NovelToon NovelToon
I Am The Queen

I Am The Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romantis / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir / Chicklit
Popularitas:42.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agnez_('❛◡❛')

I Am The Queen adalah cerita di mana seorang anak tunggal bernama Clara dari keluarga kerajaan ABELIA, yang masih ada hingga saat ini, yaitu jaman modern.! Di jaman modern ini, yang masih bertahan selain kerajaan Abelia, adalah kerajaan Roman dan kerajaan Achete.

Awalnya Clara akan menikah dengan Jodi, satu satu nya pria yang mengisi hati clara, sampai tak mengisahkan ruang sedikitpun untuk pria lain.

5 bulan sebelum pernikahan jodi dan clara, ke dua orang tua Clara meninggal dunia karena "suatu insiden". Karena Clara masih terlalu polos dan sangat amat naif, Clara tidak mencari tahu. Yaah meskipun mencari tahu, dia tak akan mendapatkan apapun.

Clara tak terlalu berlama lama berada di zona duka, karena ada Sonya sahabat terbaik, dan Jodi tunangan tercinta yang selalu berada di sampingnya.

Namun setelah 2 bulan berlalu, semua hal yang terjadi pada clara menyadarkan dia bahwa tak ada kebetulan yang terjadi saat persahabatan nya dengan Sonya di mulai.

Wajah nya di sayat, dicambuk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnez_('❛◡❛'), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#28.

Lalu karena mengingat perkataan Detrian yang menyatakan bahwa hari ini Clara akan melatih kekuatan fisik dan otot, Clara memutuskan untuk mengikat rambut nya seperti ekor kuda.

Sedangkan beberapa helai rambut yang masih pendek dan tak bisa di satukan untuk di ikat, Clara biarkan saja dan terlihat seperti guntingan poni.

Clara yang merasa sudah cukup dengan tampilan seperti ini langsung memakai sepatu apa saja yang terlihat rata dan nyaman.

Clara Langsung keluar dari kamar tanpa mengenakan make up atau sejenisnya, karena warna bibir nya yang seperti bunga sakura, garis alis mata yang tersusun rapi seperti di warnai dengan pensil alis padahal tidak, Dan warna netra yang berupa Coklat tua, yang akan nampak sangat terang jika terkena cahaya, sudah menjadi satu aset lengkap tanpa mengenakan make up.

"Aku sudah selesai. Sekarang antar kan Aku ke meja makan, karena sudah lewat sepuluh menit semenjak kedatangan kalian. Kasian Detrian yang menunggu lama. " Ujar Clara yang mata nya baru saja memindai jam yang tergantung di dinding.

"Ba.. Baik.. Akan saya antar kan."

Satu pelayan langsung berdiri di hadapan Clara untuk menuntun jalan, sedangkan tiga lain nya berjalan di belakang Clara sambil berbisik.

"Sungguh Nona Clara cantik sekali... "

"Tanpa berdandan saja sudah secantik itu, apalagi di dandan dengan ketrampilan kita ini... Pasti Dia akan terlihat seperti bidadari. "

"Kau benar. Mari kira berdoa dengan sungguh sungguh, agar akan ada kesempatan di mana kita bisa mendadani Nona Clara."

Ke tiga pelayan di belakang itu berbisik dengan sangat pelan, bahkan pelayan yang sedang menuntun jalan saja tidak mendengar.

Namun Clara dapat mendengar semua nya dengan jelas, seperti mereka bertiga sedang berbisik dengan volume suara yang cukup besar.

Memang di beberapa kesempatan pendengaran ini sangat berguna untuk Clara, tetapi tidak dengan momen dan tema yang seperti ini. Clara yang jarang di puji dan di komentari dengan jujur seperti itupun berusaha sekuat tenaga agar semburat merah merona tidak nampak di wajah nya.

Selang beberapa menit, sebuah pintu besar di buka oleh dua pria yang mengenakan baju seorang prajurit dengan ciri khas kerajaan Roman, dan pelayan yang lain tidak ikut masuk ke dalam, Hanya Clara saja.

Saat Clara baru masuk ke ruangan itu, netra nya langsung melihat Detrian yang sedang mengenakan kaca mata dengan kemeja putih lengan panjang, sedang menunggu nya sambil menatap buah apel yang ada di depan nya. Sebagai informasi tambahan, Detrian adalah pecinta buah apel.

"Selamat pagi. Maaf membuat Mu menunggu lama... " Tanpa berlama lama, Clara langsung duduk di sebuah kursi kayu dengan banyak nya ukiran dan membentangkan kain putih kecil di pangkuan nya, agar jika ada remah remah makanan yang jatuh, tidak mengotori celana nya.

"Menunggu lama ? Aku rasa baru kali ini ada perempuan yang bersiap dalam waktu sepuluh menit. Padahal biasa nya lebih dari itu loh." Sambil ikut membentangkan kain di pangkuan nya, Detrian menjawab perkataan Clara tadi.

"Memang nya Kamu sudah pernah menunggu wanita berdandan gitu ? " Sambil menaikkan satu alis nya, Clara benar benar penasaran dengan jawaban Detrian.

"Tidak, Aku hanya menonton dari Drakor saja. Tapi menurut logika Ku, perempuan kalo make up itu lama loh. Karena banyak sekali jenis make up yang di taruh di wajah mereka, mungkin make up Kamu tidak ketebalan, jadi berdandan nya cepat sekali. "

Sambil mengangkat gelas jus untuk di minum, Detrian menjelaskan logika nya tentang make up perempuan. Padahal dia sendiri juga tak yakin dengan jawaban nya, maklum.. Jomblo dari lahir soal nya.

"Aku tidak make up sama sekali Detrian. Hanya mandi, membasuh muka dengan sabun yang sama, lalu di bilas dengan air. Itu saja, tidak lebih dan tidak kurang." Jawab Clara sambil memakan roti tawar yang sudah di olesi dengan selai coklat.

"Puuuuuuuffffff" Detrian menyemburkan jus yang baru saja Dia minum saat mendengar jawaban dari Clara.

"Wow.. Kekuatan semburan Mu seperti ikan paus ya. Lihat lah, roti tawar yang di hidang kan di atas meja sudah penuh dengan semburan jus surgawi Mu. Sungguh luar biasa, " sambil terus mengunyah roti yang sudah di olesi selai tadi, Clara berkomentar dengan wajah datar tanpa menunjukkan rasa jijik atau sebagainya. Karena berpikir kalau Detrian itu keselek, jadi wajar jika Detrian menyemburkan jus nya.

"Ka.. Kamu tidak make up sama sekali ?? " Sambil menyapu beberapa tetesan yang masih berada di sekitaran mulut nya, Detrian menanyakan pada Clara tentang make up dan sejenis nya.

"Ya. Dan ini tisu, tolong di lap dengan benar mulut Mu itu. Karena bisa jadi Aku merasa jijik padahal tadi merasa biasa saja."

Sambil memberikan beberapa helai tisu pada Detrian, Clara menatap wajah pemilik netra hitam yang seakan tidak percaya dengan yang di sampaikan oleh Clara barusan.

"....... " Detrian yang membersihkan mulut nya dengan tisu yang di dapat dari Clara tadi, masih tetap tercengang dengan kenyataan.

"Detrian ? Apa karena keselek jus, rasa sakit yang Kamu rasa membuat Kamu kehilangan fokus seperti saat di atas mobil ? " Sambil meneguk susu hangat, Clara bertanya dengan mata ekor yang melihat Detrian.

"Ah.. Tidak.. Aku pikir wajah Mu saat bertemu kemarin itu full make up, padahal natural ya.. Wow, Aku memang tak salah memilih wanita. " Gumam Detrian dengan suara kecil, karena berharap Clara tak bisa mendengar nya. Namun sayang, pemikiran nya tidak sesuai dengan kenyataan.

"Tak salah memilih wanita ? Maksud Mu siapa ? Aku ? " Secara tetang terangan, Clara bertanya pada Detrian. Clara tidak tau bahwa pertanyaan nya itu dapat bermaksud lain. Mungkin karena sudah lama tidak mengobrol, sehingga daya kosakata yang keluar dari mulut Clara tidak bisa di analisa lebih dalam.

Detrian yang kaget karena gumaman nya di dengar oleh Clara langsung membulatkan mata nya, dan sedang membuka ribuan arsip jawaban yang tertumpuk di benak nya, agar dapat menjawab pertanyaan Clara yang terlalu jujur ini.

"I... Iya.. Iya kamu, Aku tak salah pilih wanita yang akan membantu Ku dalam menjalan kan kesepakatan Kita tadi malam. " Entah sebuah mukjizat atau apapun, tetapi Detrian sangat bersyukur karena mendapatkan jawaban yang masuk akal untuk saat ini.

"Oh, iya juga sih. Berhubung kerajaan yang masih tersisa hingga detik ini hanya tiga kerajaan. Jadi mau tidak mau, hanya Aku yang bisa membantu Mu."

Clara yang tidak ingin merasa curiga sedikit pun lanjut menyantap roti nya sampai habis, dan meminum dua gelas susu.

Para pelayan yang bertugas mengangkat roti tawar yang terberkati karena semburan jus dari Detrian pun menahan tawa, karena baru kali ini mereka melihat tuan mereka yang salting dan kelabakan mencari jawaban.

1
wonder mom
hampir 1 tahun tanpa kelanjutan. ato mmg sdh ending?
🌸ALNA SELVIATA🌸: Baca Novel "Suami di Alam Mimpi"
di jamin mata batin kamu akan terbuka, dan melihat keindahan alam dunia berbeda..
total 2 replies
Murni Dewita
hadir
gabrielle chen
memunculkan perempatan kerutan maksudnya apa sih!!!
Agnez_('❛◡❛'): itu mksdnya mengerutkan kening kaka😭🙏
Hanya kata lainnya aja biar kaga momoton🙏🙏
total 1 replies
Reka Cantika
ni novel ad kesalahan ap sih ni trus yg di ulang awak kira ad up yg baru nyatanya ini aj.. malas jadi ny baca terpaksa awak hapus aj lh
Agnez_('❛◡❛'): TERSERAHHH.
GUE LAGI REVISIII..
KRNA DRI SETIAP BAB TU 3.000 KATA. KATA EDITOR GUE, HARUS 1.000 KATA AJA. JDI GUE LAGI MINDAHIN KATA2 ITU KE EPISODE 2 DAN SETERUSNYA.
DI PERKIRAKAN EPISODE 70 LEBIH BARU ADA CHAP BARU.
KLO KAGAK MAU BACA YA TINGGL DI HAPUS AJA.

TERSERAHHH KAMUUUU🥰
total 1 replies
Rhesinta Saipul
kok double bab thor
Agnez_('❛◡❛'): jdi Otor lgi revisi ayang.
karena epiaode 1 sampe 30 itu klo gak salah jumlah kata nya 3.000 lbh. dan saran dri Editor aku, di suru revisi biar tiap bab 1.000 kata aja. jdi untuk episode 1-70 lbih udah kamu baca. klo episode yg baru udah otor up, otor infoin yah biar kmu gak mikir klo ini doubel up😅❤💫
total 1 replies
Rhesinta Saipul
next
onalia Sukatendel
ceritanya membangokan
Umar
kok halue banget y
Rhesinta Saipul
lanjut up
David Widia
baru baca, Sonya sama Jodi sudah menguras emosi....

Mampir nih kak
David Widia: ya sama - sama ❤
total 2 replies
Orang🗿
, 😄
Orang🗿
Orang🗿
😄
Orang🗿
Orang🗿
😃
Orang🗿
Orang🗿
😄
Orang🗿
😃❤
Orang🗿
😄
Orang🗿
😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!