Alia dipecat secara tidak terhormat oleh direktur perusahaan tempat dia bekerja. Di fitnah mendapatkan posisi tinggi melakukan pendekatan genit dengan anak direktur perusahaan. Rekan kerjanya tidak ada yang mau membantu atau menolong sehingga itu semua menyakitkan hatinya sampai tengah malam akan kesedihannya itu datang empat pria asing ingin memanfaatkan kondisi Alia yang sedang putus asa tapi seorang pria datang untuk menolongnya. Namun, siapa sangka pria yang menolongnya itu adalah mantan pacar dan sudah mempunyai anak dari mantan istrinya lalu anak mantan pacarnya itu tiba-tiba ingin Alia menjadi pengasuhnya!
Dukung Author dengan memberikan dukungan komentar dan like-nya biar semangat update hehe
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29.
"Baiklah semuanya sebelum tengah malam ini mari kita berpesta!" teriak David sambil mengangkat botol miras untuk memulai pesta
Teriakan penuh semangat seketika satu Hotel Royalee menjadi pesta besar-besaran dengan kegiatan bebas untuk dilakukan. Bu Farida tidak tahan melihat hal tersebut sampai dirinya mendapatkan bantuan dari Abbay yang menepuk pundaknya dari belakang untuk menyuruh tetap tenang.
"Semua akan baik-baik saja jangan panik!" ucap Abbay sambil memberikan kode untuk Tasya agar beraksi
Abbay membawa Bu Farida keluar dari kerumunan orang yang sudah gila pesta sedangkan Tasya harus menarik perhatian David dengan caranya sendiri bahkan Aileen mempercayainya seketika memberikan beban begitu besar untuknya karena Tasya tidak tahu harus apa.
"Tenang Tasya ikuti arahan Aileen karena David akan datang dengan sendirinya." ucap Tasya dalam hati
Tasya mencari tempat terbuka yang bisa memberikannya sorotan dengan menari disertai busana seksinya itu seketika David langsung menaruh mata ke setiap aset yang Tasya miliki.
"Target terpikat!" ucap Tasya dengan nada pelan sambil menari
"Baiklah Papa! Aileen mengandalkanmu untuk membuat semuanya tidur kecuali lantai 5." ucap Aileen dalam komunikasi
"Yosh, gas tidur beraksi!" ucap Reza sambil mengaktifkan gas tidur
David semakin mendekati Tasya yang terus menari, menari dan menari hingga kehilangan keseimbangannya tapi kedua tangan David langsung menahan tubuh Tasya agar tidak terjatuh. Pria dihadapannya hampir saja membutakan kedua matanya karena sosok David dari dekat sangat luar biasa beruntung karena sifat jelek membuat Tasya menolaknya mentah-mentah.
Namun, demi rencana terus berjalan dengan terpaksa Tasya mengikuti alur menari bersama David sambil mendengar kabar dari yang lainnya. Gas tidur menyebar secara cepat seketika semua orang tergeletak di lantai dalam kondisi tidur kini bagian Reza sudah diselesaikan tinggal bagian Abbay melindungi Tasya dan bagian Tasya memikat David untuk menyuntikkannya obat bius.
"Anda luar biasa seksi, Nyonya! Boleh saya bermain bersama anda? Lagipula kita berdua sama-sama menyukai, bukan?" tanya David dengan sangat percaya diri akan penampilannya
"Tentu." jawab Tasya singkat sambil menahan diri untuk tidak menampar David karena dianggap wanita murahan
David membawa Tasya ke ruangannya dengan Abbay mengikuti dari belakang hingga tiba mereka di suatu ruangan reman-remang disertai aroma khas yang biasanya digunakan untuk meningkatkan gairah. Tasya terkena aroma khas tersebut menimbulkan kepala pusing dan tubuh mulai memanas bahkan pakaian Tasya terasa ingin dilepaskannya karena kepanasan.
Matanya tidak bisa fokus dengan santai David mencoba membuka pakaian Tasya ketika melihat dua buah gunung yang terbilang cukup subur membuatnya bergairah. Abbay sudah memantau perilaku David dengan sangat marah ingin sekali menghajar Kakaknya tapi Aileen menyuruhnya untuk menahan sebentar lagi.
David mendorong Tasya ke tempat tidur dengan berbusana pakaian dalam lalu David menyosorkan tubuhnya ke tubuh Tasya sambil mencium leher, memainkan pinggul dan tangan mulai bergerak menuju spot yang bisa berbahaya untuk seorang wanita.
"Dapat kau!" ucap Tasya dengan senyuman lebar
"Apa yang kamu lakukan." ucap David seketika tubuhnya lemas
Tasya masih memikirkan tujuan utamanya ketika David menyosor ke tubuhnya saat itulah suntikan dengan sengaja diarahkan sampai menembus leher David. Tubuh David langsung lemas sampai Abbay menunjukkan dirinya sontak ekspresi terkejut melihat adiknya membuat David berpikir ada sesuatu yang berubah.
"Apa yang terjadi?" tanya David berusaha menahan untuk tidak tidur
"Kamu sudah kalah oleh anak kecil kini nikmati tidurmu!" ucap Abbay langsung memukul wajah David untuk membuatnya pingsan
Aileen menyuruh Papanya untuk menyelesaikan gas tidur terakhir di lantai 5 dengan cepat dilakukan kemudian gas menyebar mengakibatkan semuanya tidur. Rencana Aileen tanpa korban telah sukses sepenuhnya tiba-tiba CCTV mengalami eror tapi alat komunikasi masih berfungsi.
"Berhasil!" teriak Aileen dengan senang karena rencananya berhasil secara sempurna
"Putriku memang genius lalu di mana Abbay sama Tasya?" tanya Reza bingung melihat ruangan yang David lewati tidak ada di depannya
"Aileen juga tidak tahu." jawab Aileen kebingungan melihat CCTV tidak berfungsi lagi
"Semua baik-baik saja hanya kami menemukan jalan rahasia untuk keluar. Jadi, aku sama Tasya akan membutuhkan waktu untuk keluar dari sini jangan pedulikan kami langsung lapor tentara jangan polisi!" balas Abbay menahan Tasya yang masih bergairah
Aroma khas tersebut semakin kuat membuat Abbay mulai terkena efeknya bahkan Tasya sudah kehilangan pengendalian diri sampai membuka pakaian Abbay kemudian memainkan ujung jari telunjuknya dengan menyentuh dada sampai otot perut Abbay.
"Abbay, aku sangat menyukaimu. Apa kamu menyukai ku juga?" tanya Tasya dengan ekspresi imut sambil di atas Abbay dengan posisi pemain
Kondisi mengerikan itu membuat Abbay mulai kehilangan kontrol akan dirinya tapi untuk membuat Tasya tidak menyesal dengan terpaksa Abbay menciumnya lalu membuatnya pingsan. Abbay terpaksa menggendong Tasya keluar dari ruangan setan walaupun sebenarnya dia telah membuang kesempatan emas tapi Abbay ingin menikmati setiap waktu dengan Tasya serius ingin melakukannya.
Semuanya berakhir dengan rencana Aileen berhasil sampai pasukan tentara berdatangan untuk mengamankan lokasi. Reza memeluk Aileen tiba-tiba datang Abbay bersama Tasya langsung pingsan di tempat seketika membuat semuanya panik dengan cepat menolong mereka berdua.
"Gas aroma ini!" ucap Reza dalam hati menyadari aroma khas tersebut
Reza mulai salah paham dengan adiknya.
"Ga mungkin adikku melepaskan perjakanya di sini tapi pakaian dan celana longgar yang Abbay kenakan. Adikku sudah besar!" ucap Reza dalam hati sedikit marah dan senang
Marah karena adiknya memanfaatkan kondisi dan senang karena adiknya sudah mencapai kedewasaan.
Bersambung....
Like👍 dan Coment semangat yahh ✍️ ❤️❤️❤️