NovelToon NovelToon
The World Of Sword And Magic

The World Of Sword And Magic

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Akademi Sihir / Barat / Tamat
Popularitas:141.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Shirazuki Ito

Kisah seorang anak SMK yang bereinkarnasi ke dalam dunia pedang dan sihir yang bernama Zen.

"Apa ini?! apa aku akan mati?!" Pasrah seorang pria karena sudah mati rasa akan tubuhnya dan tenggelam ke dalam sungai.

Ia pun direinkarnasi ke dalam dunia lain oleh seorang dewi. Kehidupan Zen di dunia barunya pun berjalan sesuai keinginannya, tetapi karena keadaan dunia tersebut yang semakin berguncang, Zen pun harus menjadi lebih kuat untuk menepati janjinya dan mengatasi ancaman dunia yang akan segera datang menghancurkan dunia.


Kisah petualangan Zen menjadi kuat pun dimulai.

Eps 1-70 = Zero To Hero
Eps 70-100 = Adventure And Epic Battle
Eps 100-??? = ???

Genre : Action, Fantasi, Adventure, Demons.

[Pemberitahuan]

Style MC Zero to Hero

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shirazuki Ito, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 28 : Vampire Candidate

"Bersedia... Siap... Mulai!!" Perintah Sayu.

"C'Sword" Zen~

"Swift!" Zen dengan cepat bergerak dan menyerang Ice Zen secara brutal

(Slash slash slash slash slash!!)

(Slash!!)

Tetapi semua serangan Zen berhasil di tangkis oleh Ice Zen menggunakan dinding dinding es.

"Sial sulit sekali!" Gumam Zen sedikit kesal.

Zen pun terus menyerang tanpa henti.

(Slash slash!! slash! slash!! slash! slash! slash! slash!!)

(Broke!)

"Eh?" Pedang Zen pun hancur dan tiba tiba Ice Zen menyerangnya menggunakan dinding es tersebut yang membuatnya terpental.

"Agh!!..." Zen~

"Kak Zen gapapa?" Tanya Sayu sambil berlari mendekatinya.

"Kamu tau kenapa pedangmu hancur Zen?" Tanya Ice Zen sambil berjalan mendekatinya.

"Aku tidak tau, mungkin karena aku menyerang secara membabi buta" Ucap Zen.

Ice Zen pun duduk di depan Zen dan mengucapkan "Itu karena kamu tidak dapat mengendalikan keseimbangannya saat menyerang" Jelas Ice Zen.

Zen yang mendengarnya seketika kebingungan dan bertanya "Maksudnya apa??"

"C'Sword" Ice Zen pun menciptakan senjata miliknya dan ia memunculkan tembok es tepat di sebelahnya.

"Lihat ini" Ucap Ice Zen sembari menebas dinding es yang ia ciptakan.

(Slash!)

Ice Zen pun dapat dengan mudah membelah dinding es yang ia ciptakan.

"Senjata yang di ciptakan tidak hanya menggunakan energi sihir, tetapi senjata akan semakin kuat jika hati atau jiwa pemiliknya juga kuat" Jelas Ice Zen.

"Senjatamu tidak kuat bukan karena hatimu lemah, melainkan karena hatimu yang sedang ragu, aku tidak tau apa yang kamu ragukan Zen" Ucap Ice Zen.

Zen pun termenung sejenak dan kembali bangkit.

"Ayo kita latihan lagi" Ucap Zen.

(Slash! slash! slash!! slash!!)

(Broke!)

"Sial!" Gumam Zen kesal.

"C'Sword" Zen pun kembali menciptakan senjatanya dan kembali menyerang.

(Slash! slash! slash!! slash!!!!)

(Broke!)

Tetapi sekeras apapun Zen mencoba, pedangnya selalu hancur berkali kali, walau terus terusan hancur, Zen terus menciptakan senjatanya dan kembali menyerang yang membuat Ice Zen kagum melihatnya.

(Slash slash slash slash!)

(Broke!)

"Hah.. hah.. hah.." Zen yang terus terusan menyerang akhirnya berhenti dan memutuskan untuk beristirahat sejenak.

Zen, Ice Zen, dan Sayu pun duduk bersama sambil beristirahat, saat sedang beristirahat, Zen kembali bertanya kepada Ice Zen "Hei Zen, apakah aku bisa menjadi lebih kuat?" Tanya Zen.

Ice Zen pun mengatakan "Kamu bisa menjadi lebih kuat, bahkan kamu bisa melebihi diriku nantinya" Ucap Ice Zen.

Zen yang mendengarnya pun berfikir bahwa Ice Zen hanya sedang memotivasinya, tetapi karena itu, ia kembali bersemangat dan melanjutkan latihannya.

(Slash slash slash!!)

"C'Sword" Zen yang mulai kesal pun menggunakan dua pedang sekaligus dan menyerang Ice Zen secara brutal.

(Slash slash slash! slash!! slash slash! slash slash! slash slash slash slash!! slash! slash!!)

"Haa!!!!!" Zen pun terus menyerang Ice Zen tanpa henti.

(Broke!)

(Broke!)

Tak di sangka, kedua pedang Zen hancur secara bersamaan karena terus terusan menyerang.

"Hah.. hah.. hah.. hah.." Zen yang sangat kelelahan pun langsung terbaring tak berdaya.

Ice Zen pun mendekatinya sambil mengucapkan "Kita akhiri latihan hari ini, kita akan melanjutkannya besok dengan latihan yang berbeda" Ucap Ice Zen.

"Jangan menyerah, menyerah hanya akan membuang waktu mu Zen" Ucap Ice Zen.

Zen yang mendengarkan ucapan Ice Zen pun termenung dan mengatakan "Aku tau itu, aku juga tidak suka menyerah, aku pasti bisa menjadi lebih kuat!" Ucap Zen.

Zen pun bangun dari tidurnya "Baiklah, kalau begitu kita ketemu lagi besok" Ucap Zen.

"Selamat tinggal kak!.." Ucap Sayu sambil melambaikan tangannya.

"Baiklah, istirahatlah yang cukup agar bisa menjalani latihan dengan baik" Ucap Ice Zen.

"Aku tau itu" Jawab Zen sambil menutup matanya.

Zen pun terbangun di kamarnya dan ternyata sudah sore hari, ia baru ingat bahwa ia belum menyiapkan makanan untuk makan malam.

Zen pun langsung bangun dari tidurnya dan berjalan ke dapur, Zen yang sedang berjalan pun seperti mendengar suara seseorang sedang memasak di dapurnya, Zen yang penasaran pun langsung ke dapur dan mengecek siapa yang sedang berada di dapurnya, ternyata yang sedang memasak di dapurnya adalah Veliona.

Zen pun seketika ingin sedikit jahil kepada Veliona, Zen pun berjalan pelan pelan mendekati Veliona, saat Zen sudah sangat dekat, ia pun mengagetkan Veliona.

"Ba!!" Teriak Zen berniat mengagetkan Veliona.

"Ha!!" Veliona pun langsung terkejut saat Zen mengagetkannya

"Zen!!!" Kesal Veliona

Zen pun sedikit tertawa melihat ekspresi Veliona saat kaget.

Veliona yang merasa kesal pun memukul kepala Zen menggunakan panci yang ada di tangannya.

(Pong!!)

"Aduh!" Zen pun meringkuk kesakitan, karena Veliona memukul kepalanya dengan keras.

"Humph!" Kesal Veliona sambil memalingkan wajahnya.

"Veliona kamu kasar sekali.." Ucap Zen yang masih kesakitan.

"Siapa suruh kamu mengagetkanku" Ucap Veliona.

"Huh.. padahal aku cuma ingin sedikit iseng" Ucap Zen sambil menarik bangku dan duduk di meja makan.

"Ya kalau mau iseng ga gitu juga caranya" Ucap Veliona sedikit kesal sambil memasak.

"Kalau begitu aku minta maaf" Ucap Zen dengan nada suara rendah.

Zen yang mencium aroma lezat pun bertanya kepada Veliona "Kamu masak apa Vel?" Tanya Zen.

"Nanti kamu juga akan tau" Jawab Veliona dengan nada suara yang lembut.

#Time skip

"Baiklah sudah selesai!" Ucap Veliona.

Zen pun kagum dengan masakan Veliona yang kelihatannya sangat lezat, saat Zen sedang meratapi masakan Veliona, ia pun mengingat sesuatu

"Vel, apa aku boleh bertanya?" Tanya Zen

"Apa?" Tanya Veliona kebingungan

"Apa elemen sihirmu? kemarin waktu di turnamen antar akademi, kamu menggunakan jurus jurus yang berwarna merah, tetapi tidak panas seperti jurus sihir elemen api" Ucap Zen.

Veliona pun seketika terdiam yang membuat Zen menjadi heran, Zen pun kembali memanggil Veliona tetapi Veliona tidak meresponnya, Zen pun kembali memanggil tetapi sambil memukul pundak Veliona pelan pelan.

"Eh kenapa kenapa?" Ucap Veliona.

Zen pun mengulangi pertanyaannya "Apa elemen sihirmu? kemarin waktu di turnamen antar akademi, kamu menggunakan jurus jurus yang berwarna merah, tetapi tidak panas seperti jurus sihir elemen api" Tetapi Veliona kembali terdiam.

Beberapa saat kemudian, Veliona pun bertanya kepada Zen "Apa kamu bisa menjaga rahasia?" Tanya Veliona.

Zen pun mengucapkan "Ya aku bisa" Ucap Zen dengan wajah serius.

"Sebenarnya aku adalah calon Vampire" Ucap Veliona.

Zen pun terkejut mendengar ucapan Veliona dan kembali bertanya "Apa maksudmu Vel?" Tanya Zen.

Veliona pun mengucapkan "Aku adalah calon Vampire, aku akan menjadi Vampire di saat umurku mencapai 14 tahun, dan seseorang yang telah mengubahku menjadi Vampire akan kembali mencariku untuk membunuh dan meminum darahku" Jelas Veliona.

Zen yang mendengar ucapan Veliona seketika terdiam dan tidak percaya dengan ucapan Veliona.

Bersambung...

1
pembaca gabut
beban anying Napa di ajak sih najis benr
Ikhsan Makhrus
pemimpin desa sama kepala desa bedanya apa?
pembaca gabut: beda 🗿 ? kaya nya wgwgw
total 1 replies
Ikhsan Makhrus
"kakak beradik" mungkin maksud nya
Prabu Astrajingga
alur cerita masih tidak jelas. .masih ngikutin semoga ada perbaikan deh tulisan sama alurnya...klo dikasih nilai masih 5 lah
zhawil ztonez
wkwkwkwkw
tridi∆nt
cepet up ceritanya yaa thor
asgor
oioioi si MC itukan masih 8 tahun
Mamat Stone
wadaw MCnya makin parah 🤦‍♂
Mamat Stone
jagoan neon lemah
Shirazuki Ito: Makasih banget yaa udah ngekomenn, author jadi makin semangat 😂😊😊😊
total 1 replies
Mamat Stone
14
Mamat Stone
Gdnya Kapan 🤔
jagoan neon
Mamat Stone
13
Mamat Stone
komen..... 🤭
Mamat Stone
yang penting komen
Mamat Stone
😁
Mamat Stone
buktikan merahmu dong
Mamat Stone
ketemu lagi
Mamat Stone
berkelana
Mamat Stone
,Kamu Bisa
Mamat Stone
MCnya lemah soalnya masih Bocil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!