NovelToon NovelToon
DENDAM MANIS ISTRI YANG DIMADU

DENDAM MANIS ISTRI YANG DIMADU

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:134.3k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

Pernikahan kami sempurna. Harta, takhta, dan sepasang anak kembar yang rupawan telah kami miliki. Sebagai sesama pemilik perusahaan, aku dan Mas Hanif adalah definisi pasangan ideal di mata dunia.

​Namun, kesempurnaan itu runtuh saat Mas Hanif meminta izin untuk menikah lagi. Didukung oleh ibu mertuaku, seorang wanita polos datang dan mengaku siap berjuang dari bawah bersamanya.

​Dunia mengira aku akan mengamuk. Nyatanya, di balik anggunnya hijabku, aku justru tersenyum tenang. Aku mengiyakan, bahkan mengantarnya langsung ke pelaminan maduku.

​Mereka pikir aku pasrah? Salah besar.

​Sebelum melepasnya, sebuah perjanjian gono-gini rahasia telah kutandatangani bersama Mas Hanif. Lewat strategi bisnis yang rapi, perlahan akan kutarik semua aset dan kejayaan yang menyokongnya selama ini.

​Katanya siap berjuang dari bawah? Silakan nikmati perjuangan itu tanpa sepeser pun sisa hartaku. Selamat datang di skenario dendam manisku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DENDAM MANIS ISTRI YANG DIMADU

Setelah insiden celana robek yang super dramatis dan memalukan di area perosotan naga tadi, Tian akhirnya kembali dengan setelan celana chinos baru berwarna hitam pekat yang dia beli terburu-buru dari salah satu butik desainer di lantai bawah. Wajahnya sudah kembali rata, kaku, dan sedingin es. Pria itu bersikap seolah-olah tragedi berjalan mirip kepiting beberapa puluh menit lalu hanyalah ilusi optik belaka di mata Hanum.

​"Saya lapar. Kita makan sekarang," ucap Tian pendek tanpa basa-basi begitu dia melangkah mendekati wahana bermain.

​Mereka berempat akhirnya bergerak menuju sebuah restoran Jepang premium yang terletak di lantai dasar mal. Ruangan restoran itu didesain sangat privat dengan sekat-sekat kayu minimalis, memberikan ketenangan yang cukup dari kebisingan mal. Begitu pelayan mengantarkan buku menu, Kayla dan Kenzie langsung menunjuk-nunjuk gambar makanan dengan heboh.

​"Bunda, Kayla mau pesan Beef Ramen yang kuahnya merah ini! Terus pakai es krim cokelat yang besar!" seru Kayla dengan mata berbinar-binar.

​"Kenzie juga mau ayam goreng karage yang banyak, sama sosis!" timpal kembarannya tidak mau kalah.

​Hanum tersenyum lembut. Dia baru saja hendak mengangguk setuju sebelum sebuah dehaman berat dari seberang meja seketika memotong kalimatnya. Tian melirik menu pilihan anak-anak itu, lalu menatap Hanum dengan pandangan mata elangnya yang sarat akan penilaian kritis.

​"Jangan berikan anak-anak makanan dengan kadar MSG dan natrium setinggi itu di siang hari, Hanum," protes Tian langsung dengan nadanya yang kaku, dingin, dan lempeng tanpa ekspresi manis sedikit pun.

​Hanum mengembuskan napas pendek, menatap kakak ipar tirinya dengan sejumput rasa kesal. "Kak, mereka tadi sudah lelah bermain seharian di playground. Sekali-kali makan makanan kesukaan mereka tidak akan langsung merusak sistem pencernaan, kan?"

​Tian mendengus pelan, lalu meluncurkan doktrin kaku andalannya. "Secara medis, memberikan asupan karbohidrat sederhana berlebih ditambah sodium tinggi pasca-aktivitas fisik berat akan memicu sugar crash. Mereka akan menjadi sangat rewel dan lemas dalam dua jam ke depan. Sebagai ibu, kamu seharusnya memiliki manajemen nutrisi yang lebih taktis, bukan malah menuruti keinginan impulsif anak-anak."

​Hanum seketika meremas sumpit di tangannya dengan erat. Dadanya naik turun menahan rasa gemas yang teramat sangat.

​"Astaghfirullah... yang meminta ramen itu Kayla, yang meminta karage itu Kenzie, tapi kenapa yang diceramahi panjang lebar soal manajemen nutrisi malah AKU?!." umpat Hanum di dalam hati.

​Rasanya dia ingin sekali menyumpal mulut kaku pria di depannya ini dengan gulungan sushi berukuran besar. Rasa kesalnya membuat selera makan Hanum mendadak amblas ke dasar bumi. Hari ini dia baru benar-benar menyadari bahwa di balik sikap dingin dan berwibawanya, Tian adalah tipe laki-laki yang menyebalkan luar biasa dan sama sekali tidak mau kalah dalam berargumen.

​Namun, pemandangan kontras yang terjadi sedetik kemudian mendadak membuat Hanum tertegun. Tian memutar tubuhnya sedikit ke arah Kayla dan Kenzie yang duduk di sampingnya. Meskipun nada suaranya masih terdengar agak ketus khas pembawaannya, cara pria itu menatap kedua anaknya ternyata jauh lebih lembut.

​"Kalian berdua, dengar," ucap Tian, matanya menatap lekat si kembar. "Hari ini kalian boleh makan mi, tapi kuahnya diganti yang kaldu ayam murni, bukan yang merah pedas itu. Dan es krimnya baru boleh keluar setelah nasi dan sayur kalian habis bersih. Paham?"

​"Paham, Om Tian!" jawab Kenzie dan Kayla serempak tanpa bantahan. Anehnya, anak-anak yang biasanya suka merajuk jika dilarang oleh Hanif dulu, kini justru menurut patuh di bawah kendali tegas Tian.

​Tian kemudian menoleh ke arah pelayan. "Berikan mereka dua porsi Chicken Udon anak-anak, satu porsi buncis goreng bawang putih, dan air mineral hangat. Untuk ibunya, berikan Salmon Teriyaki Set," pesan Tian secara sepihak tanpa meminta persetujuan Hanum lagi.

​Hanum hanya bisa membuang muka, menyandarkan punggungnya ke kursi dengan wajah cemberut menahan dongkol. Makan siang itu dimulai dengan atmosfer yang terasa kaku bagi Hanum, namun luar biasa hangat bagi si kembar. Hanum memperhatikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana sisi positif dari seorang Tian mulai terlihat nyata.

​Every time makanan datang, Tian dengan sigap memotong-motong daging ayam karage milik Kenzie menjadi potongan-potongan kecil agar bocah itu tidak tersedak. Saat kuah udon Kayla menetes di ujung dagunya, tangan besar Tian dengan refleks yang sangat natural mengambil tisu dan mengusapnya dengan sangat hati-hati meskipun wajahnya tetap lempeng tanpa senyuman. Tian memberikan perhatian fisik yang luar biasa protektif untuk kedua anaknya.

Sesuatu yang bahkan hampir tidak pernah dilakukan oleh Hanif selama pernikahan mereka, karena Hanif selalu terlalu malas mengurus anak saat makan di luar.

​Di tengah-tengah momen makan tersebut, Kayla yang sedang asyik mengunyah mendadak mengambil sepotong daging ayam dari piringnya menggunakan sumpit khusus anak. Dengan tangan mungilnya yang agak gemetar, bocah perempuan itu mengarahkan sumpitnya tepat di depan bibir kaku Tian.

​"Om Tian dari tadi suapin Kak Kenzie terus, Om Tian belum makan ayamnya. Ini, Kayla suapin Om! Buka mulutnya, Om... Aaaa..." ucap Kayla dengan kepolosan yang begitu manis.

​Hanum yang sedang mengunyah nasinya seketika menghentikan gerakannya. Jantungnya berdegup cemas. Matanya melotot waswas menatap ke arah Tian. Hanum tahu betul betapa tingginya tingkat higienitas dan kedisiplinan seorang Tian. Pria itu sangat kaku dan memiliki batasan privasi yang sangat ketat. Hanum sudah bersiap-siap menarik tangan Kayla, takut jika Tian akan menolak suapan itu dengan kalimat ketus yang bisa melukai hati kecil putrinya.

​Namun, kejutan besar kembali disuguhkan oleh sang pangeran es.

​Tian sempat terpaku selama dua detik menatap potongan ayam di depan wajahnya. Pria itu melirik ke arah Kayla yang menatapnya penuh harap dengan mata bulatnya yang jernih. Perlahan, rahang tegas Tian melunak. Tanpa ada guratan jijik atau penolakan sedikit pun, Tian memajukan kepalanya sedikit, membuka bibirnya, dan menerima suapan dari tangan mungil Kayla dengan sangat tenang.

​Pria itu mengunyah makanan tersebut dengan khidmat, lalu berdehem pelan untuk menutupi rasa canggungnya. "Ayamnya... sedikit terlalu asin. Tapi tidak apa-apa," gumam Tian ketus, berusaha keras mempertahankan gengsi dinginnya di depan Hanum.

​Hanum yang menyaksikan momen langka itu secara langsung dari jarak dekat merasa energinya mendadak tersedot habis. Di dalam hatinya, rasa kesal yang tadinya menumpuk akibat ceramah nutrisi tadi perlahan-lahan mencair, digantikan oleh rasa hangat yang aneh. Hanum terpaksa menelan kembali semua umpatannya. Ya, Tian memang laki-laki kaku yang menyebalkan setengah mati jika sedang bicara dengannya, tetapi Hanum tidak bisa menampik kenyataan bahwa pria dingin ini memiliki ruang terlembut di hatinya khusus untuk menjaga dan menyayangi kedua buah hatinya.

1
Bundo yenti
Bagus banget ceritanya.... saya suka sikap tegas tokohnya
Noey Aprilia
Wjar aja kl hanum galau bgt....
lmaran aja pke map yg isinya ky proposal biar prshaan mau krjsma,mskpn yg ni isinya klebihan dia sndri sih...🤣🤣🤣...
jd pgn ngakak ngebyangin tiap hri ktmu,trs kl lg diskusi yg d bhas pke bhsa formal.....
Jetva
Tiaaaan..Tian..bagaimana cwq mau terkesan....lah kamu aza klo ngomong pake rumus fisika n kimia....🤣🤣🤣
susi ana
kira2 nanti setelah resmi pas MP nya pakek perhitungan korporat atau gravitasi atau medan magnet ya Thor?
aku tertawa sendiri membayangkan lanjutan ceritanya....
semangat💪
blcak areng: kak😁😁😁
total 1 replies
Muft Smoker
gx kebayang tuh penjual bunga tekanan darah ny naik apa malah turun drastis gara2 si tian Listrik ,, 😂😂😂
Muft Smoker
papa irwan totalitas marah nya ,, telan lgi aj pak ank ny ,, 😂😂😂😂
Meity Londok
bagus hanum.hancurkan musuh musuhmu
Noey Aprilia
Aku ngebyangin muka pnjual bunganya....antara pgn nyakar orng,sm gemes pgn nabok.....🤣🤣🤣....
Niken Ns
aduh udh ga sabar nunggu lamarannya
Jetva
🤣🤣🤣🤣HANIIIIIF....HANIF....KAGETAN KAYA, BANYAK DUIT...PENGEN PUNYA ISTRI LEBIH DARI 1🤣🤣🤣..ALASAN ISTRI GA ADA DI RUMAH....🤣🤣🤣 LAH..GILIRAN ISTRI ADA DI RUMAH, LU GA PUNYA APA" BUAT NYENANGIN ISTRI LU YG DUDUK MANIS DI RUMAH🤣🤣🤣🤣
Jetva
🤔Tian sebenarnya udah naksir dr awal...🤔🤔
🥀
suka karakter istri" yg begini
Jetva
🤣🤣Hanif dgn angkuhnya ngomong ke Hanum..kamu bisa tanpa aku......🤣🤣🤣..sekarang kamu merangkak seperti buaya...setelah persidangan, kamu akan merayap seperti ular...🤣🤣🤣
Muft Smoker
ni namany dingin dingin empuuk ,,
itu laa tian dingin di luar tetapi lembut di dalam ,, 😁😁😁😁😁
Muft Smoker
sebenarny tian tu kaku dingin Dan agak absurd dikit num ,, tp kalo soal tanggung jawab Dan perhatian dy gx main2 num ,,
Rahmawati Amma
itu temanilah suamimu dari nol 🤣🤣🤣
Rahmawati Amma
rasain lo🤣🤣🤣
Rahmawati Amma
balas aja hanum nanti menikah aja sama kakak tirinya si hanif🤣🤣🤣
PNC
ibunya Hanif kenapa sebenarnya
Jetva
logam bukan lembar, Thor.....klo kunci ya sebuah kunci...klo koin ya sekeping koin...
blcak areng: iya kak maaf🙏 kadang ngantuk pas nulis 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!