Dicampakkan oleh kekasihnya karena miskin dan sering dihina di kampus, hidup Wang Yuxiao berubah drastis saat ia tiba-tiba mendapatkan "Sistem Cashback Pemuas Hasrat".
Sistem ini memberikannya saldo tak terbatas yang hanya bisa dibelanjakan untuk wanita-wanita cantik, terutama mereka yang sudah memiliki pasangan, di mana setiap pengeluaran akan menghasilkan cashback besar ke rekening pribadinya dan Poin Hasrat untuk berbelanja di toko sistem.
Dengan kekuatan finansial yang baru dan fitur sistem yang manipulatif, Yuxiao memulai perjalanan balas dendam yang dingin untuk menjatuhkan mereka yang meremehkannya, menjerat hati para target, dan merayap naik dari status mahasiswa termiskin menjadi pria paling berkuasa di kota.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Tit.
Pintu apartemen terbuka setelah Yuxiao memasukkan 6 digit kode sandi. Dia menyalakan lampu utama ruangan.
Lin Meng membuka matanya dan menatap sekeliling ruangan dengan takjub. Rasa kantuknya sedikit menghilang melihat kemewahan tempat ini.
"Apartemen ini sangat besar dan indah. Apa kamu tinggal sendirian di sini?"
"Aku baru menyewanya siang tadi. Kamu adalah orang pertama yang datang ke sini."
Yuxiao menuntun Lin Meng menuju sofa ruang tamu. Dia membiarkan gadis itu duduk bersandar.
"Kamu terlihat sangat lengket karena keringat dan alkohol. Mandilah dulu, aku akan mencarikan pakaian ganti."
Lin Meng menganggukkan kepalanya dengan patuh. Dia mengikuti arahan Yuxiao menuju kamar mandi yang luas.
Swosh.
Suara pancuran air terdengar dari dalam kamar mandi beberapa saat kemudian.
Yuxiao membuka lemari pakaiannya. Dia mengambil satu kemeja putih dan meletakkannya di dekat pintu kamar mandi.
Dia kemudian berjalan ke dapur untuk membuat dua gelas teh hangat. Pikirannya menyusun rencana untuk memanfaatkan malam ini sebaik mungkin.
Dia tidak ingin terburu-buru melakukan hal yang terlalu jauh. Bermain tarik ulur emosi akan menghasilkan Poin Hasrat yang jauh lebih banyak.
Cklek.
Pintu kamar mandi terbuka perlahan. Lin Meng berjalan keluar menggunakan kemeja putih milik Yuxiao.
Kemeja itu menutupi tubuhnya hingga ke pertengahan paha. Rambut panjangnya yang basah dibiarkan tergerai meneteskan air.
Wajah Lin Meng terlihat sangat segar tanpa riasan. Kulit putihnya memerah karena uap air panas dari kamar mandi.
Yuxiao terdiam menatap pemandangan di depannya. Gadis ini benar-benar pantas memiliki skor kecantikan 92.
"Kemeja ini terlalu besar untukku. Tapi bahannya sangat nyaman."
Lin Meng berjalan mendekati meja makan tempat Yuxiao berdiri. Dia mencium aroma teh melati yang menenangkan.
"Minumlah ini agar perutmu terasa lebih hangat."
Yuxiao menyodorkan satu cangkir teh hangat ke arah Lin Meng. Jari mereka tidak sengaja bersentuhan saat Lin Meng menerima cangkir tersebut.
Sentuhan kulit yang sedikit basah itu mengirimkan aliran listrik kecil ke tubuh mereka berdua. Lin Meng buru-buru menarik tangannya menahan rasa gugup.
"Terima kasih."
Lin Meng menyesap teh itu secara perlahan. Dia mencuri pandang ke arah Yuxiao yang sedang memandangnya dengan tatapan dalam.
"Malam ini kamu tidur di ranjangku saja. Aku akan tidur di sofa ruang tamu."
Yuxiao meletakkan cangkirnya dan berjalan menuju kamar tidurnya. Dia mulai merapikan selimut tebal di atas kasur.
Lin Meng meletakkan cangkirnya dan mengikuti Yuxiao dari belakang. Gadis itu berdiri di ambang pintu kamar.
"Sofanya pasti tidak nyaman untuk tidur semalaman. Kasur ini cukup besar untuk kita berdua."
Suara Lin Meng terdengar sangat pelan dan sedikit bergetar. Keberanian dari efek alkohol tampaknya masih tersisa di dalam dirinya.
Yuxiao menghentikan gerakannya. Dia menoleh ke arah Lin Meng dengan tatapan menguji.
"Kamu yakin mengundangku tidur di satu ranjang yang sama denganmu?"
"Kamu pria yang baik, Yuxiao. Aku percaya kamu tidak akan menyakitiku."
Lin Meng berjalan mendekati kasur dan duduk di tepinya. Dia menepuk ruang kosong di sebelahnya.
Yuxiao tersenyum tipis. Dia mematikan lampu utama kamar dan menyisakan lampu tidur yang remang-remang.
Dia ikut merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk itu. Jarak mereka hanya terpisah sejengkal saja.
Aroma sabun mandi bercampur wangi tubuh Lin Meng menguar memenuhi udara. Suasana kamar menjadi sangat hening.
Tap.
Lin Meng tiba-tiba memiringkan tubuhnya menghadap Yuxiao. Tangannya memberanikan diri menyentuh dada Yuxiao.
"Terima kasih untuk semua yang kamu lakukan hari ini. Kamu menyelamatkanku dari neraka yang bernama Li Jian."
Yuxiao menatap mata Lin Meng yang bersinar di bawah cahaya remang. Dia membelai rambut gadis itu dengan sangat lembut.
"Ini baru permulaan. Aku akan memberimu hal yang jauh lebih besar dari ini."
Yuxiao mendekatkan wajahnya perlahan. Dia mengecup kening Lin Meng dengan penuh perasaan.
Kecupan hangat itu bertahan selama beberapa detik. Lin Meng memejamkan matanya erat-erat menikmati perlakuan manis tersebut.
Jantung gadis itu berdetak sangat kencang. Hasrat dan rasa penasaran memenuhi seluruh relung hatinya malam ini.
[Target Lin Meng merasakan gejolak gairah dan rasa aman yang luar biasa.]
[Poin Hasrat bertambah 15 poin.]
Yuxiao menarik wajahnya dan memeluk tubuh Lin Meng. Dia membiarkan gadis itu tidur dalam dekapannya malam ini.
Dia tahu batasan yang tepat untuk membuat Lin Meng semakin kecanduan kepadanya. Semuanya harus mengalir perlahan agar kedalaman ceritanya semakin terasa.
Sinar matahari pagi akhirnya menembus masuk dari balik tirai jendela.
Yuxiao membuka matanya dan merasakan beban ringan di dadanya. Lin Meng masih tertidur pulas dengan wajah damai dalam pelukannya.
Dia mengambil ponselnya di atas meja dengan gerakan sangat pelan agar tidak membangunkan gadis itu.
Yuxiao membuka layar sistem untuk memeriksa saldo harian barunya.
[Saldo Sistem harian Level 2 telah diisi ulang.]
[Saldo Sistem saat ini: 1.000.000 Yuan.]
[Saldo Pribadi Host: 56.645 Yuan.]
[Total Poin Hasrat: 51 Poin.]
Senyum lebar mengembang di wajah Yuxiao. Hari ini dia siap untuk mengguncang seisi kota dengan uang jutaan Yuan di tangannya.