NovelToon NovelToon
Garrick Possession

Garrick Possession

Status: tamat
Genre:CEO / Aliansi Pernikahan / Percintaan Konglomerat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:916.3k
Nilai: 5
Nama Author: riri_923

Menjadi seorang model terkenal di segala penjuru dunia ternyata tidak membuat seorang Jennifer Priscilla Livingston bahagia.

Nyata nya dalam kehidupan rumah tangga nya bersama seorang Garrick Filbert Livingston sang penguasa bisnis, tidak semanis yang media beritakan.

Sikap acuh Garrick membuat pernikahan yang sudah berjalan hampir satu tahun ini terasa hambar. Garrick hanya terlihat peduli dan romantis kepada Jennifer pada saat media merekam saja, sisa nya? Pria itu seolah tidak mengenal diri nya!

-Judul dan sinopsis bertentangan? Penasaran? Ayo ikuti kisah mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri_923, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Jennifer terusik dalam tidur nyenyak nya saat merasakan napas hangat yang menerpa telinga nya, tubuh hangat yang memeluk nya serta jemari yang terus mengusap punggung polos nya.

Garrick tersenyum begitu melihat Jennifer mendongakkan kepala nya menatap wajah nya.

"Selamat pagi" Sapa Garrick yang kemudian membubuhkan kecupan hangat nya di bibir Jennifer.

"Hmm, pagi" Sahut serak Jennifer kembali membenarkan posisi kepala nya.

Tidak ada pertengkaran di pagi yang indah ini setelah semalaman penuh kedua nya memadu kasih yang berawal dari emosi.

Garrick yang berada di sisi nya ketika bangun, tentu hal itu membuat mood Jennifer semakin membaik.

"Masih ngantuk?" Tanya Garrick seraya menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah Jennifer.

Wanita itu menggeleng samar, namun kelopak mata nya terpejam begitu rapat. Hal itu pun mampu membuat senyum menghias di wajah tampan Garrick.

"Ayo bangun, kita mandi setelah itu sarapan. Kamu masih mau jadi seorang model 'bukan?"

Jennifer mengangguk, tetapi malah mengeratkan pelukan nya pada tubuh Garrick.

Tetapi hanya beberapa saat sebelum pada akhirnya wanita itu langsung terduduk tegak dan melihat ke arah jam.

"Astaga setengah jam lagi!" Seru nya panik.

Menarik selimut untuk menutupi tubuh polos nya, kemudian langsung berjalan ke arah kamar mandi dengan langkah bebek nya.

Di posisi nya, Garrick tidak bisa untuk tidak tertawa melihat langkah istri nya walaupun akibat ulah nya semalam.

Hingga pada akhirnya pria itu ikut menyusul ke dalam kamar mandi, yang beruntung nya pintu kamar mandi tersebut tidak di kunci oleh Jennifer.

"Astaga!" Seru kaget Jennifer begitu tangan Garrick memeluk perut basah nya.

Pria itu berada tepat di belakang Jennifer yang tengah membasahi rambut nya di bawah guyuran air shower.

Tentu tubuh toples kedua nya saling menempel satu sama lain, menghantarkan perasaan lain di bawah air dingin itu.

"Jangan lagi, Garrick. Aku sudah sangat terlambat" Peringat Jennifer menahan tangan Garrick.

Sedangkan pria yang tangan nya terus bergerak memberikan sentuhan pada kulit Jennifer itu menyandarkan dagu nya pada bahu Jennifer.

"Percaya pada ku" Ujar tiba-tiba Garrick seraya mengecup bahu basah Jennifer.

Jennifer yang sedang tidak ingin memulai pertengkaran pun sesaat memutar malas bola mata nya sebelum mengangguk mengiyakan.

"Kamu tidak percaya pada ku" Ujar Garrick lagi yang terdengar merajuk.

"Udah deh, aku ga ada waktu buat ribut" Seru Jennifer memperingati dan kembali menyabuni tubuh nya.

"Awas tangan kamu ribet!" Lanjut nya kesal.

Bukan nya melepaskan Garrick malah membalik tubuh Jennifer hingga menghadap nya lalu mengangkat dagu istri nya agar menatap wajah nya.

"Sekalian mandikan aku" Pinta nya.

"Huft.." Jennifer menghela dengan bibir bawah yang maju beberapa centi sebelum akhirnya menyabuni tubuh suami nya.

Karena satu, jika tidak di turuti Garrick tidak akan melepaskan nya. Dan yang terjadi waktu nya semakin terbuang di dalam kamar mandi.

*

*

"Sudah hampir satu bulan dan kau belum menemukan apapun lagi, selain bisnis-bisnis Garrick di Seattle?!" Seru marah Wilson pada orang suruhan nya.

"Maaf tuan, tetapi menggali informasi perjalanan tuan Garrick benar-benar sulit. Semua nya tertutup" Jelas pria itu.

Wilson menghempaskan kertas di tangan nya ke meja kaca tersebut dengan kesal.

Untuk pertama kali nya orang suruhan nya gagal dalam menyelidiki sesuatu, dan seperti nya Garrick benar-benar sulit untuk di selidiki.

"Benar-benar putra ku!" Hardik kesal Wilson.

Garrick begitu rapih dan tenang, sama seperti Wilson dan sekarang untuk menyelidiki Garrick sama saja seperti Wilson menyelidiki diri nya sendiri.

"Sudah lah, pergi!" Usir Wilson.

"Baik tuan, saya permisi"

Pria dengan pakaian rapih itu pergi meninggalkan sang tuan di dalam ruangan nya, baru saja pintu itu tertutup rapat kini kembali terbuka lagi.

"Apa lagi?!" Tanya kesal Wilson tanpa melihat siapa yang masuk.

"Ada apa dad?" Tanya Ricard.

Kening pria muda itu mengkerut bingung saat memasuki ruangan sang daddy, terlihat sang pemilik ruangan menahan kekesalan nya begitu jelas.

Melihat putra nya yang masuk Wilson pun menghela napas nya seraya membenarkan posisi duduk nya.

"Duduk lah" Perintah Wilson.

Tanpa banyak bicara Ricard menghampiri sang daddy dan duduk di samping pria itu.

"Ada apa dad?" Tanya ulang Ricard. "Pria yang baru saja keluar dari sini, dia orang suruhan daddy 'kan?" Lanjut nya.

"Hmm, dia tidak bisa menemukan informasi lain nya selain bisnis-bisnis Garrick di Seattle" Jelas Wilson.

"Kalian berdua sama saja" Lanjut nya.

Alis Ricard menukik mendengar kalimat terakhir yang daddy nya ucapkan. "Kenapa? Kok jadi bawa-bawa aku?"

"Kamu dan kakak mu sama saja, sangat sulit untuk di awasi!" Ulang Wilson dengan nada sinis nya.

Ricard menghela napas, lagi-lagi diri nya yang kena dan terbawa-bawa dalam gagalnya penyelidikan sang kakak.

"Jadi bagaimana sekarang? Apa daddy akan membiarkan Jenni berpisah dengan kakak?"

"Entah lah, lagi pula seperti nya akhir-akhir ini hubungan mereka sudah membaik lagi"

"Kalau pun nanti Jenni ingin kembali berpisah dengan kakak, jangan di tahan ya dad" Ucap Ricard seperti sebuah pesan.

"Kenapa?" Tanya Wilson begitu serius.

"Karena aku yang akan mengantikan kakak" Jawab santai Ricard yang setelah nya tumpukan berkas langsung melayang di wajah nya.

"Bosan hidup huh?!" Dengus kesal Wilson yang tak habis pikir dengan jalan pikiran putra bungsu nya ini.

...****************...

1
awesome moment
kelebiham benih?😄😄😄😄😄
Widia Aja
Richard....kenapa ceroboh dan anggap enteng bermain dengan anak seorang mafia besar Italy.
Cari perkara aja...
Widia Aja
Dasha sakit jiwa kayaknya nih
Widia Aja
Apakah mereka dijodohkan tanpa saling mencintai??
Jie
Singgah sekejap
Ibelmizzel
bagus pembaca mendukungmu
Ibelmizzel
ayo lah Jen tinggalkan aja suamimu mumpung belom punya baby diluar masih nyak laki2 yg peduli dan cinta dgn mu💪
Ibelmizzel
tiga hari lagi apa itu🤣
Ibelmizzel
tinggalkan aja suami macam tu,bukan sebentar 1 tahun di cuekin sama suami
Ibelmizzel
mampir lagi kesini♥️
𝐀𝐥 ~ ♥︎ .
bgst baru juga brpa chapter udh kena genjutsu gw 😭
echa purin
👍🏻
Sri Udaningsih Widjaya
Luar biasa kak
Dewi Kasinji
ijin baca kak
Mega Baiq
ceritanya kayak cerita hantu
Nenie Chusniyah
luar biasa
Yuni
penuh misteri di awal
Yuni
penuh misteri
Yuni
🤪🤪
rarr
alamak, bagussnyooo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!