NovelToon NovelToon
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Menikahi tentara
Popularitas:404.9k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Selama tiga tahun, Nayra mendedikasikan hidup untuk suaminya, Lettu Ardana Prajakelana. Seorang pria abdi negara yang merangkap profesi sebagai psikolog kesatuan. Semua terjadi karena perjodohan.

Namun, menjelang usia pernikahan yang ke ketiga, sebuah nama lain justru sering digaungkan Ardana. Mantan kekasihnya kembali, mengemis harap dan memohon Ardana menceraikan Nayra. Lalu apa yang akan terjadi dengan pernikahan Ardana dan Nayra setelah mantan kekasih Ardana kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Nayra Menepati Janjinya

    Ardana tertegun, ia belum sadar bahwa apa yang Nayra katakan barusan adalah sebuah kesungguhan.

     "Apa maksudnya itu air mata yang terakhir? Senyuman atau sapaan yang terakhir? Memangnya dia kuat tidak menyapaku? Semua perlu interaksi, dan dia pasti tidak akan bisa menepati janjinya itu. Nayra, Nayra, aku tahu kamu mencintai aku, jadi tidak mungkin kamu lakukan itu kepadaku." Alih-alih bingung, Ardana justru meyakini kalau apa yang dikatakan Nayra adalah isapan jempol semata.    

***

     Tidak ada lagi kata atau kalimat satupun dari Nayra sejak saat itu terhadap Ardana. Nayra berjanji mengunci mulutnya. Apapun yang Ardana lakukan, Nayra sudah tidak peduli.

     Nayra hanya melakukan tugasnya dengan baik seperti biasa, tapi tidak pernah lagi bicara apapun terhadap Ardana.

     Sehari dua hari, Ardana biasa saja. Dia masih bisa memakai seragam dinasnya dengan rapi, tanpa harus mendengar terlebih dahulu suara Nayra.

   "Mas ini baju PDL nya, sepatunya sudah Nay semir, sudah cukup mengkilat atau belum, Mas sarapannya, Mas kopi hitamnya, hati-hati, ya Mas."

    Kini, sudah dua hari tidak ada lagi suara-suara yang dianggap bawel oleh Ardana itu. Ardana masih santai dan tidak merasa hal itu masalah.

     Setiap pagi, setiap Ardana akan pergi, sarapan sudah siap di meja makan tanpa ada basa-basi. Nayra juga tidak pernah lagi menemani Ardana di meja makan, meskipun kehadiran Nayra tidak pernah dianggap. Sekarang Nayra benar-benar menghindar.

     Seminggu berlalu, Ardana mulai merasa ada yang hilang. Kebetulan hari ini bertepatan dengan hari Jumat, tidak biasanya ia pulang lebih awal. Ardana tidak ada tugas jaga malam lagi, sebab Tiana sudah kembali ke rumah.

     Ardana langsung menuju kamar. Di dalam kamar tidak ia dapati istrinya. Namun, Ardana masih bisa melakukan aktifitasnya karena semua sudah disiapkan, ia hanya tinggal ambil dan pakai saja.

     Setelah mandi dan berganti pakaian, Ardana mencium bau harum makanan dari dapur. Tentu saja itu Nayra yang masak. Dia segera keluar, hari ini ia ingin bicara dengan Nayra. Sebab lama kelamaan ia jengah dengan situasi seperti ini.

     Namun, saat tiba di meja makan, Nayra tidak ada di sana. Hanya hidangan makan sore yang sudah tersaji di atas meja makan.

     "Kemana si Nayra. Dia benar-benar mendiamkan aku. Harusnya kalau memang benar ingin dicintai, tidak mendiamkan seperti ini. Dia memang belum paham dengan kondisiku."

     Ardana telah menyelesaikan makan sorenya. Ia bergegas mencari Nayra di Sanggar Mini miliknya. Namun, Nayra tidak ada di ruangan itu. Ardana lantas kembali menuruni tangga menuju lantai bawah lalu ke taman belakang.

     Dugaannya kali ini benar, Nayra sedang berada di sana. Berdiri dan bersandar di pagar pembatas kolam ikan. Tangannya sesekali melemparkan pakan ikan, lalu menatap ikan-ikan yang berkerumun menangkap makanannya.

     "Nayra, mau sampai kapan kamu diamkan aku? Kenapa kamu jadi dingin begini? Kalau memang kamu ingin dicintai aku, tidak begini sikap kamu. Harusnya kamu tetap berusaha, bukan diam begini."

     Nayra tidak menjawab, dia justru muak mendengar Ardana bicara. Tanpa menoleh ataupun berkata, Nayra berbalik, menaruh pakan ikan di atas paku, lalu masuk ke rumah tanpa basa-basi.

     "Nayra...keterlaluan dia," kesalnya merasa diabaikan, lalu berbalik mengikuti Nayra masuk.

     "Aku tahu, dia bersikap seperti itu tidak akan lama. Paling hanya seminggu saja," gumamnya.

     Ardana tidak sadar bahwa diamnya Nayra bukanlah main-main. Melainkan hatinya memang sudah mulai mengikis puing-puing cinta yang tadinya masih ada.

1
Ita rahmawati
aku sampe lupa siapa Bu Lila 😂
Nar Sih
ahir nya up lgi ,kirain udh selesai kak ,moga stlh ini up lancar ya kak🙏
Poppy Stellany
kok aneh menikah di kesatuan bukannya ktp langsung berubah? masak msh pk ktp lama
Ariany Sudjana
ceritanya bagus, tapi update kelamaan
Lina Zascia Amandia: Hehehe... maaf Kak... 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
kok blm nambah up Thor?
Lina Zascia Amandia: Iya nanti ya... 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ita rahmawati
ini mau lanjut LG GK sih Thor 🤦
Lina Zascia Amandia: Nanti ada lanjutannya dua bab ya. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Sri Agustin
sebaiknya cerai sj bt kebaikan semua, nayra yakinlah pasti akan mendapatkan pria yg lbh baik dan mencintaimu,ga usah mengharap org yg ga mencintai akan lbh menyakitkan
Lina Zascia Amandia: Udah tamat Kak.. Baca sampai tamat ya... 🙏🙏🙏
total 1 replies
mie_moet
lha kok tama bisa2nya mau bantu meluruskan kan nanti jadina salah paham berkepanjangan🙄
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Lina Zascia Amandia: Makasih byk Kak...
total 1 replies
Ellya Muchdiana
ceritanya. bagus tidak bertele tele
Lina Zascia Amandia: Mksh byk Kak...
total 1 replies
yeni kusmiyati
jangan sombong nay ,batas kesabaran juga ada batasnya ,ardana sudah berusaha minta maaf Dan memeperbaikinkeadaan ,jangan terlalunkeras kepala
dora
ih ko gitu sih istri lg sakit jg
Ellya Muchdiana
si Ardha kebanyakan mikirin perempuan gila tuh si Tiana, sampai lupa ulang tahun mamanya dan isterinya pergi entah kemana
Ellya Muchdiana
masa perwira AU mau sama perempuan dengan gangguan mental,,, mikir Ardhana,,, isteri di rumah lebih dari baik dari perempuan masa lalu dengan gangguan mental,,,
Anifa
ribet banget
Anifa
oon banget
Anifa
dikit2 mewek dikit2 mewek klo mau pergi ya pergi aja karakter penulis nya banget, dikit2 mewek 🤮🥴
Lina Zascia Amandia: Ihhh Kakak sok tahu. Datang sini ke Lembang biar ketemu sy, dan lihat apakah sy suka nangis, ohhh no. Ini hanya kisah novel Kakak.
total 1 replies
Anifa
prett lah bacot ae, dikit dikit mewek 🤮🤮🤮🤮🥴🥴🥴🥴
Lina Zascia Amandia: Wkwkwkwk..... 🙏🙏🙏
total 1 replies
Anifa
kirain dh pergi eh ternyata masih stresss nungguin Arda kek cacing 🤮
yeni kusmiyati
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!