DALAM TAHAP PEROMBAKAN ALUR
Asyilla seorang gadis berumur 19 tahun harus terikat pernikahan dengan seorang Devano Ardianata pria berumur 28 tahun yang merupakan seorang CEO di perusahaan Almaron's grub. Karna kecerobohannya tidur dikamar hotel yang sudah di pesan Vano .Membuat Asyilla harus terjebak pernikahan dengan seorang Devano pria dingin, cuek dan kejam.
Bagaimana Asyilla dan Devano menjalani sebuah pernikahan tanpa cinta , dan akankah benih-benih cinta akan tumbuh dihati mereka seiring berjalannya waktu? .
kalau penasaran cerita selanjutnya ayo dibaca☺
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penculikan
Syilla masuk ke ruang kerja Vano dan langsung duduk di pangkuan pria tersebut.
"Kenapa ? " tanya Vano yang tengah membaca berkas.
Gadis itu menyenderkan kepalanya didada bidang Vano sambil menatap dan mencium pipi pria itu.
"Sayang, saya lagi kerja " Ujar Vano yang merasa terganggu.
"Mas, aku boleh keluar ga, aku mau ke toko buku sebentar" izin Syilla.
"Ngapain kesana? " tanya Vano
"Ya beli bukulah tapi sekalian cuci mata kali aja ketemu pria tampan disana" celetuk Syilla yang langsung mendapat tatapan tajam dari Vano.
"Gak aku bercanda " ujar Syilla sambil mengangkat dua jarinya.
"Jadi boleh ya, ya" bujuk Syilla.
"Iya tapi diantar sama sopir" ujar Vano.
"Siap komandan" Ujar Syilla sambil hormat pada Vano. Pria itu hanya menatap datar.
Mobil yang ditumpangi Syilla melaju dengan kecepatan rata-rata membelah jalan di keramaian. Banyak mobil dan pesepeda motor yang berlaku lalang. Tanpa disadari Syilla, sebuah mobil hitam mengikutinya .
Akhirnya dia sudah sampai ditoko buku, dengan tergesa Syilla turun dari mobil dan masuk kedalam toko buku. Matanya berbinar melihat banyaknya buku novel yang dia sukai. Syilla memilah-milah novel yang akan dibeli.Dia mengambil sebuah novel yang berjudul Cinta beda usia yang hampir atau sangat mirip yang dia alami dengan Vano yang jauh diatas umurnya.
Gadis itu duduk di sebuah bangku dilengkapi dengan meja ia duduk sambil membaca novel itu .Hampir satu jam lamanya dia membaca dan membuat Syilla terganggu ketika mendengar sebuah dering ponsel yang ada ditas kecilnya yang berwarna hitam.
"Hallo ada apa mas? " Tanya Syilla
"Cepat pulang sudah hampir 2 jam kamu pergi" ujar Vano tegas.
"Iya , ini aku mau kekasir bayar bukunya " ujar Syilla.
"Baiklah, saya tunggu " ujar Vano yang mematikan sambungan ponselnya.
Syilla bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju kasir.Setelah selesai dengan pembayaranya gadis itu berjalan keluar dan menuju mobil . Sopir yang sudah lama menunggu kedatangan majikannya membuka pintu mobil. Syilla masuk kedalam mobil, dan mobil pun mulai berjalan meninggalkan toko buku tersebut.
Di perjalanan pulang sebuah mobil hitam sudah menghadang ditengah jalan. spontan sopir itu menyetop mobilnya dengan mendadak dan hampir saja kepala Syilla terbentur.
"Kenapa pak? " tanya Syilla dengan sopirnya yang berhenti mendadak.
"Itu nona ada mobil yang ngalangin mobil kita" jawab sopir tersebut.
Tiga orang pria keluar dari mobil dengan prawakan tinggi besar dan muka yang sangar. memukul kaca mobil hingga pecah.
"Pak ini gimana, mereka mecahin kaca mobil" ujar Syilla dengan raut wajah ketakutan bercampur panik.
"Buka pintu mobilnya, buka" mereka mengedor kaca mobil.
"Nona tunggu disini, dan kunci dari dalam mobilnya saya bakal hadapi mereka " ujar sopir itu.
"Jangan ,mereka ada bertiga pak" Ucap Syilla.
Sopir itu keluar dari mobil dan Syilla langsung mengunci mobilnya dari dalam.
"Cepat serahkan wanita yang ada didalam mobil itu" Ucap pria itu dengan nada memaksa.
"Saya tidak mau dan apa urusan kalian dengan majikan saya" ucap sopir itu. Pria itu memberi pukulan pada sopir itu membuat ia tersungkur ke tanah dan saat akan bangkit.Satu pria tadi langsung menginjaknya, menendang dan memukul sopir itu berkali -kali hingga tak sadarkan diri.
Syilla dengan tubuh gemetar mengambil ponselnya ditas tapi seketika terjatuh ketika kaca mobil belakang dipecahkan. Gadis itu tidak ada pilihan lain ia membuka kunci mobil dan keluar dari mobil namun saat sudah keluar dan ingin berlari tapi pergelangan tangannya ditarik hingga gadis itu meringis.
"Lepasin aku, lepaskan" teriak Syilla dan berusaha memberontak tapi apalah dayanya yang tidak membuat dia terlepas dari orang tersebut. Orang itu langsung membekap mulut Syilla dengan sapu tangan yang sudah diberi obat bius membuat Syilla hilang kesadaran.
Tiga pria tersebut langsung membawa Syilla kedalam mobil dan melaju meninggalkan sangat sopir yang sudah terkapar tak berdaya.
Vano yang sudah menelpon Syilla beberapa kali tidak kunjung diangkat membuat dia khawatir dan takut terjadi sesuatu pada istrinya dan saat menelpon sang sopir pun sama tidak mengangkat telponnya.
Bersambung....
wanita baik dan setia pasti memandang jijikan dan najis pada sosok devan
sedangkan
wanita jablay, munafik, bodoh, pasti memandang memuja pada devan
speechless deh😩😩
tapi alhamdullilah😇😇
selamet loe syilla😌😌