Pernikahan siri yang dilakukan suaminya dengan sahabat baiknya sempat membuat syok. Namun karena rasa cintanya pada suaminya, dirinya menerima sahabat baiknya sebagai madunya. Bahkan dengan sukarela tinggal seatap dengan madunya.
Akankah dia bertahan dengan pernikahannya??
Ataukah dia menyerah??
Akankah berakhir bahagia??
Ataukah berakhir menyedihkan??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berubah Dingin
Arjuna tak bisa menjawab pertanyaaan dari Putri. Hingga Putri jengah melihat tingkah Arjuna yang tidak bisa tegas.
"Mas, aku permisi pamit pulang duluan. Aku mau nyari surat kabar sama majalah buat papah "ucap Putri bangkit dari duduknya. "
Arjuna lekas bangkit pula, mengikuti Putri dari belakang.
"Put, mobilmu kan dikantorku. Apa kamu lupa? "
"Astaga, kenapa aku sampai pikun seperti ini? "batin Putri. "
Akhirnya Putri ikut dengan mobil Arjuna kembali, untuk mengambil mobilnya dikantor Arjuna.
Selama dalam perjalanan menuju kantor Arjuna. Keduanya hanya membisu. Walaupun Arjuna ingin sekali ngobrol dengan Putri. Namun dirinya kawatir salah dalam berucap kembali.
Hingga tak terasa mereka telah sampai dikantor Arjuna. Tanpa basa basi, Putri turun dari mobil Arjuna, dan melangkah menuju mobilnya. Tanpa pamit pada Arjuna.
"Put, kenapa sekarang kamu bersikap dingin seperti ini?? "Aku harus bagaimana?? Supaya kamu jadi Putri yang dulu lagi?? "gumam Arjuna sambil terus memandang laju mobil Putri. "
Niat Putri ingin membuka restoran hari ini. Namun rasa lelah melanda. Hingga Putri berniat untuk kembali kerumah, setelah membeli pesanan papah mertuanya.
Setelah semua terbeli, dirinya ragu untuk kembali kerumah. Mengingat ada Ela dirumahnya.
Putri mengurungkan niatnya kembali kerumah. Putri mengarahkan mobilnya ke restorannya dipusat kota.
Ketika Putri melangkah, ada beberapa pelanggannya mendekatinya.
Mereka menyayangkan tutupnya restoran Putri yang sudah ada seminggu.
Putri menjanjikan pada para langganannya, besok akan mulai buka.
Gara gara permasalahan rumah tangganya, usahanya jadi terbengkalai. Putri berjanji pada diri sendiri untuk bangkit dari keterpurukan.
Dan akan lebih fokus menjalankan restorannya. Untuk antisipasi, jika suatu saat suaminya menceraikannya. Atau dirinya yang akan memutuskan berpisah dari Arjuna.
"Coba saja, aku masih punya orang tua. Pasti aku ga akan merasa sesepi ini. Sesedih ini "batin Putri. "
Ketika Putri akan masuk dalam mobilnya, pundak ditepuk oleh seseorang. Membuat dirinya terlonjak kaget.
Putri menoleh, melihat siapa yang telah menepuk pundaknya.
"Ya ampunnnn mas Bayuuu..Suka banget bikin Putri kaget dech "sambil ekspresi mengelus dada sendiri karena kaget. "
"Dari mana mau kemana mas Bayu?? "tanya Putri sedikit ngeledek. "
"Dari hatiku mau ke hatimu.... "jawab Bayu sekenanya. "
Putripun terkekeh "Hhee ditanya apa, jawabnya apa??? "
"Dari kantor Put, mau ke restoranmu "jawab Bayu untuk kedua kalinya. "
"Tapi restoranku belum buka mas, rencana buka besok. Ini cuma iseng mampir untuk cek."
"Berarti mau pulang ke rumah ya?? "tanya Bayu menyelidik. "
"Ga mas, aku mau refresing untuk menghilangkan kepenatan. Tapi ga tahu mau kemana "jawab Putri polosnya. "
"Ikut aku yuk?? "Bayu menarik tangan Putri."
"Emang mau kemana si mas? "tanya Putri penasaran. "
"Udah ngikut saja "Bayu masih dengan menggandeng tangan Putri."
Membawanya melangkah mengikutinya. Namun belum saja sampai ditempat yang akan dituju Bayu.
Tiba tiba, ada seseorang mencekal tangan kiri Putri. Karena tangan kanan Putri digandeng oleh Bayu.
Putri menoleh untuk mengetahui siapa yang mencekal tangannya. Putri terhenyak kaget.
"Mas Arjun?? "dengan membelalakkan matanya. "
Sontak Bayu ikur terhenti, ketika langkah Putri terhenti.
Wajah Arjuna merah padam, dan mendekati Bayu. Sepontan Arjuna melayangkan tinju ke perut Bayu.
Karena Bayu belum siap, Bayu terkena tinju diperutnya. Merintih kesakitan. Namun Bayu tak mau kalah, memberi serangan balik pada Arjuna bertubi tubi.
Gerakan Bayu yang begitu cepat, membuat Arjuna tidak bisa mengelak dari serangan serangan yang Bayu layangkan.
"Stoppppp!!!! Hentikannnn!!! "Teriak Putri memekik. "
Orang yang berlalu lalang sempat berhenti sejenak melihat pertikaian antara Bayu dan Arjuna.
"Kalian ini apa apaan si!! Apa ga malu, dilihat banyak orang??!! Kelakuan kaya anak ABG saja??!!! "bentak Putri sambil menatap kearah Arjuna dan Bayu secara bergantian. "
"Lelaki brengsex itu Put yang mulai duluan!! Ga ada angin ga ada hujan main pukul perutku!! "bela Bayu sambil menunjuk Arjuna dengan melotot. "
"Heh!!! Bukannya kamu tahu!! Kalau Putri ini istriku!! Ngapain kamu main gandeng tangan istriku seenaknya!!! Hah!! "balas Arjuna dengan melotot pula ke Bayu. "
"Kamu juga Put!! Ternyata seperti ini ya, kelakuanmu diluaran??!! Aku sungguh kecewa!!! "sindir Arjuna menatap tajam ke Putri.
"Heh!! Ngaca dong!! Putri itu wanita baik baik, sempurna!! Kelakuanmu itu yang bejad!!! Selingkuhin istrimu dengan sahabat istrimu sampai hamil!!! Kamu kira aku ga tahu!! Tak punya perasaan!! Tak punya hati nurani!! Membawa istri siri tinggal seatap dengan Putri!! "sindir, cibir Bayu sembari menatap sinis ke Arjuna. "
Sementara orang orang yang melihat dan menonton pertikaian mereka, hampir semua menatap tak senang ke Arjuna.
"Tega banget ya, bisa bisanya selingkuh dengan sahabat istrinya!! "cibir pejalan kaki 1."
"Dimana hati nuraninya, mengajak istri siri tinggal serumah dengan istri sah?!! "cibir pejalan kaki 2."
"Iya, kalau aku sudah minta cere. Makan hati pastinya tinggal seatap dengan selingkuhan suami!!! Ihhh jijik, amit amit dahhh!! "cibir pejalan kaki 3."
Arjuna merasa malu mendengar semua ocehan dan cibiran dari para pejalan kaki. Arjuna memutuskan untuk pergi meninggalkan Bayu dan Putri.
"Aku sengaja mengikutimu dari kantorku. Hanya untuk memberikan hand phone mu yang tertinggal di jok mobilku "sambil menyerahkan hand phone ke Putri. "
Setelah itu Arjuna pergi begitu saja.
Putri melangkah mendekati Bayu.
"Mas, aku minta maaf atas perilaku suamiku ."
Bayu tersenyum kecut "Seharusnya si brengsek itu yang meminta maaf padaku. Bukan kamu Put. "
"Mas, darimana kamu tahu kalau maduku tinggal seatap denganku?? "tanya Putri menyelidik. "
"Kamu ga perlu tahu, aku tahu dari mana. Kamu ketemu suami Ela aku juga tahu kok Put "Jawab Bayu sekenanya. "
"Apa kamu selalu memata matai semua aktifitasku mas?? "tanya Putri menyelidik kembali menatap tajam manik hitam Bayu. "
Bayu tak kuasa melihat tatapan dari Putri. Bayu mengalihkan pandangannya.
"Put, jangan menatapku seperti itu dongg.. Aku takut.. Tatapanmu bagaikan sebilah pedang yang siap menghunus jantungku "canda Bayu. "
Putri terkesiap, menyadari jika tingkahnya berlebihan "Isstt mas Bayu ""ucap Putri tertunduk malu. "
"Ehh jadi ga Put, ikut aku yuk?? "Dideket sini ada komedi putar baru buka. Tadi aku berniat mengajakmu. Bukannya kamu ingin sekali naik komedi putar kan?? "ucap Bayu semangat. "
"Mau mau mau "ucap Putri penuh semangat. "
Dari dulu Putri ingin sekali naik komedi putar. Padahal restoran dekat sekali dengan Ancol dan Dufan. Namun belum pernah sekalipun dirinya refresing bersama Arjuna.
Ingin pergi sendiri rasanya malas. Mendengar ada komedi putar, Putri sangat antusias sekali. Bisa untuk menghilangkan kepenatan.
Sedari tadi dirinya bingung ingin refresing kemana. Eh Bayu mengajak bermain komedi putar.
"Mas Bayu, mau ga nemenin Putri naik itu tuh."
Putri menunjuk beberapa permainan yang ada di komedi putar tersebut.
Bayu tak menolak rengekan Putri yang minta ditemani naik beberapa permainan di komedi putar tersebut.
putri malah dilepas.klu putri diculik dan dibunuh ya sdh mati lah!
ngaku2