NovelToon NovelToon
Kita Berbeda Alam

Kita Berbeda Alam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi Urban / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Petualangan / Cinta Beda Dunia / Mata Batin / Action / Tamat
Popularitas:379.7k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Rafasya tak mengira jika kelebihannya membuatnya harus kehilangan orang-orang yang di cintainya.

Rafa dan Raka akan berjuang demi cinta mereka, meski harus menghadapi semua tantangan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pria idaman

setelah sholat Magrib, Rafa dan remaja musholla memutuskan untuk tadarus bersama.

begitupun para remaja putri, apalagi sudah mau mendekati bulan Muharram.

Antika, Melati, dan Linggo sedang menunggu di pohon nangka di depan rumah Mak nur.

"Hem... gak bisa gangguin AA Rafa nih," gumam Melati.

"idih... godain terus aja mel, kamu itu ya udah tak kasih tau, kalau Rafa itu suka sama Della," kata Antika.

"apa salahnya sih menyukai Rafa, toh aku hanya mengagumi tanpa harus memiliki, aku sadar statusku kok," jawab melati sedih.

"itu udah tau, lagi pula sebentar lagi mereka bersama kok, tapi tunggu Rafa siap menyelamatkan Della," kata Antika.

mendengar itu melati merasa sakit, entah kenapa bersama Rafa beberapa hari sudah membuatnya nyaman.

Melati pun pergi dari pohon itu, dia tak menyukai Antika yang terus membahas Della, padahal Rafa sendiri tak pernah menyebut nama itu.

"kamu keterlaluan ya, lebih baik aku pergi juga dari sini, buat apa nemenin orang seperti mu, lagi pula kamu juga tak sadar diri," kata Linggo pergi.

Antika terdiam, bukannya dia tidak ingin pergi, tapi dia takut jika Raka terluka saat dia pergi.

"kamu harus kembali ke tempatmu, Raka susah memiliki pelindungnya sendiri, seperti halnya Rafa doa juga keturunan orang berkuasa," kata sesnag yang duduk di sebelah Antika.

"ya sepertinya harus seperti itu, karena semua anak buahku membutuhkan aku di kerajaan ghaib," jawab Antika.

"baiklah, lebih baik coba pamitan dan jelaskan pada Raka, dan lagi usia mereka siap untuk menikah," kata Sesnag.

Antika hanya mengangguk kemudian menghilang, Sesnag pun berubah dan memilih masuk ke kamar Rafa.

sedang di musholla, ustadz Hasan melihat kedua pria itu dengan seksama.

"assalamualaikum nak Rafa, Raka," panggil ustadz Hasan.

"waalaikum salam Abah, ada apa," jawab Rafa sopan sambil mencium tangan pria sepuh itu.

"kalian baik-baik saja kan, soalnya sebulan yang lalu Abah pernah lihat kalian membonceng maaf ... sesuatu," tanya ustadz Hasan.

"inggeh bah, dan temen kami belum di ketemukan setelah hari itu," jawab Raka.

"innalilahi wa innailaihi rojiun, terus ini bagaimana bah?" tanya ustadz Arifin putra ustadz Hasan.

"gak papa kok, sebenarnya Rafa sudah tau dan sepertinya hanya kalian berdua yang bisa menyelamatkannya," jawab ustadz Hasan.

"apa ini tak berbahaya Abah?" tanya ustadz Arifin.

"sangat berbahaya, kalau begitu kalian bertiga berangkat saat lusa kebetulan ada libur panjang, dan Abah ingin kalian menyelamatkan dua orang itu ya, Rafa susah tau tempatnya," kata ustadz Hasan.

"baik bah, saya akan menjalankan seperti perintah Abah," jawab Rafa.

"semoga kalian terus dalam lindungan Allah SWT, dan terhindar dari semua bencana," kata ustadz Hasan sambil mengusap kepala Rafa.

setelah itu mereka pun menjalani kehidupan seperti biasa, dan ustad Arifin juga dapat pembekalan dari ustadz Hasan.

awalnya mak nur tak setuju dengan keputusan mereka berdua, tapi Mak nur luluh melihat keteguhan keduanya.

karena Rafa dan Raka merasa bertanggung jawab atas hilangnya Dimas waktu itu.

apalagi Della juga sudah tak bisa membantu, melati juga sudah memastikan tempat yang di gunakan untuk menahan kedua manusia itu.

Melati hanya bisa membantu sampai disini, karena kekuatannya tak sebanding dengan para penjaga tempat itu.

bahkan Sesnag dan Linggo juga mewanti-wanti dirinya agar tak melihat kan wujudnya sedikitpun saat mereka sampai di alas nantinya.

hari uang di tunggu tiba, ketiganya kini sudah mulai berangkat dengan di antar seorang teman ustadz Hasan.

Raka dan ustadz Arifin tak menyadari siapa teman ustadz Hasan itu, tapi rafa tau benar siapa mahkluk itu.

mahluk yang akan membawa mereka ke alas Caruban, alas Ghaib yang menjadi pusat ajaran sesat ilmu Wicaksono.

saat memasuki alas kedua pria di belakang tertidur dengan tanpa sadar, sedang Rafa terjaga sambil bertasbih.

mereka pun sampai, pakde itupun melihat Rafa sambil tersenyum, "owalah le, aku gak ngiro lek sampean iku titisan wong Ageng, supurane ya le ..." kata pria itu sebelum pergi.

1
diara
terimakasih banyak atas karya mu author aku suka ...
Chercher
suka sama wulan
🌸💫Dhaniatree🔥🌻
ng jember jenenge amben
Chercher
rajin doa, tapi sama calon istri udah cium tangan. belum muhrim
Chercher
Rafa sembuh yuuk
Chercher
cerita sebelumnya judulnya apa ya??
RS
Luar biasa
Momz Zahira
sedihh jd teringat sma alamarhum ibu aqu 😭😭
Momz Zahira
sedih bngt ampe terharu ini 😭😭
Ririn Saftaliana
semangat kk, aq tunggu karya2 mu yg bru
Ririn Saftaliana
typonya banyak thor, tetap semangat...
GALAXY GAMING
dr awal novel thor, selalu aja orang terdekat yg mengkhianati, sedih aku apa y memang begitu, gak bisa y aman tentrem aja gitu
GALAXY GAMING
kalau berdasarkan novel yg sebelumnya, itu raka juga ada khodam harinau juga warnanya hitam, kl Rafa warna putih ko ini semua sekarang jadi punya rafa, aku agak belibet sama alur deh
GALAXY GAMING
karakternya ko beda, antara rafa dan raka kyk k tuker gitu,
arfan
up
Anonim
Eh Rania lu jdi anak angkat gk tau diri bngt udh di mskkin malah gk mw lebih baik lh pergi sna
Anonim
Jelaslah Rania kan anak angkat Adri bkn anak kandung jdi ya Adri blm nikah psti
Anonim
Dsr Rania anak angkat bkin nyusahin
Mulya Cahaya
Raka sama wulan
Zay Zay
ach babang raka aq kan jd ikut malu.😊😊😊😊☺☺☺☺☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!