Dalam dunia kegelapan hanya ada dua kata Blood and Ambition...darah dan ambisi
Kesalahan dimasa lalu termakan memori bernama amnesia. Melepas permata hanya untuk sebuah rasa dusta yang tersemat.
Daniel Maverick penguasa kelam sebagai ketua pemimpin jaringan mafia Amerika- Asia terbesar jatuh pada pesona wanita yang pernah ditorehnya luka. Dia lupa, tapi tidak dengan sang wanita, Anna Madison
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
" Ayo! Kita juga harus ganti baju" ajak Daniel yang langsung menggendong tubuh sang istri untuk kembali ke kamar mereka
Didalam kamar, mata tajam Daniel menatap penuh minat pada sang istri. Mereka sudah 5 tahun menjalani kehidupan berumah tangga, tapi tidak ada rasa jenuh yang hadir pada Daniel akan sang istri. Daniel bahkan merasa tiap hari menginginkan sang istri di setiap malamnya. Tubuh Anna memang tidak lagi sama seperti 5 tahun lalu, ada beberapa bagian yang mengalami perubahan sejak wanita itu melahirkan sepasang malaikat kecil mereka yaitu Cherly dan Charles. Namun, mata Daniel memandang itu sebagai hal yang seksi di matanya. Dia begitu menyukai sang istri
" Apa perlu aku yang menggantikan bajumu?" tanya Daniel dengan nada sensual, menatapi tubuh sang istri yang perutnya sudah membuncit. Itu wajar! Ada nyawa baru yang sedang bertumbuh didalam sana
“ Untuk saat ini sepertinya tidak, akan sangat lama jika kau yang menggantikanku baju, sementara kita akan pergi ke rumah Bara dengan anak-anak. Anak-anak akan lama menunggu jika kau menggantikanku baju” jawab Anna panjang lebar. Dia sudah tahu apa tujuan sang suami meminta menggantikan bajunya. 5 tahun ini sudah cukup baginya mengenali karakter sang suami. Daniel yang mendengarnya terkekeh dalam tawa ringan. Istrinya benar-benar menggemaskan di matanya
“ Oke, itu bisa diatur, tapi adikku sudah tidak bisa dikontrol” ujar Daniel santai. Dia memang sudah kehilangan rasa malunya dengan sang istri. Anna melotot mendengarnya tapi tidak ada kuasa baginya untuk menolak sang suami bukan?
Daniel terlihat menghubungi seseorang yang Anna ketahui sebagai asisten Daniel, Shine. Terdengar beberapa kalimat perintah Daniel ucapkan pada sang asisten dan berakhir beberapa saat setelahnya
" Sudah, anak-anak akan pergi dengan Shine, jadi jangan khawatir. Aku sudah menyuruh bodyguard-ku untuk mengawal anak-anak” ujar Daniel membelai pipi Anna dengan lembut
“ Kau ini selalu saja begitu” timpal Anna yang memukul pelan dada sang suami. Tetapi dirinya juga tidak bisa untuk menolak ajakan pria tercintanya itu. Anna menggenggam tangan Daniel yang membelai pipinya
“ Nanti setelah selesai, kita akan segera menyusul anak-anak” kata Daniel dengan tatapan laparnya menatap pada sang istri
“ Eumm” gumam Anna yang jelas sudah mengetahui sifat suaminya itu. Daniel menatap Anna lalu mencium bibirnya. Awalnya hanya kecupan-kecupan ringan yang mesra namun lama kelamaan menjadi semakin liar, mereka berdua saling mencecap dan menikmati waktu yang akan dihabiskan berdua saja. Daniel memeluk pinggang istrinya hingga Anna terkesiap memeluk tengkuk leher sang suami
"Jangan kasar... anakmu protes didalam sini," ujar Anna seraya membelai pelan wajah suami mesumnya
"Benarkah?" Daniel membeo dan bergerak cepat menyentuh perut buncit sang istri yang polos setelah dirinya membebaskan segala kain penutup dari tubuh sang istri
"Hey boy... Jangan protes ya! Tidurlah dengan nyaman. Daddy akan melakukannya dengan lembut" Anna hanya mampu tersenyum mendengar kata-kata sang suami. Daniel memang tidak akan pernah mau mengalah dalam urusan ini, bahkan pada anak yang belum terlihat sekalipun
"Jadi, bisakah kita melanjutkannya, sayang?" Daniel menaik turunkan alisnya sebagai bentuk godaan pada sang istri
" Apa aku harus memberi jawaban untuk itu?" balas Anna yang juga tersenyum pada sang suami
"Sepertinya tidak perlu... jawabannya sudah diketahui"
Baru saja Daniel akan mencium bibir sang istri kembali, sudah terdengar suara Charles dan Cherly yang menggedor-gedor pintu kamar orang tua mereka
“ Aisshh! Inilah yang paling tidak kusukai. Selalu saja ada pengganggu.” Omel Daniel sembari mengacak rambutnya asal, Anna tertawa geli mendengar omelan suaminya itu, apa lagi ekspressi wajah Daniel yang kesal dan frustasi.
“Sudahlah, pakai saja kimonomu lalu temui anak-anak sebentar saja. Kau bilang Shine akan menjemput mereka kesini,” ujar Anna mengelus pelan punggung sang suami
“Huh, baiklah. Tunggu disini ya!” ujar Daniel yang menyempatkan diri mengecup bibir sang istri lalu beranjak dari kasurnya untuk mengambil kimono yang tergantung disebelah kamar mandi, lalu dipakainya kimono berwarna biru miliknya itu dan keluar menemui anak-anaknya.
“Daddy! Kenapa belum ganti baju?” tanya Charles memiringkan kepalanya bingung
“ Daddy dan mommy ada urusan penting. Jadi, Cherly dan Charles kerumah uncle Bara diantar oleh uncle Shine, nanti Daddy dan mommy menyusul di belakang” jawab Daniel menatap datar pada sepasang anak kembarnya yang menggemaskan
"Urusan penting apa, Daddy?" Cherly bertanya polos. Dia memang penasaran akan segala hal tapi, dirinya juga mudah lupa
"Urusan yang sangat penting dan tidak untuk diketahui oleh anak kecil. Jadi, kalian pergi dulu saja sama uncle Shine ya!"
"Daddy ingkar janji! Tadi katanya mau pergi bareng sama kami... Daddy penipu" tuding Charles tiba-tiba yang membuat Anna jadi penasaran dengan apa yang sedang dibahas oleh suami dan anak-anaknya didepan pintu kamarnya dengan Daniel
"Ada apa ini?" Anna mendekat setelah membaluti diri dengan kimono merahnya. Dapat dilihatnya Charles yang menatap tajam pada sang suami
"Mommy, Daddy jahat! Katanya mau pergi sama-sama tapi malah bilang tidak bisa sekarang" adu Charles pada Anna yang langsung mendelikkan matanya pada sang suami. Sedang Daniel hanya mengangkat bahu, tanda tidak bisa untuk kehilangan kesempatan
"Ih kamu..." geram Anna pada sang suami sembari sedikit menunduk, mensejajarkan diri dengan Charles
"Charles jangan marah ya... mommy sama daddy hanya sebentar saja kok, nanti juga akan segera menyusul Charles dan kak Cherly. Jadi, Charles pergi dulu saja ya bareng uncle Shine dan kak Cherly" Anna menjelaskan dengan lembut pada sang putra
"Mommy akan segera datang juga kan?" tanya Charles lagi, seakan-akan memastikan sesuatu
"Iya sayang" Anna kembali meyakinkan sang putra
"Ehm... Permisi tuan Maverick" seru Shine yang baru saja sampai untuk menjemput anak-anak tuannya
“Oh! Kau sudah datang, tunggu sebentar!” suruh Daniel dengan wajah datarnya.
“ Cherly dan Charles pergi dengan uncle Shine ya, nanti Mommy dan Daddy menyusul,” ujar Daniel mengangkat tubuh Charles dan memberikannya pada Shine untuk digendong. Putranya itu memang sedikit manja, Cherly sudah duluan menggandeng tangan Shine, sedang putrinya sedikit lebih peka
“Jaga anakku, kalau sampai dia kenapa-kenapa kau akan tau akibatnya.” Ujar Daniel dengan suara datarnya, Anna tersenyum menatap Shine yang mengangguk.
“Kalau begitu, saya permisi tuan, nyonya,” ujar Shine lalu pamit undur diri membawa kedua keturunan tuannya.
“hem…” sahut Daniel. Shine pun pergi dengan menggendong Charles menggunakan tangan kanannya, sementara tangan kirinya menggandeng tangan mungil milik Cherly
“Sayang, ayo kita masuk kamar” ajak Daniel mengerlingkan matanya pada sang istri. Anna hanya tersenyum geli dengan tingkah sang suami
“Kau ini, sifatmu beda sekali saat berhadapan dengan anak buahmu, sekarang saat berhadapan denganku sifatmu sangat kekanak-kanakan,” ucap Anna memeluk leher Daniel yang kini menggendongnya.
“Hanya istriku dan anak-anakku saja yang bisa melihat sifatku ini. Namun tubuhku hanya bisa dilihat olehmu.” Goda Daniel. Anna kembali tersenyum mendengarnya, dikecupnya bibir sang suami
“Tentu saja hanya aku yang boleh melihatnya, tidak boleh ada orang lain.” Seru Anna. Daniel tersenyum, lalu mencium bibir sang istri dengan sedikit **********. Saat memasuki kamar tidak lupa Daniel menutup pintu dengan menendang pintu itu pelan, lalu mengunci pintu dengan tangannya yang masih menggendong Anna. Keduanya lalu melanjutkan ritual yang tadi sempat tertunda.
.
.
.
Kritik dan sarannya kawan🙏😊
semangat kakkkkk💪😍😘🤗
lagi tegang² nya eh aku malah ngakak pas di haik! 😭😭ya ampunn kakkk☺
btw lanjut kakk jgn lama² oke👍😚
semangatttttt😘🤗💪
nexttt kakkk
semangat kak kuu😘💪😌😚
lnjut thor jgn kelamaan ya
semngatttt😘🤗💪😘