Rasa cinta dan janji pada teman angkatannya, Tommy memotivasi Tari untuk menurunkan berat badannya dan menjadi Jaksa.
Namun setelah ia menjadi Jaksa, Tommy menghilang. Setelah berhasil melupakannya selama bertahun-tahun, Tommy kembali sebagai Hakim dan mendekatinya lagi.
Campur tangan orang tua dalam hubungan mereka memaksa mereka menikah padahal Tommy masih berpacaran dengan Christie, pacar sejak ia kuliah.
Akankah ini menjadi kisah yang berujung manis?
Salam kenal
Betha 🙋
Semoga terhibur dengan cerita ini✌️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Betha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesalahan Fatal Tommy
"Tom... Lepaskan!" Kata Tari sambil menangis dan memberontak.
Tommy tidak menghiraukan perkataan Tari.
•••
Tari kehabisan tenaga melawan Tommy yang memiliki tenaga lebih besar darinya.
Tidak pernah Tari membayangkan bahwa Tommy akan merampas hal yang sangat berharga bagi dirinya sebelum mereka menikah dan dengan cara yang sangat kasar.
Tommy terjatuh disamping tubuh Tari.
Setelah beberapa saat Tommy menatap ke arah Tari.
Tommy lalu berganti posisi duduk.
Ia mengacak-acak rambutnya.
Ia merasa sangat bersalah pada Tari.
Segera Ia mencium kening Tari.
"Maafkan Aku Sayang...
Aku mencintaimu...
Aku terlalu emosi dengan kepergian Christie...
Ini bukan salahmu...
Aku terlalu takut Kamu berpaling dengan lelaki itu...
Aku melakukan ini agar Kamu menjadi milikku seutuhnya...
Aku janji akan memperlakukanmu dengan baik mulai sekarang...
Jangan pernah tinggalkan Aku..." Bisik Tommy di telinga Tari sambil menangis.
Tari lalu terbangun mendengar ucapan Tommy.
Perlahan Ia membuka kedua matanya.
"Semua yang kamu bilang itu beneran?"Tanya Tari sambil menatap Tommy.
Tommy mengangguk dan langsung memeluk Tari. Tommy kembali menangis sejadi-jadinya dan mencium kening Tari.
"Maafkan Aku Sayang. Aku benar-benar tidak bisa mengendalikan diriku." Kata Tommy sambil merapikan rambut Tari.
"Aku sudah memaafkanmu..." Jawab Tari sambil tersenyum menahan simpul.
Karena merasa sangat lelah, mereka segera mandi dan beristirahat.
Tari terbangun karena suasana sudah sangat gelap.
Tari melirik jam di dinding.
Sudah menunjukkan pukul 6 sore.
Ia mencoba mencari ponselnya, namun Ia baru teringat ternyata Ia tidak membawa ponselnya.
"Sayang bangun...
Sudah malam..." Kata Tari sambil mencubit hidung Tommy.
Tommy hanya menggeliat dan Tari meninggalkannya menuju dapur untuk memasak makan malam mereka.
•••
Saat Tari sedang sibuk memasak didapur, tiba-tiba Tommy menghampirinya dan memeluknya dari belakang.
Seketika Tari terkejut dan tersenyum.
"Ayo bantuin masak biar Kita bisa cepat makan malam." Kata Tari sambil mencubit lengan Tommy.
"Iya...Iya...
Siap Bu Bos...
Kita mau masak apa nih?" Kata Tommy sambil melepaskan tangannya dan berdiri di samping Tari.
"Di kulkas adanya Cuma Ayam, tempe dan Kangkung.
Kita bikin Ayam goreng, tempe goreng, tumis kangkung dan sambal terasi ya..." Jawab Tari sambil meneruskan memotong tempe dihadapannya.
"Oke banget tuh..
Aku suka banget sambal terasi..."Kata Tommy sambil tersenyum dan segera memakai apron di tubuhnya.
Ketika mereka sudah selesai mempersiapkan bahan-bahan masakan, Tiba-tiba listrik di rumah mereka mati.
Sementara kompor di rumah tersebut merupakan kompor listrik.
Rupanya mereka tidak tahu jika hari ini ada jadwal pemadaman bergilir di daerah tersebut.
Akhirnya Mereka memutuskan makan malam di luar.
•••
Tommy melajukan mobilnya dan berhenti di sebuah tempat yang tidak asing bagi Tari.
Restoran Danau Mas.
Restoran milik keluarga Angga yang kemarin menolongnya dan bertengkar dengan Tommy.
Tari sangat panik saat memasuki Restoran tersebut, takut jika Tommy bertemu Angga dan berkelahi seperti kemarin.
Tari melihat sekeliling. Setelah Ia yakin Angga tidak ada di sana, Tari merasa tenang.
Mereka sangat harmonis bahkan saling menyuapi satu sama lain.
Tidak ada ekspresi sedih di wajah Tari seperti hari kemarin.
Mereka menikmati makan malam diiringi dengan canda tawa.
Hubungan Tommy dan Tari memang membaik sejak kejadian hari ini.
•••
Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang mengamati mereka dari kejauhan.
Pria itu adalah Angga, lelaki yang kemarin menjadi saksi kesedihan Tari yang mendalam.
Hari ini Angga melihat Tari tersenyum bahagia.
"Kamu semakin cantik Tari...
Andai Aku bisa memilikimu..." Kata Angga Lirih sambil menitikan air mata.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selamat membaca 😃
Mohon Dukungannya✌️
Betha🙋
Semangat update bab barunya thor😍
Salam dari
"Infinity" (romance)
"Ve" (mystery thriller)
"Aku (Bukan) Pelakor" (young-adult romance)