NovelToon NovelToon
Pernikahan Hangat

Pernikahan Hangat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sept

Selamat datang di novel pertamaku.
IG Sept_September2020

Gagal menikah sekali, membuatnya patah hati berkepanjangan. Abbas yang sudah mengunci hatinya rapat-rapat, perlahan terbuka dengan sendirinya setelah bertemu dengan wanita yang tepat.
Bagaimana jika mantan pacar Abbas kembali dan mengusik pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Pertama Mama Mertua

Mely dan Abas telah sampai di gedung apartmen Abas. Keduanya kini menata barang barang yang baru mereka beli. Beberapa mereka biarkan tergeletak di pojokan karena saking banyaknya yang mereka beli.

Mereka merasa masih lelah, terpaksa dilanjutkan esok hari saja. Abas mengambil air dari dalam kulkas, untuk menghilangkan dahaganya. Baru akan menutup pintu kulkas. Ada tamu yang mengetuk pintu apartmennya.

Abas berjalan mendekati pintu untuk memeriksa siapa yang datang menganggu waktu istirahat mereka saat ini. Dibukalah pintu tersebut.

" Eh.. Mama, panjang umur Ma, Abas sama Mely baru mau merencanakan ke rumah Mama."

Abas menyapa Mamanya yang telah berdiri di hadapan dirinya. ia mempersilahkan sang Mama untuk masuk.

" Masuk Ma.." Abas menyapa Mamanya

" Mana istrimu?" tanya Mama sedikit galak.

Abas sampai menyipitkan kedua matanya. Ia merasa ada yang salah dengan mamanya.

" Mely ada Ma, lagi di dapur kayaknya," Abas menunjuk jarinya kearah dapur.

" Panggil dia kesini sekarang?"

Abas lantas bangun, menuju dapur. Ia memanggil nama istrinya. Mencari kesana kemari untuk menemukan sang istri.

" Mel, Mely sayang... ada Mama nih!"

Mely yang namanya disebut, mendekati Abas. Dalam benaknya, mengapa mama mertuanya datang malam malam begini? ia jadi bertanya tanya dalam hati. Abas kembali ke ruang tamu, ia bertanya kepada mamanya. Tumben tumbennya berkunjung dimalam hari.

" Ada masalah apa sih Ma, kelihatannya serius banget?" Tanya Abas pada sang Mama.

"Lama sekali istrimu?" Mama masih dengan muka galaknya menuntut segera dipertemukan dengan anak menantunya.

Mely berjalan dengan pelan, ia sedikit ragu ragu. Dari jauh sudah nampak sorot mata Mama mertuanya yang sedang marah. Haduh... salah apa aku ini? batinya didalam hati. Mely duduk disamping Mama mertua, ia mencium tangan sang mama. Tapi Kali ini Mama sedikit menarik uluran tangannya. Tidak seperti sebelum nya. mama yang tampak ramah dan sayang kini berganti seperti ibu tiri yang kejam.

" Kalian harus jelaskan isi dari Vidio ini!"

Mama melempar ponselnya di atas meja, Mely sempat merasa kaget dibuatnya. Namun mendengar kata Vidio, lebih membuatnya terkejut bahkan sangat takut. Seketika itu wajah Mely pucat pasi. Takut campur malu jadi satu. Abas yang melihat reaksi Mely, langsung berusaha memberikan penjelasan pada Mamanya.

" Ma, jangan salah paham Ma!" sebelum Abas menjelaskan Mama sudah memotong kata kata abas.

" Bukankah Vidio ini sudah jelas? kejelasan apa lagi yang harus Mama dengar?"

Mama masih dikuasai amarah, nada bicara mama pun sangat tinggi. Mely sampai Tak berkutik dibuatnya.

" Mama jangan salah sangka sama kami Ma!" Abas kembali mencoba menjelaskan pada sang Mama.

" Pernikahan macam apa ini, mama sebelumnya tidak menduga yang macam macam. Mama bener bener gak nyangka kamu mau menikah dengan cepat. Bahkan terkesan sangat buru buru. Apakah Vidio ini penyebab nya?" selidik Mama.

" Baiklah Ma, aku akan jujur sama Mama. Abas akan cerita persoalannya dan tidak akan ada yang terlewatkan. Abas akan crita dari awal sampai Kita sejauh ini. Dan Abas pun bercerita panjang lebar, tentang pertemuan tidak sengaja dengan Mely, tentang drama penjebakan Vidio, tentang pembiusan, tentang obat obatan yang disuntikkan ketubuhnya dan juga Mely, dan Abas meyakinkan pada Mama.

Bahwa Mely tidak ada sangkut pautnya dengan pelaku, karena Mely juga korban saat malam itu. Sama seperti dirinya. Perlahan Mama mulai menyusun Cerita Cerita Abas. Ia merasa anakknya berkata apa adanya.

Karena dia juga sudah menerima laporan dari orang suruhannya untuk menyelidiki latar belakang myely selama ini. Dan sepanjang laporan yang ia terima. Mely hanya gadis biasa tidak ada satu hal pun yang dapat dicurigai darinya. Mama juga mengumpulkan segala bukti, melalui bawahnya ia ingin mengusut peneror yang mengirim Mama Vidio. Setelah mendengar penuturan Abas. Mama merasa perlu untuk turun tangan membalas pelaku tersebut.

Abas sangat bersyukur, ternyata tidak sulit menjelaskan semua ini kepada Mama. Karena Mama juga sudah hafal betul. Dunia mereka, dunia para kalangan atas akan banyak musuh untuk menjatuhkan nama baik dan usaha mereka. Mama seperti sudah biasa menangani hal hal semacam ini. Mama pun menarik tangan Mely. Digengamlah tangan Mely. Mama merasa sedikit menyesal. Ia minta maaf sudah salah paham. Dipeluknya tubuh Mely, ia juga sudah punya perasaan bahwa ini tidak mungkin. Pasti ada orang jahat yang mencoba mengusik hidup mereka.

Mely yang mendapat perlakuan sayang dari mama sedikit terharu. Ia merasa bersyukur namun juga merasa malu. Jika memikirkan bahwa mayma telah melihat Vidio dirinya dan Abas. Rasanya ia tidak tahu harus menyembunyikan mukanya dimana.

" Sudah gak usah malu, Mama sangat mengerti sebagai seorang Wanita. Sekarang serahkan semua pada mama. Kalian fokus saja pada pernikahan baru kalian. Untuk peneror ini biar mama yang urus." Mama memeluk Mely kembali.

Ia berusaha meyakinkan bahwa tidak akan terjadi apa apa. Secepatnya Mama akan menangkap sang pelaku.

" Yasudah.. sudah sangat larut. Mama pulang dlu ya.." Mama mengecup pipi Mely dan Abas.

" Gak nginep saja Ma?" tanya Abas.

"Mama langsung pulang saja, Mama tahu isi hatimu, Mama gak mau ganggu pengantin baru. Mama juga pernah muda sama seperti Kalian."

Ucapan Mama spontan membuat Mely kembali malu. Mely dan Abas mengantar Mama sampai luar. Mereka melepas kepergian Mama dengan lambaian tangan. Keduanya bersyukur, masalah bisa langsung diatasi. Namun Mely masih memiliki kecemasan. Bagaimana jika sampai Vidio itu tersebar, bagaimana nanti perasaan Mama dan Papanya?

Abas merangkul sang istri, dituntunnya Mely sampai kedalam kamar. Hari yang melelahkan. Capek jiwa raga batin Mely.

Keduanya bersiap untuk tidur. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Sudah sangat larut, tapi tidak dengan Abas. Ia masih ingin bergadang. Melalui sorot matanya Mely bisa tahu. Apa yang sedang Abas mau.

Mereka berdua pun kembali melepas hasrat dalam dada. Saling memadu kasih.

Perlahan tapi pasti. Abas mendapatkan apa yang ia mau. Tidak perlu memaksa, karena Mely memberikannya dengan perasaan cinta dan sukarela. Malam yang panjang kembali hadir di dalam kamar ini. Kamar pengantin baru.

Pagi harinya, Abas membuka matanya, kini ia telah terbangun dari tidur pulasnya. Matanya menatap Mely yang kini ada dalam pelukannya. Ia membelai rambut Mely. Menyingkap tiap helai rambut yang menutupi kening sang istri. Seakan tidak ingin jauh jauh dengan sang istri Abas mendekap tubuh Mely. Dekapan kuat dari Abas membangunkan Mely dari tidurnya. Mely mengedipkan matanya. Bayangan wajah Abas terlihat samar dipandangannya. Ia benar benar lelah.

Abas, apa saja yang telah Engkau lakukan padaku, mengapa badan ini begitu capek sampai engan bangkit dari tidur. Ini semua ada dalam benak mely yang tak mampu ia tanyakan langsung pada Abas.

" Mel, apa aku bolos kerja aja ya hari ini?" Abas pagi pagi sudah mengeluarkan satu kalimat yang memgandung banyak arti.

Pertanyaan Abas seketika membuat Mely lesu sebelum bertanding. Abas aku lelah. Mely hanya mampu membatin.hahaha.. yang sabar ya Mel...

Bersambung

1
komalia komalia
kece badai semua visual nya
komalia komalia
udah lima tahun aja gimana kisa si evi nya dan itu siapa tuh yang menjebak si abas sama mely ko engga tau kabar kabar nya ya ntah masih hidup atau udah mati
komalia komalia
iya berarti si abas sama si evi sebelum nikah udah hubungan badan ya
komalia komalia
babu mungkin hahaha
komalia komalia
cinta buat kamu bodoh abas
komalia komalia
abas kamu jangan main api Kalau engga mau terbakar
komalia komalia
manggil nama Si sama suami
komalia komalia
ko cerita nya kaya gimana gitu karakter abas nya kaya gimana kaya kurang greget gitu
komalia komalia
ko engga ada di pingit kalau orang jawa kan harus ada pingitan kedua mempelai di larang ketemundan keluar rumah
komalia komalia
masih manis manis nya
komalia komalia
aduuh thot bisa aja kamu ya
Yelly _16
bagus
Bunda Aish
Luar biasa
Sutiah
ckckck 🤨 Evi" bener" nih kamu,ngasi warisan ke anak kok warisan dendam,gaje banget sih kamu tuh,mana sdh metong lg, tu lah kenapa kamu jd org jahat bgt,padahal kan dulu kamu yg ninggalin Abas kok jd kamu yg sakit hati sih 🙉
gk abis fikir aq
Sutiah
jiaah....aq kok baru moco judul seng iki yo 🙉
gek ono seng keri ternyata 😅
afa chai
pokok mantul karya nya kak 1 ini
Ayux Sri Ardani
mampir
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
yuli93
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!