NovelToon NovelToon
The Last Golden Rose: Kebangkitan Putri Terbuang

The Last Golden Rose: Kebangkitan Putri Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: SweetMoon2025

​"Bagaimana setangkai mawar membalas dendam saat kelopaknya ditarik habis?"

​Dicap kutukan karena berambut red wine dan bermata storm silver, Annaline diusir dan kamarnya dibakar oleh keluarga kandungnya. Namun, pelarian ke Imperium Aethelgard justru membangkitkan rahasia darah 400 tahun lalu: Thread Magic, sang Sihir Benang Takdir.

​Bersama prajurit misterius bermata perak yang menyimpan otoritas tertinggi, Annaline mulai merajut jaring perang dan bisnis lewat butik barunya.

​Siapakah pria itu sebenarnya? Dan rahasia kelam apa yang akan terkoyak saat sang putri terbuang mulai menarik benang kehancuran mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SweetMoon2025, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Ikatan Darah dengan Panglima

​"Lima puluh koin emas untuk pelunasan denda yang kalian buat, dan seratus koin emas untuk registrasi resmi merek dagangku," ucap Anna lantang, menjatuhkan kantong jelek milik Marry yang berat ke atas meja marmer gedung Guild Borjuis Solmara. Bunyi dentingan logam mulia di dalamnya menggema, seketika membungkam tawa meremehkan para pengawas.

​Pria berkumis tipis membelalak, tangannya gemetar saat memeriksa deretan koin emas yang berkilau. "D-Dari mana tikus pinggiran seperti kalian bisa mendapatkan koin emas sebanyak ini dengam cepat?! K-kalian mencuri ya?" tuduh pria itu.

​"Enak saja malau ngomong! Jaga mulut baumu itu ya! Aku beruntung mendapatkan pinjaman dengan modal besar dari investor negeri seberang yang mengagumi hasil karyaku, Tuan yang Terhormat," sahut Anna dingin, berdalih dengan wajah cantik dan polosnya. "Sekarang, cap dokumen resmiku. Mulai hari ini, usahaku terdaftar legal dengan nama Ruby Rose. Ah ... Jangan lupa buatkan juga sekarang surat hutang yang kalian maksud itu kalau Anna pemilik merek Ruby Rose, hutanngya LUNAS!"

​Dengan wajah masam dan penuh kebingungan, ketua Guild terpaksa membubuhkan stempel lilin emas pada sertifikat dagang Anna dan juga dengan cepat membuat surat lunas pada hutang Anna tempo hari yang mereka buat dengan sengaja dan mengada-ada. Namun, mata liciknya terus menatap Anna dengan kecurigaan yang mengusik.

​Setelah keluar dari gedung Guild yang menyesakkan, Anna menatap Paul yang berjalan tegap di sampingnya. "Ayah, sekarang kita punya perisai hukum untuk bebas dagang dimana saja di negeri ini. Dan, mari kita beli bahan terbaik untuk pesanan Tuan Panglima itu, sekaligus menyisir distrik pinggiran aku mau membuat perjanjian tertulis untuk para penjahit rumahan saat kita membeli kain perca mereka."

​"Kau luar biasa, Anna. Ayah masih tidak percaya kita bisa menghentakkan kesombongan lintah darat itu dan ide perjanjian tertulis itu juga langkah yang tepat," ucap Paul bangga.

Seratus lima puluh koin emas memang mereka keluarkan dari 100 koin emas milik panglima dan 50 koin emas yang sudah mereka kumpulkan perlahan dari benjualan dengan Nyonya Lodya selama beberapa hari ini. Uang yang Anna dapatkan dari kerja sama dengan Valen dia simpan sendiri rapat-rapat tanpa ada yang tahu di kamarnya, nanti akan dia gunakan untuk membeli tanah dan membangun tokonya sendiri suatu saat nanti. Itu cita-citanya sekarang. Dia belum berani cerita pada Paul dan Marry, aktivitasnya tiap malam di bangunan bawah tanah rumah mereka.

​Hari itu, Anna bergerak dengan cepat untuk membangun bisnisnya dari nol, anggap saja begitu karena sekarang dia sudah memiliki surat resmi untuk berdagang. Didampingi Paul dengan pedati tuanya, mereka mendatangi satu per satu rumah penjahit kecil di distrik kumuh. Anna menawarkan kontrak eksklusif yang legal untuk memborong seluruh limbah kain perca dan kain cacat mereka. Para penjahit miskin itu menangis haru, mengira Anna adalah dewi penolong yang mau membeli sampah tekstil mereka secara borongan dengan harga tiap karung sebesar 10 perak. Harga yang sangat tingg untuk sekarung sampah tak terpakai.

​Tak hanya itu, Anna juga pergi ke pasar grosir pusat untuk memborong kain tenun sutra mentah terbaik berwarna putih gading beberapa gulung, serta beberapa puluh karung bulu angsa kualitas premium yang paling lembut untuk isian selimut tebal pesanan Aethan.

​Namun, proses produksi berubah menjadi siksaan mistis bagi Anna baik itu pagi maupun siang hari.

​Di dalam kesunyian kamarnya, Anna mulai merajut kelopak mawar putih gading pada kain seprai milik Aethan menggunakan Jarum Emasnya.

​JLES!

​"Ah!" Anna memekik pelan saat jarum emasnya mendadak meleset dan menusuk dalam ke ibu jarinya. Setitik darah merah segar keluar, menetes tepat di atas jalinan benang kelopak mawar.

​Anehnya, lagi-lagi noda darah itu langsung terserap habis, menyatu ke dalam serat kain dan menghilang tanpa bekas dalam pandangan mata Anna, digantikan oleh pendaran cahaya merah anggur yang memancar sekejap sebelum meredup.

​Frustrasi mulai melanda Anna dalam tiga hari berikutnya. Setiap kali ia menyelesaikan satu komponen, mulai dari lima sarung bantal, seprai, hingga selimut tebal bulu angsa tersebut, jarinya selalu tertusuk jarum secara misterius di tempat yang sama. Darah segarnya selalu menetes dan mengunci di tiap set perlengkapan tidur itu.

​"Kenapa tanganku mendadak seceroboh ini? Jarum ini seolah bergerak dengan sengaja dan haus akan darahku," keluh Anna sambil meniup jarinya yang terasa perih dan berdenyut hangat.

​Di balik tabir ketidaktahuannya, setiap tetes darah merah anggur yang terkunci di dalam serat putih gading itu adalah jalinan takdir yang sedang mengikat jiwanya dengan Aethan. Tanpa Anna sadari, Thread Magic miliknya tengah mematangkan obat penjinak kutukan paling intim. Darah sucinya yang menyatu di atas seprai dan bantal itu kelak akan menjadi satu-satunya tempat bernaung di mana sang Panglima bisa merebahkan tubuh besarnya dan menidurkan monster hitam yang menggerogoti badannya setiap malam. Sebuah ikatan darah rahasia yang mengunci kepemilikan di antara sang predator dan mangsanya.

​Hingga tibalah hari Minggu.

​Berbekal sertifikat resmi dari Guild, Anna dan Marry kembali menggelar stan mereka di gang buntu bazar Solmara. Kali ini, Anna membawa sisa saputangan mawar dan kantong koin serbaguna baru hasil sulaman kain percanya semalam.

​"Ibu rasa hari ini peminat kita akan berkurang jauh, Anna," bisik Marry cemas sambil menata meja kayu. "Seminggu ini kita sudah menyetor begitu banyak barang secara rahasia ke rumah Nyonya Lodya untuk para bangsawan. Para bangsawan pasti sudah punya barang buatan kamu, Nak."

​"Tidak apa-apa, Ibu. Kita coba saja hari ini," sahut Anna menenangkan, meski matanya tetap waspada memandai sekeliling.

​Namun, perkiraan Marry meleset jauh.

​Begitu matahari terbit, gang buntu itu tidak hanya dipadati oleh pelayan, melainkan lautan kereta kuda mewah yang berjejer di jalan utama. Para wanita kelas menengah, siswi akademi sihir, hingga kolektor butik berbondong-bondong memadati stan Anna setelah mendengar bahwa merek dagang Ruby Rose kini telah legal dan diakui resmi. Kehebohan justru meledak dua kali lipat lebih heboh dari minggu sebelumnya.

​Di sudut gang yang gelap, dua kaki tangan Guild Borjuis berdiri mengawasi keriuhan tersebut dengan rahang mengeras. Mereka memegang salinan dokumen pendaftaran Anna.

​"Gadis pinggiran ini benar-benar memonopoli pasar dengan legal sekarang. Aroma sihirnya terlalu mencurigakan," desis salah satu pengawas dengan mata menyipit tajam. "Laporkan pada Ketua. Kita tidak bisa menghancurkannya lewat hukum dagang lagi. Kita harus menyelidiki siapa dia sebenarnya dan juga sosok investor misterius di belakangnya."

1
Anne Soraya
lanjut
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: siap kaka 😍🫶
total 1 replies
Razi Maulidi
awal bab yang indah kk.... ceritanya bikin sedih di awalnya.... semangat....
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Terimakasih kak 🫶🤗
total 1 replies
WidBy
Lanjut kak 🤭
Mutiara
Kok belum up lagi?
Mutiara
5 bab Thor? keren bnget. besok 5 bab LG kan? 🤭
WidBy
lanjut thor
한스 HANSEN (HiAtus SEmeNtara)
aku hadir mom!
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Yes, dear. Thankyouuu 🫶🫶🫶
total 1 replies
Vhin Ananta
Sweet yang nggak Sweet karena bikkn mewek 🫣..
lanjut yaaaaa
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Terimakasih Kak Vhin 😘😘😘
total 1 replies
Mutiara
makin seru ni. keren la pokknya. jadi cermin itu apa y?
WidBy
Aetan mulai tertarik ke Ana ya? 🤭
Cutiepie18
Di bab awal udah sedih banget ya, di tambah di akhir makin kena fitnah, pasti ini cewek kuat banget ngadepin semua itu, dan pas waktu perkataan itu, gue penasaran, siapasih tunangan yang di rebut itu. emgnya dia pantas direbutkan?... lanjuuut...😍
Cutiepie18: sama2 kakak, 😍😍😍... keren bgt novel novel kakk👍
total 2 replies
Mutiara
Aku mau saputangana 😍
Mutiara
wih paman Paul keren banget Weh. ternyata ya ternyata 👍🤭
WidBy
rumah siapa y? ayo bangkit An, tunjukkan k keluarga Virelle
Asley Naynay
makin penasarn rumah siapa yg di tempati? semoga aja mary sm paul g jahat
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Rumah siapa ya hmmm ikuti terus ya, Kak 😆🫶
total 1 replies
Asley Naynay
Nyonya Rosa 😭🫶🏼 bikn trharu
Asley Naynay
siapa yang sangka ternyata Paman Paul 😱👍💪
Mutiara
sialan. apes banget jadi Analin. lawan ayo lawan
Mutiara
anjg di usir. pdhl anak kandung. woilah
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Sabar, Kak sabar 😆🫶
total 1 replies
Mutiara
bab satunya seru. kasian banget analin y. jahat keluarganya
Sweet Moon |ig:@sweet.moon2025: Iya ya, Kak 🥲 baca terus bab seru lainnya ya 🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!