Kisah seorang wanita yang memperjuangkan rumah tangganya dari wanita lain. Mampukah Intan mempertahankan rumah tangganya?
Dan mampukah intan menghadapi sikap suaminya yang selalu kasar padanya?
Ikuti kisahnya.......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andyni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27 Mimpi Tirta
...*** Selamat Membaca***...
Kini usia kandungan intan sudah menginjak bulan ke 7. Mas rayhan, kamu dimana? baby twin's 2 bulan lagi akan lahir pasti mereka ingin tau siapa ayahnya. Mas aku tau mas belum meninggal! batin intan sendu. Intan mengelus lembut perutnya yang tampak sudah membesar. Nafsu makan pun sudah semakin baik.
" Intan, lihat apa yang aku bawa!" Seru mbak dea berjalan menenteng satu paper bag yang cukup besar. " Apa itu mbak? Tanya intan antusias. hemmm harum, Sate kambing dan gulai kambing!" Kata intan antusias Matanya tambak berbinar menatap makanan yang sedang di siapkan oleh sahabatnya. " Eh em" daddy jimmy dan mommy safitri masuk sambil berdehem, mereka bahagia karena intan sudah tidak terpuruk lagi. " Intan, ingat jangan terlalu banyak makan makanan berlemak ini." tegur mommy mengingatkan menantunya. Intan yang merasa belum puas makan hanya bisa memasang wajah cemberut.
...****...
Sementara itu di sisi lain seorang pemuda tampan yang tak lain adalah tirta bermimpi aneh.
...dalam mimpinya tirta melihat 2 balita mungil memanggilnya ayah.... berlari pergi meninggalkan tirta menuju seorang gadis dan mereka bertiga pergi meninggalkan tirta. " Haiii tunggu jangan pergi," teriak tirta. " bang tirta ada apa?" tanya indri melihat tirta pria yang sudah dia anggap kakaknya sendiri. "Abang mimpi buruk dek,tapi juga aneh!" Tirta tampak berfikir bingung. apa mungkin ada hubungannya dengan masalalu ku, gumam tirta....
" Bang tirta ada ingat sesuatu gak? soal masalalu abang. " Tanya indri penasaran. Bukan karena keluarga indri tak mau menampung tirta tapi indri tau kalau pasti keluarga tirta mencarinya.
Sudah 8 bulan lamanya semenjak kecelakaan itu. Dari luar luka2 rayhan memang sudah sembuh. tapi sampai sekarang rayhan benar* tak dapat mengingat apapun. " Aku tak ingat apapun ndri! maafkan merepotkan keluargamu." kata tirta tak enak hati. " Abang apaan sih, abang tu udah kami anggap keluarga. pelan* saja ya bang! ucap indri pelan.
...******...
Hari ini intan di antar dea untuk membeli perlengkapan baby twins. " Mbak dea, ini udah banyak banget lo, lagian semua udah ada.
" Intan mereka ini keponakan pertama ku lo jadi wajar donk sebagai tante aku membelikan semuanya!" Ucap dea tak memperdulikan intan yang cemberut.
" Ya udah tan, kita cari makanan dulu itu di sana ada makanan kesukaanmu! seru mbak dea melihat sebuah cafe. Karena dea tau intan suka sekali makan, makanan yang mengandung rasa coklat. Intan ter senyum di buatnya, air liurnya menetes tanpa sadar, saat iya melihat kue coklat di kaca etalase. " Ya udah ayukk mbak kita kesana!" ajak intan menarik tangan mbak dea.
Hari* Intan selalu di penuhi dengan kebahagian bersama orang* yang mencintainya. Kedua mertuanya juga sangat menyayanginya. walaupun setiap sendiri intan selalu merindukan rayhan suaminya. Mas, lihatlah baby twins menendang terus, mas pasti senang kan? aku akan selalu menjaga anak kita mas! gumam intan menyeka air matanya. yang menetes.
...******...
Sementara itu tirta di buat bingung dengan gadis yang menatapnya sendu dalam mimpinya. " Siapa sebenarnya wanita itu?kenapa aku seperti tak asing dengan wanita itu,,,, cantik!" batin tirta.
Tiba* intan yang tadinya menyantap makanannya. Dia merasa perutnya mules, "aduhh mbak sakittt" pekik intan mencengkeram kain dresnya. " Intan, kenapa? apa sudah waktunya! tanya mbak dea panik. " Harusnya belum mbak, tapi.. auuhhhh sakitt mbak!" Hiks hiks hiks
Bersambung............
apa lupa alamat sendiri 👻