NovelToon NovelToon
Benih Ayah Mertua

Benih Ayah Mertua

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Momoy Dandelion

Rima selalu disudutkan keluarga mertua karena belum juga hamil setelah menikah 4 tahun dengan Arjun. Dari hasil pemeriksaan, ternyata yang bermasalah bukanlah dirinya, melainkan sang suami. Arjun tak dapat memiliki keturunan.

Rasa cintanya yang besar terhadap suami dan tidak tega melihat Arjun sedih membuat Rima ragu mengatakan kebenarannya. Tanpa sengaja sang ayah mertua mengetahui kenyataan itu. Memiliki ketertarikan pada Rima sejak lama, membuat ide licik Sandi bermain. Berkedok rasa simpati, ia membujuk Rima untuk melakukan hubungan terlarang dengannya agar bisa hamil. Ia berjanji akan merahasiakan segalanya dari keluarga.

Kebimbangan telah membutakan mata Rima. Ia menerima tawaran sang ayah mertua dan melakukan hubungan terlarang dengannya. Satu bulan kemudian, Rima dinyatakan hamil. Ia mengandung benih ayah mertuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momoy Dandelion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Kesepakatan

Arjun berjalan memasuki sebuah restoran yang terdapat di salah satu pusat perbelanjaan teramai di kota. Seorang pelayan menyambut kedatangannya dengan senyuman ramah. Ia dipersilakan masuk dan dipandu menuju meja yang sebelumnya telah dipesan. Di sana juga sudah ada Yunita yang tengah menunggunya.

"Apa kamu menungguku lama?" tanya Arjun seraya duduk di tempatnya.

"Tidak juga," kata Yunita.

Padahal di meja itu sudah ada tiga gelas kosong yang isinya telah ia habiskan selama menunggu Arjun di sana. Ia memaklumi jika Arjun orang yang sangat sibuk sehingga sampai terlambat selama dua jam untuk menemuinya.

Yunita sudah terlanjur mengosongkan pekerjaan selama satu hari karena Arjun bilang akan membahas suatu hal yang sangat penting. Ia tidak enak menolak karena Rima pernah membantunya.

"Jadi, apa hal penting yang mau kita bicarakan?" tanya Yunita.

"Kita makan dulu saja. Kita bahas setelah makan," pinta Arjun.

Ia memberi kode memanggil pelayan dengan jarinya. Alan meminta pelayan tersebut menghidangkan makanan yang telah dipesannya.

Sekali lagi Yunita menahan kesabaran. Mungkin saja Arjun sangat kelaparan setelah bekerja sehingga perlu makan. Padahal, orang seperti Yunita sangat suka to the poin, tidak perlu basa-basi.

Arjun memesan banyak pilihan makanan. Yunita sampai bingung untuk memilihnya.

"Kamu ini kenapa pesan banyak banget? Kita hanya akan makan dua orang, bukan satu RT," ujar Yunita.

"Hahaha ... Makan saja yang kamu suka, Yun. Kalau tidak habis juga boleh dibungkus," kata Arjun.

Yunita nenuruti saja perkataan lelaki itu. Toh ia tak perlu mengeluarkan uang untuk semua makanan yang akan ia makan. Arjun telah membayarnya.

"Mau nggak kalau kamu keluar dari pekerjaanmu?" tanya Arjun di sela-sela kegiatan makan mereka.

Yunita memperlambat kunyahan makanannya. "Maksud kamu apa?" tanyanya penasaran.

"Aku mau melunasi semua hutangmu, asalkan kamu mau keluar dari pekerjaanmu yang sekarang!" pinta Arjun.

Yunita masih tertegun mendengar ucapan Arjun. "Kamu pikir beban hidupku akan selesai setelah hutang ayahku lunas? Kamu ini sangat kocak!" ia terkekeh.

"Bekerjalah di rumahku, bantu Rima menjaga bayinya. Aku akan menggajimu setiap bulannya. Makannya aku menyuruhmu untuk berhenti kerja."

Yunita masih ingat sebelumnya Arjun meminta dirinya sebagai teman bicara Rima. Sekarang, ia diminta menjadi pengasuh anak Arjun.

"Kenapa harus aku? Bukankah banyak orang yang lebih berpengalaman?"

"Kamu satu-satunya orang yang dekat dengan Rima dan aku hanya percaya padamu," kata Arjun.

Ia telah berjanji kepada istrinya untuk membujuk Yunita agar mau menerima tawarannya.

"Aduh, bagaimana, ya?" Yunita terlihat ragu. "Aku bahkan belum menikah tapi malah kamu suruh menjadi pengasuh anak. Apa nanti anakmu tidak akan takut padaku?" tanyanya.

"Kita lihat saja, apa dia akan takut atau tidak padamu. Masa kamu mau melewatkan kesempatan ini? Aku benar-benar akan melunasi hutang ayahmu."

Yunita terdiam sejenak untuk berpikir. Tawaran yang Arjun berikan tentu saja sangat menggiurkan. Ia tak perlu kelelahan bekerja lagi demi membayar hutang. Pekerjaannya hanya perlu mengasuh bayi. Dibandingkan dengan dirinya yang harus melakukan banyak pekerjaan setiap hari itu jauh lebih baik.

"Bagaimana kalau aku tidak bisa seperti yang kamu harapkan?" tanya Yunita.

"Dicoba saja dulu, penilaiannya nanti," kata Arjun.

Yunita mengangguk. "Baiklah, aku akan mencobanya," jawabnya mantap.

"Ah, iya. Selain itu, aku punya tugas tambahan untukmu," ujar Arjun.

Yunita jadi curiga dengan Arjun.

"Tolong kamu juga mengawasi istriku. Jika ada yang mencurigakan, cepat hubungi aku!" pinta Arjun.

1
Ati Ati
endingnya bikin terharu,ya si Arjun tahu diri juga dia punya kekurangan....
Ati Ati
kasihan Rima,br pun caranya salah bt dpt anak TPI dia sebenarnya istri yg baik,sabar dengan mertua yg suka ngatur,suami nya mandul dia tutupin,ya udh gini nasib nya yg buruk, harus nya si Sandi tu mati kecelakaan atau apalah jng mati ditangan Rima...
Dewi Habibah
bagus ceritanya
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Katherina Ajawaila
aneh" aja walaupun itu PP tiri judulnya. bukan suami. biarpun tdk ada ikatan darah dgn Arjun. mertua perempuan bawel ngk mikir 😡
Bunda
nyimak kak 🙏🏻
Wiwik Rusmita
Luar biasa
Amilia Indriyanti
bulshit
Amilia Indriyanti
pegawai wanita karir kok goblog. tapi ya mungkin dia menikmati si sebenernya
Amilia Indriyanti
goblogke renoreno
Nining Moo
malas deh sama rima
Retno Ardhani
keselku ama rima,pembohong
jujur lebih bsik
Ely
Luar biasa
Rama Rame
akhir yang membagongkan
Muliati Muliati
Biasa
Muliati Muliati
Kecewa
Dawam Lee
yang bikin novel ini anjing.......pezina berakhir bahagia itu tidak masuk akal......
Intan Risma Wandy
gk tlaten suwi" pancet ngene'ae
Momoy Dandelion: sabar, kak ... 😆
total 1 replies
Intan Risma Wandy
hadehhhh thorrrr gregettt suwi"
Intan Risma Wandy
lhaaaaa konagan thooooo
Intan Risma Wandy
gregettt sama Rima....... hadeh thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!