NovelToon NovelToon
Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita
Popularitas:230.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Shen Yunan mengalami kematian tragis. Dikhianati keluarga, dikhianati pria yang dia cintai, menghabisii orang yang mencintainya dengan tulus.

Mendengar tawa sang putra mahkota yang baru naik tahta, dengan pedang di tangan yang telah menusuknya, bersama Shen Yuxiao, putri palsu yang mencuri tempatnya di kediaman Marquis selama 17 tahun. Shen Yunan bersumpah, dia akan membalas mereka semua. Dia akan membuat semua orang yang menertawakan kematiannya menangis.

'Jika ada kehidupan kedua, aku akan habisi kalian semua!'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Nona, tuan Marquis memanggil anda" kata pelayan tua dari paviliun utama.

Shen Yunan yang duduk bersantai di paviliunnya sambil memberi makan ikan di kolam segera menoleh ke arah pelayan itu.

"Aku akan segera kesana" kata Shen Yunan.

Pelayan itu memberi hormat, lalu pergi meninggalkan tempat itu. Cao Cao segera membantu Shen Yunan untuk turun dari kursi panjang itu. Kehidupan di kediaman Marquis ternyata memang cukup menyenangkan, kalau dia tidak bodohh seperti di kehidupan lalu.

Dulu, untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari anggota keluarga Marquis Shen. Dia berusaha sebaik mungkin untuk menyenangkan semua orang.

Bangun dini hari untuk membuatkan bubur hangat untuk Marquis Shen yang memang kerap mengalami masalah perut. Setelah itu dia pergi mencari embun pagi dari daun osmanthus untuk di jadikan teh, yang akan dia berikan pada Shen Moran yang memang tak bisa minum teh biasa, tenggorokannya akan langsung serak.

Lalu setelah semua itu, Shen Yunan juga tak lupa pergi ke gudang senjata. Membersihkan semua senjata milik kakak pertamanya Shen Jinghe. Meski tangannya malah sering terluka.

Bahkan dia kerap membantu masak di dapur, supaya ibunya bisa makan masakannya. Bukan itu saja, bahkan meski dia selalu di ganggu oleh Shen Yuxiao. Shen Yunan dulu rajin sekali belajar menyulam dan menjahit pakaian untuk bisa menyulam sapu tangan yang bagus untuk Shen Yuxiao.

Tapi, perjuangannya itu tak pernah sama sekali di hargai. Bahkan dia kerap dimarahi. Kali ini, dia tidak akan melakukan semua itu. Dan ternyata, dia malah bisa sangat bersantai dan lebih menikmati hidup menjadi seorang putri Marquis.

Berjalan tak lama, akhirnya membuat Shen Yunan sampak di paviliun utama.

Sebuah pintu besar menyambutnya. Ukiran halus memenuhi bagian tengah, motif awan berlapis, burung bangau, dan sulur bunga yang disusun tanpa berlebihan, menunjukkan selera tinggi yang tidak perlu dipamerkan secara mencolok. Kedua daun pintu menjulang tinggi, jauh lebih besar daripada pintu bangunan biasa.

Di bagian atas terdapat ambang lebar dengan papan nama berlapis pernis hitam, tempat kaligrafi nama paviliun ditulis tinta emas. Tiang-tiang di sampingnya kokoh dan tebal, dicat merah tua yang sudah menggelap dimakan usia namun justru menambah wibawa.

Pegangan pintunya berupa cincin logam kuningan berbentuk kepala qilin, dingin saat disentuh dan berat ketika diangkat. Pada pagi hari, embun tipis kadang masih tertinggal di sela ukiran, sementara sore hari cahaya matahari memanjang di permukaan kayunya hingga membuat relief-relief itu tampak hidup.

Dan siang itu, tak terlihat seperti keduanya. Hanya suasana yang tampak begitu terang karena sinar matahari bersinar begitu benderang.

"Salam ayah, salam ibu!"

Shen Yunan memberi salam pada semua orang yang duduk di bangku utama. Sementara itu, ada Shen Moran yang tampak enggan melihat ke arah Shen Yunan.

Shen Yunan sama sekali tidak memperdulikan hal itu. Toh, kalau Shen Yunan memberi salam. Belum tentu juga pria itu menerimanya.

"Duduklah Yunan" Marquis Shen meminta Yunan duduk di kursi yang ada di sebelah kursi kosong yang biasa di tempati Shen Yuxiao.

Ternyata tempatnya memang masih berada di sana. Di tempat, dimana seharusnya setelah Shen Yuxiao.

Dengan di awali sebuah anggukan kepala yang dia perlihatkan pada Marquis Shen. Dia duduk di tempat yang sudah di tentukan olehnya.

"Yunan, besok adalah hari ulang tahun bibi dari pihak ibumu. Yuxiao kondisinya kurang baik. Besok datangnya bersama Yuxiao, untuk menjaganya! ibu dan ayah harus pergi ke istana terlebih dahulu, kami akan menyusul!"

Shen Yunan terdiam sebentar, dia bukan tidak menyadari kalau dia hanya akan jadi penjaga Shen Yuxiao di acara bibinya nanti. Tapi Shen Yunan langsung tersenyum. Bahkan berdiri sendiri untuk menunjukkan sikap hormat.

"Yunan ikut pengaturan ayah saja" ucapnya dengan lembut.

Dia sudah banyak belajar, dari kehidupannya yang lalu. Di kediaman Marquis ini, di depan Marquis Shen. Memang harus menjadi gadis penurut dan lembut.

Marquis Shen mengangguk puas. Gu Yuning tentu saja tidak ingin membuat Marquis lebih lama kagum dnegan Shen Yunan dibandingkan dengan Shen Yuxiao.

"Bagus, kamu bisa kembali ke kamar. Bibi Mo akan membawakan pakaian dan perhiasan untukmu pergi besok!" kata Gu Yuning.

Dan Shen Yunan kembali menunjukkan sikap hormat.

"Baik ibu, terima kasih banyak. Yunan pamit dulu!"

Dengan gerakan lembut dan menawan. Penuh kesopanan, Shen Yunan undur diri dari paviliun utama itu.

Sementara Gu Yuning tampak tidak senang, kerja Marquis Shen tampak sangat kagum pada Shen Yunan.

"Anak itu cepat sekali menyesuaikan diri. Dia juga sudah banyak belajar tata krama sepertinya. Bibi pendamping yang mana yang mengajarinya?" tanya Marquis Shen.

Karena memang setiap nona di kediaman bangsawan selalu memiliki bibi pendamping. Yang mengajarkan mereka tata krama dan semacamnya. Shen Yuxiao bahkan memiliki dua bibi pendamping, bibi Mo dan bibi Zhao.

Mendengar pertanyaan suaminya. Gu Yuning agak tergagap. Masalahnya semenjak Shen Yunan datang, dia sama sekali tidak mengurusi apapun untuk anak gadisnya itu. Jangankan bibi pendamping, pelayan saja hanya pelayan yang salah itu di tentukan oleh Marquis.

"Itu... itu bibi Mo, suamiku!" jawab Gu Yuning gugup karena berbohong.

Marquis Shen mengangguk puas.

"Bagus! baiklah, aku akan pergi ke kediaman perdana menteri. Kamu urus saja bagaimana anak-anak dan hadiah untuk Gu Tianing!"

"Baik suamiku!"

Setelah Marquis Shen pergi. Shen Moran mendekati ibunya.

"Bu, memangnya sejak kapan bibi Mo mengajari perempuan dari desa itu? apa iya bibi Mo bisa mengajarinya dengan baik, bukankah dia tidak pernah sekolah di kampungnya?" tanya Shen Moran heran.

Gu Yuning hanya mendengus pelan.

"Untuk apa diajari, biar saja. Nantinya paling-paling dia akan menikah dengan salah satu pejabat tingkat lima. Tidak usah urusi dia, memangnya dia pantas!"

"Aku pikir ibu benar-benar minta bibi Mo mengajarinya!"

"Tidak mungkin, nanti Shen Yuxiao akan merasa sedih. Kalau orang yang dulu mengajarinya juga mengajari perempuan desa itu!"

"Ibu benar!"

***

Bersambung...

1
Osie
ku bilang juga apa..yuning ini spek emak kandung tertolol sedunia..dahlah dibentak anak pungutan tetap aja kayak kerbau diculik hidungnya..goblok
Kedan Bawel 🍒
Tau kan mengapa cinta membutuhkan pengorbanan..?
Sebab Cinta itu bukan sekedar kata² indah, bukan pula dari sekadar perasaan, namun juga butuh pengorbanan.. Cinta sejati seringkali berkorban untuk mendahulukan kebutuhan orang lain daripada kebutuhan kita sendiri, baik melalui waktu, usaha, atau pengertian..
Dan dalam hal ini, Yunan rela melakukan apa saja demi orang yg di cintai nya agar terselamatkan dari hukuman.. ☺
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
iya Yunan emang baik , tapi dia juga punya tujuan lain 🤭 makanya dia memperlakukan jinlang dengan baik 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
akhirnya Jinlang ketemu orang tuanya, dan sepertinya rencana Yunan berhasil 🤭
Kedan Bawel 🍒
Benar² mengharukan..
Adegan pertemuan Ortu & Anak kali ini bener² mengharukan..
Rencana Yunan kali ini sesuai dengan yg Yunan inginkan..
Agar Yunan bisa menjalin hubungan kerjasama dengan keluarga besar Murong Yan..
Bukan kah untuk memperkuat dukungan pada Yunan..
Semakin banyak relasi Yunan, maka semakin lancar pula peluang Liu Yuting terselamatkan..
Semuanya hanya demi Liu Yuting, Yunan melakukan semua sebagai penebus kesalahan..
Sebab cinta yang tulus itu butuh pengorbanan.. 😁
Kedan Bawel 🍒: Duhh.. Gara-gara sudah mengantuk, kata²nya ada yg kurang pula.. 🤦🏻‍♀️
"Bukan kah untuk memperkuat dukungan, Yunan juga harus melakukan pengorbanan..? "
Nahh.. Typo nya udah di benerin.. 🤭
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Jinlang ketemu orang tua/keluarganya🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Untung saja gak ada yang dengar suara hati Yunan 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ketat sekali 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Yuning² anak yang begitu kok masih aja dikomporin, buang aja Napa gak guna bisanya merusak 🙄🙄
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pemasangan 🤔🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Yuning Yuning kelakuan Yuxiao dah begitu kok masih aja dibelain 🤭🙄
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gak bersyukur kamu Yuxiao 🙄
yula
💪💪💪💪💪thor
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
Pa Muhsid
makin degdegan babang yuting makin ter....... suka ngintip aja deh🤗🤗🤗
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
iri terus 🙄
Noer Row_ling: ceritanya gitu kak
total 1 replies
Aleyya Salsabila
makin seru bikin penasaran ajaaa
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
Aleyya Salsabila
yeyyyyyy up lagi dong up lagiiiu
Noer Row_ling: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Aleyya Salsabila
makasih thor updatenyaaa😘😘
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
Aleyya Salsabila
wkwkw sekutu baru sen yunan
Noer Row_ling: ho'oh kak
total 1 replies
Quinza Azalea
semangat yunan💪💪 lope lope buat othor terimakasih upnya💕💕💕💕
Noer Row_ling: gomawo kak ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!