NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Anak Majikan

Terjerat Pesona Anak Majikan

Status: tamat
Genre:Berondong / Nikahmuda / CEO / Tamat
Popularitas:27.4k
Nilai: 5
Nama Author: Azellea Rensima

Kanaya Allea Yuna,harus menerima kenyataan bahwa ia kehilangan karier yang selama ini ia peroleh dengan susah payah hanya karena sifat pendendamnya.
Kejadian itu bermula saat Allea tak sengaja bertemu dengan seorang pria galak yang memarahinya karena sebuah kesalahan yang sama sekali tidak dibuat olehnya.

Akibat kejadian itu,Allea menyimpan dendam kesumat pada pria itu dan berjanji akan membalas jika kelak mereka bertemu.
Dan seperti sebuah takdir,Allea benar-benar di pertemukan lagi dengan pria itu dan pembalasan dendam pun tak terelakkan.

Namun sayangnya,dendam yang akhirnya terbalas itu membuahkan karma yang tak main-main.
Allea terjebak dalam bencana,ternyata pria yang ia benci tadi adalah anak dari majikan tempatnya bekerja saat ini. Dan sialnya lagi akibat kejadian itu,Allea kehilangan pekerjaannya dan terpaksa harus menjadi pembantu di rumah pria arogan tersebut.
Bagaimanakah nasib Allea setelahnya,akankah ia mampu bertahan dengan nasib buruknya? Ikuti kisah ini....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azellea Rensima, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sakit Perut

Allea mengusap wajahnya dengan kasar. Satu jam sudah berlalu dan selama jangka waktu satu jam itu,ia sudah sepuluh kali keluar masuk toilet. Jika kalian bertanya apa penyebabnya? Jawabannya hanya satu,Allea sakit perut akibat memakan ucapannya sendiri. Apes.

"Gadis bodoh,ada apa dengan wajahmu?"

Arrel yang tadinya sudah bangun tidur dan berniat menyuruh Allea membuatkannya makanan jadi heran saat ia ke kamar gadis itu dan mendapati Allea tengah bersandar tepar di depan pintu toilet.

"Ada denganmu hah?" Tanya Arrel sedikit khawatir dan was-was.

Allea mengangkat kepalanya dengan wajah pucat nan memelas.

"Tuan,t..tolong. Aku.."

Gadis itu membulatkan matanya dengan ekspresi kaget.

"AKU TIDAK TAHAN LAGI!!" Teriaknya sembari masuk kembali ke dalam toilet.

"BRAKKK.."

Allea membantinkan pintu dan langsung menuntaskan rasa mulesnya di dalam sana dengan khidmat.

♡♡♡

Tujuh menit kemudian...

Arrel dibuat terbelalak dengan kondisi babu barunya itu. Segera ia berlari menghampiri gadis yang tampak keluar dari toilet dengan cara merayap itu.

"Hei,ada apa denganmu?" Tanya Arrel sembari membantu Allea berdiri dengan cara memegangi kedua pundaknya.

"Aku.." Allea tidak melanjutkan kalimatnya. Ia justru dengan tidak tau dirinya,menyender di dada bidang Arrel.

"Perutku sakit,huhu...." Rengek Allea. Bukan merengek sih,tepatnya ia menangis karena sudah tidak sanggup lagi menahan rasa mules yang terus melilit di perutnya.

"Memangnya kau makan apa semalam?" Tanya Arrel sambil menjauhkan kepala Allea dari dadanya. Ia sedikit geli dan jijik,apalagi Allea sengaja mendusel-duselkan hidung melernya ke baju Arrel. Sungguh kurang ajar.

"Aku tidak makan apa-apa,malahan aku belum makan apa-apa dari semalam. Memangnya tuan tidak ingat,apa yang tuan lakukan padaku  sedari semalam?"

"Memangnya apa yang aku lakukan?" Tanya Arrel,entah sok bodoh atau memang tidak tau.

"Ish..!!" Allea memukul pelan dada Arrel.

"Tuan kan terus-terusan menghukum ku dari semalam. Bahkan pagi ini saja aku belum makan apapun karena harus meladeni amukan tuan."

"Lah.." Arrel menjatuhkan pundaknya dengan raut sedikit bersalah.

"Benar juga,kau belum makan apapun ya? Lantas,kenapa kau bisa sakit perut?" Tanyanya lagi.

"Tidak tau.."

Allea hendak menyenderkan kepalanya lagi ke dada Arrel namun dengan cepat pria itu menahannya. "Jangan menaruh kepalamu di dadaku lagi. Aku tidak mau bajuku bau karena hidung melermu!"

"Ish! Pelit!" Gerutu Allea sembari memberenggutkan bibirnya dengan tidak tau dirinya.

"Lalu sekarang bagimana?" Tanya Arrel lagi,jujur ia pun kasihan melihat Allea yang tampak sangat lemes itu.

Allea yang di tanyai hanya menggeleng-geleng lemas.

"Tidak tau! Penyebab kenapa aku sakit perut saja aku tidak tau,bagaimana caranya aku menjawab pertanyaanmu coba??" Allea malah ngegas.

Arrel memijat pelipisnya sendiri dengan keras.

"Hishh,kau ini merepotkan!" Arrel akhirnya memberenggut kesal. Namun walaupun begitu Arrel tetap menarik lengan Allea lalu membawanya keluar kamar.

"Kau tunggu di sini sebentar ya,aku cari oralit atau sejenisnya dulu ke apotek di depan."

Allea mengangguk sembari menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa.

Jangankan menjawab,bernapas pun rasanya ia sudah tidak sanggup saking lemesnya.

Sementara itu,Arrel kini tengah pergi ke paviliun belakang tempat mbak Ning dan mbak Yun berada.

"Mbak,tolong buatkan bubur ya bi,buat Allea. Tapi jangan dikasih minyak ataupun bawang goreng. Pokoknya bubur tawar. Soalnya Allea lagi sakit perut,gak boleh makan-makanan berminyak."

Setelah memberi intruksi singkat,barulah Arrel berlalu keluar untuk mencarikan obat sakit perut.

♡♡♡

1
Riawan Fitri
kk dikit baget kak. udah lama nunggu up nya lagi.
Riawan Fitri
ini kok lama bgt gk up sih kak.
Azellea Rensima: lagi review ya kk. sabar menunggu dan terimakasih udah mampir hehe😊🖤
total 1 replies
Riawan Fitri
up lagi kak.
Riawan Fitri
lanjut kak.
Winda Utami
Kak author semangat!! jangan lupa istirahat dan liat yang seger-seger biar ga pusing nulis next bab!
Azellea Rensima: keysip. Mksh kak♡♡
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!