Zaviera brenna Everion seorang gadis cantik berusia 24 tahun, ia baru saja menyelesaikan pekerjaan nya di london setelah satu tahun mengurus perusahaan milik keluarga nya.
niat hati ingin bersenang-senang bersama dengan adik tiri nya namun itu semua menjadi hal tak ia inginkan dalam hidup nya
terbangun di kamar hotel bersama seorang pria membuat hidup nya terasa hancur, apa jadi nya karena hasil semalam dengan pria asing menjadikan zaevira seorang ibu bahkan yang membuat nya shock harus menikah dengan seorang dokter duda obgyn. duda itu mempunyai seorang anak berusia lima bulan.
gimana nasibnya zaevira apa ia akan tetap melanjutkan atau pergi dari hidup dokter tersebut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bilbilaaa97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
D&Z
Davian menatap keluar jendela padat nya pagi hari dengan cerah nya langit, ia menatap cincin yang tersemat di jari manisnya tidak ada seorang tau pernikahan nya hanya Maven asisten nya
Bahkan seluruh rumah sakit tidak tau dengan status baru nya yang sudah tidak menyandang gelar duda lagi, "maven apa kau sudah melakukan laporan untuk adik tirinya istri saya"ucap davian
"sudah tuan, polisi akan menangkap nya"ucap Maven
"saya ingin segera ia terjerat dalam jeruji besi tersebut"ucap davian mengepalkan tangan nya, mau bagaimana pun karena malam itu ia harus menikah dengan zaevira dan menghadirkan bayi dalam perut wanita yang sekarang menjadi istri nya
Sampai dirumah sakit dengan segera ia berjalan menuju ruangan nya melihat lima belas menit lagi akan di mulai, Aurel asisten nya sudah menyiapkan semua nya
"sudah semua dok"ucap Aurel
"ada berapa pasien"ucap davian
"ada dua puluh lima"ucap suster aurel, davian berlalu keruangan poli kandungan bersama dengan suster aurel asisten nya
...****************...
Zaevira yang terbangun karena ketukan di kamar nya, ia dengan hati-hati turun dan berjalan membuka pintu kamar
"maaf mengganggu non, den davian menyuruh saya memberikan makanan berat untuk nona makan"ucap bibi dama
"bawa masuk saja bi"ucap zaevira mengijinkan bibi dama masuk, karena bibi membawa troli berisi makanan
bibi menyiapkan untuk zaevira makan beberapa ia hidangkan, zaevira berlalu ke kamar mandi untuk mencuci wajah nya
Ia pun tersenyum, "terimakasih ya bi"ucap zaevira
"sama-sama nona"ucap bibi dama, di temani bibi dama dengan mengobrol sedikit tentang lion ia sangat antusias dengan putra sambung nya
Zaevira menghabiskan makanan nya ia tak lupa di berikan vitamin, setelah itu bibi pun berlalu membawa troli
karena merasa sedikit jenuh ia berjalan ke arah balkon kamar, ia menatap taman yang indah begitu banyak tempat di taman belakang
Masion milik davian sangat luas ia memang suka dengan desain masion davian mewah dan sangat modern
Zaevira kembali masuk ia menutup pintu balkon lalu keluar kamar dengan berjalan menuju kamar putranya
Mendengar tangisan lion segera ia mempercepat langkahnya, membuka pintu kamar lion melihat anak nya hanya seorang diri
kemana sus nya hanya lion seorang diri, apa ia kerja hanya makan gaji buta saja
Zaevira menggendong putra nya dengan hati-hati ia memang tidak tau cara mengurus bayi namun sehari ia belajar sudah sedikit paham, "kamu kenapa sayang?"ucap zaevira menatap putranya dengan senyuman nya
Mencium kening bayi lion yang menatap nya dengan air mata mengalir, "jangan nangis nak, mommy sedih liat nya"ucap zaevira membawa keluar lion bertepatan dengan sus lifa
Zaevira menatap tajam sus lifa dengan kesal, "kemana saja kamu, lion menangis seorang diri di kamar nya!"ucap zaevira
"mmm..maaf nona saya tadi kebawa sebentar untuk mengambil minum"ucap sus lifa, zaevira menatap sus lifa yang tidak membawa apapun
Tanpa banyak bicara zaevira berlalu begitu saja ia membawa lion yang terdiam dari nangis nya ia juga berikan dot bayi nya agar lion terdiam
Sus lifa menatap zaevira dengan kesal, tangannya mengepal menahan amarah melihat istri baru tuan nya
baru sehari jadi istri saja belagunya pake banget, bahkan harus nya saya yang jadi istri tuan davian
...****************...
Zaevira menyalakan televisi dikamar nya menyetel film kartun anak-anak, ia sambil menyandarkan lion di da danya agar bayi itu nyaman dengan nya
"kamu sangat menggemaskan nak, ingin sekali mommy menggigit pipi kamu yang chubby itu tapi mana bisa, bisa marah nanti daddy kamu"ucap zaevira dengan tertawa kecil
Zaevira tidak lagi jenuh karena ada putranya, ia tidak mual juga mungkin hanya pagi saja ia merasakan mual nya
Handphone nya berdering, zaevira mengambil di nakas melihat abang nya yang menelpon segera ia angkat
abang zeven
"hallo sayang, gimana kabar kamu?"zeven
"aku baik abang, abang khawatir ya?"zaevira
"sangat, abang takut suami kamu melakukan kekerasan"zeven, zaevira tersenyum mendengar nya
"tidak bang, davian cukup baik"zaevira
"kamu sedang apa?"zeven
"aku bersama dengan anak davian, ia sangat lucu dan menggemaskan"zaevira
"kamu disuruhnya?"zeven
"tidak, mau bagaimana pun aku jadi ibu sambung"zaevira
Mereka mengobrol sampai lion merasa bosen dan menangis, zaevira mengakhiri panggilan nya dan menggendong lion ke balkon
Ia duduk di kursi menikmati angin siang hari tidak panas karena davian memberikan penutup
"kamu bosenan ya nak?"ucap zaevira mencium pipi chubby lion
Lion tersenyum dengan manis, zaevira makin gemas dengan putra sambung nya itu senyuman manis dari bayi tanpa dosa
...****************...
Davian yang pulang pukul tiga sore dengan di anter maven, ia segera berlalu karena maven akan kembali ke kantor
pelayan yang menunduk hormat, melihat sus lifa yang sendiri tanpa ada nya lion. "dimana putra saya"ucap davian datar
"lion di ambil nona tuan, padahal saya sudah larang"ucap sus lifa berdusta
Sejak siang lion tak di ambil sus lifa yang malah santai tanpa mengurus lion. Davian tanpa banyak bicara berlalu
Ia menaiki tangga menuju kamar nya, dengan hati-hati membuka pintu kamar menyalakan lampu
Melihat istri dan anak nya tertidur, tidak mendekat melainkan ia membersihkan dirinya terlebih dahulu
dua puluh menit keluar dengan handuk di pinggang nya, berjalan mendekati ranjang melihat lion yang tertidur dengan tangan mungilnya memeluk zaevira
Kamu nyaman dengan nya nak? Sampai memeluk nya dengan tangan lucu mu.
davian tersenyum menatap lucu putranya, ia menatap sekilas wajah tenang zaevira yang tertidur, berlalu untuk memakai pakaian santai nya
Zaevira yang terbangun melihat lion yang memeluk nya ia tersenyum mencium pipi chubby bayi lion
Hati-hati melepaskan pelukan putra nya ia ingin buang air kecil, "mau kemana kamu"ucap davian datar
"mau ke kamar mandi, mas sudah pulang?"ucap zaevira
"saya ada disini itu tanda nya, saya sudah pulang zaevira"ucap davian, tanpa ingin membalas zaevira berlalu saja
Davian mendekati lion yang tertidur pulas ia mencium pipi chubby putranya, "seperti nya tidur dengan mommy zaevira kamu sangat nyaman, hm"bisik davian di telinga putranya
semalam juga ia memeluk zaevira merasa nyaman tidur nya nyenyak bahkan sampai tak bangun kalo tidak mendengar suara tangis lion
Zaevira keluar dari kamar mandi, ia melihat davian yang menggangu lion tidak ingin melarang davian, zaevira memilih untuk keluar kamar
"mau kemana, saya baru pulang"ucap davian menahan pergelangan tangan zaevira, ia melihat istri nya yang akan keluar kamar dengan cepat ia menahan nya
"mau kebawah, lalu untuk apa saya berdiam di kamar"ucap zaevira melepaskan tangan davian
"disini saja, kenapa lion sama kamu"ucap davian menatap serius istri nya
"tadi siang saya jenuh lalu ke kamar lion yang kebetulan nangis, pas saya buka pintu kamar lion hanya seorang diri. saya tidak melihat sus nya"ucap zaevira menceritakan secara detail
davian mengepalkan tangan nya, zaevira hanya diam saja melihat suaminya terdiam
"di kamar saja, jika ingin sesuatu biar telpon bibi dari sini"ucap davian
"kamu istirahat saja, saya mau keluar kamar dulu"ucap zaevira, davian tidak banyak bicara membiarkan saja zaevira keluar
Ia juga tidak ingin melarang karena seperti nya zaevira memang memberikan jarak nya. Melihat istri nya memang sangat berbeda jika bersama nya