NovelToon NovelToon
SCINCERE LOVE FOR ZIANDRU

SCINCERE LOVE FOR ZIANDRU

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos
Popularitas:118.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Yuzhi

Pernah merasa menjadi anak yang tidak diinginkan kehadirannya, mengubah karakter seorang Ziandru. Masa kecilnya yang penuh kehangatan dan keceriaan harus berubah 180° ketika menerima kenyataan bahwa dia adalah anak yang tidak diinginkan oleh laki laki yang seharusnya dipanggilnya Abi.

Jika ada yang bertanya, apakah dia menyimpan dendam pada orang tua laki lakinya itu ?? dia tidak bisa menjawab. Dia saja tidak bisa mendeskripsikan rasa dalam hatinya itu. Dia hanya bisa menjauh dari sumber rasa sakit itu. Sebisa mungkin dia berlari menjauh agar bisa melupakan rasa sakit itu tanpa harus menyakiti orang tersayangnya yaitu Uminya.

Kisah ini squel dari " Kisah Hidup Gadis Introvert "
Kalau ingin tidak bingung mengikuti alur cerita ini, sebaiknya baca dulu cerita sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Yuzhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duka Valen

Mendung menggantung memayungi seluruh kota. Gerimis tipis jatuh membelai apa yang ada di bawah kaki langit. Cakrawala yang mendung tertutup awan hitam itu seolah turut menjelaskan sedalam apa duka yang sedang bergelayut di hati orang orang yang berada di rumah mewah milik Willy.

Nampak hampir di sepanjang cluster mewah kediaman Willy dipenuhi bunga ucapan bela sungkawa. Bunga bunga itu kebanyakan kiriman dari kolega bisnis Willy dan ada beberapa juga dari pejabat pejabat pemerintah yang mengenal baik Willy dan Gladis.

Sebagai pengusaha besar, Willy memang banyak berkontribusi dengan pembangunan daerah tempat tinggal mereka. Sehingga hampir semua pejabat pemerintah mengenal Willy dengan baik.

Setelah dari rumah sakit. Jenazah Willy dan Gladis di semayamkan di rumah mewah mereka. Rencananya pemakaman akan dilaksanakan menunggu kedatangan keluarga Willy dari Jerman.

Sedangkan jenazah Mamih dan Papih Willy langsung dimakamkan kemarin, soalnya jenazahnya sudah hancur tak berbentuk. Tubuh sepasang suami istri yang telah sepuh itu hancur tertindih badan truck kontainer.

Truck yang pecah ban itu jatuh terguling dan menimpa tepat di tempat duduk kedua orang tua Willy itu.

Valentina. Gadis remaja cantik milik Willy dan Gladis. Remaja itu duduk terpaku di hadapan dua peti jenazah milik kedua orang terkasihnya. Tatapan kosong di balik kaca mata hitam seolah menjelaskan bahwa dia tidak percaya kenyataan yang ada di depannya sekarang.

" Kenapa Mom ?? Kenapa Mom and dad tega meninggalkan Valen ?? Valen belum siap hidup sendiri, Mom !! " Jerit batin Valen tanpa melepaskan pandangannya dari wajah kedua orang tuanya yang baru saja dirias oleh perias jenazah.

Valen tidak berani lagi mengeluarkan air matanya. Dia berjanji pada dirinya sendiri, setelah kemarin dia cukup banyak mengeluarkan air mata dukanya dan bahkan sampai pingsan selama dua jam. Hari ini dia berjanji, dia telah mengikhlaskan kepergian kedua orang tuanya dan tidak akan ada lagi air mata darinya untuk mengiringi kepergian mereka

Valen mengulurkan tangannya dan membelai wajah cantik sang ibu. " Mommy selalu cantik bagaiamanapun keadaannya. Senyum Mommy selalu tersungging walaupun roh Mommy sudah tidak menyatu lagi dengan jasad Mommy. Sungguh Mommy adalah wanita tercantik yang paling sempurna " Gumam Valen memindai tubuh terbujur kaku berbungkus gaun warna putih tulang di depannya. Gaun cantik nan mewah itu adalah gaun penikahan Gladis, dan Valen memilih memakaikan gaun itu karena dia tahu, gaun itu memiliki sejarah sakral untuk kedua orang tuanya.

" Daddy juga. Daddy adalah cinta pertama Valen. Wajah Daddy sangat tampan dan berkharisma. Wajar Mommy selalu mengekor ke manapun Daddy pergi. Valen tahu, Mommy takut Daddy diganggu pelakor " Senyum Valen tersungging kala matanya menatap wajah tampan milik cinta pertamanya. Tubuh kaku berbungkus jas mahal warna hitam itu nampak pucat tapi tak sedikitpun mengurangi kadar ketampanannya.

" Aah...Valen iri dengan kalian, Mom. Kalian memang cinta sejati. Kemana pun kalian selalu bersama. Termasuk menghadap pada sang pencipta. Valen ingin seperti itu juga, Mom. Valen ingin mendapatkan pasangan yang sehidup semati dengan Valen. Tapi adakah laki laki seperti Daddy ?? " Desah Valen sambil menghembuskan nafasnya dengan berat.

Gadis cantik itu menundukan tatapannya. Dipandanginya gamis warna putih yang membalut tubuhnya. " Apa ini maksud Mommy membelikan Valen gamis warna putih ini ?? Mommy memaksa Valen untuk mengambil gamis ini walau Mommy tahu Valen tidak suka. Ternyata itu maksudnya, Mom. Mommy ingin Valen pakai gamis ini hari ini " Batin Valen seraya meremas kain gamis yang menjuntai di atas pahanya.

Dua hari lalu, Gladis mengajak Syifa dan Valen shooping di mall. Dan semua barang yang dibelinya hanya milik Valen semua. Dia membelikan Valen lebih dari dua lusin gamis dan jilbab serta beberapa aksesoris muslimah. Valen sempat menolak saat Mommynya memilihkan gamis warna putih untuknya. Tapi Mommynya bersikeras untuk membeli gamis itu. Dan hari ini, di hari kematian kedua orang tuanya, Valen memakai gamis pemberian dari sang Mommy.

" Hhff "

Sepi ~~. Dunia Valen sepi, tepatnya dia merasa sepi di tengah orang orang yang ramai datang melayat. Ingin dia menjerit menolak takdirnya hari ini, tapi akal sehat kembali menyadarkan kewarasannya. " Ini adalah ujian di awal hijrahku. Aku pasti bisa melalui semua ini " Desahnya memotivasi dirinya sendiri.

Gadis remaja yang terlahir sebagai anak tunggal. Yang sudah dimanjakan materi sejak masih janin dalam kandungan. Gadis yang tidak pernah meneteskan air mata duka. Hari ini terpaksa menerima takdir, bahwa dunia itu setiap saat akan merubah kisahnya. Kisah indah nan bahagia kemarin, hari ini akan menjadi kisah duka pertama dalam hidupnya. Plot twist kisahnya telah berotasi sesuai skenario sang pencipta.

" Insyaa Allah aku bisa melalui semua ini. Bimbing Aku Yaa Rabb !! " Gumam Valen sambil mendongak menatap langit langit rumahnya yang sebentar nanti hanya akan dihuni olehnya dan bayangan kedua orang tuanya.

Kembali Valen tenggelam dalam lamunan dan kenangan tentang kedua orang tuanya. Dia tidak peduli lagi tentang sekitarnya dan tanpa sadar sepasang mata elang menatap sendu ke arahnya.

" Kau hebat. Sungguh gadis yang tangguh. kau berusaha tegar dalam kerapuhanmu " Gumam pemilik netra elang itu lalu beranjak dari tempatnya.

***

Di sisi lain

Nampak Maliq dan Syifa sibuk menerima kedatangan para pelayat yang kebanyakan kolega bisnis Willy untuk mewakili keluarga Willy yang belum sampai. Maliq mengenal mereka semua karena lebih banyak bisnisnya dijalankan bersama Willy.

Sedangkan keluarga Gladis, nampak sudah ada beberapa orang sepupu jauh dari Mommy Valen itu dan tak ada satupun yang dekat dengan Valen.

Gladis merupakan anak tunggal dan dia lahir dan besar di Jerman. Jadi dia tidak bisa dekat dengan keluarga dari pihak Mamihnya yang berasal dari Sulawesi Utara.

" Valen..!! Ada teman teman Valen datang, nak !! " Tepukan lembut diiringi sapaan lembut dari suara wanita cantik berkhimar panjang warna hitam, menyentak lamunan Valen.

" Mi...!! " Valen mengangkat wajahnya menatap sendu dari balik kaca matanya ke arah Syifa.

" Ada teman teman Valen datang, nak. Mereka ingin mengucap bela sungkawa " Ucap Syifa sambil mengelus pelan kepala Valen yang tertutup jilbab warna putih.

Valen mengedarkan pandangannya sampai netra hazelnya bertumpu pada segerombol remaja berseragam putih abu abu yang sedang duduk tertib di kursi pelayat.

Sekolah Valen memang sengaja diliburkan hari ini sebagai penghormatan atas meninggalnya Willy salah satu pemilik sekolah itu. Semua dewan guru dan staf sekolah semuanya datang melayat. Begitu juga para siswa yang ingin melayat, mereka juga diijinkan datang tapi dikoordinir oleh pengurus OSIS. Dan siswa yang datang melayat hanya siswa sangat mengenal dekat Valen.

Gadis remaja itu hanya melempar senyum tipis untuk sekilas lalu kembali menatap Syifa. " Biar nanti Valen temui mereka, Mi " Ujarnya.

Syifa mengambil tempat duduk di sisi Valen. " Umi temani di sini ?? Biar mereka yang datang ke sini " Ujar Syifa seraya meraih tubuh Valen dan membawanya ke dalam pelukan. Syifa tahu, Valen berat meninggalkan kedua orang tuanya walau hanya sesaat saja.

Valen mengangguk pelan. Jujur dia enggan untuk beranjak meninggalkan orang tuanya. Dia ingin memanfaatkan waktu yang tinggal sedikit sebelum jasad kedua orang kesayangannya itu akan tertimbun tanah untuk selamanya.

" Valen ingin memanfaatkan detik detik terakhir bersama Mommy dan Daddy, Mi !! " Lirih suara Valen sambil menyandarkan kepalanya di bahu mungil milik Syifa.

Syifa hanya memgangguk pelan tanpa menghentikan usapannya di kepala Valen.

" Gadisku yang malang. Jadilah gadis yang tangguh " Bisik Syifa di dalam hati.

1
Jumi Saddah
author nya udh lama nggak update ini cerita lgi ya,,,
Ani azee
torr lanjutt
Ani azee: okeee kakk, gapapa kak Syafakillah yaa🙌🏻🙌🏻✨
total 5 replies
Sakila Yukina Kia
tor lnjt lg kpnnnn
holipah
mna lanjutan nya Thor
Dewi Purnamasari
thor shat...??
Susanti Azam
kok lama
Susanti Azam
sudah ngak up LG kah thor
Santi
kapan lanjut thor
Santi
lanjut dong thor,,, semangat
Nurgusnawati Nunung
Alhamdulillah... semoga selalu baik" saja.. sehat selalu ya thor. semangat
Senja Ariestya: Aamiin 🤲🏻🤲🏻🤲🏻🤲🏻
total 1 replies
Rahma Khayla Rahma
asyik mantap kk author.zian dh mikir" tryt...Valen dg tulusnya merawat dia yg sakit dl.semoga hubungan dg istrinya semakin baik.ayo kk...tmbh up date nya dh g sabar nungguin lanjutanx.💪💪💪💝
Senja Ariestya: kalau aku lanjut masih mau bacakah
soalnya udah setahun lebih hiatus 🙏🏻🙏🏻
total 2 replies
Sumarni Sumarni
jadi lupa sudah ceritanya nich kalo up nya begini
semangat thor sehat selalu 💪💪💪💪💪
Habibi Karmila Manurung
seneng sekali sdh up lagi ...
terimakasih....
semoga segera up.lagi ya kak...
valen dan ziandru😍
Jumi Saddah
sering up donk kaka,,,takut nya kalau kelamaan pd2 lh lupa ntar,,,
Senja Ariestya: 😁😁 maaf...
soalnya, othornya lagi fokus nulis di PF tetangga. 🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
Alhamdulillah... makasih ya thor uda hadir lagi.. semangat dan sll sehat
Rahma Khayla Rahma
mksh kk author sdh up,mmg ak sll menanti kelanjutan ceritanya.berharap semoga zian terbuka hatinya pd Valen.next kutunggu part selanjutnya kk .. 💪🫰
Senja Ariestya: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Wina Kusuma
mendinga pergi ajja Valen buat apa punya suami tp g bisa menghargai istrnya
Wina Kusuma
kasihan bgt si Valen...
Dehan
aku kirimin 1 🌷 thor buatmu
Senja Ariestya: udah kasih bintang lima sama setangkai mawar yaa 👍👍
total 3 replies
Dehan
nyesek banget 😢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!