NovelToon NovelToon
Sequel Of The Hunter : The Guardians

Sequel Of The Hunter : The Guardians

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Barat
Popularitas:123.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ryn_Frankenstein

Tiba-tiba fenomena yang sangat aneh datang dan membuat keadaan Dunia terancam. Yang dimana banyak sekali Portal yang tiba-tiba muncul di berbagai Kota dan Negara. Dan ternyata Portal itu menghubungkan Dunia Manusia dan Dunia Monster. Hingga akhirnya Asosiasi Hunter pun terbentuk, yang dimana mereka melahirkan para Hunter untuk mengalahkan para Monster.

Setelah sekian lamanya Portal-Portal itu terus bermunculan, datanglah sekelompok Tim Misterius yang berisikan beberapa orang hebat dan memiliki kekuatan yang tak biasa. Mereka tidak terikat dengan Asosiasi Hunter atau pihak manapun. Mereka datang untuk menyelamatkan Dunia, karena mereka tau, mengalahkan semua Monster saja itu tidak akan mengubah apapun, dan Dunia akan terus terancam berakhir.

***

Note : Cerita ini berlatar Multiverse dan Sequel dari cerita 'VAMPIRE | Queen Of Psychopath'. Dan Sequel dari Cerpen 'Arkhan' + 'The Hunter'.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryn_Frankenstein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 : Melawan Pasukan Monster.

Masih di dalam Dungeon. Terlihat ke-10 Hunter tengah berlari dari pasukan Monster yang mengejar mereka. Mereka terus berlari menuju arah tempat semua, yang dimana Portal masuk keluar mereka. Dimana mereka semua sedang berlari, tiba-tiba dibuat heran ketika melihat 5 orang berdiri yang tak jauh di depan mereka.

Kelima orang terdiri dari 4 laki-laki tampan dan 1 perempuan cantik, dan mereka memakai pakaian yang bermacam-macam. Mereka berdiri diam memandangi ke-10 Hunter yang sedang berlari dari kejaran para pasukan Monster.

Sang ketua Tim berteriak keras. "Apa yang kalian lakukan disini ?!?! Disini bukan tempat bermain !! Cepatlah berbalik dan pergi dari tempat ini !!" teriaknya sambil berlari.

Bukannya menuruti perkataan dari ketua Tim itu yang telah memberitahu peringatan, yang ada kelima orang itu tidak berbalik dan berlari, malah tetap diam di tempat mereka berdiri. Salah satu dari mereka, seorang Pria dewa yang tampan mengenakan jubah merah san celana zirah emas melangkah maju.

"Kau dan kelompok ingin mati ?!" ucap sang ketua Tim yang kini berdiri di depan Pria itu.

Pria itu, yang tak lain Reyhan hanya memasang wajah datarnya. Ia memegang salah satu pundak ketua Tim itu dan mendorongnya kesamping, seakan jalannya terhalangi. "Tekadmu bagus. Tapi, jangan menghalangiku." ucapnya, lalu ia berjalan pergi.

Ketika akan memberi peringatan lagi, wakil ketuanya mencegahnya. "Biarkan saja mereka, lebih baik kita pergi dari sini. Keselamatan diri adalah hal yang terpenting."

Ketua Tim membantah. "Hei..., aku mana mungkin meninggalkan seseorang demi menyelamatkan diriku sendiri."

Saat sang wakil kedua akan bersuara, seseorang Pria tampan berambut gondrong, dia tak lain adalah Sean, ia bersuara lebih dulu. "Kalian terlalu berisik. Tak usah memperdulikan kami." ucapnya lalu ia berlari ke arah pasukan Monster yang sudah mendekat.

Sean berlari melewari Reyhan yang sedang berjalan santai ke arah pasukan Monster. "Aku duluan Senior !!" ucapnya, lalu ia melompat, bersamaan ia mengeluarkan Kapaknya. Ia pun masuk ke dalam pasukan Monster dan langsung memberi serangan.

Sean dan Reyhan yang sudah maju, lalu pemuda tampan yang berambut perak pun juga tak mau kalah. Dia mengeluarkan pedang katananya, lalu ia pun berlari. Ia berlari melewati Reyhan, dan mendekati Sean yang kini sedang bertarung di tengah-tengah pasukan.

Peter dan Queen, mereka berdua pun ikut maju berlari ke arah pasukan Monster yang sedang bertarung melawan Sean, dan Arkhan. Mereka juga sama-sama mengeluarkan senjata mereka masing-masing. Dan Reyhan, ia pun melancarkan serangan ribuan pedang dan tompak ke arah para Monster.

Ke-10 Hunter yang tadinya berlari, kini mereka terdiam melihat ke-5 orang asing itu bertarung dengan sangat hebat, tepatnya mereka terlihat sangat kuat seakan pasukan Monster itu masih bukan apa-apa untuk mereka.

"Mereka terlihat kuat dan hebat."

"Kau benar."

"Apa mereka Hunter ?"

"Kalau mereka Hunter, seharusnya kita pasti kenal dengan mereka."

"Mereka seperti Hunter yang beruntung."

Itulah komentar ke-6 Hunter yang melihat aksi pertarungan Reyhan dan yang lainnya dalam menghadapi pasukan Monster. Sedangkan Ketua Tim mereka, menggeleng-gelengkan kepalanya. Pasalnya kalau seorang Hunter yang beruntung, pasti ia mengenalnya.

Dan mereka berlima benar-benar terlihat sangat asing. Lalu mereka dibuat terkejut, karena kelima orang itu bisa menggunakan Elemen tanpa harus memanipulasi Elemen disekitarnya. Mereka berlima bertarung seakan mereka lebih profesional.

"Mereka hebat. Aku tak menyangka ada sekumpulan Hunter beruntung."

Ketua Tim menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu ia bersuara. "Mereka bukan Hunter yang beruntung. Karena tak mungkin seorang Hunter yang beruntung bisa membuat Elemen."

Ke-9 anggotanya menoleh ke arah Sang ketua Tim. Lalu pandangan mereka kembali beralih memandang masing-masing dark kelima orang asing itu yang sedang bertarung hebat di tengah-tengah pasukan Monster.

.....

Disisi Arkhan, ia menggenggam pedang katananya di tangan kanannya. Setiap ayunan pedangnya, membuat lebih dari 3 Monster mati kehilangan kepalanya. Gerakan tubuh Arkhan sangat lincah, dan terkesan halus.

Ditambah Arkhan menggunakan Sihir Elemen Kayu, karena setiap tanah yang ia injak, banyak sekali akar-akar yang terus keluar dari tanah. Akar-akar itu bisa memanjang, dan ujungnya runcing. Semua akar-alar itu terlihat seperti ular, tak hanya untuk menyerang para Monster dan juga untuk perisai untuknya.

.....

Disisi Sean, setiap ia menyerang, selalu ada ledakan. Ya, dia masuk ke mode Petirnya. Serangan Kapaknya, juga terlihat sangat ganas, Monster yang ada didekatnya dalam jarak 1 meter, belum bersentuhan saja, mereka langsung kejang-kejang.

Sean terlihat santai. Terkadang ia melempar Kapaknya ke segerombolan Monster. Kapaknya bergerak memutar-putar menyerang semua Monster, sedangkan dirinya hanya mengandalkan fisik dan bela dirinya hebat miliknya, meski begitu, efek serangannya tidaklah kecil, karena ia memakai mode Petirnya.

.....

Disisi Peter, dia menggunakan pedang yang terselimuti Api Biru. Setiap Moster yang ia tebas langsung terbakar hingga tak tersisa. Sesekali ia melancarkan bola Api biru dan membuat ledakan yang cukup membuat hebusan angin yang mementalkan Monster di dekat ledakan.

Pedang sudah tak terselimuti Api biru, lalu ia menggunakan mode Petirnya, sama seperti Sean, hanya saja bedanya ia menggunakan pedang katananya. Gerakannya sangat cepat. Sesekali ia bergerak bagaikan kilat, setiap Monster yang ia lewati, kepala mereka langsung terpenggal.

.....

Disisi Queen, yang tak lain si Manusia setengah Vampir, sudah tak jauh dari kata Gila. Bruntalnya dia menyerang semua Monster dengan menggunakan tongkat sabitnya. Bahkan dari semua tempat para Seniornya, hanya dia saja yang berisik, dia benar-benar terlihat menikmati membunuh para Monster yang mendekatinya.

Dia terus tertawa sambil bertarung. Ke-10 Hunter yang melihatnya, dibuat merinding. Padahal awalnya ke-7 Hunter laki-laki terpesona dan memuji kecantikan yang dimiliki oleh Queen. Hingga akhirnya, ketika melihat kegilaan di balik kecantikannya, mereka menarik pujian mereka.

.....

Disisi Reyhan, dia berdiri dengan tenang saja. Ia hanya melipatkan kedua tangannya di depan dadanya. Terdapat 10 cahaya Portal di atasnya, dan mengeluarkan ribuan pedang dan tombak. Semua senjata yang keluar dari Portal, meluncur segala ke arah Monster-Monster yang ada di dekatnya atau yang ada jauh dari jaraknya.

Ada 3 Portal lagi muncul masing-masing di kanan kirinya. Ke-6 Portal itu mengeluarkan Bola Api Biru dalam jumlah yang tak terhitung. Entah sudah berapa Monster yang sudah dibuat mati olehnya. Bahkan ada yang mencoba melarikan diri, meski ujung-ujungnya akhirnya mati juga.

.....

Tak ada 20 menit, Reyhan dan keempat Juniornya telah mengalahkan pasukan Monster, tinggallah Bos Dungeon yang berwujud Manusia yang hanya mengenakan zirah dan memiliki tinggi lebih dari 15 meter, kata lain mahluk itu yang tak dari Ras Titan.

______________________

Jangan Lupa Like.

1
Putrakelana
sudah kenal kartu remi
Morningstar
Jangan2 author sendiri wkwk
Morningstar
Kek The Watcher di Marvel gk sih?
Faeryd D'Squidy
musion🤔🤔 mansion🤗
Faeryd D'Squidy
guardian of the galaxy🤔
Morningstar: kita berpikiran sama teman
total 1 replies
John Singgih
ternyata Budi cukup hebat, baru tahu nih
John Singgih
lanjut
John Singgih
ternyata kena tipu
John Singgih
misi pertama udah di depan mata
John Singgih
lanjut
AitchAre
arkhan cewek?
Rahma Hayati
lady daisy
season pertamanya mna thor..
Shenaylin..😌😌
👍
Shenaylin..😌😌
adu Queen lucu betul kau ni. 🤣😂😂😂😂😂
Truk-kun
budi ardian siapanya peter ardian thor?
yuuki
cerita selanjutnya apa tentang ortu asli queen atau tentang rombongannya budi?

yang pasti ditunggu untuk novel barunya
yuuki: gasabar pen baca kelanjutannya
total 2 replies
yuuki
yg dimaksud anime dragonbal kan
viandamorous
waahhh terima kasih ceritanya thor 👍👍
ngga sabar seri selanjutnya... ditunggu 😁😁
Bukti Nyata
yg baru ya..thorrr ..ojo suwe-suwe thorrrrrrrrrrrrrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!