannya. setelah sudah tidak menangis lagi. baru lah mereka mengobrol.

" Ma'un sekali lagi terima kasih atas bantuan kamu " kata Rama

" iye pak sama sama ! lain kali hati hati, apa lagi sama temen bapak yang di sana. kayaknye tuh orang yang nempelin jarum yang banyak sama bapak " ucap Ma'un

" teman ? maksud kamu apa Ma'un ? " tanya Rama bingung

" maksud aye ada orang yang sirik sama bapak ! nanti bapak tau sendiri siape orangnye kalau udah pulang " ucap Ma'un

Rama masih penasaran dengan ucapan Ma'un yang mengatakan kalau ada temannya di sana yang sirik dengannya.

" udah Rama, gak perlu kamu pikirkan soal itu. sekarang kamu kan udah sembuh, jadi kamu percaya kan sama omonganku kalau ada orang sakti yang bisa ngobati penyakit ? " ucap Tono

" iya Tono, terima kasih ya. kamu udah mempertemukan aku dengan Ma'un " kata Rama

Ma'un yang mendengar perkataan Tono malah heran. sebenarnya siapa yang sakti, kok malah dirinya yang di bawa bawa.

Rama menelpon ajudannya untuk membawakan kertas cek bank. ajudan itu datang masuk ke dalam dan membawa apa yang di minta Rama.

lalu rama menulis kertas cek tersebut dengan nominal yang besar. dia memberikannya ke Ma'un.

" Ma'un, ini ada sedikit tanda terima kasih aku sama kamu. tolong kamu terima ya " kata Rama

Ma'un menerima kertas tersebut, dia melihat ada angka nominalnya di sana. tapi dia tidak paham maksud kertas cek tersebut.

" iye pak, tapi kertas ini buat apaan ye ? kok bapak kasih aye kertas beginian " tanya Ma'un

" ini namanya kertas cek bank Ma'un. nanti kamu pergi ke bank, terus di cairkan jadi berupa uang " jelas Yasmin

" seriusan begitu Neng ? kayak main togel aje ngasih kertas ada angkanye terus jadi duit kalo tembus " kata Ma'un

mereka semua sontak tertawa mendengar ucapan Ma'un. mereka tidak menyangka kalau Ma'un selugu itu.

" kamu ada ada aja Ma'un, mana bisa sama kayak togel yang kamu bilang. kamu udah ada rekening bank belum ? " tanya Tono

" belum pak, aye kagak ngerti soal begituan " kata Ma'un

" ya udah kalau begitu, nanti aku urus untuk membuat rekening kamu. mana KTP kamu Ma'un, biar aku foto dan di kirim ke pihak bank untuk membuatkannya " ucap Tono

Ma'un merogoh kantong celana untuk mengambil dompetnya, lalu memberikan KTPnya ke Tono. Tono mengambil KTP Ma'un dan memfotokannya lalu dia kirim ke pihak bank.

setelah itu dia kembalikan lagi KTP Ma'un dan menjelaskan kalau nanti sudah siap, dia akan memberi tahu Ma'un.

Pak Rama kemudian pamit untuk kembali ke bandung. sebelum pergi rama mengingatkan Ma'un kalau dia ada pergi ke sana untuk menghubunginya dan dia juga memberikan kartu namanya.

setelah itu mereka duduk kembali untuk mengobrol. Tono juga ingin menyampaikan sesuatu ke Ma'un.

" Ma'un, aku ada yang ingin mau di sampaikan ke kamu. apa kamu mau kerja di perusahaan aku ? " tanya Tono

" Yasmin gak setuju, kenapa papi mau mengajak Ma'un ke perusahaan papi ? " potong Yasmin

" loh, emang kenapa ? kok jadi kamu yang keberatan ! Ma'un aja belum menjawab ! " kata Tono

" pokoknya Yasmin enggak setuju ! kenapa mesti ngajak Ma'un sih Pi " ucap Yasmin cemberut

Tono dan Nadia jadi terheran melihat Yasmin yang seperti itu. sedangkan Ma'un hanya diam saja.

" kamu ini kenapa Yasmin ? papi kamu ini kan niatnya bagus buat Ma'un ! masa dia di jadikan supir kamu terus " kata Nadia

" bagaimana Ma'un, apa kamu mau terima tawaran aku tadi ? " tanya Tono

saat Ma'un mau menjawab, Yasmin sudah melototi Ma'un. Ma'un seketika jadi takut.

" gimane ye pak, jadi bingung aye " kata Ma'un

" kenapa bingung Ma'un ? kan tinggal kamu bilang mau apa enggak " ucap Tono

" sebenarnye sih aye mau aje pak, cuma Neng Yasmin kagak ngasih aye ! " kata Ma'un

" Yasmin, kamu ada dengar sendiri kan ! kamu jangan begitu sama Ma'un ! " ucap Tono

" ya udah kalo gitu, Yasmin juga gak mau urusin mall itu lagi ! mending Yasmin ikut Ma'un aja " kata Yasmin

Tono jadi tidak paham lagi dengan putrinya. sebenarnya kenapa Yasmin selalu mau dekat dengan Ma'un terus.

" mending nanti kita bicarakan lagi aja soal Ma'un " saran Nadia

mereka semua setuju, lalu Yasmin pergi keluar bersama Ma'un. di dalam mobil, Yasmin cemberut saja.

" Neng Yasmin sebenarnye kenape ? kok aye gak di ijinin ikut papinya Eneng " kata Ma'un sambil menyetir mobil

" aku gak mau jauh sama kamu Ma'un. kamu kok gak peka banget sih jadi cowok " ucap Yasmin

" maksud Eneng ape sih, aye kagak paham dah " kata Ma'un

" aku tuh suka sama kamu, aku nyaman sama kamu Ma'un ! emang kamu gak ada rasa suka sama aku !? " ucap Yasmin

Ma'un kaget mendengar alasan Yasmin, dia tidak habis pikir dengan Yasmin yang menyukai dirinya. padahal Ma'un anak desa dan tidak kaya. apa lagi di tanya soal rasa dia ke Yasmin.

" kalo aye sebenarnye suka juga sama eneng, soalnya Neng kan cantik terus baik lagi orangnye. tapi aye juga sadar diri Neng, kalo aye ini bukan orang kaya dan juga asalnye dari desa. kayaknye gak bakal cocok deh sama Eneng " jelas Ma'un

" kenapa kamu mikirnya gitu, aku gak perduli kamu asal dari mana, status kamu apa. intinya aku suka sama kamu ! " ucap Yasmin sambil berlinang air mata

Ma'un yang melihat Yasmin sudah mau menangis. dia hanya garuk garuk kepala dengan pikirannya yang masih bingung dan pusing.

mereka pergi bukan ke mall, tapi pergi ke taman kota untuk berjalan santai saja. Yasmin berjalan sambil menggandeng Ma'un dengan erat.

" Neng, mending masalah tadi jangan di bahas lagi ye. aye bukannye mau menolak atau ape, tapi aye lagi kejar cita cita aye dulu " jelas Ma'un saat berjalan di taman

" iya Ma'un, maaf kalau aku terlalu memaksa kamu. tapi jujur, apa yang aku bilang tadi emang benar adanya " kata Yasmin

mereka jalan jalan sambil menikmati area taman tersebut. sebenarnya Ma'un juga kepikiran dengan Layla. dia merasa kalau Layla juga menyukai dirinya dan sama seperti Yasmin yang tidak mau jauh darinya.

1
Gege
baru juga dua main..kumpulin hareem yang banyaak...sapi jantan ajah harus 6 betina baru bisa puas birahinya..😄🤭🤣
Gege
ditunggu Maun ngobatin LC karaoke yang bohai..biar tambah berwarna ini cerita..🤣😄
Ilham: lanjut BG 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Gege
baru dua Thor.. nambah lagi laah hareemnya.. 🤭🤣
Gege
cerita menghibur harus 4 hareemnya Thor... sudah sakti banyak duit banyak wanita...gitu plotnyaa..🤣
Ilham
lanjut bg
Night Watcher
cek ombak...
kyknya lucu dan seru.. 🤭🤭🤭
Ilham
aku mau Maun jodoh sama Yasmin...aku malas lihat Layla dia terlalu lebay mencari alasan biar bisa dekat sama maunbg
lembayungsenja88
mantap bg Thor.. gas bg...
lembayungsenja88
luar biasa.. seperti nyata
Vinski Ambar01
lanjut
Vinski Ambar01
bagus menarik lucu
Vinski Ambar01
gass thor
Hentri Gunawan
lanjut bang ..
Hentri Gunawan
lanjut bang💪💪
Ilham
lanjut bg
Ilham
lanjut up bg🤣🤣🤣🤣🤣
Ilham
lanjut bg
Kaisar surgawi
ini authornya sama kah , kaya di aplikasi F*zzo ? soalnya yg di aplikasi sebelah di paksa tamat bjir
Ilham
lanjut bg🤣🤣🤣🤣🤣
Ilham
lanjut bg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!