kehidupan umi berubah setelah dia di tinggal neneknya, satu persatu orang yang dekat dengan nya pun mulai meninggal kan nya,
umi bertahan hidup dengan bekerja serabutan, demi menyelesaikan sekolah nya, dan cita citanya untuk segera berkumpul lagi dengan adik tercinta, sedangkan ibunya tidak perduli dengan keadaan umi dan adiknya semenjak kehilangan ayahnya ibu umi telah menikah lagi. dan suaminya yang baru tidak menginginkan umi dan adiknya,
di sekolah umi termasuk siswa berprestasi, ia mempunyai seorang sahabat baik , namun saat umi baru merasakan cinta pertamanya pada seorang cowok yang pernah membantunya, umi pun terpaksa harus mengalah demi persahabatanbnya, karena ternyata sahabatnya juga menyukai pria yang sama
bagaimana dengan keseharian umi, mampukah umi menyelesaikan sekolah dan berkumpul lagi bersama adik tercinta , lalu bagaimana dengan cinta pertama umi
***
cerita ini aku buat tentang kisah percintaan anak di era tahun 2000 an , di mana saat itu tidak ada sosial media , dan ini cerita pertama ku , masih berantakan dan aku berharap kritikan dan saran dari pembaca yang baik hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfirzik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ulang tahun Raisa
raisa terlihat sangat cantik dengan balutan
dress warna biru dengan pita putih di bagian pinggang nya, rambutnya di biarkan terurai panjang .
". raisa cantik banget ya, .." Vani
" ia , enak banget jadi Raisa bisa ngerayain ulang tahun meriah seperti ini "
kata umi.. dengan mimik muka yang sedih ia sangat iri pada raisa yang terlihat sempurna ayah dan ibunya orang berada, ia juga cantik dan sangat baik, di tambah lagi Raisa adalah anak bungsu dari tiga saudara yang pasti Raisa sangat di manja oleh keluarganya , tapi Raisa tak pernah sombong atau pun angkuh . ia sangat rendah hati dan itu yang membuat umi betah jadi teman Raisa .
acara ulang tahun pun di mulai , terdengar suara MC memulai rangkain acara dan lagu ucapan ulang tahun pun di nyanyikan dengan meriah, dan di lanjutkan dengan acara potong kue, . satu persatu teman teman Raisa mengucap kan selamat ulang tahun pada raisa
" selamat ulang tahun yah sa, aku doakan kamu jadi anak yang Soleha , dan tambah pintar, ummm dan tercapai cita citanya .." kata umi
"selamat ya Raisa semoga cepat jadian sama Riko, ..." teri.. menggoda Raisa,
hahahaaa mereka berempat tertawa saat melihat muka Raisa yang memerah karena di goda teri
mereka semua tau Raisa sangat menyukai kakak kelas mereka yang bernama Riko
" selamat juga dari aku beb, semoga di hari bahagia mu ini,, kamu akan semakin cantik dan semakin dewasa, .." Vani juga mengucapkan selamat pada raisa ..
raisa meminta jasa tukang foto untuk mengambil foto mereka berempat , tiba tiba dari belakang mereka datang seorang yang dari tadi mereka gosip kan,
" hai sa, selamat ulang tahun ya . maaf aku terlambat tadi motor ku mogok di jalan gara gara kehabisan bensin, .." kata Riko berusaha jujur..
" yah, kak . terima kasih sudah datang ke acara ulang tahun ku yah, .. "
" cie... cie....," mereka bertiga menggoda Raisa
raisa yang di goda oleh teman teman nya bersemu merah . dan mereka akhirnya tertawa melihat tingkah Raisa yang malu malu kucing.
" raisa, eummmm aku bisa bica sebentar gak ."
" bicara apa kak. ?" raisa malu malu
" eummmm, kita ke situ yuk,. " Riko mengajak Raisa sedikit menjauh dari teman teman nya,
raisa yang tampak bingung dan tidak enak sama teman teman nya, hanya diam dan
" udah sa, pergi saja kami gak apa apa kok, lagian kami mau menjajal semua makanan di sini ." Vani yang melihat Raisa ragu ragu langsung menyemangati
" ia sa,... jarang jarang lo..." teri tak melanjutkan kata katanya karena mulutnya sudah di tutup oleh tangan umi.
" ah.. kamu kenapa sih mi,." teri kesal ..
" kamu kalau kebanyakan bicara bisa bikin Raisa tambah malu nanti di depan kak riko,. jadi mending kita kesana aja cari makan." umi menarik tangan teri
dari jauh Ardi menatap umi dengan tatapan yang sulit di artikan ,
" aku harus mencari cara untuk bisa ngobrol sama umi." batin ardi
" bang kamu lagi lihat apa sih." tanya arfan
" um..,gak aku cuma lagi lihat teman teman nya Raisa, coba kamu ngumpul kesana deh fan, siapa tau ada yang cocok sama kamu .' Ardi
" gak ah, aku malas.. mending aku di sini aja main PS ." arfan
" kamu tuh ya, aku ragu deh sama kamu fan, apa jangan jangan kamu gak suka cewek yah, aku aja kelas satu SMP cewek ku udah di mana mana, nah kamu sudah SMA kls 3 masih jomblo... " Ardi
" itu kan kamu, .. aku gak mau kayak kamu. aku maunya nanti kalau aku pacaran itu cukup sekali dan saat aku udah dewasa ,ngapain punya pacar sana sini tapi ujung ujung nya putus juga ." arfan
" itu wajar fan, di usia muda kita bebas menyeleksi wanita yang akan menjadi teman hidup kita di hari tua nanti, kalau sudah ada yang pas.. rumah tangga akan sakinah mawadah warahmah. " Ardi
" heh..." arfan menaikkan satu sudut sinis
" aku mau kesana dulu ." Ardi menuju ke arah umi yang duduk sendiri di sudut teras ..
" hai mi,... kamu sendiri aja, mana yang lain." Ardi
" bang Ardi,... ia umi lagi bosen di dalam . yang lain lagi sibuk ikut game.."
" ooo. kamu kenapa gak ikut ..?"
" umi gak tertarik game nya gak seru masa yang dapat balon yang sama harus joget bersama. malas ah.."
" hahaha, dasar abg ada ada aja gamenya " ..
" ihh bang Ardi sok tua . " umi
di sudut lain
" raisa.. aku.. umm ." .. Riko ragu ragu
" kak riko kenapa ." tanya raisa polos
Riko menggenggam tangan Raisa dan meletakkannya sejajar dada Riko , dan ia menatap mata Raisa dalam
" raisa aku ..., ahh.. aku..
Raisa maukah kau jadi pacar ku.." Riko memberanikan diri mengungkapkan isi hatinya pada raisa . ia sudah berlatih seharian untuk mengatakan itu tapi tetap saja dia gugup saat berhadapan langsung dengan Raisa ..
Raisa menatap Riko tak percaya , " a..aku.. umm aku.."
" terima... terima...terima...," terdengar sorak teman teman yang tiba tiba sudah ada di belakang Riko dan Raisa . Raisa merasa heran mengapa tiba tiba teman teman nya ada di sini bukan nya game sudah dimulai .. dan pertanyaan Raisa pun terjawab saat melihat senyum usil dari bibir teri dan vani .
" ah.. kalian.."
" Giman sa, apa kamu mau jadi pacar ku ." Riko kembali bertanya penuh harap
Raisa yang memang menyukai riko mengangguk kan kepalanya .
" yes.... " Riko tanpa sadar bersorak tanda bahagia ..
"ciummm, ciumm.. ciummm..." terdengar kembali sorak dari teman teman
Raisa yang di sorakin memerah menahan malu, ia tidak tau harus apa, jika Riko benar benar mencium nya di depan teman teman
dan tanpa aba aba tiba tiba
cup.... Riko mencium pipi kanan Raisa.dan kemudain mereka tersipu malu
umi yang menyaksikan kebahagian teman nya itu dari kejauhan ikut merasa bahagia bagaimana pun ia tau Raisa sudah menyukai riko sejak mereka kls satu
" mi, coba kamu buka hati untuk ku seperti itu, aku akan menjadi cowok paling bahagia saat ini ." arfan membuyarkan lamunan umi
" bang kita jangan bahas itu yah.." pinta umi
acara demi acara pun selesai dan tak terasa hari sudah mulai larut teman teman pun sudah pamit untuk pulang .
umi akhirnya pamit menemui teman temannya.
" sa, udah malam . aku pulang yah ." umi pamit pada raisa .
" kamu pulang sama siapa mi."
" aku naik ojek aja nanti di pangkalan ."
" jangan mi , ni sudah malam di antar sama bang sepupuku aja yah."
" gak usah sa, aku.. naik ojek aja "
Raisa yang paham kalau umi sedang menjaga jarak sama bang Ardi tersenyum
" tenang aja sa, sepupu lu satu ini bukan rasa gombal kayak bang Ardi kok, aku panggil bentar yah ."
vani, teri, dan umi menatap Raisa heran
" memang ada sepupu mu yang lain ada, kata Vani"
Raisa hanya menjawab pertanyaan Vani denga. tersenyum dan masuk kedalam mencari Arfan
***
tinggalkan jejak yah teman teman